NovelToon NovelToon
Jangan Pergi Dariku

Jangan Pergi Dariku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / CEO
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍

Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 ALEXANDER

Bruk***

   Sebuah pukulan tempat di perut pria yang menculik Luna Oleh William, hingga tercengang mundur dan terjatuh kebawah lantai dengan kesakitan di bagian perut.

"DASAR PAYAH! BODOH!". Marah Willian pada anak buahnya yang sudah gagal dalam misi. Pria itu bangkit pelan menahan rasa sakit setelah di pukul dengan keras sembari pegang perut. "BAGAIMANA BISA GAGAL? HAH!? ". Sentak keras pada anak buahnya. Berlahan dia berdiri tegak dengan ekpresi wajah menundukkan kepala di hadapan William.

" Dia cukup hebat untuk melawan kami! Bos ! ". Jawabnya yang masih tunduk kepala dengan perasaan malu.

" BERAPA ORANG? SEPERTI APA DIA? HAH? ". Tanya William Serentak dengan ekpresi wajah kesel dan marah di hadapan anak buahnya yang hanya berdiri terdiam tertunduk kepala.

" Di... dia hanya sendiri!... dan.. se.. seorang perempuan! Bos! ". Jawab nya gegep ketakutan memberitahu pada Bosnya di depan dirinya itu dengan rasa malu kalau dirinya kalah oleh seorang wanita.

" HAH?? SATU ORANG!? PEREMPUAN?! TIDAK SALAH DENGAR SAYA? BENAR GITU? ". William berkata cukup terkejut dari jawab an anak buah nya kalah hanya satu orang seorang perempuan pula. ia mengeleng kepala dengan ekpresi wajah heran pada anak buahnya di depan dirinya.

" I.. ya! ". Jawabnya membenarkan apa yang di katakan nya.

" KAMU! SUDAH ADA ENAM ORANG!! KO BISA KALAH! HEMMM! GIMANA CERITANYA!? HEMMM! ".Urat leher William terlihat jelas emosi di dirinya memuncak dengan tatapan mata Tajam menakutkan yang Seakan-akan ingin mengamuk pada anak buahnya di hadapan nya.

    Dia melirik ke arah lain yang masih tertunduk lemas lalu berkata____

" Di.. dia Ahli dalam bertarung Bos! ". Jawabnya berat

" KALO GITU! CARI TAHU TENTANG DIA! KELUARGA MANA? DAN SIAPA SEBENARNYA DIA! SEKARANG!! ". Suruh William pada anak buahnya dengan Tekan keras.

" ba.. baik! ". Jawabnya gugup langsung bergegas jalan pergi meninggalkan Bosnya.

   Tampaknya William tidak akan memberikan seseorang menggangu tujuan nya dan sepertinya akan mencari tahu tentang wanita yang berhasil menghentikan misinya.

*****

*****

*****

     Di Suatu malam, Sebuah mobil hitam mewah berjalan dengan laju normal menyusuri setiap jalan di bawah lampu pinggir jalan dan perumahan yang dia lewati. Alex yang menyetir mobilnya sendiri terlihat tenang dengan kedua tangan pegang setir mobilnya. Saat menikmati perjalanan sembari melihat sekeliling pinggir jalan

Berdering

    Sebuah ponsel berbunyi di samping nya, ia mengambil headset bluetooth pasang ke telinga kirinya lalu tekan untuk menjawab telepon dari seseorang.

"Hallo". Jawabnya sembari pegang setir mobil

" Tuan!! ada di mana sekarang? ". Tanya dari suara nadanya seorang pria bertanya di dalam telepon pada Alex.

" Saya ada urusan, nanti saya akan pulang ". Jawabnya

" baik tuan".

    Alex tekan headset memutuskan telepon nya, lalu setir mobil di belokkan ke kanan. Sebuah rumah besar terlihat, ternyata Alex berkunjung ke rumah Luna, mobil pun memasuki gerbang pagar. Kemudian mobilnya berhenti di depan rumah parkir mobil dengan aman

    Alex keluar turun dari dalam mobil dengan pakaian jas kemeja abu-abu yang ia kenakan, tampang rapih gagah memiliki wajah tegas aura Obsesi Alex sangat terasa sembari senyum sinis di sertai mata yang tajam memikat.

   Alex melangkah jalan arah pintu rumah, Sampai lah depan pintu lalu Mengurulkan tangan kanan pada sebuah benda bel rumah samping pintu

Ting...

Nong...

   Tangan kirinya membawa sebuah kantong yang berisi kado untuk Luna. Alex menunggu pintu terbuka untuk nya setelah menekan Bel.

Klak

   Sebuah suara pintu berlahan terbuka untuk nya, Tampaknya di sambut oleh pelayan rumah dengan senyum ramah terhadapnya.

"Siapa? ". Sapa pelayan perempuan dengan baik.

" maaf bi, ada Luna? saya Alex. Teman SMA nya". Jawabnya Senyum ekpresi wajah lugu

"Oh! Silahkan masuk". Kata pelayan mempersilahkan Pria itu masuk ke dalam rumah.

   Alex melangkah masuk dengan bersikap sopan layak nya seperti seorang yang polos. Di dalam rumah Alex melihat melirik setiap sudut rumah yang berdiri terdiam.

   Seorang pelayan rumah melangkah mendekat setalah menutup pintu rumah nya.

"Silahkan duduk dulu, saya akan panggil kan, non Luna". Seorang pelayan rumah berkata sembari mempersilahkan duduk ke arah sofa pada Alex.

" Iya, Terimakasih ". Jawabnya senyum melangkah duduk di sofa lalu meletakkan tas bungkus kado di atas meja depan nya.

    Sembari menunggu Luna datang menghampiri nya, Alex melihat sekeliling rumah.

   Di dalam kamar tampaknya, Luna sedang duduk di kursi depan leptop nya, sepertinya mencoba mencari tahu plat mobil yang pernah menculik dirinya. Dari layar leptop itu seperti tidak asing dari nama XCV merasa mengenal tapi tidak tahu dari keluarga mana. Luna mencoba menyusuri lebih dalam lagi____

Tok

Tok

Tok

"Non Luna! ". Panggil pelayan rumah

   Saat hendak menyusuri Luna teralihkan memanggil dirinya.

" Iya! ada apa? ". Jawabnya

" Ada tamu untuk Non! ". Kata pelayan rumah.

   Luna beranjak melangkah membuka pintu

" Siapa? ". Tanya Luna pada pelayannya

" Katanya, Teman SMA, namanya Alex ". Jawabnya

" ok! ". Balas Luna singkat

   Dia berbalik melangkah pergi meninggalkan Luna

   Luna menutup pintu kamar melangkah jalan, lalu melangkah turun dari anak tangga, melihat seorang pria yang sedang duduk di sana, seperti mengenali, ia melangkah menghampiri pria itu dengan pakaian jas abu-abu nya itu.

   Alex menoleh melihat Luna melangkah jalan mendekat, ia bangkit tersenyum pada Luna.

"Siapa iya? ". Tanya Luna pada pria itu ekpresi wajah bingung yang berdiri tegak itu.

" Kamu lupa? ini aku Alexsander, pria cupu, lugu dan polos itu! hemmm!". Ucapnya mencoba mengingat kan tentang dirinya pada Luna. Luna mencoba mengingat tapi sulit untuk ingat masih bingung. "pria yang suka kaca mata polos itu". Ucap Alex meyakinkan lagi pada Luna.

    Luna mencoba memperhatikan wajah pria di hadapan nya. lalu teringat waktu SMA dulu, saat dirinya main bola poli di lapangan, ia mengenakan baju olahraga. Seorang pria berseragam sekolah SMA yang duduk di kursi sisi lapangan memperhatikan Luna sembari tersenyum senang. saat itu Luna sangat asik main bola poli bersama teman-teman SMAnya saling melepar satu sama lain.

   Alex yang dari tadi memperhatikan Luna tidak terpaling, dirinya terus memperhatikan tanpa henti, saat Alex hanya fokus pada Luna sebuah bola terlempar ke arah Alex yang duduk terdiam memperhatikan Luna dan_____

Bruk**

"Aduhhh! ". Sebuah bola kena kepala Alex hingga terjungkal kebelakang hingga jatuh dari tempat duduk kursi. kaca mata yang ia kenakan pun terjatuh terlempar

" HAHAHAHAHAHAHA ". seruan teman-teman Luna begitu puasa mentawakan seorang pria cupu

   Luna yang melihat itu kaget, Semua orang mentawakan Alex begitu puasa. Luna bergegas menghampiri Seorang pria cupu itu, dirinya tidak tega melihat seseorang yang lemah untuk di jadikan bercanda

"Kamu baik-baik saja! ". Khawatir Luna membantu pria cupu untuk bangun.

   Alex merayap di bawah lantai mencari sebuah kaca mata pengelihatan yang samar-samar sulit untuk melihat jelas.

   Luna yang melihat itu membantu mencari kan kaca matanya,ia menemukan kaca mata lalu ambil dan memberikan pada pria cupu itu.

"terimakasih". Jawabnya sembari memakai kaca matanya, Alex terdiam kaku melihat wajah Luna sangat cantik kalo dari dekat.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!