Sejak kecil Sella sudah ditinggalkan oleh Mama nya. Tak lama kemudian Papa Sella menikah lagi dengan wanita kejam. Sella diperlakukan dengan tidak baik oleh Mama tiri nya.
Saat besar Sella dipaksa untuk menikah dengan pria yang tidak dikenalinya. Sella tidak setuju menikah dengan pria itu karena Sella sudah memiliki pacar, Sella tidak mau menghianati pacarnya.
Tapi siapa sangka, ternyata pacar dan adiknya bersekongkol menjebak dirinya.
Sella sangat kecewa dengan keluarga nya.
NB: Cerita novel diperbarui
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alexander, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 28
Jangan lupa dukungannya (^^)
...***********...
William mengguncang-guncang kan tubuh Sella yang sedari tadi tidak mau bangun. William menyuruh supir untuk menambah kecepatan mobil agar sampai di rumah dengan cepat.
"Sella.. Hei Sella sadarlah" Ucap William berusaha membuat Sella sadar.
Tak lama kemudian Sella tersentak. "Ahk!!" Sentak nya kaget.
Sella mengeluarkan keringat dingin, wajah nya pucat, ia seolah-olah tidak sadar dengan diri nya saat ini. Pikiran nya kosong, ketakutan terdapat pada diri nya. Napas nya juga tidak teratur.
"Sella??" William mendekatkan wajah nya ke wajah Sella.
Sella mulai sadar. "A..apa..?" Ucap Sella dengan nada rendah.
"Kau tidak apa-apa?"
Sella mengingat peristiwa tadi. "Ba.. bangunan ta..tadi" Ucap Sella ketakutan.
"Bangunan apa Sella?" Tanya William heran.
"Ta..tadi.."
"Kita tadi memasuki nya dan..dan.. aku melihat mu bisa berjalan.." Ucap Sella blak-blak kan.
William terdiam
"????"
"Tidak. Kita tidak memasuki ruangan itu sayang, kita juga tidak ada keluar dari mobil. Lagian aku juga cacat, bagaimana bisa berjalan?" Jelas William.
Masuk akal sih, tapi tadi seperti nyata. Apa aku hanya bermimpi?
"Mungkin itu efek karena kamu kelelahan. Sampai rumah istirahat saja, jangan kemana-mana" Ucap William.
"Em apa itu memang hanya mimpi? Tadi emang kita ga ada berhenti ya?" Ucap Sella penasaran.
"Tidak Non, mungkin Nona hanya bermimpi buruk" Jawab supir meyakinkan Sella.
Sella mengingat kejadian itu terus-menerus. Ia meyakinkan apa itu nyata atau hanya mimpi. Tapi William dan supir mengatakan bahwa mereka tidak ada turun dari mobil dan tidak masuk ke dalam ruangan itu. Jadi tadi hanya mimpi? Yah sayang sekali, andai mimpi itu jadi nyata. Kalau yang tadi nyata bukan kah William bisa berjalan? Apa kaki nya tidak bisa disembuhkan lagi ya? Andai kaki William tidak seperti ini, pasti dia tidak kesusahan untuk pergi kemanapun. Hufttt.
William memerhatikan Sella yang terus berpikir keras. "Sudah aku bilang kamu jangan banyak berpikir, istirahat oke? Ini demi kesehatan kamu juga sayang" William mencium kening Sella.
"Aku tau...tapi kita belum sampai di rumah bagaimana mau istirahat?!" Ucap Sella.
William menunjukkan paha nya. "Disini"
DEGG..Hua apa-apaan itu. Wajah Sella memerah.
"Aku takut" Ucap Sella dengan wajah imut nya dan pipi yang merah.
Pffttt kenapa bisa seimut ini? "Tidak perlu takut, aku menerima mu dengan senang hati" William menarik pelan kepala Sella ke atas paha nya.
"Ma.. makasih.." Ucap Sella pelan.
"Apa?"
"Terimakasih sudah ada untukku" Ucap Sella dengan malu.
Ah bodoh, kenapa aku mengatakan hal yang memalukan.
"Hahaha aku adalah suami mu, aku akan selalu ada untuk mu" Ucap William yang membuat Sella semakin malu dan mengakhiri pembicaraan.
Supir hanya mendengar setiap perkataan romantis William dan Sella. Ia sangat senang karena Tuan nya telah berubah. Dari yang dulu sedingin es dan sekarang sudah menjadi agak hangat. Syukurlah ada Nona Sella, ia mau menerima Tuan apa adanya. Aku juga sangat senang karena Tuan tidak menolak pernikahan ini. Sebelumnya Tuan menolak semua wanita yang datang untuk menikahinya, bahkan Tuan juga tidak pernah menemui wanita yang ingin menikah dengannya, Tuan selalu berkata, melihat wajah nya saja aku sudah jijik. Yah begitulah sifat Tuan, Tuan tidak suka dengan wanita yang hanya mencintai uang.
...************...
Hallo all, jangan lupa like, komen, dan fav
Apa susah nya ngasih like, like itu gratis kok
Jangan lupa kasih gift atau vote ya
Author sangat berterima kasih dengan dukungan kalian(^^)