NovelToon NovelToon
MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:521.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Morata

Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

original by Morata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28. ARINI SAKIT_MIDJ

Hari ini Erlita terpaksa harus menutup warung sembako miliknya. Karna tiba tiba saja Arini demam tinggi dan harus di rawat di rumah sakit. Erlita meminta bantuan kepada tetangganya Ibu Anjani, untuk membantu dirinya menghantarkan ke rumah sakit.

"Pikiran Erlita kalut. Ia bingung harus berbuat apa sekarang. Apalagi, saat ini Erlita berpikir kalau uang yang ia pegang tidak akan cukup membayar biaya rumah sakit Arini jika Arini harus di rawat inap. "Ya Allah apa yang harus aku lakukan sekarang? jika putriku Arini harus dirawat di rumah sakit pastilah uang yang aku pegang saat ini tidak akan cukup."gumam Erlita dalam hati sembari memperhatikan putrinya yang sedang diperiksa oleh dokter.

ketika dokter memeriksa kondisi kesehatan Arini. Dokter menggelengkan kepalanya,

"Sejak kapan hari ini demam Bu?"tanya sang dokter kepada Erlita.

"Malam tadi sudah mulai demam, tapi setelah aku berikan obat dari apotek demamnya turun. Tiba-tiba siang ini kembali naik suhu tubuhnya, sehingga aku langsung membawa ke sini. Apalagi Arini muntah-muntah dan terlihat demamnya semakin tinggi."ucap Erlita memberitahu kepada sang dokter.

"Maaf Bu, kami harus melakukan tes darah terlebih dahulu agar kami dapat memastikan kondisi kesehatan Putri Ibu. Karena kami menemukan kejanggalan sedikit. Sepertinya Putri Anda terkena demam berdarah. Tapi untuk memastikannya, kami harus terlebih harus cek ke laboratorium dulu." ucap sang dokter.

"Ya Allah, bagaimana ini jika memang benar putriku terkena demam berdarah, pastilah putriku harus dirawat inap di sini. Semoga hasilnya baik-baik saja ya Allah." doa Erlita dalam hati sembari mengelus rambut putrinya yang masih berusia tiga setengah tahun itu.

Ia merasa tidak tega melihat di punggung tangan putrinya tertancap jarum infus, untuk membantu menurunkan suhu tubuh Arini.

Sementara di tempat lain, Abian dan Aska yang baru pulang dari sekolah terhenyak melihat warung sembako milik ibunya tutup dan pintu rumah juga terkunci. "loh Ibu di mana ya Kak, kok warung kita tutup? rumah kita juga tutup? tanya Aska kepada Abian.

"Kakak juga tidak tahu dek, Ibu tidak ada bilang apa-apa ke Kakak pagi tadi sebelum kita berangkat ke sekolah." ucap Abian.

Ibu Anjani yang lebih dulu pulang dari rumah sakit setelah menghantarkan Erlita dan Arini ke rumah sakit, ia langsung menghampiri Abian dan Aska yang tampak kebingungan mencari keberadaan Erlita dan juga Arini.

"Abian.....Aska....., Pasti kalian mencari ibu kalian ya? tanya ibu Anjani kepada Abian dan juga Aska yang masih duduk di teras rumah.

"Iya Oma, ibu dan adik Arini di mana, ya?

"Ibu kamu dan adik Arini sekarang berada di rumah sakit. Tadi demam Adik kamu naik lagi sehingga ibu kamu membawa Arini ke rumah sakit. Oma sendiri yang langsung menghantarkannya.

Kalian lebih baik ganti baju dulu, habis itu makan ya. Oma pegang kunci rumah kalian, tadi ibu kalian menitipkannya kepada Oma." ucap Ibu Anjani langsung membuka pintu rumah yang selama ini ditempati oleh Erlita dan ketiga anaknya.

Entah mengapa rasa sedih menimpa Abian dan juga Aska, ketika mengetahui sang adik harus dilarikan ke rumah sakit. "Kak, Aska ingin melihat adik Arini di rumah sakit, Aska kangen Adik Arini dan juga Ibu."ucap Aska sambil meneteskan air matanya.

Abian meraih tubuh adiknya kepelukannya. "Sabar ya dek, kita tunggu kabar dari Ibu. Kita doakan saja Adik Arini baik-baik saja." ucap Abian sambil terus memeluk adiknya Aska.

Sekarang lebih baik kita makan dulu, habis itu kita ke rumah Oma Anjani untuk menghubungi nomor ponsel ibu. Mungkin kita akan mengetahui bagaimana kabar Adik Arini, Jika kita menghubungi Ibu melalui ponsel Oma Anjani." ucap Abian dibalas anggukan dari Aska.

Masih terlalu kecil Abian harus terpaksa hidup mandiri dengan Aska. Tapi itu bukan masalah buat Abian, Ia tidak ingin terlihat sedih di hadapan adiknya Aska. Agar Aska tidak larut dalam kesedihannya. Ia berusaha menghibur Aska dan memberikan motivasi agar adiknya tidak cengeng dan harus kuat.

Sementara di tempat lain, John sama sekali belum mengetahui apa yang terjadi kepada putrinya. Ia merasa bahagia bersama Yulianti dan kedua anak Yulianti. Entahlah, apa yang ada di dalam pikiran John. tidak ada firasat untuknya kondisi kesehatan putrinya yang saat ini harus berjuang melawan sakitnya di rumah sakit.

"Kapan Mas menceraikan istrimu itu? Aku tidak sabar lagi ingin memilikimu seutuhnya. Mas selalu mengatakan sabar dan sabar. sejak dulu Mas mengatakan seperti itu kepadaku. Mau sampai kapan aku harus menunggu Mas?

John tidak langsung menjawab. Ia terdiam, Entah mengapa pikirannya saat ini tidak karuan. Tiba-tiba suara deringan ponsel milik John terdengar jelas di telinganya. Ia melihat nomor ponsel Kalau bang Karim yang menghubungi dirinya. Jhon mengerutkan keningnya.

" Ada apa bang Karim menghubungiku?" gumamnya dalam hati. Daripada penasaran, Ia pun memilih menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Bang Karim.

"Halo ada apa Kakak menghubungiku siang-siang begini?" tanya John di dalam sambungan telepon selulernya

"Kamu di mana sekarang?

"Aku lagi di luar mengutip, kebetulan ada nasabahku mau bayar hutang hutangnya kepadaku."ucap John di dalam sambungan telepon selulernya.

"Kau ini bagaimana? anakmu sekarang harus dirawat di rumah sakit, tapi kau enak-enakan di situ. Tidak perlu membohongiku, kau lagi bekerja mengutip atau apapun itu, Kakak sudah mengetahui apa yang kamu lakukan selama ini. Kau tidak perlu menutup-nutupinya lagi dariku. Kau memang tidak akan pernah berubah. Jujur kakak sangat malu melihat tingkah lakumu itu.

"Maksud kakak apa?

"Tidak perlu kau berpura-pura tidak tahu, walaupun adik iparku tidak memberitahuku apa yang selama ini kau lakukan di luar sana, dan kau lepas dari tanggung jawabmu sebagai seorang suami dan ayah, aku mengetahuinya semua. Jangan salahkan aku kalau aku yang meminta Erlita untuk menggugat cerai kamu. Aku sangat malu memiliki adik sepertimu yang tidak tahu bersyukur dan tidak tahu diuntung.

Sekarang juga kau pulang atau tidak? kau berniat ingin menceraikan Erlita, bukan? oke, sebelum kau menceraikan Erlita, maka Erlita sendiri yang akan menggugat cerai kamu lebih dulu. Aku sudah mengantongi bukti-buktinya tentang apa yang kau lakukan di luar sana, mulai kau menikah dengan Erlita. dan dia juga mengantongi bukti-bukti perselingkuhanmu dengan wanita murahanmu itu. ingatlah jika kau bercerai dengan Erlita, maka akan Kakak pastikan bahwa kau akan menyesal seumur hidup." ucap Abang Karim penuh penekanan. Karena Ia memang sudah gerah melihat tingkah laku adiknya yang sama sekali tidak memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anak-anaknya.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

SAMBIL MENUNGGU KARYA INI UP, YUK MAMPIR KE KARYA BARU EMAK " PENGORBANANKU DI HARGAI DENGAN PENGKHIANATAN."

1
Anonim
Mank bisa ya anak umur 11thn donor darah?
Anonim
Cetak anak trus aja
Anonim
Itulah kalo sembarang pilih suami yg maaf org rendahan kan ga tau diri jadinya
Anna Khairurr
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Gaya bahasa untk Abian yg anak umur 10 thun bisa ngomong sprti itu saya rasa ngak pas Thor bahasanya...dlm kisah nyata jg ngak ada Thor krn itu sdh gaya bahasa tingkat orang dewasa yg sdh sering berinteraksi dgn bnyak orang...maaf Thor sekedar masukan..bikin bahasa yg biasa di ucap anak saja..
Sunarmi Narmi
Sdh tau ekonomi sulit suami gila..ngapsin kmu ngak KB Erlita...bikin pusing kan...hrsnya dgn 2 anak kmu bisa rawat anak dn tubuh kmu...ini mlah....Aduh repotnya..mau nyalahin siapa Thor 🥴🥴🥴🥴🥴🥴
Mirna Loden Mirna Mirna
dasar laki2 gila gk ksh uang nafka untuk istri tpi cri mkn,prgi cri mkn di tong sampah sana jhon😁😁😁😁
Mirna Loden Mirna Mirna
thor klu bisa alurnya jngn maju mundur bgtu bkin bingung n tllu bertele tele crtanya
DPuspita
Ceritanya beda dr cerita2 novel di NT. Biasanya abis cerai dapat yg baru, tapi novel ini tokohnya tetap sendiri walau sudah bercerai. Menarik, hanya saja dalam penulisannya msh buanyak typo yang bikin aq bingung, spt ditulis 'belakang dada', pdhal menurut ku itu maksudnya lapang dada. Ketidakkonsistenan dlm menuliskan nama panggilan, spt misal diawal2 ditulis ayah, ibu kandung. Lama2 kata ayah ditulis papa, mama kandung. Mama diganti ibu.
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
Rubyna: yang sudah platimum masih banyak taipo nya apa lagi aku, kita hanya manusia biasa
total 1 replies
DPuspita
Thor, putra keduanya gak punya nama atau gmana ya? dr awal cerita kok ditulisnya putra kedua terus. Bacanya aneh gitu... Khan lebih enak dibaca kl ada namanya spt 'Abian dan Brian berjalan di kedua sisi Erlita, ibu mereka'. Aneh kl ditulisnya Abian dan putra keduanya berjalan di kedua sisi Erlita. Hanya saran ya thor...
Dewi Avandia
ceritanya bagus,,cuma tolong lebih teliti lagi ya thor,kadang manggilnya mama papa kadang ibu bapak,kadang juga ibu ayah,jadi rada bingung 😅
tetep semangat thor 💪❤️
Rizky Sandy
jgn dibikin mati dulu ya,,,, karma msh berjalan kan,,,,
Black Moon
Semoga aja emang bener buat beli rumah dan modal usaha simpan pinjam yak, bukan modal usaha simpan benih 👊
Black Moon
😮‍💨 Ga yakin kalo udah dapet kerjaan baru bakal lebih baik, rasanya nanti malah makin bertingkah 😖
Black Moon
Aku pernah diposisi itu 😢
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔
Black Moon: Kita sama ko, Mba 😁
total 2 replies
Black Moon
Ko kaya lagi bercermin, ya 😉
Black Moon
Kasih daging tikuslah 😁
Reni Tri Fitria
keren
Ai Wiwi Widyawati
bagus ceritanya beda dari yg lain
Ai Wiwi Widyawati
,👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!