NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Pasifik Kedua

Kemenangan kekaisaran Xianying satu tahun lalu menimbulkan berbagai macam reaksi dari empat wilayah terlarang lainnya di dunia.

Di Kerajaan Atlantis, kemenangan besar Kekaisaran Xianying yang berhasil menahan dan bahkan melawan pasukan Pemerintah Dunia membuat para penguasa Atlantis merasa tidak senang. Mereka mulai merasakan kecemburuan terhadap perkembangan pesat Kekaisaran Xianying yang semakin kuat dari hari ke hari. Dalam pikiran mereka, suatu saat nanti Kekaisaran Xianying mungkin saja akan cukup kuat untuk menguasai dunia.

Di Negeri Necromancer sendiri, keadaan justru sedang dilanda kekosongan kekuasaan. Mereka tidak lagi memiliki pemimpin setelah Yi Lai Wa tewas dalam pertempuran sengit melawan Rey. Kematian Yi Lai Wa meninggalkan luka mendalam bagi seluruh penduduk negeri tersebut. Oleh karena itu, seluruh negeri Necromancer bersumpah untuk suatu hari nanti membalaskan dendam atas kematian pemimpin mereka.

Di Kekaisaran Es, para penguasa di sana tidak terlalu memperdulikan kemenangan Kekaisaran Xianying. Mereka mengetahui bahwa kemenangan dalam berbagai peperangan yang dilalui Xianying sebagian besar terjadi karena bantuan besar dari organisasi Four Eyes. Justru karena hal itu, Kekaisaran Es menjadi sangat tertarik untuk suatu saat menguji kekuatan mereka secara langsung melawan pasukan Four Eyes yang telah menggemparkan dunia.

Sedangkan di wilayah Asia Barat, negeri para Iblis Pasir juga tidak memberikan apresiasi apa pun kepada Kekaisaran Xianying. Mereka justru memiliki rencana sendiri. Mereka ingin mengalahkan organisasi Four Eyes sekaligus merebut wilayah Denmark, Yunani, dan Italia. Tujuan mereka merebut tiga negara tersebut bukan tanpa alasan, karena mereka ingin menggunakan wilayah-wilayah itu untuk membangkitkan kembali para dewa Primordial yang telah disegel selama miliaran tahun.

Perlu diketahui bahwa untuk membangkitkan kembali keempat dewa Primordial yang tersegel, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satu cara utamanya adalah dengan membuka segel yang berada di empat negara penting, yaitu Mesir, Denmark, Italia, dan Yunani.

Kembali ke Kerajaan Atlantis. Lucy saat ini sedang duduk di ruang pribadinya sambil memikirkan berbagai cara agar Kekaisaran Xianying bisa runtuh. Ia terus memutar berbagai kemungkinan strategi di dalam kepalanya.

Namun ketika ia sedang tenggelam dalam pikirannya, seorang vampir datang dan meminta izin untuk menemuinya. Vampir tersebut ternyata merupakan utusan dari Negeri Necromancer.

Lucy pun akhirnya mempersilakan vampir tersebut untuk masuk dan berbicara langsung dengannya.

Vampir itu membawa sebuah surat. Di dalam surat tersebut terdapat ajakan dari Negeri Necromancer kepada Kerajaan Atlantis untuk bersama-sama memicu kembali Perang Pasifik. Dalam isi surat tersebut dijelaskan bahwa Negeri Necromancer akan membantu Atlantis untuk menghancurkan Kekaisaran Xianying. Sebagai imbalannya, Kerajaan Atlantis harus membantu mereka untuk membunuh Rey, yang pada akhirnya juga berarti memancing kemarahan organisasi Four Eyes.

Pada awalnya Lucy sempat menolak tawaran tersebut. Namun setelah membaca bagian tawaran tentang bantuan pasukan mayat hidup yang tidak bisa mati, Lucy mulai mempertimbangkannya kembali.

Akhirnya, Lucy pun menyetujui kerja sama tersebut.

Tanpa menunda waktu, ia segera mengutus seorang kurir untuk mengantarkan surat kepada Kekaisaran Xianying. Surat tersebut berisi deklarasi perang resmi dari Kerajaan Atlantis.

Kekaisaran Xianying pun menerima surat itu. Sang Kaisar segera memerintahkan seluruh pasukan kekaisaran untuk bersiap menghadapi perang besar yang akan datang. Ia juga meminta bantuan organisasi Four Eyes sekali lagi untuk membantu mereka.

Jack kemudian mengirimkan armada laut terbaik yang dimiliki Four Eyes. Armada tersebut dipimpin langsung oleh Rey. Selain itu, Jack juga meminta Aren untuk ikut serta dalam pertempuran tersebut sebagai tanda pengesahan resmi dirinya sebagai salah satu pemimpin organisasi Four Eyes.

Namun sesuatu yang aneh tiba-tiba terjadi.

Laut Utara secara mendadak membeku tanpa sebab yang jelas. Hal tersebut membuat armada Four Eyes tidak dapat berlayar dengan normal sehingga perjalanan mereka menuju medan perang akan terlambat.

Sementara itu, pertempuran besar sudah lebih dahulu pecah di Samudra Pasifik.

Pasukan Kekaisaran Xianying terkejut ketika mengetahui bahwa Kerajaan Atlantis ternyata bekerja sama dengan Negeri Necromancer. Tidak hanya itu, Kerajaan Atlantis bahkan membawa sebuah kloning dari monster terkuat dalam mitologi Yunani, yaitu Typhon.

Typhon adalah makhluk yang dikenal sebagai dewa sekaligus monster dalam mitologi Yunani. Ia merupakan putra dari Gaia, sang bumi, dan Tartarus, penguasa dunia bawah. Typhon diciptakan untuk melawan para dewa Olympus. Ia digambarkan sebagai raksasa bersayap naga dengan seratus kepala naga di tubuhnya yang mampu menyemburkan api yang sangat dahsyat.

Sementara itu, Negeri Necromancer juga membawa kloning raksasa Ymir untuk membantu mereka.

Hal tersebut membuat pasukan Kekaisaran Xianying benar-benar kebingungan. Mereka tahu betapa kuatnya makhluk tersebut. Bahkan satu kloning Ymir saja sebelumnya membutuhkan kekuatan gabungan Tritan, Ksatria Emas, Shinigami, dan Beruang Api untuk bisa mengalahkannya. Sekarang mereka harus menghadapi Ymir sekaligus Typhon dalam waktu bersamaan.

Melihat keadaan yang semakin buruk, sang Kaisar akhirnya meminta bantuan Griffin Angin untuk memimpin para hewan roh dalam membantu pertempuran.

Griffin Angin menyetujui permintaan tersebut, karena ia tahu bahwa perang ini juga menentukan kelangsungan hidup seluruh hewan roh.

Pertempuran besar pun pecah dengan sangat sengit di Samudra Pasifik.

Tidak butuh waktu lama bagi pasukan musuh untuk menguasai sebagian besar wilayah laut tersebut. Pasukan Kekaisaran akhirnya dipaksa mundur hingga mencapai perairan Jepang.

Di sana sang Kaisar berhasil menjebak para pasukan duyung dengan menggunakan air laut yang telah dialiri listrik.

Namun Typhon dan Ymir berhasil mendarat di daratan Jepang. Pasukan musuh lainnya pun segera mengikuti mereka.

Ksatria Emas, Griffin Angin, dan Ji Wujiu maju ke depan untuk menghadapi kedua makhluk raksasa tersebut.

Sayangnya, mereka bertiga mulai kewalahan menghadapi kekuatan Typhon dan Ymir. Mereka perlahan didesak hingga ke titik paling berbahaya. Bahkan Griffin Angin mengalami luka yang sangat parah.

Typhon kemudian berjalan mendekat dengan niat mengakhiri nyawa Griffin Angin. Ia mulai mengumpulkan energi api yang sangat besar di tangannya untuk melancarkan serangan terakhir.

Namun tepat saat serangan itu hampir dilepaskan, sebuah portal tiba-tiba muncul di langit.

Dari dalam portal tersebut muncul Aren, Rey, Rio, Pio, dan Dragon.

Rey langsung mengangkat tangannya ke udara dan berteriak,

"KELUARLAH XUANWU, LONGGUI!!!"

Seketika dua makhluk raksasa muncul dari langit.

Seekor kura-kura hitam raksasa bernama Xuanwu dan naga kura-kura Longgui langsung jatuh menghantam Typhon dan Ymir, menindih kedua monster tersebut dengan kekuatan luar biasa.

Xuanwu adalah salah satu dari empat hewan roh suci dalam mitologi Taoisme Tiongkok. Ia merupakan pelindung wilayah utara dan digambarkan sebagai kura-kura dengan ular yang hidup dalam satu cangkang.

Sedangkan Longgui adalah makhluk legenda yang merupakan naga dengan tempurung kura-kura di punggungnya.

Aren kemudian tersenyum kepada pasukan kekaisaran.

"Halo semuanya... maaf ya kami datang terlambat."

Ksatria Emas langsung menatap mereka dengan kesal.

"Kenapa lama sekali?! Dan kenapa hanya kalian saja?! Di mana Jack?!"

Aren menggaruk kepalanya dengan canggung.

"Eee... anu... tadi ada sedikit masalah."

Flashback.

"Kenapa air laut tiba-tiba membeku?" tanya Jack dengan heran.

"Kenapa kamu tanya aku? Aku saja tidak tahu," jawab Aren.

"Lalu bagaimana kita bisa berangkat, Tuan?" tanya salah satu prajurit.

Jack melipat tangannya di depan dada.

"Sebenarnya jika kita menggunakan jalur udara, kita bisa sampai jauh lebih cepat. Tapi semua transportasi udara kita sedang dalam perbaikan."

Aren kemudian mengangkat tangannya.

"Bagaimana kalau kita menggunakan portalku?"

Jack langsung mengangkat kedua alisnya.

"Memang bisa membawa seluruh armada ini?"

"Tentu tidak. Tapi setidaknya aku bisa membawa beberapa orang untuk tiba lebih dulu di sana."

Jack tersenyum tipis.

"Itu ide bagus. Baiklah, perubahan rencana."

"Kali ini yang berangkat hanya Rey, Aren, Pio, Rio, dan Dragon."

"Sementara yang lain tetap di sini dan mencari tahu penyebab laut yang membeku ini!"

Aren pun bersiap mengenakan zirah robot tempur yang pernah ia gunakan dalam pertempuran sebelumnya. Ia juga tidak lupa membawa kendaraan tempur ultimatenya.

"Baiklah, semuanya siap?" tanya Aren.

Rio tersenyum tipis.

"Ya, tentu saja."

Aren kemudian menghunuskan pedangnya dan mengayunkannya ke udara.

Pedang itu membelah ruang di hadapan mereka.

Seketika sebuah portal besar terbuka.

"Ayo semuanya, kita berangkat!" teriak Aren.

Mereka semua langsung melompat masuk ke dalam portal menuju medan perang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!