Hafizah Syarifah Pradipto (19thn) gadis yang terlahir di keluarga sederhana tapi humoris,memiliki paras yang cantik,pintar,murah senyum,baik,sopan anak pertama dari 3 bersaudara.Dari pasangan Adrian Meshach Pradipto dan Kaila Sherly Pradipto.
Hafizah mempunyai adik laki-laki 2 yang bernama Abdul Rahman Pradipto usia (15thn),Agam Fathul Pradipto(12thn).
Fizah lulusan SMA ia bercita-cita menjadi Dokter,tetapi karna kondisi ekonomi keluarganya ia merantau ke jakarta untuk mencari kerja untuk membiayai kuliah dan keluarganya.Karna ayah Fizah sudah tua jadi ia yang membantu keluarganya.
Hingga ada seorang pria yang begitu membencinya,Abraham Alexi Pratama Raymond,seorang anak pengusaha terkaya di indonesia yang disegani para pebisnis lainnya,karna Abraham dikenal kajam,dingin.
Bagaimana kelanjutan kisah Hafizah dan Abraham,akankah mereka saling cinta atau saling benci?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingeu yolanda lesmana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
"Ayah udah dulu ya,Za mau kerja"ucap Za
"Ya sudah,kamu jangan terlalu kecapean ya nanti kamu sakit"ucap Ayah
"Ia ayah"sahut Za
"Nak tolong kasih handphone nya ke Bos kamu"sahut Ayah
"Buat apa yah?"tanya Za dengan kebingungan.
"Kasihin saja,Ayah mau bicara penting"sahut Ayah Za pun memberikan hp nya ke Abra dan Abra pun menerima nya.
"Ada apa yah?"tanya Abra
"Tolong kamu jagain anak Ayah,Ayah percaya sama kamu"ucap Ayah sambil senyum.
"Baik yah"sahut Abra sambil membalas senyum ayah nya dan juga melirik Za,seketika Za malu dan berkata.
"Ihhh Ayah,Za bisa jaga diri Za kok yah"sahut Za
"Ia Nak Ayah percaya bahwa kamu bisa jaga diri kamu tapi Ayah masih agak was was nak,kamu putri Ayah.Ayah takut kamu kenapa napa jadi Ayah minta bantuan sama Bos mu,Ayah percaya sama Bos mu nak"Sahut Ayah sambil melirik Abra
"Terima kasih yah sudah mau mempercayai saya untuk menjaga putri Ayah"sahut Abra
"Ya udah Ayah tutup telpon nya yah,jaga diri baik baik Nak"sahut Ayah
"Ia yah,Ayah juga jaga diri baik baik"sahut Za
"Ia nak ya udah Ayah tutup yah,Assalamualaikum"salam Ayah
"Waalaikumsalam"ucap Mereka.Ayah pun mengakhiri telpon nya.
"Anu pak...Bapak mau saya buat kan sesuatu?"tanya Za
"Tolong buat kan teh manis dan antar ke ruangan saya"ucap Abra
"Baik pak"sahut Za Abra pun pergi meninggalkan pentri dan Za pun membuatkan teh buat Abra dan mengantar kan ke ruangan nya.
Toktoktok
"Masuk"ucap Abra
"Maaf Pak ini teh nya"sahut Za
"Letakan di situ"ucap Abra sambil menunjukan meja.Za pun menaruh gelas nya.
"Kalau gitu saya keluar dulu pak"ucap Za
"Ehh tunggu"ucap Abra
"Ada apa pak?Bapak butuh sesuatu lagi?"tanya Za
"Tidak,saya mau tanya kamu pulang sama siapa?naik apa?"tanya Abraham
"Biasa Pak saya naik angkutan umum saya pulang sendiri pak,emang ada apa pak?"sahut Za sambil bertanya
"Kalau gitu kamu pulang bareng saya"ucap Abra sambil mengetik leptop nya.
"Ehh gak usah Pak,saya bisa pulang sendiri"sahut Za
"Apa kamu tidak dengar tadi kata Ayah kamu?"tanya Abra
"Kata apa Pak?"tanya Za dengan bingungg.Seketika Abraham pun menghentikan kegiatan nya.
"Ayah kamu nyuruh saya jagain kamu apa kamu lupa?"ucap Abra
"Ehh gak usah pak,jangan anggap serius ucapan Ayah saya,Ayah saya cuman bercanda pak"ucap Za dsambil cengegesan.
"Menurut saya ucapan Ayah kamu bukan sekedar becanda tapi bagi saya itu amanah"sahut Abra sambil menatap Za hingga Za menjadi gugup.
"Mulai sekarang kamu pulang pergi saya jemput"celetuk Abra.
"Tapi pak saya gak enak sama yang lain.Takut mereka mikir yang engga engga sama saya"sahut Za
"Jangan dengar kan omongan yang lain,udah kamu jangan nolak tawaran saya ini juga buat kebaikan kamu"ucap Abra
"Dan kebaikan aku"celetuk Abra sambil senyum tipis,untung tidak terdengar oleh Za,mau tidak mau Za harus menerima nya.
"Baik pak"sahut Za dengan lesu
"Kalau gitu saya keluar dulu pak"ucap Za dan di angguki Abra.Za keluar dari ruangan Abra dan berjalan menuju pentri di pentri Za melamun akan mengingat ucapan Abra tadi.
"Dooooorrrr"teriak Rika hingga membuat lamunan Za buyarrrr
"Astagfirullah Rikaa ke biasaan dehh ahh"kesel Za
"Habis nya kamu ngelamun sih,mikirin apa sih coba cerita sama aku.Siapa tau aku bisa bantu kamu"ucap Rika
"Mulai sekarang aku pulang pergi di jempu sama Bos"ucap Za dengan lesu
"WHATTTT"teriak Rika
"Isss kecilin suara kamu,nanti orang denger"sahut Za
"Ehhh maaf,abis nya aku kaget sih kok bisa sih kamu di anter jemput sama bos?kamu udah nolak?"tanya Rika
"Bos di kasih amanah sama Ayah supaya jagain aku,aku sih udah nolak soal nya gak enak sama yang lain kalau aku berangkat sama Bos.Nanti mereka mikir yang gak Baik soal aku nanti mereka pikir aku ada hubungan spesial sama Bos,tapi Bos malah kekeh ya udah aku gak bisa nolak soal nya itu amanah dari ayah"ucap Za
"Aku harus gimana Rika"ucap Za dengan sedih
"Udah Za jangan di pikirin,kan itu amanah dari ayah kamu itu juga buat kebaikan kamu,Ayah kamu gak mau putri nya kenapa napa jadi Ayah kamu minta bantuan sama Bos,mending kamu turuti aja apa kata Bos kan kamu juga gak bisa nolak tawaran bos,tadi kamu bilang kamu udah berusaha nolakan tapi gak bisa kan?ya udah turuti aja.Siapa tau kalian jodoh kan itu sih saran aki"saran Rika
"Ya udah mau gak mau kan kamu harus terima,sabar ya Za ini juga demi kebaikan kamu"ucap Rika
"Ada benar juga yah ucapan kamu,tapi aku gak enak sama yang lain Rik"ucap Za dengan sendu
"Jangan pikir kan yang lain Za cuek aja lah"sahut Rika.
Waktu pun menunjukan Jam makan siang Za dan Rika pun makan siang di kantin kantor seusai makan mereka melaksankan sholat dhuhur seusai sholat mereka pun melaksanakan tugas nya.Detik demi detik jam demi jam hingga tidak terasa sudah pukul setenga enam sore.Waktu dimana para pekerja pulang.
"Zaa aku duluan yah"ucap Rika
"Ia,hati hati di jalan yah"ucap Za dan di angguki Rika.Za pun berjalan menuju depan.Beberapa menit kemudian sebuah mobil berhenti di depan Za.
"Masuk"sahut Abraham
"Baik Pak"ucap Za dan Za pun masuk ke dalam mobil,Abra pun menjalankan mobil nya dan mengantar pulang Za sesampai di kos an Za Abra pun pamit pulang.
Detik demi detik jam demi jam hari demi hari bulan demi bulan,mereka menjadi makin dekat hingga para Karyawan pun berpikir bahwa di antara mereka mempunya hubungan spesial.Tidak terasa sudah satu tahun Za bekerja di perusahaan Abraham dan Za sudah mengumpulkan uang gajih nya untuk kuliah sebagian di tabung sebagian di transfer ke Bandung buat biasa sehari hari disana dan Alhamdulillah nya uang yang di kumpul kan Za sudah banyak cukup biaya kuliah Za.
Za pun berencana resign dari perusahaan itu karna tidak mungkin Za bekerja di kantor sedangkan masuk kantor tiap hari jadi Za ingin mengundurkan diri dan bekerja paruh waktu di cafe dekat dengan kampus.
"Terima kasih pak sudah antar saya"ucap Za sambil senyum manis
"Kan saya sudah bilang jangan Kpanggil saya pak"ucap Abra dengan kesal
"Maaf pak ehh mas,kalau gitu aku masuk dulu mas"sahut Za
"Ya sudah,saya juga mau pulang tapi kalau kamu sudah masuk baru saya pulang"aahut Abra
"Ya sudah saya masuk dulu mas,Assalamualaikum hati hati di jalan mas"ucap Za sambil tersenyum dan di angguki Abra,Za pun masuk ke kos an nya seusai Za masuk Abra pun pulang.
****
Makasih loohhh buat kalian yang menyemangati thourr,Aamiin semoga nilai thour memuaskan makasih doa nya yaa YOU GUYS ARE TEH BEST😘😘😘.
JANGAN LUPA VOTE YAAA
baru pertama nyimak..sdh...asyik..