UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
Jam sudah menunjukkan pukul 6 Yang artinya sudah magrib.
Putri yang terbangun lebih dulu sedang mengumpulkan nyawa nya. Merasa ada pergerakan Priscilla pun terbangun.
"Hoammm jam berapa ini" ucap priscilla
"Jam 6 kak udah magrib" jawab putri
"APAAA! pekik priscilla"
pasalnya dia sudah janji mau menjemput sahabat nya jarak mansion mereka ke Bandara memakan waktu yang cukup lama
"Ayo cepat put siap siap kita harus pergi ke bandara" ucap priscilla langsung meloncat dari kasur nya
Putri terkekeh geli melihat tingkah laku Priscilla sangat berbeda ketika berada disekolah.
Priscilla dan Putri segera turun kebawah dengan pakaian rapinya.
"Mom, dad priscilla pergi dulu ya" ucap priscilla sambil menyalin dan mencium pipi kedua orang tuanya
"Kamu ga makan dulu sayang"? Tanya liam
"Nanti saja Dad makan diluar" ucap priscilla
"D-daddy M-mommy putri izin ikut kak Priscilla ya" cicit putri
Mereka bertiga pun terkekeh melihat wajah putri yang masih kaku.
"Iya sayang hati hati ya" ucap winda lembut
"Yaudah mom dad kita pergi yaa" ucap priscilla dan Putri sudah berada didalam mobil menuju Bandara.
Tidak ada percakapan apapun, priscilla yang fokus nyetir dan Putri yang fokus memandangi jalanan.
"Aku baru tau bahwa kota ini indah" ucap Putri dalam hati
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh mereka pun tiba di lobby bandara.
Priscilla segera menghubungi sahabat nya karna tadi mereka sudah mengabari jika mereka telah tiba di bandara.
"Queen" teriak seseorang dengan suara cempreng nya
"Apa sih jangan teriak teriak malu maluin Lo" ucap priscilla yang malas dengan sahabat satunya itu
"Hehe gue kan kangen Queen" kekeh perempuan tersebut
Ya mereka yang baru tiba di bandara tersebut adalah sahabat serta orang kepercayaan priscilla didunia bawah. Mereka bertiga sama sama dari London.
Caca Olivia Jensen putri tunggal dari
Jensen, usia nya sama seperti Priscilla.
Devina Kristian anak ketiga dari george usia nya 19 tahun.
raisa Abraham putri bungsu dari Joni Abraham usianya 18 tahun.
"Eh eh bentar ini siapa" tanya Caca
"Oh iya lupa gue ngenalin ke kalian ini putri sahabat gue sekaligus akan jadi sahabat kalian juga" jawab Priscilla
"Hallo putri kenalin gue Caca" ucap caca sambil berjabat tangan
"Hallo putri kenalin gue yang paling cantik disini Devina" ucap Devina sedikit narsis
"Hallo putri kenalin gue yang paling imut disini raisa" ucap Raisa yang juga narsis wkwk
"Hallo semuanya kenalin aku putri" ucap Putri sembari tersenyum
"Semoga kita bisa jadi sahabat yang baik ya" ucap Devina
"Iya aamiin" jawab semuanya
Mereka pun segera pulang tidak lupa mereka singgah di restoran untuk makan. Selama perjalanan pulang semua terdiam mungkin karna kelelahan.
Saat tiba dirumah pun jam sudah menunjukkan pukul 10.
Mereka segera ke kamar masing-masing dan membersihkan diri lalu segera tidur menuju pulau kapuk.
Kring kring
Alaram pun berbunyi menandakan bahwa waktu sudah pagi. Dibawah selimut yang hangat gadis gadis cantik itu masih tampak nyenyak dengan tidur nya.
Hingga matahari pun datang mengusik ketenangan nya.
"Hoam udah pagi aja" ucap priscilla dengan suara khas orang bangun tidur
Begitupun juga dengan gadis lainnya mereka segera menuju kamar mandi dan bersiap kesekolah.
Pagi mom, dad" sapa Priscilla lalu mengecup pipi orang tua nya
"Pagi Queen" ucap mereka barengan
"Pagi mommy cantikkkk Daddy ganteng" ucap gadis cantik yang baru tiba semalam
"Pagi juga cantik nya Mommy" ucap winda
"Pagi mom Dad" ucap Putri
"Pagi sayang" ucap winda
"Ayo duduk sarapan nanti kalian telat" ucap winda
Mereka pun mulai sarapan dengan tenang tanpa ada suara. Setelah selesai sarapan mereka semua menuju sekolah menggunakan mobil sport Priscilla.
Selama perjalanan mereka semua sibuk bernyanyi bahkan putri pun juga ikutan bernyanyi sesekali. Priscilla yang melihat putri tertawa lepas pun ikut bahagia.
"Gue harap lo selalu bahagia ya put" ucap priscilla dalam hati
Kini mobil itu telah tiba diparkiran sekolah. Seperti biasa sekolah itu sudah ramai.
"Gila sih baru masuk aja udah jadi pusat perhatian ni mobil" ucap Raisa
"Jadi gini ya rasanya sekolah di Indonesia selalu diperhatiin Mulu" ucap Devina
"Udah biasa bagi gue" ucap priscilla
"Ayok keluar kalian harus laporan dulu sama kepala sekolah" ajak Priscilla
Priscilla keluar dari mobil banyak pasang mata yang menatap kagum kearah priscilla.
Disusul putri yang jelas penampilan sudah dirubah oleh priscilla, membuat mereka yang disana menatap tak percaya dengan yang mereka lihat
. Belum usai rasa terkejut mereka kini mereka kembali di buat melotot dengan 3 perempuan cantik yang baru keluar dari mobil.
"Gila itu siapa yang bareng Priscilla" ucap rehan
"Kayaknya anak baru deh" ucap Aldi
"Demi apa cantik banget" ucap rehan sumringah
"Tetap lebih cantik cewe gue" ucap Narendra datar
"Ck iya serah Lo" ucap rehan malas
Memang mereka semua cantik tapi kecantikan priscilla lebih terpancar dengan perpaduan wajah London dan sedikit bentuk ke araban karna kakek nya priscilla berasal dari Arab.
"Semua akan dimulai hari ini huh rasanya gue udah ga sabar" ucap priscilla dalam hati sambil tersenyum sinis
Saat ini kelima siswa cantik tersebut sedang berjalan menuju ruang kepala sekolah. Putri yang belum terbiasa dengan perhatian orang-orang sekitar pun hanya bisa menunduk.
Priscilla yang melihat itu berdecak kesal, sudah Priscilla bilang untuk belajar percaya diri mulai sekarang.
"Angkat kepala lo apa lupa dengan yang gue omongin tadi pagi" ucap priscilla
Putri segera mengangkat kepala nya saat mendengar ucapan priscilla.
"M-maaf kak" cicit putri
"Mulai sekarang lo harus biasa dengan keadaan sekitar dan bersikaplah dengan bodoh amat, udah cukup selama ini lo dipandang rendah orang-orang udah saat nya sekarang lo tunjukkan ke orang-orang kalo apa yang mereka omongin itu gak nyata" ucap priscilla dengan suara tegas nya
Jika sudah mode tegas seperti ini putri pun tidak berani lagi membantah ucapan Priscilla.
Tok tok tok
"Masuk" ucap pria paruh baya dari dalam
"Permisi" ucap ketiga teman Farah
"Anak baru ya" ucap pak damar
"Iya pak" jawab mereka serempak
"Oke karna surat perpindahan kalian sudah diurus kalian sudah diterima disini dan kalian akan masuk kelas XI A" ucap pak damar
Ayo saya antarkan" ucap pak damar melangkah keluar
Dia terkejut saat melihat Priscilla dan juga putri. Wajah nya mendadak kaku saat melihat wajah datar Priscilla.
"A-ayo ke kelas" ucap pak damar langsung melangkah menuju kelas XI A
Selama diperjalanan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka. Bahkan ada bisik bisik yang secara sengaja menjelekkan putri.
SRETTT
Tiba-tiba Priscilla berhenti saat mendengar ucapan salah satu siswi yang menurut nya itu sudah kurang ajar.
Mereka semua menghentikan langkah mereka termasuk sang kepala sekolah.
"Ngomong apa lo barusan" tanya priscilla dengan dingin dan sorot mata tajam nya
Mereka semua yang ada disana terdiam tiba tiba lidah mereka kelu untuk menjawab pertanyaan Priscilla, bahkan saat ini mereka jadi objek perhatian siswa dan siswi serta guru yang hendak masuk ke kelas karena jam pelajaran yang sudah dimulai
JAWABB!!
Priscilla berteriak marah hingga membuat semua orang disana terjengkit kaget. Tidak jauh beda dengan para most wanted yang juga kebetulan hendak menuju kelasnya.
"Kenapa lo diam? Gak bisa jawab? Mendadak bisu? Jawab atau mulut lo gue robek" ucap priscilla dingin
Kalimat itu diucapkan dengan santai oleh priscilla tapi tidak bagi yang mendengar nya.
Ketiga teman priscilla hanya bisa tersenyum melihat Queen nya sudah lama mereka tidak melihat Queen mereka seperti ini.
Deg!
"M-maafkan g-gue, gue gak maksud buat ngomong kek gitu" ucap siswi tersebut dengan tubuh bergetar
"Gak maksud lo bilang? Gue dengar jelas lo ngomongin putri seorang jalang dan Lo bilang dia masuk kesini karna hasil dari ngejalaninya iyakan?" Tanya priscilla dengan nada tinggi
Semua yang ada disana terdiam mendengar ucapan Priscilla. Tidak ada yang berani menjawab bahkan tubuh mereka pun mendadak kaku dan sulit untuk digerakkan.
"Lain kali ngaca jangan suka ngomongin orang yang engga-engga kalo gak tau fakta nya, buat apa Lo ngomong kek gitu kalo nyatanya lo sendiri yang jadi jalang" ucap priscilla sinis
Deg!
Tubuh siswi tadi bergetar hebat wajahnya pucat pasi nafas nya tercekat. Dia takut sekaligus bingung kenapa Priscilla bisa tau hal itu yang selama ini sudah ia tutupi.
"Dan buat kalian semua disini yang berani ganggu putri atau gue dengar omongan seperti tadi lagi kalian akan berhadapan dengan Angel Wing" ucap priscilla dingin
Mendengar nama asing tersebut mereka mengerutkan kening tanda tak paham. Melihat itu devina membuka suara nya.
Angel Wing adalah nama geng kita jadi kalo masih sayang nyawa jangan cari masalah sama kita terutama putri karna mulai hari ini dia jadi bagian Angel Wing"ucap Devina dingin
"Ayo pak lanjut kan perjalanan" ucap priscilla
setelah membuat semua orang terdiam dia lalu melangkah meninggalkan orang orang tersebut.
"Gue gak nyangka ternyata anak baru itu juga punya sikap Badas dan dingin seperti priscilla" ucap Aldi
"Angel Wing? Itu terlihat keren" ucap Bima
"Wah sepertinya mereka akan jadi most wanted girl SMK ADIWIYATA A secara kecantikan mereka gak main-main" ucap rehan
"Kamu semakin terlihat menarik bee" ucap Narendra dalam hati
Saat ini mereka semua telah masuk ke kelas masing-masing termasuk para pria tampan dan gadis cantik tersebut.
"Baiklah anak anak kita kedatangan murid baru lagi, silahkan perkenalkan diri kalian" ucap buk Yeti
"Gue Caca Olivia Jensen pindahan dari London" ucap caca datar
"Gue Devina Kristian pindahan dari London" ucap Devina dingin
"Gue Raisa Abraham ikut pindah karna ngikut Queen" ucap raisa absurd
"Queen" beo semua orang