Ares Geraldi Darmadji hidup serba mewah, namun sayangnya keluarga baru ternyata terlilit hutang besar kepada renternir, ia pun terpaksa memanfaatkan paras ketampanan untuk memperdaya setiap wanita yang menyukainya dengan menjadi 'Cowok Mokondo' yang ingin serba gratis.
Suatu hari pertemuan dengan Athena Sudarsono di sebuah tempat kebugaran membuat Ares merasa sakit hati karena hinaan Hena, hingga ia berniat untuk membalas dendam dengan cara membuat Hena jatuh hati, namun lambat laun Ares terpikat akan paras cantik Hena. Ia pun mulai jatuh cinta sungguhan dan melupakan balas dendamnya.
Mrs Arrogant penasaran dengan latar belakang Ares, ia pun menyuruh Violin untuk menyelidiki siapa pria yang kini mencoba mendekatinya, namun sayangnya Violin juga jatuh hati pada Ares
Mungkinkah cinta mereka bisa bersama, jika di balik payung emas itu ada peristiwa yang tak terduga.
penasaran dengan kisah cinta mereka?
Beri dukungan ya Thank you
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fanie Liem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Pertandingan Persahabatan
Kini pertandingan sengit masih terus saja berlangsung antara kubu Ares dan juga kubu Kevin sebagai ketua tim dari masing-masing kubu, Tim Ares mulai saling lempar bola dengan gerakan lincah untuk mengelabui lawan main.
Satu persatu lawan Ares mulai terlewati, ia sengaja mencoba mengocek lawan main supaya ia dapat memasukan bola bulat itu ke dalam keranjang. Namun sayangnya Ares harus kehilangan bola berwarna cokelat karena kakinya yang sempat tersandung oleh jenjang kaki Kevin," Aw!" pekik Ares
Wasit pun terpaksa meniupkan peluit panjang untuk memberikan jeda pada Ares untuk memberikan pertolongan pertama pada kaki Ares dan memberikan peringatan pada Kevin.
Permainan pun di mulai kembali setelah Ares mendapatkan pertolongan pertama oleh para medis yang segera membantu Ares.
Pada akhirnya lawan pun menguasai bola kembali dan mengoper bola tersebut kepada Kevin yang masih tidak bisa fokus dengan bola yang saat ini kembali dalam pelukannya, ia pun hanya bisa menepuk jidatnya saat bola tak masuk ke dalam keranjang.
"Makanya fokus kenapa si lu?" tanya Devan
"Gua lagi galau sama tunangan gua," ucap Kevin dengan berjalan menuju area sisi lapangan.
"kenapa sama tunangan lu?"tanya Devan
"Dia bersikap dingin sama gua. Apa dia tahu ya tentang hubungan gua dengan Violin?"tanya Kevin
"Mungkin saja tunangan lu itu sudah tahu," ucap Devan dengan merangkul bahu Kevin."
Kevin menghela napas," gawat."
"Jangan khawatir, bro. Nanti gua akan cari tahu melalui teman lain," ucap Devan dengan tersenyum tipis.
"Oke, terima kasih,"ucap Kevin.
Ares tak beda jauh dengan Kevin, dia juga sempat tak fokus sehingga bola yang terlempar ke arahnya sempat terkena kepala Ares.
"Bro, lu kenapa? melamun di tengah lapangan seperti ini," tegur Rian
"Sorry, gua lagi nggak fokus," ucap Ares.
Nggak fokus? Kenapa?" tanya Rian
"Nggak ada Hena di sini," ucap Ares.
"Bro, ini demi kampus kita. Tolong lu itu harus sampingan dulu perasaan lu kepada Hena," ucap Rian
"Ya, oke. Maaf," ucap Ares.
Tak lama kemudian, peluit pertandingan panjang kembali berdengung kencang di telinga para pemain. Semua penonton ikut merasakan ketegangan sendiri karena bola terus berpindah ke kiri-ke kanan, tapi mereka tidak henti menyerukan nama Kevin dan Ares yang menjadi inti pusat dari segala pemain
Tiba-tiba saja seorang gadis cantik bergaun mini berwarna merah mudah duduk tepat di depan bangku para pemain dengan suara keras untuk menyerukan nama Ares di tengah pertandingan yang saat ini sedang berlangsung sangat sengit antara tim Kevin dan tim Ares.
Kevin kali ini mengepalkan kedua tangan, ia merasa geram dengan tindakan Hena yang menyatakan nama lawan mainnya.
"CK! kenapa gerakan Ares membuat gua kewalahan seperti ini. Apa karena Hena mendukung Ares? harusnya Hena itu mendukung tunangan sendiri bukan pria lain," batin Kevin.
Ares bersorak ria dalam hatinya, ia tak menyangka sama sekali kalau Hena bisa memberikan dukungan padanya.
"Sepertinya Hena juga jatuh cinta padaku. Dia bahkan sudah tidak peduli dengan tunangannya sendiri," batin Ares.
Bersambung.
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
dulu dia bersikap sangat arogan itu karena kesalahan ibunya dalam mendidik hena anaknya. 😅😅
semoga di karya berikutnya mendapatkan rating tinggi!