NovelToon NovelToon
Angkara Murka : Kebangkitan Putri Es

Angkara Murka : Kebangkitan Putri Es

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Fantasi Wanita / Balas dendam pengganti
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: MellaMar

Sebuah kisah tentang seorang putri es yang bernama Aira Skypia. Ia memiliki kekuatan es yang luar biasa, tetapi juga memiliki hati yang penuh dengan dendam dan murka. Setelah keluarganya dibunuh oleh musuh yang kejam, putri es ini berusaha membalas dendam dan menghancurkan musuhnya dengan kekuatan esnya.

Namun, kekuatan luar biasa yang ia miliki kini lenyap seketika setelah musuhnya mengutuk seluruh keturunan es agar tidak ada yang menjadi penerus kejayaan kerajaan es.

Dalam perjalanan kultivasinya, ia harus berhadapan dengan bangsa vampir. Aira terpaksa harus hidup dan berlatih di dalam istana kerajaan Vampir.


Bagaimana cara putri es hidup setelahnya?

Seperti apa perjuangan Aira di dalan kerajaan Vampir yang dipenuhi oleh energi kegelapan?

Bagaimana cara ia membalas dendam tanpa kekuatan yang dimilikinya?


Pantengin terus ceritanya sampai akhir🗣️🗣️


Jangan lupa like, vote, dan komen biar author makin semangat....🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MellaMar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujung peperangan Vampir dan Api

Bagai di sambar petir, Valerius membulatkan kedua matanya dengan sempurna. Ia kehilangan kata-kata, seolah seluruh kosa kata dalam ingatannya di hapus secara tiba-tiba.Tatapannya langsung melesat ke arah Ignis. Ignis pun gelagapan, ia tak menyangkan bahwa Nocturna akan mengatakan hal seperti itu

 "Apa?! Nocturna, kamu tidak bisa menikahinya!" teriaknya, suaranya bergetar dengan kejutan.

Ignis sendiri gelagapan, wajahnya merah seperti tomat. "E... eh, Nocturna, apa kamu...?" dia mencoba untuk berbicara, tapi tidak bisa menyelesaikan kalimatnya.

Nocturna menatap Ignis tidak suka. " Kau telah menghancurkanku Ignis! Bertanggung jawablah sebelum aku memberimu keturunan kerajaan Api!".

Vexa menatap Nocturna dengan hampa, hatinya terasa tersaya oleh hunusan gigi pedang yang tajam. Namun bibirnya terus tersenyum. "Selama ini, aku telah membantu Nocturna untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan sekarang, dia ingin mendapatkan Ignis."

Valerius tidak bisa menerima kenyataan ini. Setelah dia merasa seperti kehilangan adiknya, dan sekarang adiknya ingin menikah dengan musuh bebuyutannya.

 "Tidak! Ini tidak akan pernah terjadi!" teriaknya, matanya membara penuh dengan amarah.

Nocturna menatap kakaknya dengan tatapan penuh selidik. "Kakak, apakah kau lupa akan sesuatu? Keluarga wanita di kalangan Vampir tidak akan pernah menghalangi pria yang menyukai gadis dalam keluarganya". Sergahnya.

"Aku tahu! tapi bukan berarti harus Ignis prianya, Nocturna!". Teriak Valerius frustasi.

"Kakak, apakah kau ingin aku menjadi wanita yang lemah dan tidak memiliki harga diri? Apakah kau ingin aku menjadi wanita yang tidak bisa membuat keputusan sendiri? Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Aku akan menikah dengan Ignis, dan tidak ada yang bisa menghentikanku." Timpal Nocturna.

"Tidak! Berhentilah Nocturna, aku mohon..". Pinta Valerius.

Nocturna berdecak kesal. "Kak! Dia telah menodai tubuhku! Aku juga membenci Ignis. Di atas atmosfer dunia kita, tidak akan ada lagi yang akan menerima kotor sepertiku". Ucap Nocturna berapi-api.

"Kamu tidak kotor, Nocturna! Dialah yang bejat". Bantah Valerius.

Valerius mencoba untuk mendekati Nocturna, tapi saat dia mengangkat tangannya untuk menghentikannya, Nocturna melangkah mundur. "Jangan dekat-dekat, kakak. Aku tidak ingin kamu menyentuhku lagi."

Nocturna melanjutkan, suaranya bergetar dengan emosi. "Aku tidak bisa melupakannya, kakak. Aku tidak bisa melupakan apa yang dia lakukan padaku. Tapi aku tidak akan membiarkan dia menghancurkan aku. Aku akan menikah dengan dia, dan aku akan membuatnya membayar untuk apa yang dia lakukan."

Ignis berjalan mendekati Valerius. Ia menjatuhkan tubuhnya sendiri, bertekuk lutut menghadap Valerius di hadapan ribuan prajurit dan penghuni istana. Seluruh pasang mata yang menyaksikan kejadian itu melongo tak percaya.

Ignis, yang di yakini sebagai raja angkuh, keji dan tidak memiliki hati. Memiliki pasukan perang terkuat dalam sejarah,dan jiwa berdarah dingin. Kini tengah bertekuk lutut tak berdaya tanpa serangan, di kaki sang musuh.

"Ampuni aku, aku akan memenuhi kewajibanku, dan memberi hak penuh atas Nocturna. Izinkan aku menikahi adikmu, untuk ku jadikan ratu di singgasanaku". Ucapnya dengan penuh tekad.

Valerius terkejut, dia tidak bisa percaya apa yang sedang terjadi. Ignis, musuh bebuyutannya sekarang terlihat lemah tak berdaya, sedang bertekuk lutut di depannya, meminta izin untuk menikahi adiknya.

Nocturna sendiri terlihat sedikit terkejut, tapi dia tidak menunjukkan emosi yang berlebihan. Dia hanya menatap Ignis dengan mata yang dingin.

Vexa merasa telah berhasil menaklukkan dunia. "Hmm, ini menarik. Ignis, kamu memang berani."

Valerius masih terkejut, dia tidak tahu apa yang harus dikatakan. Tapi kemudian, dia berbicara dengan suara yang tegas. "Baiklah, Ignis. Aku izinkan kamu menikahi Nocturna. Tapi ingat, aku akan selalu mengawasi kamu."

Lalu tatapannya beralih pada Nocturna. "Adikku, aku tidak pernah berhenti untuk menyayangimu. Jadilah ratu di Kerajaan Api dengan membawa darah bangsa Vampir". Ucapnya dengan suara bergetar.

Nocturna sedikit terkejut dengan kata-kata kakaknya, tapi kemudian dia tersenyum lembut. "Terima kasih, kakak. Aku akan selalu mengingat kata-katamu."

Ignis berdiri, wajahnya masih terlihat sedikit tak percaya. "Terima kasih, Valerius. Aku akan menjaga Nocturna dengan nyawaku."

"Selama ini, semua berjalan sesuai rencana. Pernikahan akan diadakan segera.". Ucap Vexa menghancurkan dinding ketegangan di antara mereka.

Nocturna dan Ignis saling menatap, kemudian mereka berdua berjalan menuju ke arah Vexa, yang mulai mempersiapkan ritual pernikahan.

Vexa mengangkat tangannya, dan seluruh ruangan menjadi sunyi. "Dengan kekuatan yang ada padaku, di depan ribuan prajurit kedua kerajaan dan keluarga mempelai, aku nyatakan pernikahan antara Nocturna dan Ignis dimulai."

Nocturna dan Ignis berdiri di depan Vexa, saling menatap mata. Vexa mulai mengucapkan mantra, dan udara di sekitar mereka mulai bergetar.

"Dengan kekuatan Dewa Langit, sesungguhnya aku yang akan menjadi pelantara bersatunya darah bangsa Vampir dan api Kerajaan Api, aku menyatukan kalian berdua dalam ikatan pernikahan. Semoga kalian berdua dapat menjalani hidup bersama dengan bahagia dan sejahtera."

Nocturna dan Ignis saling menatap, kemudian mereka berdua mengucapkan janji setia. Vexa mengakhiri ritual dengan sebuah sentuhan tangan, dan sebuah cincin muncul di jari mereka berdua.

"Kalian berdua sekarang resmi menjadi suami istri. Ignis, kamu boleh mencium pengantinmu."

Ignis tersenyum, kemudian dia mencium Nocturna dengan lembut. Seluruh pasang mata meledak dengan sorak-sorai dan tepuk tangan.

Ditengah suara sorak sorai, ada dua hati yang berdenyut ngilu menyaksikan pernikahan mereka berdua. Meskipun Vexa yang menikahkan mereka berdua, tapi hatinya tidak pernah ingkar. Ia tetap mencintai Ignis. Sedangkan Valerius yang tak rela melihat adiknya yang akan hidup bersama musuh bebuyutannya. Guratan kecemasan nampak jelas ia perlihatkan.

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!