NovelToon NovelToon
PERBEDAAN DUA INSAN

PERBEDAAN DUA INSAN

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Tamat
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pitriyani Calam

Mohon bijak untuk menanggapai sebuah karya
jangan lakukan boomlike ya jika tidak dibaca🙏🏼😁
Bantu dukung dengan cara Like, Komen, Hadiah dan Vote ya Readers.

Ini kisah dibuat dari pikirin saya sendiri, no plagiat apapun 🙏.

Kisah cinta dua insan memiliki perbedaan yang dianutnya.

Wanita muslim sederhana yang biasa di panggil dengan nama Shalsa, dia sudah membuat laki-laki jatuh hati padanya, laki-laki itu bernama Cakra berkulit putih

Pada waktu yang sama Shalsa bertemu dengan seorang laki-laki berpegangan tangan dengan anak kecil, mereka berjalan ke luar dari halaman tempat ibadah orang Kristen menuju ke arah Shalsa.

Cakra adalah laki-laki yang sudah jatuh cinta dengan Shalsa, tapi sayangnya mereka berdua berbeda keyakinan.

🖤 Akan terjalinkah kisah cinta mereka?
🖤Bagaimana dengan kedua keluarganya?
🖤Sampaikah Shalsa & Cakra kehubungan yang serius?

Yuk kita cari tau kisah Shalsa & Cakra 😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pitriyani Calam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Makam Ayah

"Tapi suasana seperti ini yang membuat hati dan pikiran tenang, hidup apa adanya, tidak banyak neko-neko atau tuntutan hidup yang melebihi isi dompet" ucap Shalsa tertawa pelan

"Di kota gaya hidup nomor 1, lebih mementingkan gaya dari pada perut" sahut mama Shalsa menimpali

"Shalsa kapan rencana menikah?" tanya nenek

"Doain Shalsa ya nek, supaya mendapatkan jodoh yang bisa menerima Shalsa dan keluarga Shalsa, menikah bukan sekedar menyatukan 2 hati saja tapi juga menyatukan 2 keluarga" jawab Shalsa lembut sambil memegang tangan neneknya yang duduk di kursi roda

"Nenek selalu mendoakan yang terbaik untuk semua anak dan cucu nenek, jangan tinggalkan shalat mu ya" ucap nenek

"Aamiin, nenek juga harus selalu sehat ya, tungguin sampai Shalsa menikah" jawab Shalsa

"Semoga Allah memberikan umur lebih untuk nenek" ucap nenek membelai pipi Shalsa

"Nenek tunggu disini aja ya, soalnya jalan ke makam katanya lagi susah apalagi lagi musim hujan" tutur Shalsa

"Iya, nenek sudah tua juga nanti kasihan kalian harus gendong-gendong, lebih baik kamu jalan sekarang sebelum matahari semakin tinggi, ayah mu pasti sudah menunggu kedatangan anak bungsunya" ucap nenek senyum

Shalsa dan mama nya serta uwanya jalan menuju pemakaman keluarga yang berada di tengah-tengan kebun jati.

Perjalanan menuju ke sana melewati sawah, kali, dan hutan, Shalsa merekam perjalanan dari rumah hingga ke pemakaman.

"Kenapa malah sibuk main hp" tegur mama Shalsa

"Hanya mendokumentasikan perjalanan ke makam ayah, teman-teman Shalsa penasaran dan ingin main katanya ke kampung" jawab Shalsa

"Ya sudah tapi fokus jalannya, nanti kejeblos di aliran kali bahaya" ucap mama Shalsa mengingatkan anaknya

"Iya mah" jawab Shalsa

Sampai di pemakaman Shalsa mengucapkan salam dan membersihkan makamnya menggunakan kanebo basah dan halaman sekitarnya disapu dengan sapu ijuk, lalu sampah daun yang berserakan di bakar.

Sampah di sana hanya sampah daun, tidak ada sampah plastik dan lainnya.

Shalsa mulai mendoakan mendiang ayahnya, tak terasa airmata Shalsa menetes mengingat semua kenangan bersama sang ayah dari masa kecil hingga dewasa.

Mama Shalsa melihat anaknya menangis segera menghampiri lalu mengelus bahu anaknya, mama Shalsa tau kalau Shalsa benar-benar sedang membutuhkan sosok seorang ayah.

"Hapus air mata mu nak, jangan sampai menjadi beban untuk ayah, mama yakin Shalsa mampu menjalani ini semua, walau tanpa dukungan kakak-kakak" ucap mama Shalsa menenangkan anaknya

"Shalsa selalu berdoa, agar keluarga kita bisa kembali berkumpul seperti saat ada ayah dirumah, Shalsa kangen semua kebersamaan itu" jawab Shalsa

"Kakak-kakak mu nanti akan sadar bahwa mereka mempunyai adik yang masih membutuhkan kasih sayangnya, dan mereka nanti akan menyesal sendiri" sahut Uwa menimpali

"Yuk kita pulang, matahari semakin naik, jangan sampai anak mama menjadi hitam kulitnya" ucap mama Shalsa meledek

"Shalsa tidak pernah takut hitam" jawab Shalsa

Selesai berdoa dan menaburkan bunga, Shalsa juga meletakan bunga mawar 7 tangkai, dia sengaja membeli bunga itu hanya khusus untuk sang ayah tercinta.

"Ayah, Shalsa pulang duluan ya, semoga ayah bahagia disana dan kita bisa berkumpul di surga-Nya Allah" ucap Shalsa mencium batu nisan ayahnya

"Mari pulang, marilah pulang bersama-sama" sahut uwa

"Hahaha, uwa ada-ada saja" ucap Shalsa

"Alhamdulillah ada hiburan" jawab mama Shalsa

"Uwa, kebun cabai uwa yang sebelah mana?" tanya Shalsa

"Tadi kita melewati, sebelum sungai, ada pohon bambu, ya disitu tidak jauh" jawab uwa Shalsa

"Sudah panen belum?" tanya Shalsa

"Sudah, besok mulai dipetik sekalian sama timun dan juga tomat" jawab uwa

"Besok ajak Shalsa ya, Shalsa mau mencoba, sudah lama tidak main petik-petik gituan" ucap Shalsa

"Memang kalian pulang kapan?" tanya Uwa

"Masih tiga hari lagi, Shalsa kalau pulang kampung pasti ambil cuti panjang" jawab mama Shalsa menimpali

"Iya benar sekali, waktu itu hampir 3 bulan ya mah, Shalsa tidak bekerja, untung saja tidak di phk" ucap Shalsa tertawa

"Kebiasaan buruk mu itu neng" sahut uwa

Shalsa sudah disampai rumah peninggalan ayahnya yang dari kemarin dia tempati, Shalsa langsung mandi dan mengganti pakaian, baju yang di pakai ke makam langsung dia masukan ke dalam mesin cuci.

Mama Shalsa juga melakukan hal yang sama, karena katanya kalau kita habis kemakam harus membersihkan semuanya sebelum menyentuh barang-barang lain, kita tidak tau apa yang menempel saat di makam tadi.

Shalsa kembali menghampiri neneknya yang masih duduk di halaman depan bersama tetangga sebelah rumah.

"Nek, ini sudah siang apa tidak mau istirahat?" tanya Shalsa

"Nanti saja belum ngantuk" jawab nenek pelan

"Tapi jangan kelamaan duduk" ucap Shalsa

"Pas kalian ke makam nenek masuk ke kamar untuk rebahan, lalu tadi ada uwa surya dari desa sebelah datang" jawab nenek

"Uwa Surya nya mana, aku kangen pengen ketemu" ucap Shalsa

"Lagi pergi sebentar, katanya nanti balik lagi dan mau menginap disini" jawab nenek

"Uwa Surya sama siapa ke sini?" tanya Shalsa

"Sendiri, istrinya kan jagain cucunya" jawab nenek

"Harusnya di ajak ke sini, kan seru jadi ramai, sekali-sekali kumpul disini" ucap Shalsa

"Nanti kamu sendiri yang minta pada uwa Surya supaya main kesini ajak istri dan cucunya" jawab nenek membelai kepala Shalsa yang duduk di lantai samping kursi roda sang nenek.

Shalsa benar-benar menikmati suasana pedesaan, setiap sore Shalsa berkeliling kampung ke desa lain menggunakan sepeda motor.

Dan Shalsa paling suka melihat pertandingan di lapangan, pertandingan antara anjing dan babi yang di adu hanya untuk mencari siapa yang menang.

Di kampung Shalsa hal seperti itu sudah sangat biasa, bahkan anak-anak juga banyak yang menonton.

Para warga membuat kandang yang hanya terbuat dari kayu di buat lingkaran dengan tinggi 1m, dan dikasih lubang-lubang banyak untuk para penonton mengintip pertandingan tersebut.

Mungkin aneh tapi itulah kenyataan yang ada di kampung halaman Shalsa.

Dan setiap malam juga para warga selalu berjaga untuk menangkap babi hutan yang masuk lingkungan warga, lalu setelah di tangkap akan di buang jauh-jauh dari kampung tersebut.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara

⭐ Rate 5

👍🏼 Like

📝 Komen

🎁 Hadiah

🎟️ Vote

Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :

Cinta Zavier untuk Aisyah 👍🏼📝🎁🎟️⭐

Kesetiaan Cinta Yusuf 👍🏼📝🎁🎟️⭐

3.Beda Usia? Tak Masalah👍🏼📝🎁🎟️⭐

Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1👍🏻😊🙏🏻

1
🪐⃞⃝𝓞𝓻٭
wkwkwk,, udh biasa sendiri ya shalsa
🪐⃞⃝𝓞𝓻٭
pantas aja jd kepercayaan bos buat wakilin seminar☺
🪐⃞⃝𝓞𝓻٭
sederhana itu lebih baik
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Akhir yang sama sekali tak terduga, sama-sama masih saling cinta tapi harus berpisah 😭
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Ini pasti kekenyangan deh ntar, kan habis minum susu masa iya langsung makan
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Ponakan nya pinter banget ini, tapi tente nya juga ngga kalah pinter
🍁🎧Luka🎶❤
Jodoh tdk lari kemana. nanti pasti akan bertemu dgn jodoh kalian. semangt Cakra & Sha. Sad ending😞
🍁🎧Luka🎶❤
iya yaa Era. enakan di dlm selimut. tidur. 👍😄
🍁🎧Luka🎶❤
ga berasa kenyang, kalau msh ada makanan yg disuka. 👍🍔
༺⬙⃟⛅Veronika Lee
Endingnya tak terduga, fiks nyesek banget ini. Masih sama-sama saling cinta tapi harus berpisah 😭😭
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
Luar biasa keren banget ceritanya,
sukses selalu kak
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
betul itu, masih pacaran jadi masih jadi yang kedua, kecuali jika sudah SAHH
༺⬙⃟⛅Veronika Lee
Oh tentu saja, boleh banget kalau lagi kangen dong 🤭
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
iya lah kan masih kecil, Klo sendok besar ya tumpah isinya semua🤣🤣
༺⬙⃟⛅Veronika Lee
Betul mainan ponsen lama-lama itu ngga baik 🤧
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
Akhir yg sangat sedih. Smg bisa menemukan kebahagian kelak.🙏😞
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
Seorang onty yang baik, harus bijaksana ya sal, jangan sampe membedakan kasih sayangmu kepda ponakan yg lain, biarlah Era memiliki tempat istimewa dihatimu,
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
emang ya, yg lg kasmaran di mana2 sama sj. linduuuu. 😄
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
Benar Mama Shalsa. nanti ada ponakan yg iri atau cemburu.👍
🍒⃞⃟🦅Butter ᝯׁ֒ꫀᥣᥣіᥒᥱ༅
ℓσн кηρα ωєн 🤕👀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!