Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
Saat jam pulang kantor, Keanu berjalan lemes menuju parkiran. Wajah mantan istrinya terus menari - nari di pelupuk matanya. Dalam hati bertanya kenapa Luna bisa terlihat begitu akrab dengan Bosnya itu. Kapan mereka berkenalan? Begitu banyak pertanyaan mengusai kepalanya.
"Mas Keanu." panggil Ayu yang baru saja turun dari ruanganya. Wanita itu berjalan cepat saat melihat pujaan hatinya berjalan gontai menuju parkiran.
Keanu menoleh dan memutar mata malas, andai ia bisa kabur sudah pasti ia akan mengambil langkah seribu.Tapi ia tak mau menjadi perhatian karyawan kantor yang sudah muali ramai pulang.
"Ada apa?" tanya Keanu ketus.
"Mama dan papa aku mau ketemu mas Keanu?" uajr Ayu.
"Untuk saat ini aku belum bisa, aku masih sibuk." jawab Keanu denagn nada suara malas.
"Tapi kedua orang tuaku sudah mendesak mas, perutku ini sebentar lagi ga bisa di tutupi lagi. Kamu mau kuta jadi gunjingan semua orang." Ayu berharap kali ini Keanu mau menemui orang tuanya.
"Nanti aku cari waktu yang tepat." jawab Keanu asal.
"Iya, kapan? mas Keanu janji mulu, tapi tak pernah di tempati." runtuk Ayu kesel dengan penolakan dari Keanu.
"Sabtu ini." janji Keanu.
"Baik, nanti aku akan bilang sama papa dan mama. Awas saja kalau bohong." ancam Ayu.
"Iya, awas aku mau pulang dulu." usir Keanu pada Ayu yang menghalanginya masuk ke dalam mobilnya.
"Ikut." rengek Ayu manja.
"Aku ada perlu, kamu pulang aja sendiri." tolak Keanu. Tak mau mendengar remehkan Atu lebih lama lagi, lelaki itu langsung masuk kedalam mobilnya dan mengunci pintunya sehingga Atu tak bisa masuk.
Keanu tanpa ada - aba langsung tancap gas meninggalkan parkiran membuat Ayu bengong.
"Sial, gue ditinggal. Awas aja nanti kamu mas. Apa yang sudah jadi milikku tak akan dilepaskan." kekeh wanita itu sendiri. Lalu Ayu masuk kedalam mobilnya dan melaju meninggalkan kantor menuju rumahnya sendiri.
Sementara itu Luna yang sudah sampai di rumahnya membantu ibunya yang ketat melayani pembeli. Meski badanya letih tali ia tak tega melihat wajah lelah ibunya.
"Ga usah, sebaiknya kamu istirahat aja. Biar ibu dan yang lain melayani pembeli." cegah ibunya lembut.
"Ga apa - apa, bu. Aku ga capek kok, aku malah senang bantu ibu."
Ibu terpaksa diam dan membiarkan Luna membantunya hingga pembeli mulai sepi.
"Sudah biar ibu saja bersama yang lain, kamu istirahat gih." kembali ibu mengusir Luna.
"Bu, gimana kabar orang - orang kampung yang mau bekerja di warung?" tanya Luna.
"Insya Allah sabtu ini mereka berangkat ke sini." jawab ibu.
"Berapa orang, bu?" tanya Luna.
"Baru empat orang, kamu butuhnya berapa orang nduk?" tanya ibu.
"Paling sedikit sepuluh, bu kalau memang mau buka cabang lagi. Tapi kalau cuma empat buat di sini aja cukup. Aku ga mau liat ibu kewalahan melayani pembeli."
Kamu sudah dapat tempatnya?" tanya ibu.
"Belum sih, tapi kemungkinan ga begitu jauh dari sini ada rumah yang cocok buat warung makan sepertinya."
"Terserah kamu saja, ibu nurut aja."
"Nanti kamu tanya saja pamannya saat mereka sudah sampai di sini, mana tau masih ada yang berminat." ujar sang ibu
"Baik, bu. Kalau gitu aku ke dalam dulu. Luna masuk kedalam rumah yang berada di belakang warungnya. Rasanya tubuhnya lelah dan butuh waktu untuk istirahat. Dan benar saja saat mengukur panjangnya kasur mata Luna langsung terpejam.
...***********...
...Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 👍😘🙏...
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat