NovelToon NovelToon
Chasing The Shadow The Valkyrie'S Path

Chasing The Shadow The Valkyrie'S Path

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Cassia Bellvania Anahera adalah personifikasi keanggunan di SMA Kencana, dengan rambut panjang yang menjadi simbol harga diri dan kasih sayang kakaknya, Kalingga. Namun, dunia Cassia yang berwarna merah muda seketika berubah menjadi kelabu saat ia mendapati kekasihnya, Zidane, dan sahabatnya, Elara, mengkhianatinya. Penghinaan Zidane terhadap dirinya—yang dianggap hanya sebagai "pajangan membosankan"—memicu ledakan luka yang mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia di balik medali perak

Kesibukan di markas Kencana Racing mencapai puncaknya saat jam menunjukkan pukul tiga dini hari. Bagian-bagian motor perak pemberian Marco tergeletak rapi di atas meja kerja, namun fokus mereka teralihkan oleh sebuah penemuan aneh di dalam sistem navigasi motor tersebut. Ada sebuah koordinat yang terus-menerus muncul sebagai titik tujuan utama: sebuah vila tua di pinggiran kota yang sudah lama ditinggalkan.

"Zel, apa kamu bisa melacak siapa pemilik vila itu?" tanya Cassia sambil menyeka noda oli di pipinya.

Zelene mengetik dengan cepat. "Pemiliknya tercatat atas nama sebuah yayasan... tapi tunggu, nama pengurusnya adalah Arini Kencana. Cass, itu nama adik ibumu!"

Kalingga tersentak. "Tante Arini? Dia sudah hilang kontak sejak sepuluh tahun lalu. Papa bilang dia pindah ke Eropa setelah kecelakaan itu karena terlalu trauma."

Belum sempat mereka mencerna informasi itu, suara deru mobil terdengar di depan gerbang. Bukan mobil Skorpio yang mewah, melainkan sebuah sedan tua yang tampak sangat terawat. Seorang wanita turun dengan anggun, mengenakan mantel panjang berwarna krem. Wajahnya sangat mirip dengan mendiang ibu Cassia, hanya saja gurat kesedihan tampak lebih dalam di matanya.

"Tante... Arini?" bisik Cassia saat wanita itu melangkah masuk ke dalam markas.

"Kalingga, Cassia... kalian sudah tumbuh begitu besar," suara Arini bergetar. Ia menatap motor perak yang sedang dibedah, lalu beralih ke wajah Galaksi yang masih waspada. "Berhenti membedah motor itu. Marco meletakkan sensor peledak kecil di tangki bahan bakar jika sistem komunikasinya diputus secara paksa. Dia ingin data kalian, atau dia ingin menghancurkan kalian."

Galaksi segera menarik Cassia menjauh dari meja kerja. "Siapa Anda sebenarnya? Dan kenapa Anda tahu rencana Marco?"

Arini menarik napas panjang, lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil dari balik mantelnya. "Tante adalah alasan kenapa Skorpio ada di sini. Ibu kalian bukan hanya seorang insinyur biasa. Sebelum meninggal, dia menemukan sebuah algoritma stabilisasi massa yang bisa membuat motor tetap tegak meski dalam kemiringan 90% Dia menyebutnya The Valkyrie Core."

Kalingga terpaku. "Jadi, nama tim kita... Papa mengambilnya dari desain itu?"

"Benar," jawab Arini. "Dante dan Pak Guntur mengira desain itu ada di dalam brankas kantor. Tapi mereka salah. Desain itu disimpan secara fisik dalam bentuk micro-chip di dalam medali ini."

Arini membuka kotak tersebut. Di dalamnya terdapat sebuah medali perak dengan ukiran Valkyrie yang sangat detail. Medali yang selama ini dikira hilang dalam kecelakaan murni sepuluh tahun lalu.

"Marco tidak menginginkan Cassia sebagai pembalap," lanjut Arini dengan nada getir. "Dia butuh Cassia untuk membuka enkripsi biometrik pada medali ini. Chip itu hanya bisa diakses melalui pemindaian retina dan sidik jari keturunan langsung dari penemunya. Skorpio Global butuh teknologi itu untuk mendominasi pasar militer dan otomotif dunia."

Cassia mendekat, menyentuh medali dingin itu. Ia merasakan sebuah tanggung jawab besar tiba-tiba hinggap di bahunya. "Jadi, kecelakaan Papa dan Mama... itu semua gara-gara benda ini?"

Arini mengangguk pelan, air mata mulai menggenang di matanya. "Tante melarikan diri ke Eropa untuk menyembunyikan medali ini. Tante berpura-pura bekerja untuk Skorpio agar bisa memantau pergerakan mereka. Tapi Marco mulai curiga, dan saat dia tahu Cassia muncul sebagai pembalap hebat, dia tahu masanya telah tiba."

"Lalu apa rencana kita?" tanya Galaksi, tangannya menggenggam jemari Cassia, memberikan kekuatan.

"Kita akan memberikan apa yang mereka mau, tapi dengan cara kita," jawab Cassia, matanya kini berkilat dengan tekad yang lebih tajam. "Jika mereka butuh data biometrikku untuk membuka chip ini, aku akan memberikannya di depan umum, di tengah lintasan final. Kita akan membongkar kejahatan mereka di saat seluruh dunia sedang menonton."

"Tapi Cass, itu sangat berisiko," sela Kalingga. "Mereka bisa saja menculikmu saat itu juga."

"Tidak kalau kita punya pengawal terbaik di jalanan," Cassia melirik Galaksi dan Talishia. "Zelene, aku ingin kamu menyalin isi chip ini ke dalam sistem motor Valkyrie kita. Jika algoritma Mama benar-benar sehebat itu, aku akan menggunakannya untuk mengalahkan mereka dengan teknologi yang mereka incar sendiri."

Malam itu, rahasia sepuluh tahun yang terkubur akhirnya terungkap. Cassia menyadari bahwa balapan berikutnya bukan lagi soal piala atau uang, melainkan tentang membalaskan dendam orang tuanya dengan cara yang paling elegan: di atas lintasan balap, dengan kecepatan yang tak tertandingi.

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
falea sezi
lanjutt donk seruu
falea sezi
elara jalang gatel g tau diri
falea sezi
nyimak moga bagus q ksih hadiah deh
Paradina
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!