aku baru menikah dengan suamiku suamiku bekerja di sebuah bengkel di kota ku pernikahan kami begitu harmonis.
hingga suatu hari adik ari datang dan kuliah di kotaku, di begitu tampan dan perawakan nya begitu tinggi karena rajin olah raga.
aku tergoda dengan adik iparku itu, suatu hari aku tak percaya rupanya dia juga sering mengintip ketika aku mandi.
aku tak percaya ketiak aku mengetahui nya dia sedang " dek sedang apa ?" tanyaku dia begitu gugup kebingungan.
aku hanya melihatnya aku langsung memegang nya , bagas iya nama adik iparku
aku menarik nya ke kamar saat suamiku sudah pergi kerja
sebenarnya sejak awal bagas datang aku sudah menyu kainya dan kini kami sering berhubungan ketika suamiku kerja.
tapia apakah hubungan ini suatu hari nanti akan di ketahui ari ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rifki nurzaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sakit hati
" Kak sudah lah , gak mungkin aku begini terus " ucap bagas saat aku menginginkan dia menyetubuhi ku.
" Kau kenapa ? apa ada cewek lain ?" tanya ku melihat bagas yang sudah tidak mau lagi menatap ku, padahal saat dia butuh apa-apa aku kasih,motor pun aku kasih tapi aku ha ya ingin di puaskan dia sepertinya sudah tidak mau.
" kak..!! sudah aku capek sana pada suami mu " bagas mendorong ku keluar kamar nya, mengunci pintu kamar nya.
Aku duduk sendiri tengah malam itu, suasana begitu hening . Suami dan anak ku sudah tidur , hanya ingin hasrat ku terpenuhi itu saja yang tidak bisa di kasih suami ku.
Aku tertidur si sofa ruang tv " Siska...!! bangun " Ari membangunkan ku karena arka bangun dini hari . Dengan wajah yang begitu ngantuk aku terpaksa menyusui anak ku " bagas, sudah pulang sis " ucap ari menanyakan adik nya " sudah bang , dia pulang tengah malam tiap hari " ucap ku.
Hari sudah pagi , aku melihat bagas keluar dari kamar nya dengan wajah yang nampak bahagia . Aku berfikir apakah dia punya wanita lain si luar sana ? tapi kalo pun iya aku tidak bisa apa-apa juga.
" Bagas, ibu katanya mau kesini lihat anak kaka " ari memberi tahu bagas saat bagas sedang mandi " apa...!! bang kapan ?" tanya bagas sedang mandi.
Aku hanya bisa berkhayal andaikan bisa mandi bareng dengan nya, bagas menghajarku sambil mandi " Siska kau sudah dengar kan " ari membangunkan khayalan ku " ia bang apa ?" aku tidak fokus pada perkataan suamiku.
" ibu mau kesini hari minggu " ucap Ari , Rupanya suami ku ingin aku mempersiapkan mertuaku datang, bagas keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk, wajah nya jadi dingin padaku " apa salah ku ya " aku bingung merasa gak bikin gara -gara apa karena aku minta semalam.
Wangi parfum nya begitu tercium sampai luar " kak , nanti seperti nya bagas gak pulang ya " bagas minta izin pada ari , aku kaget bagas gak akan pulnag meski suami ku mengizinkan nya " apa..!! bagas jangan nginep pulang saja " ucap ku , malam ini aku ingin sekali di belai oleh nya " ga bisa kak aku capek pulang " ujar nya membanting pintu dan pergi.
" kenapa sih Sis..,biarkan saja dia masih muda mungkin dia punya pacar "Ari tidak tahu kau tidak menyukai nya kalo bagas punya pacara " gak bang , bagas harus fokus dulu pada kuliah nya, jangan pacaran dulu " ari melihat ku hera, mungkin aku ameh karena segitunya pada bagas .
" Siska... dengar , bagas sudah dewasa jadi dia oun mungkin sedang mencari jati diri, mencari orang yang tepat buat calon istrinya " suamiku membela adik nya, Aku pun sebenarnya gak mengapa kalo bagas menikah, hanya satu aku ingin dia memuaskan hasrat ku.
" ya sudah abang berangkat dulu " ucap suamiku beranjak keluar mencium arka anak bagas yang tengah tidur di pangkuan ku.
hari itu aku beres-beres , terdengar suara ponsel bunyi , namun itu bukan bunyi ponsel ku aku melihat ke kamar gak ada si sofa gak ada , rupanya di kamar bagas langsung ku cek hp nya. Saat aku aku akan mengakat nya hp nya amt,i namun ada notif pesan entah dari siapa.
[ bagas, kita bertemu lagi yuk di kamar nanti lulang kuliah . di rumah sedan sepi lagi ] telrihat pesan dari ririn.
Langsung aku terjatuh lemas saat mengetahu bagas juga mereka seri berhubungan , sakit hati rasanya adik ipar ku selama ini aku cintai tidur dengan wanita lain.
Aku ingin melihat hp nya tapi tidak bisa " gimana ini bagas sudah selingkuh " aku beranjak duduk di kursi menatap anak ku yang sedang tidur.
" bagas kau tega " tidka percaya dia nakal juga di luar, yang selama ini aku takut kan terjadi juga bagas behubungan dengan cewek lain.
Hari beranjak siang bagas baru pulang kuliah " eh boro gw pulang dulu yu anter " ucap bagas pada Tomy saat berjalan ke parkiran " emang lo kenapa mua pulang bukanya harus kerja " ucap tomy yang mengikuti nya " hp gw ketinggalan " ucap bagas .
Mereka pun pulang ..
sampai di rumah aku langsung bangun " bagas siap itu di ponsel mu cewek itu siapa namanya ririn dia pacar mu ?" ucap ku tapi bagas hanya diam " bagas putus kan dia !! bagas awak kalo sampai berhubungan dengan nya " ucaoan ku membuat bagas emosi .Tomy menunggu di luar karena bagas hanya mengambil hp nya saja.
" kak... itu urusan ku , kaka jangan ngatur kaka hanya kaka ipar ku bukan pacar atau istriku ya, terserah aku mau ngapa-ngapain juga, jangan ikut campur " ucap Bagas , aku sakit hati menangis sendiri. bagas pergi meski dia adik ipar ku tapi aku begitu mencintai nya