NovelToon NovelToon
Madu Untuk Mawar

Madu Untuk Mawar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:170.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: afrabaik

Dengan kasar Arga melepas manik-manik yang menghiasi kepala istrinya, melepas kasar jilbab beserta ikatan rambutnya. Banyak helaian rambut yang tercabut membuat Mawar meringis kesakitan.
“hentikan aku mohon!! Hiks hiks”
Allih-alih memperdulikan Mawar yang menangis ketakutan Arga lebih memilih meneruskan perbuatannya memaksa melepaskan kebaya putih yang menutupi tubuh mawar. Sekuat apapaun mawar melawan jelas tenaganya tak sebanding dengan Arga yang kini telah tersulut emosi. Perkataan mamahnya mengiang jelas difikirannya bukan pernikahan seperti ini yang mawar harapkan, memang dengan Arga ia ingin membangun rumah tangga tapi tidak seperti ini. Dirinya dipaksa melepas pakaian dengan kasar oleh suaminya sendiri hingga kini ia sudah pasrah karna kebaya yang menutupi tubuh atasnya telah terlepas menyisakan bra hitam yang dengan setia menutupi gunung kembarnya. Arga menghentikan aktivitasnya menatap manik mata sang istri yang segera menunduk ketakutan.
“ini pilihanmu Mawar, jangan salahkan aku”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon afrabaik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sidang

kejadian kemarin biarlah menjadi pelajaran berharga untuk mereka, melinda sudah ditangani oleh ahlinya. Cukup do’a yang selalu mereka panjatkan untuk kesembuhan wanita yang pernah mengisi hari-hari mereka. Sementara paman dan bibi melinda masih menjadi buron.

Hari yang paling di tunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Dengan gugup mawar menunggu gilirannya di luar ruangan. Hari sidang yang amat menegangkan. Alif menggenggam tangan istrinya lembut, bermaksud untuk menyerap kegelisahan sang calon sarjana.

“kamu yang paling tau isi skripsi kamu, jadi saat sidang berlangsung, kamu harus percaya diri dan anggap semua penguji tidak tau apa-apa. Tapi, saat penguji memberi arahan, jangan di bantah cukup iya kan. Mengerti??”

“iya siap pak, saya mengerti!”

Beberapa mahasiswi lewat dan dengan sengaja mereka mendekati alif.

“permisi pak alif”

“iya?”

“bapak kemari sebagai dosen kan?”

Mawar melirik mahasiswi itu tidak suka.

“ah? Iya”

“klo begitu semangati kami juga dong pak, kami dapat giliran sidang setelah mawar loh. Bapak kan dosen, masa pilih kasih gitu sih”

Mawar melirik tajam alif, memajukan bibirnya dan beberapa kali menyipit-nyipit kan matanya. ‘awas saja kalau berani memberi mereka semangat!!’ begitu kira-kira maksud tatapannya.

Alif bingung harus berbuat apa, dan tersenyum setelah beberapa detik terdiam.

“baiklah, semangat Ira dan …?”

“chika pak!" manjanya menyebutkan nama.

“chika! Semoga sidang kalian lancar”

“terima kasih bapak… oiya pak…”

Cukup lama alif mengacuhkan mawar yang berada tepat disampingnya. Mengobrol dengan kedua mahasiswi yang asik bertanya ini itu seputar skripsi yang mereka kerjakan. Terakhir, mereka berjabat tangan, membuat mawar makin memajukan bibirnya.

“iya sama-sama, sampai jumpa”

Ucapnya, setelah itu berbalik menghadap istrinya yang kini sedang melipat tangan.

“heh, seru sekali yah ngobrol bareng mahasiswi-mahasiswi cantik” ketusnya tanpa berbalik.

“kamu kenapa??” tanya alif datar

“ngobrol apa saja tadi?? Sampai pegang-pegang begitu. Menang banyak yah hari ini” tambah ketus

“kenapa sih?? Kamu cemburu??”

“hah?? kamu bertanya?? Jelas aku cemburu!” makin ketus

“Oh ya ampun, cemburu itu hal sangat kekanak-kanakan mawar, kamu itu sudah dewasa tidak perlu cemburu-cemburu begitu. Cemburu itu hanya untuk orang-orang yang tidak percaya diri”

“hah. aku yakin mas juga akan cemburu jika ada di posisiku”

“tidak akan mawar, karena aku adalah orang yang percaya diri dan aku sudah dewasa”

“hem!”

Lagi-lagi mawar memunggungi alif.

“oh??... ka arga” matanya membulat saat melihat arga dengan buket bunganya yang besar menghampiri mawar.

“mawar? lif ?” arga menyalami mereka berdua.

“ini untuk kamu. Semoga sidangnya lancar” arga menyerahkan buket pada mawar

“cantiknya, hmmmm… harum lagi. terimakasih sekali ka arga. Pasti ka arga kerepotan bawa buket sebesar ini” dengan ekspresi yang di lebay lebay kan.

“tidak kok, untuk kamu apa sih yang enggak”

“ehemmm!!” alif menyela ‘sadarlah, ada suaminya disini’

“oh maaf, aku hanya bercanda” bela arga, sedikit terkekeh.

“oh iya ka, ibu sama bapak nyuruh ka arga ke rumah sebelum berangkat lagi ke luar negri”

“benarkah??”

“iya tentu, kalo begitu setelah aku sidang kita berangkat…”

“tidak, tidak, tidak. kalo mau pergi, pergi saja sendiri. Setelah sidang aku dan mawar akan pergi ke suatu tempat. Kamu pergilah sendiri. Sudah sana sana, sebentar lagi mawar akan sidang, dia harus berlatih denganku. Kamu pulang saja sana, terima kasih bunganya, lain kali tidak perlu repot-repot”

Alif mengibaskan tangannya memberi isyarat untuk arga segera pergi. Mawar melirik alif tak percaya. Dan arga pun berpamitan.

“haha apa itu tadi?? Bukankah kamu cemburu??”

“hah, mana ada. Kenapa udara menjadi sangat panas begini” alif mengibas-ngibas kan lembaran dokumen tipis miliknya

“mas alif sedang tidak percaya diri kan?? Siapa sih yang bilang kalau cemburu itu kekanak-kanakan terus… hemmmmmmmptt”

Alif membungkam mulut mawar dengan bibirnya.

“diam, sekali lagi kamu bicara, akan ku cium”

“ta…mmmmmpt” alif kembali meraup bibir istrinya. Membuatnya berhenti bicara.

Mawar menggerak-gerakan wajahnya, melotot, alisnya naik turun, bibirnya maju-mundur, niat dalam hati ingin mengucapkan ‘jangan menciumku depan umum, bagaimana kalo orang lain liat?? Kan malu’

Sementara alif hanya mengeryitkan dahi dan kembali membuang mukanya. Cuek.

...----------------...

“mawar alisha!”

Panggil moderator sidang. Mawar segera beranjak pergi, memasuki ruangan sidang yang ia anggap sangat menyeramkan dibandingkan dengan rumah hantu. Satu jam mawar di dalam sana, alif dengan sabar menunggu, bahkan dia lebih gugup daripada yang sedang sidang.

Mawar keluar dengan nafas tertahan, lalu menangis di pelukan alif.

“sudah tidak apa-apa, kamu sudah melakukan yang terbaik”

“aku, aku bisa menjawab semua pertanyaan dengan lancar” mawar tersenyum.

“benarkah??” alif antusias

“he’em”

Dengan gembira mereka bergandengan tangan memasuki mobil.

“hari ini kita mau kemana??”

“pulang”

“katanya mas alif mau ngasih kejutan buat aku”

“iya, kejutan. Di rumah”

sesampainya di rumah Alif menutup kedua mata mawar dengan kain hitam. Menuntunnya menuju pintu dan membukanya disana.

“hem??” ‘hanya pintu rumah seperti biasa, bahkan tidak ada hiasan apapun’

“bukalah”

Crekeeeet

‘haaaaaaaaaaa’

Foto mawar saat bayi terpajang di dinding dengan berbagai macam hiasan lucu. Semakin ia masuk, semakin banyak fotonya pada saat bayi, bermetamorfosa menjadi anak kecil yang lucu, sedang mengemut es krim yang disisi lainnya penuh butiran tanah. Semakin masuk, mawar melihat foto semasa SD nya yang sangat dekil, hitam dan berambut pendek, membuatnya tertawa geli sekaligus terharu mengenang masa-masa kecilnya dulu. Semakin masuk, mawar kembali melihat foto jaman SMP nya yang mulai glow up, dengan gaya rambut berponi dan pose yang jadul. Semakin masuk, mawar melihat foto SMA nya yang penuh gaya, membuatnya merasa malu sendiri. Semakin memasuki ruang keluarga, mawar melihat fotonya saat masa-masa kuliah, seseorang memotretnya diam-diam, menghasilkan foto candid yang elegan membuatnya tersenyum dan terakhir di atas meja ruang keluarga itu terdapat laptop. Mawar menghampirinya kemudian melirik alif yang dibalas dengan anggukan, setelah itu mawar menekan ‘enter’ pada keyboard.

“emmm... sudah benar??”

“geser-geser, hanya muka kirimu saja yang kelihatan, geser lagi”

“di sini??”

“sedikit lagi, nah bagus. Saat aku bilang ‘action’ baru kamu mulai bicara yah”

“oh oke”

“oke siap, rolling and action!!”

“ehem… assalamu’alaikum emmmmm… sa saat kamu melihat video ini mungkin kamu sudah selesai sidang, aku ucapkan selamat dan semoga sidang mu telah berjalan dengan lancar. Hmmmmm aku menyiapkan ini sebagai hadiah atas usahamu. Maaf jika kamu tidak suka. Aku sangat berterimakasih karena kamu mau membantuku mewujudkan impianku untuk mendirikan klinik di turki. Aku harap aku juga bisa membantu mewujudkan impianmu. Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain selamat atas sidang mu dan semoga ilmu yang kamu dapat bisa di rasakan semua orang. Sebelum ku akhiri video ini, aku ingin meminta maaf, karena mungkin aku banyak salah dan tidak peka terhadapmu, maaf karena terlambat menyelamatkanmu kemarin. Dan, terimakasih mau menikahi ku, terimakasih karena bersedia menjadi wanitaku, aku mencintaimu”

Piip piiiip

Mawar meneteskan air matanya, menyembunyikan wajah di balik kedua telapak tangannya. Alif menghampiri dan memeluk mawar.

“aku mencintaimu” bisik nya

“aku hiks… sangat beruntung memiliki suami sepertimu. I love u mas”

Mawar menarik kedua sisi kerah alif, memagut bibirnya lembut. Penuh cinta. Alif membalasnya dengan memeluk erat pinggang istrinya yang ramping, memperdalam ciuman. Cukup lama kedua bibir itu berpagut. Setelah selesai, alif mencium kening mawar lama.

Cuuppp!!

“kening ini satu-satunya yang akan aku cium”

***

1
Sarifah azzamalfatih
lanjut Thor
Uma Nyak
lanjutiiin doonk
Billal Ramadhon
lanjuuuuuttiin dooonk
Billal Ramadhon
jadi ceritanya ni d gantung yaa
Billal Ramadhon
SEDIIIH
Yanti Sanusi
novel ini selain bagus ceritanya, jg banyak ilmu dan hikmah yg bisa di petik dr cerita ini, tata kata dan bahasanya juga bagus dan enak di baca, sangat bisa di nikmati. tp kenapa likenya sedikit banget.
buat author, semangat ya, tetap lanjutkan donk ceritanya...
Yanti Sanusi
kog gak di lanju thor?
Yanti Sanusi
banyak ilmu di karyamu thor, terimakasih.
Yanti Sanusi
ceritanya bagus knp yg like dikit banget
Pertiwi Tiwi
yesel Lo entar arga
Pertiwi Tiwi
pergi aja dari rumah minta cerai.cerita sama org tuamu mawar.fari pada sakit hati
Pertiwi Tiwi
apakah laki laki misterius itu alif
Mawar Berduri
dasar manusia tiap detiknya bisa berubah... tapi apa penyebabnya ya
Mawar Berduri
aku mampir salam sejahtera
Sari
alurnya gak beraturan
Yani Risky Yani
msh ada lanjut gak thour.
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" kembali lagi memberikan like nya. Ditunggu Feedback nya ya kak. Lanjut terus Up nya kak.
Awie
satukan Alif dan mawar kembali...
Arnijum
semoga mawar sadar kl ituarga
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" telah datang membawa 2 like. Ditunggu Feedback nya ya kak. Terimakasih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!