assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 27
kini mobil Devan sudah terparkir di halaman mansion Devan.
Devan turun dan langsung masuk ke dalam mansion sedangkan Zella mengikuti Devan dari baelakang
"siang nona" sapa bi Hana
"siang bi" ucap Zella segera pergi meninggalkan bi Hana
kini Devan dan Zella berada di kamar, davan masih diam duduk melepas sepatunya
"Dev kenapa sih kamu tarik-tarik aku" ucap Zella
"kenapa kamu bilang? siapa laki-laki itu?"
"hah kamu nyeret aku kayak gitu cuma gara-gara laki-laki yang sedang makan bersama ku?"
"kenapa kamu cemburu, bukan hanya kamu Dev yang bisa pacaran dengan orang lain aku juga bisa" sambung Zella lagi
"apa aku cemburu? aku cuma gak mau media tau, bagaimana jika ada media yang tau itu sama saja merusak nama keluarga kita" ucap Devan
padahal jauh di lubuk hati Devan jika dia benar-benar cemburu melihat Zella bisa tertawa bersama laki-laki lain
Zella hanya tersenyum sinis melihat penuturan Devan
*emang aku gak tau, aku tau kamu cemburu Devan Tapi kamu gengsi untuk mengungkapkan nya* batin Zella
Zella tidak menjawab perkataan Devan, dia langsung pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya
Devan mendengus kesal melihat Zella yang tidak menanggapinya, Devan meraih ponselnya yang berbunyi dan tertera nama Maya disana
"halo" sapa Devan
"halo sayang, kenapa sih ketus banget"
"iy sayang ada apa"
"bisakah kau menemani ku belanja?"
"tidak bisa Maya aku sedang sibuk"
jujur saja Devan sudah tidak mood untuk menemani Maya untuk berbelanja karna dia tau pasti akan lama
"ayolah sayang, apakah kau sudah tidak mencintai ku lagi kenapa kamu berbeda, apakah kau mencintai istri mu itu?"
"huffhh baiklah, aku akan menjemput mu di apartemen"
"terimakasih sayang, aku akan bersiap"
Devan tidak menjawab perkataan Maya
ceklekk..
Devan melihat Zella yang sudah selesai mandi dan Zella masih menggunakan jubah mandi dan duduk di meja rias untuk mengeringkan rambut nya
Devan berlalu pergi ke kamar mandi, selesai mandi Devan melihat baju yang sudah di siapkan Zella, tapi herannya Zella tau jika dirinya mau pergi sehingga Zella menyiapkan pakaian pergi untuk Devan
Devan pun berlalu ke closet room untuk mengganti pakaian.
setelah selesai Devan melihat Zella yang sedang memainkan ponselnya
"aku mau pergi" ucap Devan
"hemm" jawab Zella
Zella tau jika Devan mau pergi menemani Maya untuk berbelanja, karna Zella sempat mendengar percakapan Devan dan Maya
karna sudah tidak ada percakapan Zella memilih untuk menonton di leptopnya
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
setelah magrib Zella turun ke bawah untuk menyiapkan makan malam untuk dirinya karena Devan belum pulang
"malam bi Hana" sapa Zella
"eh malam nona" jawab bi Hana
"oh ya nona mau makan apa?" sambung bi Hana
"hmm apa ya bi tapi Zella masih kenyang bi"
"kan nona hanya makan tadi siang nona"
"iy bi tapi tadi Zella udah ngemil banyak, hmm bi Zella mau makan buah aja deh bi"
"ya udah non bibi siapkan saja ya"
"ok bi' maaf ya bi ngerepotin"
"enggak lah non"
Zella berlalu ke ruang tv, dia menonton tv dan sesekali memainkan ponselnya
"permisi nona, ini buahnya" ucap Sinta
"ah terimakasih mba Sinta"
"sama-sama nona"
Sinta berlalu ke dapur dan meninggalkan Zella, tiba-tiba ponsel Zella berbunyi dan tertera nama Gabriel si sana
"assalamualaikum Riel ada apa?"
"waalaikumsalam, zell hotel yang di Paris ada sedikit masalah"
"hah masalah apa Riel"
"entahlah yang jelas tidak terlalu besar, jadi kau tak perlu khawatir"
"hmmm baiklah jadi apa rencana mu?"
"aku harus balik ke Paris untuk menyelesaikan nya"
"ah baiklah besok aku dan letta akan mengantarmu ke bandara"
"iy terimkasih"
"tidak perlu kita kan sahabat, seharusnya aku yang meminta maaf karna membuat mu repot"
"hmm iy ini sangat repot tapi aku lebih suka dari pada harus jadi CEO di perusahaan" jawab Gabriel terkekeh
"ya sudah aku mau menyiapkan keperluan ku untuk besok" sambung Gabriel
"baiklah, istirahat lah yang nyenyak"
"ya sudah selamat malam"
"malam"
Zella memutuskan sambungan nya
sebenarnya Zella merasa bersalah dengan Gabriel yang harus bolak balik, dan mengurus hotelnya di sana tapi mau bagaimana lagi ini sudah jadi keputusan Gabriel uang mau membantu Zella dari pada harus menjadi CEO di perusahaan papa nya sendiri
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠