NovelToon NovelToon
Selingkuhan Berhasrat

Selingkuhan Berhasrat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Clue

Keluarga suamiku merendahkanku setiap hari, aku di jadikan babu di rumah itu, rumahku sendiri. Tapi suamiku tak peduli, ia hanya bisa terus berselingkuh dengan wanita di Bar.
Satu malam, aku mabuk berat dan tidur dengan pria asing yang ku temui di parkiran, kami melakukannya di mobil.
"Ah...lakukan dengan pelan." Kataku, karena hanya itu yang bisa ku balas pada dunia yang menyakitiku.
Tapi aku tak tau, pria itu ternyata....ketua organisasi paling berbahaya di kota ini.
Sekarang aku terjebak
Antara pernikahan yang akan membunuhku pelan pelan, atau pria yang bisa membunuhku dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Clue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Gedung Anata group

Sebuah mobil datang dengan laju yang cukup cepat dari kejauhan, debu dari jauh berterbangan karena goresan ban yang keras. Mobil hitam mengkilat datang dengan kemewahan. Dari kursi penumpang, seorang wanita keluar, heels nya yang tinggi menapak di aspal hitam. Setengah dari keanggunan badan itu keluar dari mobil.

Dress abu-abu dengan Cardigan putih berbulu lembut terpakai di tubuhnya. Di sertai rambut yang tergulung rapi di kepala.

Clare sampai di sana dengan taxi yang di pesannya tepat pada pukul 07.00, membuat ia tak sengaja berpapasan dengan wanita anggun itu.

Di parkiran, Clare sedang terdiam menyiapkan mental untuk memulai kerja, dengan baju yang tampak sudah tak asing ia kenakan. Tiba-tiba dari bahu terasa ada yang menepuknya pelan.

Clare menoleh ke belakang, Ia melihat wanita tua yang masih terlihat anggun tersenyum ramah padanya

"Nona" sapanya

Clare terdiam ia tak tahu harus merespon bagaimana. Jadi, Clare tersenyum balik padanya

Wanita itu melirik Clare dari ujung sepatu hingga ujung rambut, namun tak ada rasa tidak suka yang ia pancarkan, hanya senyum yang terlihat di pipinya yang keriput.

*Begitu bagus jika dia menjadi cucu menantu ku* batin nya

"nona, wajahmu sungguh indah" ungkap wanita tua itu, wajahnya berseri seolah kagum

"anda juga, nyonya" jawab Clare

"apa kamu seorang karyawan di sini" tanyanya

"Iya, hari ini hari pertama saya bekerja" jawab Clare, suaranya sedikit gugup

Wanita tua itu tersenyum lebar. "Jika seperti itu, mari masuk bersama. Saya juga ingin menemui cucu saya"

Clare mengangguk. "Baik, Nyonya."

Mereka berjalan berdampingan menuju lobi gedung Anata Group. Satpam langsung membungkuk hormat begitu melihat wanita itu.

"Selamat pagi, Nyonya besar"

Nyonya besar? Clare melirik sekilas ke sampingnya, ia tersadar sesuatu

Di meja resepsionis mbaknya langsung berdiri, begitu melihat wanita yang berjalan bersama Clare

"Selamat datang, nyonya besar" sapanya, ia menunduk dengan sikap profesional nya

Semua orang menyapanya layaknya ratu, Clare menyadari bahwa wanita di sampingnya itu bukanlah orang biasa

"Halo, saya Clare asisten baru tuan Jhon" ujar Clare, segan

"Baik! Silahkan anda menemui tuan Jhon, di lantai 24"

Clare tersenyum mengangguk, lalu berpamitan dengan nyonya itu

Lantai 24 gedung Anata

Jhon duduk di kursinya, membolak-balik dokumen yang harus ia tanda tangani

Bima Sedang berdiri dekat sofa, menatap ke jendela lebar seperti mengawasi

"Nyonya dan nyonya tua sudah bertemu, tuan" ucapnya tiba-tiba. "Mereka sepertinya sudah akrab"

"Siapa yang memulai pembicaraan?" tanya Jhon sembari terus fokus dengan kertas nya

"Sepertinya nyonya Leonor" Jawab Bima

"Apa nenek tua itu sudah tahu tentang saya dan Clare!" Jhon berhenti, pandangan nya mengarah ke Bima

"Belum, tuan. Saya belum memberi tahu nyonya tua tentang anda"

"Baiklah, kembali ke kantormu!" perintah Jhon

Bima berbalik. Ia menunduk ke arah Jhon seolah berkata 'baik'. Lalu meneruskan langkahnya.

Beberapa menit berlalu setelah Bima pergi

Tok... tok...

ketukan pelan terdengar. Jhon menoleh ke arah pintu, tersenyum. Seperti sudah tahu orang di balik pintu siapa.

"Masuk" sahutnya

Gagang pintu berputar..

Clare masuk, ia menutup kembali pintunya. Berjalan ke arah Jhon tanpa membawa apapun

"Apa yang harus saya kerjakan, tuan" ucapnya

Jhon mengulurkan tangannya, menggerakkan dua jari. memerintah untuk Clare mendekat ke sisinya

Clare mendekat, tangannya terus memegangi tali tas yang ia selempangkan, terlihat seperti gadis lugu

Jhon menarik Clare

Dengan satu tarikan kuat di pergelangan tangannya, tubuh Clare langsung kehilangan keseimbangan

"Ah!"

Clare duduk di pangkuan Jhon, tangan Jhon yang kekar dan berurat melingkar di pinggang Clare, menahannya dengan erat

"lepaskan aku tuan Jhon, ini kantor!" berontak Clare

"lalu? Apa masalahnya, ini kantorku" jawabnya lantang

Tubuh Clare menegang, Pipinya memanas. Ia berusaha mendorong dada bidang itu, tetapi tenaga Jhon terlalu kuat. Dari celah jendela kaca, cahaya matahari menyorot masuk, membuat bayangan mereka berdua terlihat jelas di lantai marmer.

"tapi, bagaimana jika orang lain melihat!"

"biarkan saja mereka melihat, mata yang mereka gunakan bukan milikmu"

Kening Clare mengerut, alisnya bertaut, napasnya tersengal mendengar kalimat Jhon yang sungguh tidak tahu malu.

Jhon menatapnya lekat. Mata hitam itu menggelap, menelusuri wajah Clare dari ujung rambut hingga bibir. Rahangnya mengeras. Nafasnya berat, terdengar jelas di ruangan yang hening itu. Jari-jarinya tanpa sadar mengusap pelan pinggang Clare.

Udara di ruangan terasa menipis. Jam dinding berdetak pelan, satu-satunya suara selain napas mereka yang saling bersahutan. Clare menunduk, menghindari tatapan itu. Bahunya bergetar.

Jhon sedikit memiringkan kepala. Dagunya hampir menyentuh bahu Clare. Ia menghirup dalam-dalam wangi rambut Clare.

"tak tahu malu!" gumam Clare

"sayangnya aku memang begitu"

Tiba-tiba dari luar terdengar suara sentuhan heels dengan lantai marmer yang bersahutan, mendekat.

Clare menoleh, wajahnya panik, ia memberontak, tetapi Jhon hanya tersenyum lebar melihat wajah Clare

"Lepas! Akan ada orang yang datang!"

Jantung Clare berdentum, tangannya mencakar dada Jhon, mencoba melepaskan diri. Namun pelukannya tidak bergeser sedikitpun.

Langkah itu tepat di depan pintu. Ada jeda

Gagang pintu berputar pelan

Wajah Clare memucat. Napasnya tercekat di tenggorokan. Ia memejamkan mata, bahunya turun, pasrah

Jhon menunduk, bibirnya nyaris menyentuh pelipis Clare, terasa hangat.

"Tenang" bisiknya pelan

Krek!

Pintu terbuka.

Sosok di ambang pintu terdiam sesaat

Dia adalah Leonora Anata yang sering di sapa sebagai nyonya Leonor, nenek Jhon dari pihak ayah.

Mata nyonya Leonor berbinar melihat Clare, senyum lebar merekah di wajahnya yang tenggelam dalam keanggunan seorang nyonya tua bangsawan. Langkahnya ringan, tanpa ragu sedikitpun. Ia langsung masuk dan menutup pintu di belakangnya, mendekat menghampiri Clare yang masih menunduk memejamkan mata

"nona" ujar nyonya Leonor, lembut

Clare tak asing mendengar suara itu, seperti suara sapaaan yang tadi ia dengar. Clare mengangkat pandangan.

Matanya terbuka perlahan, menoleh lurus

"Anda!" mata Clare membesar seketika. Ia langsung melirik ke belakang

"Apa cucu yang anda maksud adalah tuan, Jhon?" Ucap Clare, lirih

Nyonya Leonor tersenyum lebar, matanya tak berhenti berbinar

Clare menunduk dalam-dalam, rasa malu menyelimuti nya. Tangannya tanpa sadar mencengkram lengan Jhon

"Nenek" sapa Jhon, suaranya rendah, datar

Nyonya Leonor tak melirik Jhon sedikitpun, tangannya langsung meraih Clare, merebutnya dari pangkuan Jhon.

Mereka berdua berjalan ke arah sofa, berpegang layaknya orang yang sudah kenal lama

"hmph, sudah ada cucu menantu hingga tak sempat menyapa balik cucu kandungnya" gerutu Jhon, ia kesal namun ada perasaan bahagia

1
Nona Cloe
ges kasih ulasan Yach😘
Hamzah
W untuk mbok Lastri ❤️‍🩹
Hamzah
noo mertua matre 🥲
Hamzah
belum apa - apa udah tegang aja nih🗿
Hamzah
halo kak, aku mau baca kalau ada waktu, jangan lupa saling support 😇
Starval
Waduh kak jadi takut, jangan lupa mampir ya kak saling suport
Maharani Martosono
😄
Nona Cloe: rating dong kak, makasih 😘🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!