Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.
Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#13 Di pertemukan kembali dalam satu pelukan
Di jalanan yang gelap di komplek X , A Yan menyusuri rumah ke rumah dan berhenti pada rumah minimalis bercat Putih .
[Visual nya seharusnya malam hari maaf ya ]
A Yan bergegas keluar dari mobil dan mengetuk pintu .
" Siapa? " Xiarui membuka pintu dengan perlahan dan melihat sosok yang ia rindukan dan ia hindari juga.
Xiarui hendak menutup pintu nya lagi tapi, tenaga A Yan jauh lebih kuat dan akhirnya A Yan berhasil masuk .
A Yan berdiri melihat dari ujung rambut sampi ujung kaki Xiarui dengan mata berkaca-kaca.
" Jangan tinggalkan aku lagi, aku benar-benar tidak bisa hidup tanpa mu, " A Yan menangis tersedu dan memeluk Xiarui dengan erat.
Xiarui diam tak bergerak, begitupun Xiawei melihat dari kejauhan.
" Maafkan aku, tolong maafkan aku. " Xiarui tidak bisa berkata kata ketika melihat Pria di depannya menangis seperti seorang perempuan.
" Sudah ,jangan menangis, " Xiarui menuntunnya untuk duduk.
Mata Sayu A Yan tertuju pada Perut wanita nya yang membesar .
" Kau? ... " A Yan tak sanggup mengucapkan kata -kata ny lagi hanya bisa meneteskan air mata nya.
" Kau akan jadi seorang ayah, Dia sangat pintar tidak merepotkan ku kok. " Xiarui menahan air matanya dan membelai lembut perutnya yang mulai membesar.
A Yan tidak sanggup berkata-kata lagi yang di lakukan hanya memeluk wanita di depannya itu.
" Jangan tinggalkan aku lagi, " A Yan memegang kedua tangan Xiarui dan menciumnya.
" Aku hanya tidak mau menghancurkan kariermu dan pasti keluargamu tidak akan menerima wanita sepertiku. " Xiarui menunduk dan mulai meneteskan air mata.
" Jika mereka tidak mau menerimamu maka yang kamu pikirkan hanyalah, anak kita dan aku sebagai suamimu. " A Yan menciumi seluruh wajah Xiarui dengan gemas.
" Kau tidak menyesali anak ini?, " Ungkap Xiarui sambil menatap ke arah perutnya.
" Dia sudah berjuang bersamamu, sekarang giliran ayahnya yang akan berjuang untuk nya dan mamanya. " A Yan tak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya .
...----------------...
" Kenapa tidak bisa tidur? ada yang sakit? " Tanya A Yan yang melihat Xiarui berbaring dengan tidak nyaman.
" Tidak nyaman sekali, " Keluh Xiarui pada bantal nya.
" Kemari, " A Yan merebahkan Tubuh Xiarui dalam pelukan nya.
" Xiarui, aku sangat mencintaimu dan anak kita. " A Yan mencium i wajah Xiarui.
Xiarui tersenyum puas dan kemudian keduanya sama sama memejamkan mata dalam pelukan hangat.
Pagi harinya A Yan sudah bangun terlebih dahulu menyiapkan sarapan untuk Xiawei dan menunggu Xiarui bangun.
" Kak A Yan? " Xiawei mendekat
" Bagaimana sekolahmu? " A Yan bertanya dengan sumringah
" Buka depan pelepasan sekolah aku akan pergi bekerja setelahnya . " Jawab Xiawei sambil memakan Sarapan paginya.
" Pilih lah Perguruan tinggi yang kau suka, " Tawar A Yan.
" Tidak, aku tidak ingin membuat kakak kelelahan bekerja untuk sekolahku. " Sahut Xiawei dengan nada sedih.
" Kau punya kakak ipar sekarang, jadi aku yang akan mengurus kalian mulai sekarang. mengerti," Ucap Lirih A Yan
" Benarkah? " Matanya kembali bersinar dan penuh semangat.
...----------------...
" Sayang, kamu cantik sekali " Memeluk Xiarui yang sedang bercermin melihat perut buncitnya.
" Minggir, jangan berlebihan A Yan! " Xiarui menyingkirkan pelukan A Yan.
Tangan A Yan bergerak ke perut 4 bulan Xiarui.
" Sayang nya ayah, jangan nakal ya jangan nyusahin mama. " Ucap A Yan pada perut ny,dengan nada seperti anak kecil.
RUMAH SAKIT SHANGHAI
A Yan mengenakan masker dan kacamata hitam senada agar orang-orang tidak mengenalinya.
Perasaan A Yan semakin hanyut ketika mendengar detak jantung Bayi nya.
" Dokter, apa sudah bisa lihat jenis kelaminnya.? " Tanya A Yan pada dokter
" tunggu usia 6 bulan baru bisa terlihat jenis kelaminnya. " Sahut Dokter.
" Oke, ini tetap di jaga nutrisi bayi nya, ibunya jangan sampai kelelahan ya pak. " Dokter bicara dengan A Yan.
" Dok, aman tidak kalo untuk berhubungan , " Bisik A Yan menimbulkan tawa dari sang dokter.
" Boleh pak aman tapi jangan terlalu sering karena masih rentan ya, " A Yan tersenyum nakal pada Xiarui.
Sepulang dari rumah sakit A Yan mengajaknya membeli buah-buahan dan susu hamil.
" Sudah cukup A Yan itu terlalu banyak. " Xiarui melihat sekeranjang penuh buah dan susu hamil juga 1 keranjang full.
" Suamimu kaya sayang, jangan sampai anakku nanti kekurangan satu apapun, mengerti. " A Yan menoel hidung Xiarui dengan gemas.
Selesai berbelanja A Yan mengajak nya ke apartemen terlebih dahulu untuk beristirahat.
" Sayang, istirahat lah dulu aku mau mandi. " Ucap A Yan seraya beranjak ke kamar mandi
Xiarui merebahkan diri di kasur dan memejamkan mata nya. Tetapi, terperanjat ketika sesuatu yang basah mulai menelisik di area lehernya.
Siapa lagi, A Yan masih menggunakan kimono mandi tapi langsung mencium i wanitanya yang sedang memejamkan mata.
" Sayang, kenapa kamu sangat wangi. " Dengan nafas berat A Yan menciumi seluruh wajah dan beralih ke lehernya.
" A Yan... masih sore! " Xiarui mencari alasan tapi tidak di dengar oleh A Yan yang masih sibuk menjamah dirinya.
" Aku sangat merindukan wangi mu sayang, " Hal itu membuat Xiarui tersenyum dan membalikkan badan besar A Yan yang tadinya di atas sekarang di bawah.
A Yan tersenyum nakal .
A Yan membuka kimono mandi yang melekat di badannya. Xiarui duduk diatas tubuh besar yang tidak mengenakan sehelai apapun itu.
Xiarui membuka Bajunya tanpa meninggalkan sehelai apapun.
" Seksi sekali sayang, " A Yan tersenyum puas melihat Pa*udara yang dulu waktu dia jaman disini masih kecil sekarang sudah penuh dan perut menonjol yang menambahkan kesan seksi.
Xiarui mulai mencium si tampan yang ada di bawah nya ini. A Yan membalas dengan brutal, kecapan demi kecapan terdengar menggema di kamar tidur.
" Sayang, sudah basah masukin saja pelan pelan. " nyengir puas melihat wanita di atasnya penuh nafsu.
Xiarui dengan liar memasukan ke*antanan milik A Yan ke l*bang hangat miliknya .
" Ahhhhh, "Mereka mende*ah bersama saat penyatuan itu berhasil masuk sempurna.
Xiarui berinisiatif meng*oyangkan tubuhnya diatas A Yan.
" Betul, seperti itu sayang teruskan... " A Yan menikmati setiap detik rasa ni*mat yang wanitanya berikan.
Xiarui menaik turunkan tubuhnya dengan hati hati,
" A Yan,... shhhh " A Yan tersenyum puas melihat Wanitanya mendesah di atas tubuhnya.
"Ahhhh, " Tubuh mungil di atas A Yan bergetar hebat menandakan dia mencapai puncaknya .
" Enak hm? " A Yan bertanya dengan nada menggoda membuat Xiarui malu di buatnya.
A Yan Tersenyum nakal . Kemudian, membaringkan tubuh mungil itu di bawahnya. dan memasukan kembali miliknya ke dalam l*bang hangat.
" Ahhh A Yan... " Hentakan ringan di dapat Xiarui ketika milik A Yan memasukinya lagi.
A Yan mendorong nya pelan pelan maju mundur dengan tempo yang stabil.
"Kenapa berhubungan denganmu saat hamil lebih enak sayang, ahhh " A Yan mendesah tak karuan .
Tiba-tiba tubuh Xiarui bergetar hebat dan membuatnya mengerang .
" Enak sekali hm? " Bisikan lembut dari A Yan menambah gairah mereka.
A Yan yang tak tahan lagi melihat wanitanya menggelinjang itupun segera mempercepat pacuan nya. Dengan penuh keringat bercucuran di wajah menambah kharisma dan ketampanan nya saat berhubungan. ( Gausah bayangin kalian 😭🙏🏻)
" Ahhhh Sayang, aku keluar. " Menghentakan miliknya dengan keras dan menyembu*kan air nya ke atas perut buncit wanitanya.
Xiarui terengah-engah menahan rasa nik*at yang di dapat.
" Terimakasih sayang, kau sangat liar hari ini. " Bisik A Yan membuat sangat wanita tersenyum lebar dengan mata yang terpejam.
Kemudian tubuh mereka di selimuti dengan hangat dan saling memeluk.
BERSAMBUNG,
Bijak dalam membaca karena ini khusus area dewasa
kalo masih bocil skip ajaa ya cil ke eps selanjutnya.