NovelToon NovelToon
Jodoh Aisyah

Jodoh Aisyah

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 5
Nama Author: siti aminah

Aisyah adalah seorang gadis berumur 21 th. ia di ajak tinggal dg saudaranya di sebuah pesantren.ia berteman dg santri putra bernama Riziq yg berumur 16 th. persahabatan mereka sangat dekat meskipun umur mereka terpaut jauh.
sampai suatu ketika Aisyah bertemu seorang ustad tampan bernama ustad Rasyid 24 th.yg tidak lain adalah kakaknya Riziq.

Aisyah dan ustad Rasyid saling mencintai ...namun takdir berkata lain .ustad Rasyid di jodohkan dg salah satu ustajah di pesantren itu.
begitu sedihnya Aisyah dikala itu .
iapun beberapa kali di jodohkan oleh orang tua angkatnya namun selalu gagal dg beberapa alasan...

namun tak di sangka jodohnya adalah... ? ?

ikuti terus kisah Aisyah....



baca juga ya novelku yg pertama ANDAI MEREKA TAU...makasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti aminah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Puisi balasan

Kini Riziq sudah berlari kembali menuju perkebunan, meskipun ia lelah dan cape namun ia nampak senang dengan kedekatan Aisyah dan kakaknya itu. Senyum bahagia nampak di raut wajahnya.

"Uni " teriak Riziq ketika hampir sampai di perkebunan, ia nampak ngos ngosan ketika sudah berdiri di hadapan Aisyah.

"Lama lama kamu seperti pesawat terbang mondar mandir terus, tepatnya seperti belalang hinggap sana hinggap sini "celetuk Dewi, Aisyah hanya tersenyum.

"Ini dari aang Rasyid " ucap Riziq sambil memberikan puisi balasan dari ustad Rasyid.

perlahan Aisyah menerima dan membacanya, karna begitu penasaran Dewi pun ikut membacanya meskipun Riziq sudah melarangnya.

"Seorang bidadari duduk di hadapanku

Melantunkan surah Arrahman

Dengan begitu merdunya ,

Ku selipkan anak rambut

Yang menghalangi telingaku .

Tak ingin ku lewatkan

Setiap kata yang terucap dari bibir cantiknya

Suara merdunya mengiang ngiang ditelingaku

Mataku tak ingin berkedip

Pikiranku pun tak ingin berpaling

Dari sosok bidadari

Yang masih setia duduk di hadapanku

Bukan maksudku untuk berbuat dosa

Bukan pula tidak bisa menguasai nafsu

Entah mengapa wajahnya terkunci

dalam pikiranku

Suaranya pun masih menari nari di telingaku

Bolehkah aku mengenalnya

Sang bidadari cantik pelantun surah Arrahman

 

dari : Muhammad Rasyid al fiqri

 

Setelah membaca tulisan dalam kertas itu Aisyah tersenyum bahagia, perasaan yang ia pendam ternyata terbalaskan, berasa bunga bunga berlarian menghampirinya senyum lebar begitu nampak di raut wajah cantiknya.

"Aisyah, kau yang mendapatkan puisi itu kenapa aku yang meleleh, puisinya bagus ada sesuatu saat aku membacanya, ini seperti curahan hatinya ustad Rasyid, oh Aisyah entah kenapa tubuhku terasa langsing saat aku membacanya "tutur Dewi, Riziq malah mengeryit heran.

"Apa hubungannya " tanya Riziq heran.

"Eh bocah ingusan kau tidak akan mengerti " jawab Dewi. Namun Aisyah tak memperdulikan omongan mereka ia sedari tadi terus tersenyum, ini kali pertamanya ia merasakan yang namanya cinta.

"Cieeeee si uni lagi jatuh cinta " ledek Riziq, membuat wajah Aisyah merah merona .

"Jangan menggoda uni seperti itu, uni kan malu " ucap Aisyah sambil menutup wajahnya dengan selembar kertas puisi itu.

"Aisyah aku bahagia melihat mu bahagia " ucap Dewi sambil memeluk Aisyah. Kini Riziq pun sudah merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Aisyah, belum saja ia memeluk Aisyah, Dewi langsung menepis tangan nya Riziq.

"Kau tidak boleh memeluknya, ada larangan untuk itu " gerutu Dewi, hingga Riziq mengerucutkan bibirnya dan mengurungkan niatnya untuk memeluk Aisyah.

"Aku kan calon adik iparnya " ucap Riziq.

Ketika matahari hampir tenggelam, mereka pun pergi untuk pulang ke rumah masing masing.

* * * * *

Sesampainya di rumah, Riziq langsung masuk ke rumah sambil mengucap salam, namun tak ada yang menjawab salamnya. la berpikir ustad Rasyid telah pergi ke mesjid. Namun tiba tiba Riziq terkejut melihat kakaknya sedang duduk di teras belakang rumah sambil memegangi kertas yang bertuliskan puisi dari Aisyah, entah sudah berapa puluh kali ustad Rasyid membacanya, ia begitu senang mendapat puisi dari Aisyah, senyum manis selalu nampak dari wajah tampannya ketika ia membaca puisi itu.

"Cieeee cieeee tidak bosen apa di baca terus, jangan di liatin terus kertasnya yang harus di liat itu orang yang nulis puisinya " ucap Riziq menggoda. Ustad Rasyid yang mendengar pun sedikit kaget, pasalnya ia tak menyadari kedatangan adiknya itu.

"Riziq kau mengagetkan saja " ucap ustad Rasyid.

" Apa aang melihat wajah uni Aisyah di kertas itu ? " tanya Riziq sambil tersenyum senyum.

"Bicara apa kau ini " ucap ustad Rasyid.

"Cepat halalin uni Aisyah biar aang bisa menatap langsung wajah cantiknya uni ku "

Ustad Rasyid malah tersenyum saat adiknya menyuruhnya untuk menikahi Aisyah.

"Bicaramu seolah olah kau ini laki laki Dewasa yang sedang menyuruh anaknya untuk segera menikah, sudah kubilang bersikap Dewasa sebelum waktu nya itu kurang baik " tutur ustad Rasyid. Riziq malah cengengesan.

" Sungguh aku bahagia ang jika aang berjodoh dengan uni Aisyah, restuku selalu untuk kalian" tutur Riziq.

"Do'akan saja aangmu ini " ucap ustad Rasyid.

"Aku selalu berdo'a untukmu, aku juga selalu berdo'a untuk kebahagiaan uni Aisyah, karna kebahagiaan uni Aisyah adalah segalanya bagiku, aku rela melakukan apa saja untuk kebahagiaannya " tutur Riziq menjelaskan.

Ustad Rasyid hanya tersenyum, terkadang ia merasa cemburu pada adiknya itu, karna Riziq lebih menyayangi Aisyah dari pada dirinya kakaknya sendiri.

"Insya allah aku akan menjaga uni mu itu seperti aku menjagamu selama ini " ucap ustad Rasyid meyakinkan. Riziq pun tersenyum.

"Aku percaya padamu ang, hanya kau yang dapat membahagiakan uni ku, aku yakin itu. tapi kau jangan lupa ya ang akan ancamanku selama ini kalau kau berani menyakiti uni Aisyah maka kau akan kehilanganku " tutur Riziq mengingatkan. Ustad Rasyid terdiam ia seperti mendapat ancaman dari adiknya itu.

"Kau seperti sedang mengancamku Ziq " ucap ustad Rasyid.

"Anggap saja seperti itu, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti uni Aisyah termasuk dirimu " tutur Riziq menegaskan.

Ustad Rasyid hanya tersenyum.

"Aku akan berusaha untuk itu " ucap ustad Rasyid pasti.

1
S.R ciplux
assalamu'alaikum. hehe gak bosen2 baca ini berkali2
نور✨
hahahaha 😂😂😂😂
نور✨
ale ale
نور✨
aku malu bacanya Aisyah, apalagi kamu Aisyah yg ngomong 😭🤣🤣
نور✨
malu banget ya Allah 😂😂, dihadapan orang yg disukai lagi, dobel malunya
Rahman Djafar
aku sudah baca semua novel karya mbak kapan novel barunya semua novel bagus dan lucu.
Daffa Bintang
Bun. mn lagi ni cerita d pesantren
Rizky Alfian
klo udah masuk part nya ustad usman siap2 ngakak 🤣🤣
Rizky Alfian
😭😭😭😭
Rizky Alfian
🤣🤣🤣🤣
Sari
iya tatapan matamu ustadz Rasyid kaya mesin penggilingan yang sudah merobek-robek hati Aisha/Hey/
Sari
Alhamdulillah Aisha punya orang tua baru/Heart/
Sari
modus tuh ustadz Rasyid/Sleep/
Sari
ngaku jadi kakaknya Rizieq di depan Kaka aslinya/Facepalm/
Sari
patah hati sebelum di mulai dan aku susah move on dari rasa kecewa Aisha ke ustadz Rasyid 😥
Sari
semangat Uni Aisha ❤️
Sari
suka banget sih sama karyanya Ka author ini, sukses selalu author ❤️❤️❤️
Sari
lagi rindu Aisha dan Rizieq, mampir aku Thor baru download novel ini lagi🤭
Anvi
masih menunggu cerita fawaz dengan sabar. btw bakalan di up gak sih kak, pindah aplikasi juga tak masalah yang penting ada kelanjutannya
zeus
Knp g si rasyid yg di pindah? Membagongkan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!