menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kunjungan menuju barvatia
Yaboath yang baru terbangun dari tidurnya segera menuju tempat pemandian serta memerintahkan para anak buahnya untuk segera mengemasi barang-barangnya, selain itu yaboath juga memerintahkan para pelayannya untuk menyiapkan pasukan besar agar mengawalnya dalam perjalanan,
Di tempat lain para pasukan barvatia di persiapkan untuk di kumpulkan guna melakukan penjagaan terhadap kaisar mereka, para pasukan segera menyiapkan persenjataan mereka, serta para angkatan Laut menyiapkan kapal kapal perang mereka,
di tempat lain para pasukan juga menjarah barang barang milik para bangsawan nordonia dan para tuan tanah mereka di wajibkan membayar upeti karena kaisar yaboath ingin membawakan harta tersebut menuju kekaisaran barvatia, di istana yaboath yang baru selesai mandi langsung segera mengenakan pakaiannya dengan di bantu oleh para pelayannya dia dan sang ibunda segera berkumpul dengan para pasukan mereka, yaboath segera menaiki kereta kudanya dengan sang ibunda dan permaisurinya mereka segera menuju pelabuhan dalam perjalanan mereka di kawal dengan banyak pasukan masyarakat segera di singkirkan dari jalanan, mereka yang menutupi jalan langsung di hajar, para pasukan barvatia banyak yang menutupi jalan agar masyarakat tidak berpapasan di jalan dengan rombongan kaisar, mereka di pandang buruk oleh masyarakat nordonia yaboath merasa tak perduli dengan tatapan mereka, dirinya hanya ingin membalas dendam kepada semuanya sang ibunda pun menegur yaboath kalau dirinya tak boleh melakukan tindakan kejam dengan rakyatnya yang merupakan saudara sebangsa, yaboath pun terdiam serta merenungi perbuatannya setelah itu yaboath pun menyandarkan kepalanya kepada sang ibunda.
di tempat lain para pasukan angkatan Laut barvatia segera menyiapkan meriam meriam mereka dan menyiapkan logistik untuk perjalanan mereka, kemudian tibalah para rombongan kaisar yaboath mereka di sambut oleh pasukan angkatan Laut dan di persilahkan untuk menaiki kapal mereka, kemudian mereka segera memulai perjalanannya mereka segera mengibarkan bendera mereka dan segera menuju barvatia, dengan diikuti oleh iringan pasukan angkatan Laut barvatia mereka segera memacu kapalnya dengan cepat, para bangsawan berpesta di atas kapal mereka serta menari bersama para budaknya, beberapa dari mereka juga sedang tertidur sejauh mata memandang tidak ada yang berani menghadang rombongan tersebut para pasukan barvatia mengelilingi Kapal para bangsawan barvatia, sedangkan di barvatia masyarakat mulai menyiapkan sambutan untuk kedatangan kaisar mereka para pasukan barvatia yang berada di sana melakukan pengamanan kepada wilayah sekitar agar tidak terjadi serangan, masyarakat mulai merasa gembira dengan kedatangan kaisar mereka mereka juga menyiapkan karangan bunga kepada yaboath,
kemudian tibalah rombongan kaisar yaboath mereka pun mendarat menginjakan kaki mereka diatas tanah barvatia, masyarakat mulai menyambut kaisar mereka melempari bunga dan mulai berbondong bondong mulai mendekat, akan tetapi para pasukan barvatia mulai mengamankan jalur sehingga masyarakat tidak bisa terlalu dekat, beberapa masyarakat mulai memberikan karangan bunga mereka kepada yaboath sang ibunda dan kepada istri istrinya, mereka mulai berpesta masyarakat merasa gembira dengan kunjungan tersebut, yaboath dan rombongannya mulai menaiki kereta kuda menuju istana mereka, para pasukan mereka mengawal agar tidak ada masyarakat yang mendekat menuju sang kaisar.
Sesampainya di istana yaboath yang merasa lelah hanya duduk saja sambil rebahan istrinya pun memijatnya dengan lembut, pada saat itulah yaboath memerintahkan pelayannya untuk segera membagikan harta harta jarahan kepada masyarakat, para pasukan barvatia mulai menyebarkan pengumuman soal pembagian harta jarahan mereka, masyarakat mulai berkumpul di tempat tempat yang di tentukan seperti kantor kantor administrasi, masyarakat yang antusias langsung menuju lokasi lokasi yang di berikan mereka mulai mengantri dengan tertib, beberapa dari mereka mendapatkan benda benda berharga milik para bangsawan nordonia, beberapa juga mendapatkan koin emas dan emas perhiasan, masyarakat merasa senang dengan hasil jarahannya,
Sedangkan di beberapa wilayah para masyarakat mulai merasakan ketidakadilan seperti di wilayah bornia beberapa dari masyarakat mulai menyerang kantor administrasi, dan membakarnya, para pasukan barvatia kemudian mengamankan wilayah tersebut, beberapa prajurit terluka akibat keributan beberapa masyarakat mulai di tangkap karena kerusuhan tersebut,
Sedangkan di pabrik roti kekaisaran mereka mulai kehabisan darah untuk membuat roti akhirnya, sekali lagi mereka mulai memerintahkan masyarakat mereka untuk mulai menyiapkan stok darah untuk mereka semua, pengumuman di sebarkan kalau kekaisaran membutuhkan darah lagi, masyarakat yang mendengar hal itu langsung segera berkumpul dan mengantri dengan tulus mereka memberikan darah mereka, para pasukan mulai menyedot darah rakyat barvatia, begitu juga dengan darah di negara bagian lainnya seperti bornia dan erdonia, masyarakatnya juga menyumbangkan darah untuk kekaisaran.
para pekerja pabrik roti yang mendapatkan banyak stok darah mereka langsung saja menggunakan darah darah tersebut kedalam roti mereka dan mencampurnya dengan adonan.
Di nordonia para pasukan barvatia mulai memaksa masyarakat untuk menyerahkan panen mereka, banyak masyarakat yang terluka akibat perlakuan kasar tersebut, hingga akhirnya masyarakat nordonia mulai melawan para pasukan barvatia merasa sedikit kewalahan akan tetapi tetap nekat melawan dan menembakan meriam kepada para rakyat yang memberontak, para masyarakat mulai nekat menyerang dengan senjata seadanya serta membakar para pasukan barvatia, mereka mulai menggunakan senjata senjata api untuk meredam kemarahan warga serta memanggil para pasukan raksasa setinggi 15 meter, kemudian para raksasa tersebut menakuti para warga yang memberontak, sedangkan di tempat lain para pangeran nordonia mereka segera di masukan kedalam sel sel mereka beberapa pangeran mulai terkena penyakit dan memiliki tubuh yang sangat kurus,
para pangeran tersebut memiliki banyak luka di tubuh mereka juga sering di pukuli, mereka mulai memasuki sel sel mereka yang sempit dan bertumpuk para pangeran tersebut juga di siram dengan air panas di ruangan sempit tersebut agar semakin tersiksa, Sedangkan di tempat lain yaboath sedang bersantai dengan di pijat oleh para pelayan wanita cantiknya, yaboath juga merasa lelah akibat mengurus kekaisarannya, dia merasa pusing dengan semuanya, yaboath juga di datangi oleh para bangsawan dan menterinya mereka siap untuk menundukkan rakyat nordonia agar patuh, segera setelah itu para menteri di perintahkan yaboath untuk mengirimkan roti roti tersebut menuju nordonia.
Di tempat lain para pasukan barvatia sedang menembaki para pemberontak hingga mereka semuanya berlumuran darah, para pasukan barvatia juga membakar bangunan milik warga akan tetapi ketika mereka ingin lanjut membuat kekacauan para pasukan barvatia di tegur oleh para raksasa, mereka di sarankan untuk berhenti dan tidak berbuat kekacauan, akan tetapi dengan arogan pasukan barvatia menolak dan tidak mau menurutinya, setelah itu mereka malah menembak mata raksasa itu, raksasa tersebut yang merasa matanya perih langsung berontak tak bisa dia sambil memegangi matanya dia langsung meremukan tubuh prajurit itu hingga hancur tak bersisa.