NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: MissTheolland_Reihan

Hani tidak menyangka dia akan menikah di saat karirnya sedang bagus-bagusnya dengan Alex — seorang CEO yang tanpa sengaja dia temui di Paris.

Pertemuan mereka awalnya tidak bermakna, tetapi anehnya Alex melamarnya begitu sampai di Indonesia.

Awalnya Hani menolak tetapi karena umurnya sudah menginjak 27 tahun, kedua orangtuanya menyetujui lamaran Alex Dan dimulailah kehidupan pernikahan yang penuh keanehan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissTheolland_Reihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PH | 28

Hani menangis kencang, mengabaikan semua tatapan heran orang-orang yang berlalu lalang di depan klub malam itu. Dia tidak peduli seburuk apa penampilannya dan sejelek apa wajahnya saat ini, yang dikhawatirkannya hanyalah Alex, calon suaminya itu.

"Kan sudah kukatakan jangan sampai terluka," isak Hani masih terus menangis, bahkan ucapannya tidak sepenuhnya dimengerti oleh Alex.

Alex mengusap rambut Hani yang sudah berantakan, "Sudahlah Sayang, kau terlihat menggoda saat menangis seperti ini," kekehnya berusaha menghibur Hani.

Mata Hani spontan menatap Alex tajam, "Ternyata kau masih bisa bercanda, hah?" teriaknya marah. Dia memukul lengan kiri Alex yang terluka yang sudah terbalut dengan dasi milik Chris dengan sangat kuat, sehingga Alex meringis kesakitan, "Lihat, sakit, kan? Kau tidak tahu seberapa khawatir dan takutnya aku, Alex. Aku takut kau akan terluka parah, aku takut aku tidak bisa melihatmu lagi, dan kau tahu, aku takut kehilanganmu," ucap Hani terbata-bata. Air matanya terus mengucur hebat, seakan tidak ada habisnya.

"Tapi aku baik-baik saja, Sayang. Lihat, aku masih disini. Aku tidak akan mati hanya karena tusukan garpu seperti itu," balasnya pelan, "Sudahlah, jangan menangis lagi, aku baik-baik saja." Alex menarik Hani kedalam pelukannya, berusaha menenangkan gadisnya itu.

"Baik-baik apanya, hah? Aku harus membawamu ke rumah sakit sekarang," ujar Hani melepas pelukan Alex lalu menarik pergelangan tangan pria itu memasuki mobil.

Alex mengisyaratkan Chris untuk meninggalkan mereka berdua dan Chris langsung mengerti.

"Baik-baiklah padanya. Dia sangat menyayangimu," ucap Chris mengingatkan Alex.

Alex mengangguk kecil, "Pasti, dia ini calon istriku. Pergilah mencari pacar, Chris. Aku kasihan melihatmu sendiri terus. Aku tak suka dianggap guy denganmu," tawanya segera memasuki mobil. Tak ingin membuat Hani yang sudah duduk di kursi kemudi lebih marah lagi kepadanya.

***

Kini Hani dan Alex sudah berada di rumah tempat Hani bekerja. Semenjak menginjakkan kaki di rumah sakit itu, Hani banyak disapa oleh pasien dan rekan sesama dokter, namun semua orang kebingungan saat melihat sapaan mereka hanya dijawab dengan senyuman tipis. Siapa saja tahu jika Hani adalah pribadi yang ceria dan sedikit heboh jika disapa oleh siapa saja, tetapi kali ini berbeda, Hani yang mereka lihat hanyalah Hani dengan mata bengkak dan raut wajah yang menggambarkan kekesalannya. Sedangkan Alex dengan setia mengekori Hani dari belakang. Beberapa pria menatap Alex tajam karena kabar pernikahan Hani sudah mulai tersebar. Bagaimana bisa mereka tahu padahal mereka sendiri belum mengumumkannya. Siapa lagi kalau bukan Aldo, orang pertama yang mengetahui perihal pernikahan mereka di rumah sakit itu.

Sejak tadi Alex hanya terdiam karena Hani tidak mau menjawab apapun pertanyaannya. Sepertinya calon istrinya itu sangat kesal kepadanya sekarang, sehingga Hani memilih diam saja. Sebenarnya Alex ingin sekali membujuk Hani untuk tidak pergi ke rumah sakit, namun rasanya perempuan itu tidak akan peduli. Bahkan Alex merasa aneh hanya karena luka ringan seperti itu harus pergi ke rumah sakit. Bahkan dia pernah terluka lebih parah sebelumnya, namun dia memilih memanggil dokter ke apartemennya dibandingkan harus ke rumah sakit. Padahal calon istrinya itu sendiri adalah dokter yang bisa merawatnya di mana saja, namun saat perempuan itu memaksanya ke rumah sakit, Alex tidak bisa berkata apa-apa lagi selain menurut.

Hampir sampai di ruangan Hani, tiba-tiba Aldo muncul entah dari mana. Pria itu terlihat kaget melihat wajah Hani yang berantakan.

"Hei, ada apa denganmu? Apa kau baik-baik saja, Han?" tanya Aldo dengan raut wajah cemas.

Hani menggeleng lalu bergegas masuk ke ruangannya. Aldo menatap Alex penuh tanda tanya. Entah mengapa dia merasa marah kepada pria itu. Jika saja Alex bukan calon suami Hani, mungkin dia sudah memaki pria itu karena membuat sahabat dekatnya dan orang yang disukainya menangis.

Aldo berjalan mendekati Alex, lalu berucap, "Meskipun kau calon suaminya, kau tidak berhak membuatnya menangis karena dia masih memiliki, kau harus ingat itu," kecamnya lalu bergegas pergi.

Alex hanya menghela napas panjang, jika bukan karena dia sahabat Hani, mungkin Alex sudah menghabisi pria itu.

Tahu apa dia tentang Hani? batin Alex kemudian masuk ke ruangan milik Hani.

***

AN : Maaf lama update ya teman-teman.

1
Agna
yessss
Eviidolarr Eddo
lanjutttt , greget banget sama Chelsea
Maizuki Bintang
bgs
Ayaka Yang
up dong thor
Bunga
udah ditunggu2 ...
lanjut...
Bunga
knp ulat bulu muncul lagi...
selamatkan alex... jangan biarkan bersama ulat bulu... kasian hani
Yani Cuhayanih
kirim chelsea ke RSJ terdekat
Yani Cuhayanih
Aku hadiir .lannjuuutkan
chantri
gk pernah lanjut lgi ya thor...kemana...
yuli ana
up
yuli ana
next
yuli ana
lanjut dong
yuli ana
up
yuli ana
lanjut lg
yuli ana
seru
yuli ana
lanjut
chantri
sudah lama sekali tidak up thor..apa sampai sini saja ceritanya...
chantri
Kok gak up lagi thor...udah berapa bulan lho...kenapa lama thor,semangat ya thor...💪💪💪💪
Ronik Fadillah
9
Fia Rasit
Alex bodoh,di gertak gitu ajj down.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!