NovelToon NovelToon
Perjanjian Dengan Tuan Muda

Perjanjian Dengan Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Nikah Kontrak / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: acih Ningsih

"Patuhilah semua peraturan, hanya enam bulan, setelah itu kau bebas melakukan apapun."
"Nona, terimalah. Setidaknya Anda bisa sedikit berguna untuk keluarga, Anda."

Ariel dipaksa menikah dengan Tuan Muda yang selama bertahun-tahun menghabiskan waktunya di kursi roda. Enam bulan, inilah pernikahan yang sudah terencana.
Hingga waktunya tiba, Ariel benar-benar pergi dari kehidupan Tuan Muda Alfred.
Di masa depan, Ariel kembali dengan karakter yang berbeda.

"Kau, masih istriku, kan!"
"Tuan, maaf. Sepertinya Anda salah mengenali orang!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Keanehan Alfred

"Saya...ingin menyiapkan air hangat, untuk Anda mandi, tuan." Ariel yang gugup tidak terasa keningnya sampai berkeringat. Menyadari, cepat-cepat wanita ini mengusapnya, *Astaga kenapa aku gugup. Tenang Ariel, kamu tidak melakukan kesalahan apapun jangan takut*.

"Kau...sebelumnya sudah mengatakan ini."

Ha...iya benar. Lantas kenapa dia masih bertanya.

"Kenapa masih diam di sana? Apa yang sedang kau cari?"

Ariel gelagapan, "Tidak tuan, saya tidak sedang mencari apapun. Saya akan segera menyelesaikan pekerjaan ini, mohon untuk menunggu."

Ariel langsung menyalakan air hangat. Mengalirkannya pada bak mandi. Tapi dua tangan kecil yang sedang bekerja itu gemetar.

Apa yang membuat dia takut padahal dia tidak melakukan kesalahan apapun.

Alfred masih diam disana, lelaki itu tidak berniat untuk pergi. Tapi kenapa, apa dia mencurigai Ariel? Tapi apa yang Alfred curigai?

Diawasi seperti ini, tentu Ariel merasa tidak nyaman dengan keberadaan lelaki itu, "Tuan, apa tidak sebaiknya Anda menunggu diluar saja?"

"Kenapa?" tanya Alfred, lelaki ini tidak hanya bertanya tapi dia juga meneliti Ariel dari ujung kaki sampai ujung rambut. Telusuran matanya mengisyaratkan sesuatu.

"Tidak apa-apa, hanya saja...ah tidak apa jika Anda mau tetap disini, silahkan," sahut Ariel, membiarkan lelaki itu berada ditempat, sepertinya jauh lebih baik daripada menambah masalah pagi ini.

Ariel tidak lagi memperdulikan Alfred yang masih mengawasinya. Dia hanya fokus memenuhi bak mandi agar tugas ini segera rampung dan dia bisa pergi dari sana.

Akhirnya selesai juga. Gadis ini terlihat senang, bergegas matikan saluran air.

"Sudah selesai tuan, Anda bisa langsung mandi sekarang." Saat ingin beranjak, berbalik menuju pintu keluar. Kaki Ariel menginjak lantai yang ternyata licin. Sudah bisa ditebak wanita ini jatuh tersungkur, jatuhnya tepat dibawah kaki Alfred.

Bodohnya aku, kenapa bisa jatuh.

Alfred yang melihat hanya bisa menghela nafas sambil berdecak, "Dasar ceroboh!"

Hanya bisa mencela tapi tidak mau membantu....

Ariel berusaha bangun sambil memegangi lututnya yang terasa nyeri.

Tunggu...sebelum dia benar-benar berdiri, mata Ariel menangkap sesuatu yang tidak biasa diujung jari-jari kaki Alfred. Lelaki itu tidak mengenakan sendal rumahan seperti biasanya. Mata Ariel memicing penuh selidik, menyoroti setiap jari-jari kaki Alfred.

*Tanah*!

Ariel melihat noda tanah di ujung jari kaki lelaki itu, tidak hanya di ujungnya saja tapi juga di sela-sela. Terlihat seperti habis dibersihkan tapi tidak benar-benar bersih sempurna.

Dia bangun tidur, kan! kenapa kaki nggak bisa kotor?

"Apa yang kau lihat! cepat bangun! Apa kau mau berjongkok seperti kucing, selamanya?" sentak Alfred yang langsung menyadarkan Ariel.

"Maafkan saya, tuan."

Maaf... maaf.... Alfred jengah mendengar kalimat yang berulang ini. Tidak bisakah wanita itu tidak mengawali ucapannya dengan kata maaf.

"Lantainya licin tuan, apa tadi Arthur mandi disini....!" Ariel langsung menutup mulutnya yang keceplosan dengan telapak tangan.

kenapa harus mempertanyakan ini?

Tapi sudah terlanjur, Alfred juga sudah mendengar.

"Maksudmu?" tanya Alfred.

"Tidak ada maksud apapun tuan, saya hanya asal bertanya. Karena mendapati kamar mandi Anda basah."

Alfred menggerakkan kursi rodanya. Mendekat pada Ariel. Wanita yang didekati malah mundur beberapa langkah sampai akhirnya terhenti saat kedua kakinya membentur bak mandi.

"Kau tau, untuk apa kamu ada di sini?"

Melihat mata Alfred yang menyala penuh seketika Ariel ciut, dengan terbata-bata wanita ini menjawab, "Ya...saya tahu, tuan!"

"Kalau begitu, jangan campuri apapun yang bukan menjadi urusanmu. Jangan terlalu banyak ingin tahu, jika kau ingin keluar dari tempat ini dalam keadaan selamat."

Ariel menelan ludahnya yang tiba-tiba terasa pahit.

Lelaki itu mengancamnya? tapi ini bukan sekedar ancaman, Ariel merasa ini peringatan yang benar-benar harus dia indahkan.

"Saya mengerti tuan, di masa depan saya tidak akan bertanya apapun lagi pada Anda."

Alfred diam, tapi masih menatap Ariel dengan tajam seolah-olah ingin mencabik-cabik wanita itu.

"Saya permisi tuan!" Ariel yang takut mati hanya karena tatapan Alfred, memutuskan untuk pergi dari sana.

"Bantu saya mandi!"

Suara dengan kata 'bantu saya mandi' cepat kilat menghentikan langkah kaki Ariel, wanita ini menoleh dan hal yang sama pun dilakukan Alfred hingga kedua bola mata mereka saling bertemu, "Maksud, Anda?" tanya Ariel dengan nada sedikit tinggi.

"Kau, tidak menderita tunarungu, kan?"

Dia sedang mengejekku! mempermainkanku, dasar lelaki bedebah. Apa maunya....

"Jangan mengumpat, cepat lakukan apa yang saya suruh."

Hah...dia bisa mendengar suara batin! tidak masuk akal, tapi sebaiknya Ariel harus berhati-hati jika ingin mengumpatnya sekalipun dalam hati.

Ariel mengangkat wajahnya, tugas apapun yang diberikan jika itu sesuai surat perjanjian mereka akan Ariel kerjakan, tapi membantu lelaki itu mandi tidak ada dalam perjanjian tentu saja Ariel harus protes, "Tuan, tugas saya hanya menyiapkan air hangat untuk Anda mandi."

Alfred menyeringai, "Lalu?"

Apanya yang lalu? kenapa dia bicara setengah-setengah... menjengkelkan sekali, kesal Ariel.

"Saya tidak mau melakukannya. Maksudnya, tidak mau membantu Anda mandi, itu bukan bagian dari tugas saya."

Huh... Alfred mendengus tapi tidak menggubris ucapan Ariel, tiba-tiba tangannya merentang membuat Ariel mengerutkan dahinya.

Apa yang dia lakukan? apa dia ingin terbang. Terbanglah bila perlu jangan turun lagi.

"Buka!" titah Alfred.

Buka! lagi-lagi dia hanya bicara sepatah kata. Sesingkat itu mana ada orang yang bisa memahaminya, apa yang harus dibuka?

1
Mak Lyly
ayo teman2 readers kita dukung author nya biar tetap semangat..
lanjut thor..
Tutuk Isnawati
ok sipp thor cuzz bca lnjutan sesn 2 nya. sukses terus thor semangat
Achi: Terima kasih kakak. Author akan selalu smangat untuk dirimu 😍🥰
total 1 replies
koko
tapi kalau boleh kasi saran buat alfred dan mama nya angkat kaki saja dari rumah itu, soalnya jahat banget keluarganya
koko: kak boleh gak di cerita selanjutnya flashback kin kenapa sih ayahnya Alfred itu nikah lagi dan punya selir
total 4 replies
koko
ceritanya bagus kok
Mak Lyly
kuatkan hatimu ariel artur bilang sebentar lg kamu bakal bebas jadi istri alfred..
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣salah lagi Riel Riel sabar yaaa maklum lah mode cemburu on jadi apa apa salah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Moona
ingat tuan muda, saat ariel yg terbiasa ada disisimu kamu lepaskan dan jauh dr jangkauan matamu disaat itu juga km akan sadar bahwa harimu akan terasa hampa..tuh baru dpt pesan dr athur aja hatimu dah bimbang gundah gulana🤭🤭
murni l.toruan
Penasaran banget nih sama si Alfred, tidak tetap pendirian. Saat kamu lumpuh di buang Milea, apa stinggi gunung mount Everest dan seluas samudra cintamu sama Milea, cinta yang tulus itu bisa menerima kita apa adanya
Endang Fitria3236
lama bgt up nya tor...bikin penasaran bgt SM cerita nya...ayo tor bikin up lebih panjang lagi💪
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
murni l.toruan
Tuan muda yang arogan... Ariel jangan takut sama si arogan itu buat dia cemburu. Kalau sampai KDRT kamu harus foto dan periksa ke RS sebagai pegangan.
Achi: Siap Kaka 👍🏻
total 1 replies
vj'z tri
langsung hilang keberanian Ariel di ganti sama gemeteran plus lemas kaki nya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣berani ngak berani beranniinn ajj
vj'z tri
kan kan kan kan ,siapa suruh menghilang tanpa pamit 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
sekiannnn lama aku menunguuu untukkkkk kedatangan muuuuuu asekkkkk ,akhirnya setelah sekian purnama 🎉🎉🎉🎉🎉🎉
Kim
Lawan lagi Ariel, jangan takut aku mendukungmu...
Berati Alfred sebenarnya cemburu ya😂
Endang Fitria3236
up lagi kk...jangan lama bgt...nyampek berminggu-minggu...udh penasaran bgt SM Alfred ariel
murni l.toruan
Bacanya saja tegang apalagi Ariel sudah copot jantungnya. Alfred jangan salahin Ariel, kamu tidak pernah ada waktu untuk Ariel
Tutuk Isnawati
thor kok lama baru up?
Kim: Maafkan Author kakak 🙏🏻🥹
total 1 replies
murni l.toruan
Ya dunia halu dan dunia nyata hanya panggung sandiwara, begitu juga pasutri Mario. Jangan sampai lupa jalan cerita ya kakak Author
Mak Lyly
ka author ko blm up lg aku sampe baca ulang dari eps 1 kangen ariel..
Wiwik Kadir: kok bsh gagal pdhl kan bagus,saya bolak-balik tunggu tp blm up jg .../Sob//Sob//Sob/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!