NovelToon NovelToon
Kaisar Keadilan

Kaisar Keadilan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Perperangan / Fantasi
Popularitas:318
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Rio

menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

teror di nordonia

Para selir yang sudah memakan makanan mereka sampai habis akhirnya mereka di keluarkan dari kurungan mereka mereka di perintahkan untuk segera menanam sayuran sebagai hukuman, beberapa dari mereka muntah akibat makanan yang mereka makan, akan tetapi para sipir membiarkan saja mereka seperti itu, sedangkan di tempat lain para pasukan angkatan Laut barvatia sedang sibuk menjaga pos pos mereka agar para pedagang dari kerajaan lain membayar uang keamanan kepada mereka, akan tetapi ada kapal dari kekaisaran numeria nekat masuk tanpa membayar dan melewati pos pemeriksaan di lautan mereka pun di kejar, kapal kapal tersebut di beri peringatan dengan para pasukan barvatia akan tetapi mereka menolak serta enggan berhenti, hingga akhirnya pasukan barvatia pun menembaki kapal kapal kekaisaran numeria tersebut mereka tetap enggan berhenti justru balik melakukan serangan, sehingga suasana yang awalnya tenang langsung berubah jadi panas pasukan barvatia segera menembaki kapal numeria dengan meriam mereka hingga kapal kapal numeria hancur, akan tetapi pasukan barvatia juga mengalami kehancuran akibat serangan dari numeria.

Beberapa dari pasukan barvatia melarikan diri untuk mencari bantuan mereka segera meminta pertolongan dari para pasukan lainnya, beberapa kapal kapal kekaisaran numeria berhasil meloloskan diri mereka segera kabur dari kapal perang angkatan Laut barvatia, akan tetapi di perjalanan kapal dagang numeria di hadang oleh para pasukan barvatia mereka menghentikan kapal kapal dagang tersebut lalu mereka menyandera para kru dan orang orang di kapal tersebut, akan tetapi satu kapal di biarkan pulang menuju numeria, para pedagang nakal numeria yang enggan membayar segera di bawa menuju kedaratan agar mereka di kurung di penjara, sedangkan di tempat lain para pangeran sedang berkumpul di sel penjara bawah tanah yang panas mereka sangat lesu lemah dan merasa kelelahan para pangeran sudah tidak bisa lagi hidup enak mereka akan mati secara perlahan lahan,

para pangeran juga hanya bisa duduk termenung meratapi nasib mereka, sedangkan para penjaga penjara sedang berkumpul santai saling bercanda mereka senang dan tidak merasa tersiksa.

Para masyarakat nordonia yang merasa diri mereka akan dijadikan budak mereka melarikan diri menuju wilayah lain beberapa dari mereka nekat melakukan bunuh diri, di istana kekaisaran yaboath di berikan laporan oleh para staff istananya kalau warga nordonia mereka merasa terjajah dan ingin melarikan diri beberapa juga merasa akan di jadikan budak, sang ibunda yang mendengar hal tersebut memohon kepada yaboath agar rakyat tak dilibatkan dalam dendamnya, sang ibunda menjelaskan "biarkan rakyat aman agar kekaisarannya tetap berdiri lampiaskan saja semuanya kepada para bangsawan dan petinggi kekaisaran nordonia jangan kepada masyarakat" yaboath yang mendengarnya pun menurutinya dia pun langsung mengeluarkan perintahnya kepada seluruh militernya agar tak mengusik warga nordonia yang tidak memiliki hubungan apa apa dengan pihak rezim kekaisaran nordonia yang sebelumnya.

Para pasukan utusan tersebut langsung mengirimkan pesan kepada para prajurit barvatia "perhatian kaisar yang mulia yaboath memerintahkan para prajurit kekaisaran untuk tidak mengusik atau mengganggu rakyat nordonia yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan pemerintah sebelumnya dan jika masih ada yang melanggar maka akan di hukum mati" para prajuritnya pun langsung melaksanakan perintah sang kaisar dengan cara melepaskan warga nordonia yang sudah mereka Tawan, sedangkan di tempat lain para pasukan angkatan Laut barvatia sudah mendarat mereka langsung memenjarakan para pedagang numeria para pedagang di interogasi mereka ditanyai "untuk siapa kalian berdagang"

mereka menjawab "kami berdagang untuk perusahaan dagang kekaisaran numeria atas perintah kaisar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat numeria"

"kenapa kalian tidak mau berhenti dan tidak ingin membayar uang keamanan di wilayah kami" tanya para pasukan

mereka pun menjawab "kami tidak perlu membayar karena dari dulu memang begitulah aturannya siapapun yang lewat perairan benua nordonia gratis lewat"

para pasukan barvatia kemudian menjelaskan "mohon maaf tuan tuan untuk sekarang tidak lagi gratis karena sekarang nordonia memiliki kaisar baru serta berwibawa tuan tuan harus bayar dengan biaya yang kami tawarkan untuk melewati wilayah laut kami".

Para pedagang numeria merasa bingung dengan pergantian aturan tersebut serta merasakan keberatannya, akan tetapi para pasukan barvatia merasa kalau hal itu sudah jadi aturan mutlak mereka harus bayar atau akan di usir, para pedagang tersebut di masukan ke sel khusus yang aman serta terawat sambil menunggu jemputan dari kekaisaran numeria, di tempat lain para kaum republikan mulai mengusik kekaisaran numeria mereka mulai membakar pos pos keamanan numeria serta menembaki para pasukan numeria hingga tewas berguguran, beberapa pasukan republikan juga nekat mengibarkan bendera Republik mereka, aksi tersebut sampai ke telinga kaisar orlumbus |||dia memerintahkan para pasukannya untuk segera menangkap para pasukan republikan yang nekat melawannya,

telah terjadi pertempuran kecil antara para kaum republikan dan pasukan numeria, para pasukan numeria menembaki bangunan bangunan yang di tempati para pasukan republikan akan tetapi mereka malah membunuh masyarakat tak bersalah para pasukan republikan segera melarikan diri, mereka segera meninggalkan lokasi, sedangkan para pasukan numeria yang gagal tersebut di jatuhi hukuman mati karena mereka malah membunuh masyarakat tak bersalah mereka di gantung serta di beri terpal dengan tulisan pembunuh rakyat kecil, akan tetapi rakyat numeria tak puas dengan kinerja kekaisaran mereka, masyarakat merasa muak dengan perlakuan para bangsawan yang semena mena dengan mereka.

Para pasukan republikan segera melarikan diri kedalam hutan mereka mendirikan tenda serat markas sementara di tengah hutan, para pasukan republikan segera membahas rencana mereka selanjutnya mereka juga sedikit bersantai dan berbincang mereka juga membahas soal kekejaman yaboath dan bagaimana caranya naik tahta, mereka segera bermalam di tempat tersebut beberapa pasukan republikan berjaga di lingkungan sekitar agar aman, di tempat lain para pangeran tidak bisa tidur mereka tidak nyaman karena tidur di bawah tanah dengan ruangan sempit dan panas tidur berdesakan sampai berkeringat, beberapa pangeran tetap terjaga dengan mata yang sayu, sedang di tempat lain para selir dan mantan istri kaisar sedang menanam sayuran dengan pengawasan dari para penjaga barvatia mereka merasa kelelahan akibat kerja berat, akan tetapi para penjaga tidak memberikan belas kasihan padahal hari sudah larut mereka masih saja di paksa bekerja hingga matahari terbenam sedang selesai menanam mereka di perintahkan untuk menyirami benih benih tanaman tersebut, Beberapa dari mereka pingsan setelah itu para penjaga menyirami tubuh selir yang pingsan hingga akhirnya dirinya tersadar setelah tersadar selir tersebut menangis berteriak sekencang-kencangnya, dia merasa dirinya sudah sangat lelah serta tak sanggup lagi untuk berdiri akan tetapi sang penjaga segera menodongkan senjatanya lalu menyuruhnya untuk lanjut bekerja.

1
anggita
like iklan👍☝
Im Im: mampir dulu ke cerita saya dulu yuk mampir dulu ada kisah romansa sang istri dan satunya kumpulan cerita pendek
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!