NovelToon NovelToon
LOVE WITH MY HOT UNCLE

LOVE WITH MY HOT UNCLE

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / Pelakor / Tamat
Popularitas:375.6k
Nilai: 5
Nama Author: EmeLBy

"Biarkan begini dulu Kaniya. Ini akan Om rindukan selamanya." Pinta Abian dengan tangan yang sedang menangkup buahan ranum pada dada gadis yang kini duduk di penghujung masa Sekolah Menengah Atas. Secara silsilah keduanya adalah Om dan keponakan. Sebab Abian adalah saudara Abrar ayah kandung Kaniya.
Tapi bagaimana dengan perasaan cinta yang tumbuh semena-mena di antara mereka?
Kemungkinan memiliki anak cacat karena gen yang dekat, pernah menghantui mereka. Hidup dalam kucilan juga siap mereka jalani, asal tetap selalu bersama.
Namun jalan mereka tentu tak semudah Tol.
Penasaran?
Simak hanya di NovelToon platform kesayangan mu.
Semoga betah🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmeLBy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28 : KETEGASAN KANIYA

Kaniya sendiri sebenarnya tak tau kepada siapa kini hatinya berpihak. Tetapi anehnya, ada sesuatu yang terasa tak biasa saat melihat pintu unit Tian selalu tertutup rapat. Benar saja, mulai dari Anik sampai Bi Sitah, sungguh tak lagi terlihat wara-wiri menyambangi unit di sebalahnya. Dan itu membuat Kaniya nelangsa. Ia merasa kesepian yang bertubi-tubi.

Rupanya jarak yang ia ciptakan dengan Abian, tak membuatnya rindu menggebu. Rasa itu dapat ia tahan dan usir karena kehadiran Tian. Tetangga charming yang selalu punya kata-kata pedas untuk menyinggung gaya hidup dan kisah percintaannya yang salah dengan Abian. Dan anehnya lagi, Kaniya tidak keberatan. Juga tidak membenarkan sikapnya dan Abian. Justru ucapan Tian yang benar.

Kaniya sering mengusap ponselnya, bukan resah menunggu telpon atau VC dari Abian seperti biasanya. Yang memang sudah semakin jarang mereka lakukan. Tetapi, Kaniya berulang-ulang kali memastikan kolom hijau bertulis nama Tian itu terlihat online atau tidak. Agar ia akan segera menyerbunya dengan beberapa pertanyaan. Sedang di mana dan kapan pulang.

Tentang isi hati Kaniya, hanya dia yang tau. Apakah Abian sudah mulai geser atau tidak di dalam sana. Oleh seorang lelaki baru itu, yang bahkan sangat baru ia kenal. Tetapi, tak segampang itu Kaniya berpaling. Sebab Abian sudah terpatri di dalam hatinya. Ia berharap Abian cinta pertama dan terakhirnya. Tak perduli rintangan apapun, ia hanya mau Abian

“Om akan tinggal di sini.” Abian mengucap itu dengan nada datar.

“Tinggal atau menginap?” Kaniya perlu minta penjelasan ini. Tinggal adalah bermukinm dalam waktu yang tidak sebentar, bisa saja selamanya. Sedangkan menginap, mungkin hanya semalam. Maka Kaniya merasa perlu mendapat kepastian ini.

“Di mobil, sudah ada dua koper pakaian Om. Om akan menetap bersamamu di sini.” Tegas Abian memeluk tubuh yang sangat ia rindukan ini. Berharap setelah ini, ia akan kembali dapat mereguk indahnya kebersamaan yang sudah lama tidak mereka lakukan. Di atas tubuh Alice, tetap Kaniya yang ada dalam pikirannya. Lalu untuk apa Abian terus hidup dengan istrinya, toh jiwanya hanya untuk Kaniya.

“Om sudah cerai …?” Kaniya mencoba melerai pelukan posesif Abian. Ia tau, Abian sangat hapal dengan Kaniya. Gadisnya itu yang akan melemah saat berada dalam pelukannya. Dan akan meleleh dengan semua ucapan dan rayuan Abian yang memang terasa sangat menyayangi Kaniya. Menyanjungnya, seolah Kaniya lah satu-satunya wanita yang tercipta hanya untuknya.

“Belum.” Jawab Abian singkat. Memandang dalam bola mata yang bagai menantangnya dengan berani.

“Sudah di proses …?” cecar Kaniya lagi.

“Belum.” Jujur Abian. Sesungguhnya dia bingung dengan alasannya cerai dengan Alice. Bukankah syarat bercerai itu banyak. Antara lain tidak adanya kecocokan, tidak lagi di beri atau memberi nafkah, adanya orang ketiga, KDRT dan lain sebagainya, yang di sertai dengan bukti otentik. Sehingga ada gugatan dari salah satu pasangan. Lalu, Abian punya bukti apa. Jika ia selalu dengan Alice yang ada istrinya itu akan hamil olehnya, dan perceraian akan hanya menjadi rencana belaka. Untuk itu, Abian memutuskan untuk tinggal saja bersama Kaniya, agar ia ketahuan selingkuh. Maka proses perceraian bisa di lancarkan dengan mulus.

“Om pulang saja. Keluar …!!” Usir Kaniya tanpa mau melihat lawan bicaranya. Sedapat mungkin Kaniya menahan buliran kristal yang akan segera jatuh ke pipinya. Tak sampai hatinya mengusir pria itu. Bukankah itu cintanya. Tapi, entah Kaniya mendapat kekuatan dari mana untuk mengusir lelaki yang selalu ia dambakan itu.

“Kamu kenapa Babby …?” Abian berusaha membujuk Kaniya. Tak biasa ia melihat gadisnya yang lugu itu bicara kasar kepadanya.

“Aku tidak apa-apa. Hanya tolong. Om selesaikan dulu urusan rumah tangga Om. Bawa akta cerai om ke hadapan Kaniya. Setelahnya, kita akan menjadi pasangan resmi.” Tantang Kaniya tegas.

Abian kembali ingin merangkum tubuhnya. Tetapi Kaniya segera menjauh. Tidak ingin dirinya jatuh pada pelukan memabukkan itu. Abian tau kelemahan Kaniya, dekapan Abian bisa seperti magnet dengan tubuhnya. Dan Kaniya tidak mau berakhir dengan suara aah…, uuh…, aah…, uuh di bawah kungkungan tubuh macho yang selalu mampu membuatnya terpesona bahkan terpedaya itu

“Niya … bagaimana Om cerai kalau hubungan kita tidak terendus Alice …?” Abian tau, ada penolakan dari gestur Kaniya.

“Itu … itulah yang Niya sampaikan beberapa bulan lalu. Tapi apa ..? om bahkan menggunakan ponsel lain untuk menghubungi Niya. Supaya apa Om…? Supaya tante Alice tidak curiga kalo om sudah berselingkuh. Tolong pikirkan ulang, siapa yang salah di sini.” Kaniya benar bukan. Abian sendiri yang tidak ingin hubunganya ketahuan. Bahkan menutupi hubungan mereka serapi mungkin dari Alice. Abian sendiri yang masih terlihat hangat dan care pada istrinya itu. Istri mana yang dapat mengendus jika suami tampak baik dan sesempurna sikap Abian.

“Kamu berubah Niya …” Hoh lucu. Pertanyaan Kaniya tidak dapat Abian jawab, Kini justru menuduh Kaniya berubah.

“Aku tidak merasa berubah menjadi apapun Om.” Jawab Kaniya melipat dua tangannya di depan dada. Ia sungguh sedang terniat sekali menyalurkan emosinya pada Abian.

“Niya tidak cinta Om lagi?” pertanyaan receh itu keluar dari mulut seorang Abian. Heei bung, cinta itu tak harus selalu di ucap dan di pertanyakan. Melainkan dapat di rasakan. Jika kamu tenye.. dan bertenye-tenye. Lalu kemana hatimu yang peka untuk merasakan respon lawanmu.

“Om … cinta itu urusan hati. Dan hati itu mudah berubah tergantung perlakuan seseorang. Batu yang keras saja bisa terkikis, saat di teteskan air berkali-kali dengan tekun dan teratur. Demikian pula hati. Mungkinkah rasa cinta itu tetap kokoh, saat hanya janji yang Om berikan pada Niya.” Kaniya melemah, memilih duduk dan akhirnya meneteskan air matanya.

Abian segera merapat, tentu ingin segera menghapus buliran bening yang sudah membasahi pipi Kaniya. Ia tak suka melihat gadisnya menangis, dan sejak dulu. Abian lah yang bertugas untuk menyapu buliran itu, sampai wajah sendu Kaniya berubah menjadi ceria. Tanda dukanya lenyap berganti suka.

“Stop. Om di situ saja. Jangan dekati Niya.” Tangannya ia rentangkan, agar Abian tidak menyentuhnya.

“Okey … Niya salah. Sudah menjebak Om dengan obat perangsang. Itu karena kependekkan pikiran Niya. Sehingga kini Niya tak punya sesuatu yang bisa di banggakan sebagai seorang wanita pada umumnya. Tapi setidaknya, jangan lah lagi Om timpa penyesalan Niya dengan janji palsu Om. Yang mengatakan akan segera bercerai dan menjadikan Niya satu-satunya wanita yang Om cinta.” Kaniya mengucap itu dengan kepala tertunduk. Abian terpaku pada posisi berdirinya. Tak mengira telah membuat hati kekasihnya terluka.

“Om Pliiis, itu pintu. Dan tolong tinggalkan Niya sendiri di sini.” Dengan telunjuk lurus Kaniya mengarahkan ke pintu keluar. Tanpa mau menatap lelaki yang sangat ia sanjung di masa lalunya.

Bersambung …

1
namia khira
ceritanya bagus /Good/
Hesti Permata setiani
loh dagangan yg dikampung Abian ga di ceritain min , mending buat aku aja usahanya yg dikampung wkwkwkwkk
aryuu
Kania gatel diajarin Abian sih/Smug/
Qaisaa Nazarudin
Akhir cerita yg ku suka,Aku gak mau Vero kembali ke Abrar yg Bego itu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkk takut tuh terseret hukum...😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah BODOH ya tetap BODOH aja..Rasain tuh Abra KARMA IS REAL..jangan Sampai Veronia mau dengan gampang menerima Abrar lagi,Dengan alesan KASIAN DIA GAK ADA YG NGURUSIN,dia kan banyak uang,Abian juga Kaya,Biarkan saja dia diurus perawat..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Keliatan banget Abrar itu ngedepanin Nafsu,Bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi, ISTRI DI UJI SAAT SUAMI TDK PUNYA APA2,SUAMI DI UJI SAAT UDAH PUNYA SEGALANYA.. Ternyata CINTA nya Abrar itu lemah,Makanya gampang goyah.
Qaisaa Nazarudin
Abian dan Abrar ternyata sama Bodohnya,Mau aja percaya omongan orang lain,Katanya punya kuasa, Kenapa tidak mencari tau sendiri suatu masalah, Jangan ia ia aja...ckk kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Apakah itu anaknya Papa Abrar??
Qaisaa Nazarudin
Alice kamu itu hanya di jadikan PELARIAN,kamu lah ORANG KE 3 dalam hubungan mereka,Tapi pada kenyataan di mata orang Kaniya lah seorang Pelakor,Hadeeuuhh rumit yg sengaja Abian cipta sendiri, bener2 Egois Abian..
Qaisaa Nazarudin
Kan ku nilang juga apa,Kaniya bukan anak kandung Abrar,Harusnya sebelum menikah Abian mencari tau dulu tentang Kaniya,Jadi gak ada yg terluka,kalo udah begini lagi tambah rumit,banyak hati yg terluka.. Sekarang Kaniya udah jadi PELAKOR dlm RT abian..
Qaisaa Nazarudin
Di sini yg beruntung nya Abian,Bisa bercocok tanam sana sini..cewek2 nya yg Bego..
Qaisaa Nazarudin
Kecewa aku,Kok Abian nikah dgn wanita lain sih..
Qaisaa Nazarudin
Semoga aja Kaniya bukan anak kandung Abrar,Kan katanya tadi mamanya Kaniya selingkuh dari Abrar..
Ervina
hmmm anak sendiri...., sampe2 dimandiin n di tidurin ya om/Facepalm/
Ervina
nekad bikin naked deh, hadeuhh...
bunda n3
alice aj yg nemenin, atau Handoko
bunda n3
kalau dah sakit pasti istri pertama yg rawat
bunda n3
seru banget
bunda n3
soraya gembongnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!