NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Time Travel / Fantasi Wanita / Rebirth For Love / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lady_Xiyun

"Kaluna, putri mahkota yang terhukum penggal karena kesalahan dan dosa yang tidak pernah dia lakukan. Fitnah dan kebencian telah menghancurkan hidupnya, tetapi Kaluna tidak akan menyerah. Sebelum ajalnya tiba, dia berdoa kepada dewa untuk diberikan kesempatan kedua. Dia berjanji untuk tidak menjadi putri mahkota lagi, tetapi untuk membalas dendam kepada mereka yang telah menghancurkan hidupnya.

Apakah Kaluna akan berhasil kembali ke masa lalu dan membalas dendamnya? Ataukah dia akan terjebak dalam lingkaran kebencian dan dendam yang tidak pernah berakhir? Ikuti perjalanan Kaluna dalam cerita ini, dan temukan jawabannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady_Xiyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persaingan Dan Petualangan

Raja Everad III memutuskan untuk mengadakan pertemuan dengan penasihatnya, Lord Thomas, untuk membicarakan tentang persaingan antara Pangeran Alaric dan Putra Mahkota Kael.

"Lord Thomas, saya ingin membicarakan tentang persaingan antara Pangeran Alaric dan Putra Mahkota Kael," kata Raja Everad III dengan suara yang serius.

Lord Thomas memandang Raja Everad III dengan mata yang tajam. "Saya tahu tentang persaingan tersebut, Your Majesty. Namun, saya tidak tahu apa yang dapat kita lakukan untuk menghentikannya."

Raja Everad III mengangguk. "Saya juga tidak tahu apa yang dapat kita lakukan. Namun, saya tahu bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk menghentikan persaingan ini sebelum terlambat."

Lord Thomas memandang Raja Everad III dengan mata yang tajam. "Saya setuju dengan Anda, Your Majesty. Kita harus melakukan sesuatu untuk menghentikan persaingan ini."

Raja Everad III mengangguk. "Saya akan memanggil Pangeran Alaric dan Putra Mahkota Kael untuk membicarakan tentang persaingan ini. Saya harap kita dapat menemukan solusi untuk menghentikan persaingan ini."

Lord Thomas memandang Raja Everad III dengan mata yang tajam. "Saya harap demikian juga, Your Majesty."

Sementara itu, di luar istana, Pangeran Alaric dan Putra Mahkota Kael sedang berbicara dengan orang-orang yang berbeda. Mereka berdua sedang mencoba untuk memenangkan hati rakyat dan memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin.

...****************...

Di lain tempat Damian sedang bersama dengan Kaluna. Karena tidak melakukan apa - apa dia memilih menghabiskan waktu berdua.

"Katanya kamu akan mencarikan aku guru untuk berpedang, memanah dan berkuda?" tanya Kaluna menagih janji Damian.

"Bukannya jadwal kamu sudah banyak apalagi jadwal belajar dengan Countess Gina." sahut Damian heran.

"Ya, memang benar," kata Kaluna dengan senyum. "Tapi saya ingin belajar hal-hal lain juga, seperti berpedang, memanah, dan berkuda. Saya ingin menjadi kuat dan mandiri."

Damian tersenyum dan mengangguk. "Saya paham, Kaluna. Saya akan mencarikan kamu guru yang baik untuk mengajar kamu hal-hal tersebut."

Kaluna memandang Damian dengan mata yang bersemangat. "Terima kasih, Damian! Saya sangat bersemangat untuk belajar hal-hal baru ini."

Damian tersenyum dan mengangguk. "Saya senang bisa membantu kamu, Kaluna. Kita akan mulai mencari guru yang baik untuk kamu segera."

Mereka berdua kemudian berbicara lebih lanjut tentang rencana belajar Kaluna dan bagaimana Damian bisa membantunya. Mereka berdua sangat bersemangat untuk memulai petualangan baru ini bersama-sama.

"Baiklah, saya akan mulai mencari guru yang baik untuk kamu," kata Damian dengan senyum. "Tapi, kamu harus berjanji untuk tidak mengecewakan saya, Kaluna."

Kaluna memandang Damian dengan mata yang serius. "Saya berjanji, Damian. Saya akan belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak akan mengecewakan kamu."

Damian tersenyum dan mengangguk. "Saya percaya pada kamu, Kaluna. Kita akan mulai mencari guru yang baik untuk kamu segera."

Mereka berdua kemudian berpisah, dengan Damian pergi untuk mencari guru yang baik untuk Kaluna. Sementara itu, Kaluna kembali ke kamarnya untuk mempersiapkan diri untuk belajar hal-hal baru.

Keesokan harinya, Damian kembali ke kamarnya Kaluna dengan senyum. "Kaluna, saya telah menemukan guru yang baik untuk kamu," kata Damian dengan bangga.

Kaluna memandang Damian dengan mata yang bersemangat. "Siapa? Saya ingin tahu!"

Damian tersenyum dan mengangguk. "Guru kamu adalah seorang ksatria yang terkenal dengan kemampuan pedangnya. Namanya adalah Sir Edward."

Kaluna memandang Damian dengan mata yang lebar. "Sir Edward? Saya pernah mendengar namanya. Dia adalah seorang ksatria yang sangat kuat!"

Damian tersenyum dan mengangguk. "Ya, Sir Edward adalah seorang ksatria yang sangat kuat dan berpengalaman. Saya yakin dia akan menjadi guru yang baik untuk kamu."

Kaluna memandang Damian dengan mata yang bersemangat. "Saya tidak sabar untuk bertemu dengan Sir Edward! Kapan saya bisa mulai belajar dengan dia?"

Damian tersenyum dan mengangguk. "Saya telah menjadwalkan pertemuan dengan Sir Edward hari ini. Kita akan pergi ke istana Sir Edward sekarang."

Kaluna memandang Damian dengan mata yang lebar. "Sekarang? Saya belum siap!"

Damian tersenyum dan mengangguk. "Jangan khawatir, Kaluna. Saya akan membantu kamu untuk mempersiapkan diri. Kita akan pergi sekarang."

Mereka berdua kemudian berangkat ke tempat latihan biasa para prajurit Sir Edward. Kaluna merasa sedikit gugup, tapi dia juga merasa bersemangat untuk mulai belajar dengan Sir Edward.

Saat mereka tiba di tempat latihan Sir Edward, Kaluna melihat seorang pria yang tinggi dan kuat dengan pedang di pinggangnya. Dia memiliki mata yang tajam dan senyum yang ramah.

"Selamat datang, yang mulia Kaluna," kata Sir Edward dengan senyum. "Saya telah mendengar banyak tentang kamu. Saya senang bisa menjadi guru kamu."

Kaluna memandang Sir Edward dengan mata yang lebar. "Saya juga senang, Sir Edward. Saya tidak sabar untuk mulai belajar dengan Anda."

Sir Edward tersenyum dan mengangguk. "Baiklah, kita akan mulai sekarang. Pertama-tama, kita akan memulai dengan latihan dasar pedang. Saya ingin melihat kemampuan kamu sekarang."

Kaluna mengangguk dan mempersiapkan diri untuk latihan. Sir Edward memberikan instruksi yang jelas dan memantau kemampuan Kaluna. Damian memutuskan untuk menonton dari jauh dan memberikan dukungan moral kepada Kaluna.

Setelah beberapa jam latihan, Sir Edward memutuskan untuk memberikan istirahat kepada Kaluna. "Kamu melakukan sangat baik, Kaluna," kata Sir Edward dengan senyum. "Saya senang melihat kemampuan kamu."

Kaluna tersenyum dan mengangguk. "Terima kasih, Sir Edward. Saya senang bisa belajar dengan Anda."

Sir Edward mengangguk. "Saya juga senang bisa menjadi guru kamu, Kaluna. Kita akan terus melanjutkan latihan ini sampai kamu menjadi seorang ksatria yang kuat dan berpengalaman."

Kaluna memandang Sir Edward dengan mata yang bersemangat. "Saya tidak sabar untuk melanjutkan latihan ini, Sir Edward. Saya ingin menjadi seorang ksatria yang kuat dan berpengalaman."

Damian tersenyum dan mengangguk. "Saya percaya pada kamu, Kaluna. Kamu akan menjadi seorang ksatria yang kuat dan berpengalaman dengan bantuan Sir Edward."

Hari-hari berikutnya, Kaluna terus melanjutkan latihannya dengan Sir Edward. Dia belajar tentang teknik pedang, strategi pertempuran, dan bagaimana menjadi seorang ksatria yang berani dan berintegritas.

Damian juga sering mengunjungi Kaluna saat latihan, memberikan dukungan dan motivasi kepada temannya. Sir Edward juga mengakui kemajuan Kaluna dan memuji dia atas kerja kerasnya.

Namun, tidak semua orang senang dengan kemajuan Kaluna. Pangeran Mahkota Kael, yang masih memiliki ambisi untuk menjadi raja, merasa terancam oleh kemajuan Pangeran Alaric dan mulai merencanakan sesuatu untuk menghentikannya.

Sementara itu, Raja Everad III juga mulai memperhatikan kemajuan Pangeran Alaric dan mempertimbangkan untuk memberikan dia peran yang lebih besar dalam pemerintahan kerajaan.

Semua ini membuat Pangeran Alaric merasa bahwa dia sedang berada di persimpangan jalan, dengan pilihan yang akan menentukan masa depannya. Apakah dia akan terus melanjutkan ambisinya.

...To Be Continued...

Note:

Terimakasih telah membaca cerita jangan lupa komen, kritik dan saran ya 😊 jangan lupa tinggalkan jejak😊 sayang kalian semua semoga kalian suka🥰🥰Biar saya tambah semangat membuat kelanjutan ceritanya Terimakasih love you

1
Freya Cattleya
mau lanjut tapi tiba - tiba gak ide
🦆 Wega kwek kwek 🦆
akhirnya ada saksi ,,,,,tapi masih ragu saat dia bersaksi malah si saksi di habisi dulu
🦆 Wega kwek kwek 🦆
Thor,,,, maaf kan reader mu yg sering komplain ini,,,, sampai saat ini aku masih baca novel mu yg kadang bikin greget🤭🤭🤭🤭🤭 tolong lah Thor MC ceweknya dibuat kuat dong padahal dia sudah terlahir kembali tapi dia kurang menunjukkan potensi nya kebanyakan ke cerita pangeran alaric.kael dan Cristian, seolah MC disini lemah . antagonis nya terlalu banyak dan kuat 🙏🙏✌️maaf yh Thor 🤗
🦆 Wega kwek kwek 🦆: GK apa2 Thor namanya orang beda 2 buat cerita, semangat Thor ,aku selalu kawal Damian sampai akhir
Freya Cattleya: maaf ya kalau bikin gak terlalu kuat soalnya baru pertama kali buat novel tapi saya usahakan ya maaf buat kecewa
total 2 replies
🦆 Wega kwek kwek 🦆
ternyata masih hidup,,,, Alhamdulillah
Freya Cattleya
terimakasih sarannya tapi waktu itu lagi pusing mau kasih nama apa aja, maaf ya mungkin itu yang terakhir nanti yang lain aku cari nama di google deh dan makasih masukannya/Smile/
🦆 Wega kwek kwek 🦆
lord Bagus namanya Indonesia banget jadi enggak sreg sama tema cerita nya mungkin bisa diganti menjadi lord Bernard atau Ben atau Bryan, tapi GK apa 2 deh terserah author nya saya cuma pembaca cuma bisa kasih saran dikit 2, 🙏🙏🤗maaf yh Thor 🤗🙏
Freya Cattleya
dipersilakan/Grin//Grin/
🦆 Wega kwek kwek 🦆
boleh GK sih pengen nonjok si kael yg penuh drama ini .../Hammer/
Freya Cattleya
iya kan biar gak ketahuan dia pelakunya soalnya kan posisi dia putra mahkota terus anak permaisuri yang terlahir pertama di banding anak ratu yang lahir kedua/Facepalm//Facepalm/
🦆 Wega kwek kwek 🦆
aku yakin nih sekenario putra mahkota kael,,,/Facepalm/
Freya Cattleya
terimakasih atas komennya/Smile/
kalau saya cepetin nantinya malah gak ada pembahasan sih😊 nanti saya akan mencoba saran kamu/Smile//Smile/
🦆 Wega kwek kwek 🦆
jangan sampai kecolongan lagi dong ,,, disini aku ngerasa pemain utama kurang sat set kalo para tokoh antagonis nya banyak dan lebih menonjol.
gema sunyi
cerita reinkarnasi yang bagus
Imamatur
/Determined//Hammer//Determined//Determined//Grievance/
Zalina
waaw/Sneer//Sneer/
Zalina
makasih
Zalina
suka
Zalina
sangat seru
Zalina
cerita menarik
Zalina
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!