NovelToon NovelToon
Aesthetic Love

Aesthetic Love

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Fantasi / Tamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aesthetic love

...Mata Tante Rasti berkaca-kaca, dia bingung mau mulai menjelaskan dari mana dulu. Menurut nya semua yang nanti dia jelaskan akan terasa percuma karena sudah terlambat untuk dijelaskan, tapi kalau tidak dijelaskan dia akan disudutkan terus menerus....

...“Ambilkan kertas hasil USG di dalam laci lev!” Suruh Tante Rasti pada Levy....

...Levy membuka laci mengambil kertas hasil USG, “berikan pada Susan”....

...Levy memberikan kertas hasil USG pada Susan, ...

...“Itu hasil USG yang menunjukkan janin yang didalam perut Tante adalah anak dari om kamu” ucap Tante Rasti menjelaskan....

...Susan dan Levy terkejut mendengar penjelasan Tante Rasti, “apa hubungan Tante dengan omnya Susan?” Tanya levy penasaran....

...“Tante suka sama Leon sudah lama sejak kuliah, Leon pindahan dari universitas Satya Tama. Tante suka banget dengan Leon tapi dia malah memanfaatkan situasi nya”....

...“Maksud Tante?” Tanya Susan....

...“Setelah lulus kuliah tante bekerja di tempat karaoke sebagai pemandu. Setelah sekian lama akhirnya Tante bertemu dengan Leon, Tante yang dulu hanya memendam perasaan suka ke dia akhirnya Tante mencoba untuk mengungkapkannya namun perasaan Tante tak sungguh sungguh diterima oleh Leon. Leon memberikan pilihan pada Tante, kalau mau jadi pacarnya Tante harus bantu dia tapi kalau Tante gak mau ya dia gak bakalan Nerima cinta Tante” ucap Tante Rasti sedikit mengatur nafasnya....

...Beberapa detik Tante Rasti terdiam dia melanjutkan obrolan, “Tante disuruh mendekati papamu san, disitu Tante ragu namun Leon merayu Tante hingga akhirnya Tante menuruti keinginannya. Tante berpura-pura melamar kerja sebagai sekretaris papamu diwaktu yang sama juga perusahaan papamu  membuka lowongan kerja mencari posisi sekretaris direktur. Dengan kemampuan Tante, Tante di terima di perusahaan papamu....

...Leon berjanji akan menikahi Tante kalau Tante mau melakukan apapun untuknya makanya Tante memanfaatkan momen saat dinas keluar kota untuk mencuri kesempatan mengambil foto mesra dengan papamu” ucap Tante Rasti mulai lesu....

...“Kok bisa sih Tante melakukan ini, tant,,,,” ucap Levy tak menyangka....

...“Maafin Tante lev” ucap Tante Rasti menangis....

...“Papamu gak salah San, karena ulah Tante dan om mu rumah tangga orang tuamu hancur. Maafin Tante San maafin” bubuh Tante Rasti....

...“Yang memfoto kalian apa om Leon juga?” Tanya Susan lemas....

...Tante Rasti menganggukkan kepala pelan....

...“Foto itu rekayasa om mu dan Tante” ucap Tante Rasti....

...“Gak nyangka kamu punya Tante sejahat ini, mau melakukan apapun sekalipun itu menghancurkan rumah tangga orang demi keegoisannya sendiri. Cinta penuh kebodohan” teriak Susan penuh amarah....

...“Gimana rasanya jadi anak yatim piatu? Gimana rasanya melihat orang tua sendiri bunuh diri di depan mata anaknya? Gimana rasanya diasuh oleh om yang sebenarnya dia adalah biang dari masalah ini semuanya? Rasanya sakit Tante, sakit” teriak Sinta menangis sesenggukan sampai ingusnya keluar dari hidungnya....

...Susan terduduk lemas di lantai, “papa mama”....

...Tante Rasti turun dari bed nya mendekati Susan, dia mencoba memegang tangan Susan namun ditepis bahkan Tante Rasti didorong oleh Susan hingga tersungkur. Susan berdiri mengusap air matanya lalu keluar kamar inap, “sampai kapanpun gak akan maafin Tante”....

...“Susan” teriak Rasti menangis terisak-isak....

...Levy menolong tantenya, mengangkat badan tantenya untuk berbaring kembali ketempat tidur....

...“Kejar lev, demi Tante kejar Susan untuk Tante” ucap Tante Rasti memohon pada Levy. Levy pun keluar kamar berlari mengejar Susan, Susan yang tahu dikejar oleh Levy mencoba untuk bersembunyi. Dia bersembunyi di toilet wanita....

...Di Dalam toilet Susan menghubungi pengacara Rosa untuk mengatur pertemuan mereka, “lusa kita bertemu. Ada hal lain juga yang ingin saya sampaikan dengan nona Susan mengenai perusahaan nona”....

...“Baik Bu, Lusa saya ke kantor Bu Rosa”....

...“nona Susan sudah bertemu dengan adiknya mama nona belum?” Tanya pengacara Rosa....

...“Belum tapi saya ada niat untuk ketemu dia”....

...“Lebih baik secepatnya”....

...“Iya”...

...Susan menutup telponnya....

...Levy menelpon Susan berulang kali namun selalu ditolak oleh susan, saking putus asanya Levy meminta tolong Kayla untuk menghubungi Susan menanyakan keadaan dan posisi Susan sekarang....

...Susan pergi dari rumah sakit menaiki taksi, didalam taksi Susan duduk melihat pemandangan luar taksi. Tak berselang lama ponsel Susan berbunyi, “hallo kay” Susan mengangkat telfon kay....

...“San, gimana tadi kamu ketemu sama tantenya Levy?”....

...“Ya gitu”....

...“Gitu gimana, apa penjelasan Tante Rasti membuatmu tak puas?”....

... “Lebih dari gak puas”....

...“Kecewa?”....

...“Bisa dibilang gitu”....

...“Bisa kita ketemu gak? Aku pengen menghibur kamu”....

...“Aku lagi pengen sendiri”....

...“Nanti malam aku kerumah kamu pokoknya” sahut Kayla yang langsung mematikan telepon....

...“Kayla” gumam Susan....

...“pak kita ke nana florist ya jalan merdeka no 23” ucap Susan pada sopir taksi....

...“Baik nona”....

...Om Leon pergi ke kantor bos Tomy, “alasan apa nanti yang aku buat agar bos Tomy gak marah” gumam nya gelisah....

...Di Tengah jalan pengacara pribadi kakaknya menelpon memberitahu bahwa pengacara Rosa menelpon dirinya untuk menyerahkan perusahaan milik Gani kepadanya “siapa dia ngatur ngatur aku?”....

...“Pengacara Rosa adalah pengacara pribadi nyonya Namira”....

...“Tapikan sudah jelas dalam surat wasiat itu tertulis kalau aku yang memegang perusahaan”....

...“Tapi surat wasiat itu kan palsu” celetuk pengacara pribadi kakaknya....

...Om Leon menghentikan laju mobilnya pikirannya menjadi kacau....

...“Masa dia tahu kalau kita bersekongkol?” tanya om Leon bingung....

...“entah”....

...“Hanya kita berdua yang tahu”....

...“Anda curiga sama saya”....

...“Saya gak nuduh”....

...“Kalau sampai ini terbongkar habis sudah karir saya” ucap pengacara pribadi kakaknya....

1
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!