Apa jadinya orang yang selama ini kamu anggap ayahmu malah menikah denganmu?.
"Dia begitu sempurna dan bagai pinang dibelah dua dengan wanita yang sangat kucintai".
#Leo Abraham
"Maaf jika aku mencintai mu".
#Ardita Pricilla.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratnadewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
perpisahan
Dita merasakan sakit yang sangat teramat ddaerah perutnya saat ia terbangun.
Dita mencoba menggerakkan tubuhnya namun usahanya nihil karena ia merasa tulang-tulang nya remuk.
Leo yang tengah tertidur sambil memeluk tangan Dita pun terusik dari tidurnya.
"Sayang kamu sudah bangun???" tanya Leo yang merasakan pergerakan tangan Dita.
"Bee kenapa aku merasakan tubuhku seperti remuk! Bee Reni ada dimana?? Dan bagaimana keadaan Reni bee?? Aku khawatir dengannya!!" tanya Dita sambil menoleh ke arah kiri dan kanan namun tak menemukan Reni.
"Sudahlah yang terpenting kesembuhanmu dulu!! Maaf jika aku yang mengingkari janjiku untuk terus menjagamu!!" ucap Leo dengan air mata yang menggenang.
"Bee seharusnya aku yang minta maaf kepadamu! maaf jika aku tak pernah menuruti ucapanmu bee! Aku janji mulai saat ini akan menuruti dan patuh dengan semua ucapanmu!" tangis Dita.
"Stttt aku sudah memaafkanmu! Aku panggil dokter sebentar ya!".
******
"Kondisi nona sudah membaik dan hanya menunggu beberapa hari untuk memulihkan luka dalamnya saja. Mohon bapak membantu istrinya untuk makan kemudian minum obat! Dan pastikan istri anda menghabiskan nya!" ucap dokter.
"Baik dokter terimakasih infonya!" ucap Leo.
"Sama-sama pak! Kalau begitu saya permisi dulu!".
Dokter dan asistennya pun pergi meninggalkan mereka berdua.
"Sayang kamu makan aku suapi ya! Habis itu minum obat!"
"Iya bee!".
Saat Dita sedang makan tiba-tiba Ferry masuk bersama Leon.
"Bagaimana keadaanmu apakah sudah membaik?" tanya Leon kepada Dita.
"Sudah!! Anda siapa???" tanya Dita yang heran melihat pria asing didepannya.
"Dia adalah Leonardo Dozan salah satu pengusaha muda terkenal di Indonesia, dia juga yang mendonorkan darahnya untukmu! Darah yang sangat istimewa dan hanya ada beberapa didunia!" ucap Ferry.
"Benarkah?? Kalau begitu saya mengucapkan terimakasih karena anda sudah membantu saya! Jika tidak ada anda mungkin saya belum sembuh dari sakit ini!" ucap Dita tersenyum manis.
Leon yang melihat senyum Dita yang pertama kali langsung terpukau.
Yaa senyuman itu sangatlah manis Dimata Leon.
Dita terlihat sangat cantik meski tanpa makeup sedikitpun yang menempel di wajah cantiknya. Ditambah bola mata hitam pekat membuat nya terlihat semakin menggemaskan Dimata Leon.
"Sama-sama Dita senang bisa membantu mu!" ucap Leon sambil tersenyum menampakkan gigi gingsul indahnya itu.
"Leo! Leon! Tolong tinggalkan saya berdua dengan dita ada yang mau saya bicarakan dengannya!" ucap Ferry.
"Saya tidak akan pernah meninggalkan Dita sendirian bersama anda!!!" kata Leo.
"Saya ayah kandungnya dan saya berhak berbicara kepadanya!!!" sengit Ferry.
"Sudahlah bee biarkanlah dia berbicara denganku! Kamu keluar sebentar yaa!" ucap Dita.
"Tapi sayang aku takut dia akan menyakiti mu!".
"Percayalah padaku bee kau jangan khawatir!".
"Baiklah aku akan keluar!! dan kau awas jika kau berani melukai Dita seujung kuku pun!" tegas Leo sambil keluar dan diikuti Leon.
*****
"Aku bisa pastikan sebentar lagi Dita akan menjadi milikku!!" ucap Leon menyindir Leo.
"Jangan banyak mimpi kamu!!! Aku suaminya dan Dita sangatlah mencintaiku!! Aku yakin Dita tak akan pernah meninggalkan ku!!!" ucap Leo namun tak menoleh sedikitpun kepada Leon.
"Kamu yang jangan terlalu banyak bermimpi untuk masih bersama dita! Bersiaplah untuk menangisi kepergiannya!" ucap Leon sambil tersenyum misterius.
"Apa lagi yang akan kalian lakukan kali ini?? Dita hanya milikku dan selamanya akan seperti itu!!!" marah Leo yang langsung meninju rahang milik Leon.
Leon yang dipukul sudah jatuh tersungkur namun tidak membalas pukulan Leo dan malah tertawa.
"Hahahaha kita lihat saja nanti!" ucap Leon kemudian bangkit dan duduk di bangku tunggu.
Suara pintu terbuka memperlihatkan Ferry dengan senyum yang mengembang dan Dita dengan mata yang sembab seperti habis menangis. Leo yang melihat kondisi Dita langsung menghampiri nya.
"Sayang ada apa?? Heyy kenapa kamu menangis??? Apa yang sudah ia lakukan kepadamu??? Apakah ia menyakiti mu??"
"Tidak bee dia tidak menyakiti ku.
Aku mohon kamu pergi dari sini bee!!! Aku tidak mau melihat mu lagi!! Aku ingin kita berpisah!" ucap Dita dengan wajah datar.
"Sayang kamu kenapa?? Apa yang dia katakan sayang?? Kenapa kamu mengusirku?? Aku ini suamimu sayang kita saling mencintai!!".
Leo pun melirik Ferry.
"Hey apa yang sudah kau katakan kepada istriku??? Racun apa yang sudah kau tebar kepada istriku?? Haaahhhh!!!!!!" ucap Leo sambil menghampiri Ferry dan ingin memukulnya namun saat tangan Leo ingin meninju tiba-tiba,
"Cukuppp Leo!!!! Aku tidak mau melihat mu lagi!! Jadi aku mohon kamu pergi dari sini dan tinggalkan aku bersama papa!! Aku sudah tidak mencintaimu lagi!!! Dan aku akan pergi bersama papa!" teriak Dita.
Leo yang mendengar Dita memanggil namanya langsung kaku.
Apalagi baru kali ini Dita menginginkan leo pergi dari hidupnya.
Sesak, sakit, hancur berkeping-keping itulah yang hati Leo rasakan saat ini.
Bagaimana mungkin Dita berubah dalam waktu tidak lebih dari 30menit setelah mengobrol bersama Ferry.
"Apa maksudmu sayang?? Bukankah kita saling mencintai lalu kenapa kau ingin aku pergi??" tanya Leo dengan perasaan hancurnya.
"Sudah aku katakan jika aku sudah tidak mencintaimu lagi jadi tolong jangan ganggu hidupku!!! Pergi!!!" bentak Dita.
"Tapi sayang aku,,,,"
"Pergi!!!! Kalau aku bilang pergi ya pergi!!!!". marah Dita.
"Baiklah jika itu maumu!! Tapi aku tidak akan pernah menceraikan mu sampai kapanpun!! Aku akan menunggu mu kembali kepadaku!!"
ucap lieo sambil berlinang air mata dan kemudian pergi.
("*M*aafkan aku bee bukan maksud hatiku untuk melukai mu membuatmu hancur oleh kata-kata ku. Aku melakukan ini demi kebaikanmu!! satu hal yang harus kamu tau,, selamanya hati ini akan tetap menjadi milikmu! Selamat tinggal sayang ku! Tunggulah aku!! Aku berjanji akan kembali kepadamu suatu saat nanti!!") Bathin Dita sambil mengeluarkan air mata yang sedari tadi ia tahan saat melihat Leo berlalu pergi.
"Tak usah kamu tangisi kepergiannya!! Ingat janjimu kepada papa Dita!!! Jika tidak papa akan membuat hancur Leo dan menghabisinya!!!" ucap Ferry.
"Saya bukan orang yang suka ingkar janji!! Saya bisa pastikan itu!!" ucap Dita sambil mengusap air matanya.
"Bagus sekarang kamu bersiap-siaplah besok kita akan pergi ke negara A!".
Dita tak menjawab dan hanya menangis meratapi nasib cintanya itu.
*****
Sementara Leo yang saat ini tengah berada di mobil pun menangis tersedu-sedu.
(" Aku tau ini bukan mau mu Dita aku yakin kamu masih sangat mencintaiku dari matamu itu! Aku yakin Ferry sudah mengancammu!! aku akan menunggumu sampai kapanpun Dita! aku percaya padamu!!) Bathin leo kemudian pergi meninggalkan rumah sakit itu.