NovelToon NovelToon
Petaka Malam Reuni

Petaka Malam Reuni

Status: tamat
Genre:Tamat / Duda / Balas Dendam / Konflik etika / Cinta Terlarang / Trauma masa lalu
Popularitas:554.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mhaya Yanti

Kinara tak menyangka jika kedatangannya di acara reuni akan membawa bencana bagi kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan pria yang dulunya membuat hidupnya tertekan.

Hingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan sang pria. Dan kali ini, pertemuan dirinya dan pria masa lalunya membawa duka lara untuk dirinya.

"Aku sudah lama menunggu kehadiranmu! Biarkan malam ini menjadi saksi rasa sakit hatiku padamu Kinara."~ Edgar Regantara

"Kau tak tau bagaimana rasanya jadi aku, Mungkin dengan cara kamu membalaskan dendam padaku! Rasa sakit hatimu lenyap bersamaan dengan luka yang akan aku bawa pergi" ~Kinara Saqeel Ardav

Sanggupkah Kinara melewati semua itu, melewati hal tak terduga dari masa lalunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PMR 27

Sudah satu minggu berlalu namun kondisi Edgar masih sama. pria itu terus saja mual di pagi hari bahkan tak selera makan apapun. Kinara bingung harus bagaimana pasalnya Edgar enggan untuk ditinggalkan barang sejenak.

Seperti pagi ini, Kinara memeluk Edgar yang lemah tanpa bisa beranjak sedikit-pun. Ia kesusahan beranjak bahkan bergerak, pasalnya Edgar sangat erat memeluknya.

"Ed, bangun yuk. Udah pagi," ujar Kinara sembari menggoyangkan bahu Edgar pelan.

"Hmmm."

"Kamu gak lapar!" tanya Kinara kala sedari semalam tak melihat pria itu makan sesuatu. Apa tak lapar pikirnya apalagi ia mual dan muntah setiap saat.

"Tidak," sahut Edgar semakin mengeratkan pelukannya.

"Edgar kamu dimana?" teriak seseorang dari luar kamar. Kinara dan Edgar terkejut bahkan pria itu spontan terduduk dan membuka matanya.

Brakk...

Pintu kamar itu terbuka dengan kasar disusul pria paruh baya yang tiba-tiba masuk kedalam kamarnya.

"Dia sangat mirip dengan ,Tania," Batin Regantara memandang lamat wajah Kinara yang terkejut disana. Wanita itu menunduk karena tak ingin bersitubruk dengan mata Regantara yang seakan mengulitinya.

"Dad, ada apa?" tanya Edgar berusaha bangun, pria itu berjalan dengan tertatih-tatih kearah Regantara.

"Bisa kamu jelaskan,Ed. Apa yang sebenarnya terjadi ?" sarkas Regantara ketika Edgar menuntunnya untuk duduk disofa ruang tamu meninggalkan seorang Kinara yang masih terdiam diatas ranjang.

"Aku sudah menceraikan, Berliana," ujar Edgar menatap Regantara dengan penuh keseriusan.

"Kenapa? Apa karena dia," sentak Regantara menelisik wajah pucat putra tunggalnya.

"Dari dulu aku tak mencintainya, Dad. Aku hanya mencintai Kinara dari dulu hingga sekarang," Papar Edgar penuh keyakinan. "Dia gadis yang dihina dan dicaci oleh Mommy tapi masih mau menerimaku kembali, Pa." imbuhnya.

"Mungkin dia menginginkan hartamu," ujar Regantara dengan kaki menyilang diatas pahanya.

Edgar menggeleng, ia tak suka dengan penuturan yang Regantara ucapkan.

"Tidak___"

"Maaf tuan, saya tidak sekalipun menginginkan harta Edgar. Bahkan saya tidak ingin bertemu lagi dengan Edgar tapi takdir berkata lain. Saya bertemu Edgar bahkan sekarang sudah menjadi istrinya tanpa saya sadari," terang Kinara tiba-tiba datang sembari membawa nampan berisikan kopi. "silahkan,Tuan," imbuhnya.

"Kau memaksanya ,Ed!" seru Regantara pura-pura tak tau meskipun sebenarnya ia tau. Bahkan aktivitas yang dilakukan Edgar maupun Regina terpantau apik olehnya.

"Iya."

Regantara menggeleng seakan tak percaya dengan apa yang dilakukan Edgar. Ia tak sekalipun mengajarkan anaknya seperti itu, namun lihatlah Edgar. Pria itu secara terang-terangan memaksa seorang gadis agar mau dinikahinya.

"Sini duduk. Berapa usia kandunganmu?" titah Regantara agar wanita yang sudah menjadi menantunya itu duduk bersebelahan dengannya.

Mata Regantara bersibobrok dengan mata Kinara. Mata yang selama ini Regantara rindukan namun tak bisa lagi ia gapai. Entahlah, hanya memandang mata itu rasa rindu Regantara bisa terobati.

"Masih empat Minggu, Tuan." ujar Kinara memilih duduk bersebrangan dengan Regantara dan juga Edgar .

"Keluargamu sudah menerima pernikahanmu!" seru Regantara lagi menatap nanar kearah Kinara.

"Sudah,Tuan."

"Panggil aku Daddy seperti Edgar, jangan memanggilku Tuan . Aku bukan majikanmu," sarkas Regantara dengan tatapan tak biasanya.

"Baik Tu__ maksut saya Daddy."

"Bagus anak pintar, semoga kamu tidak sungkan dan takut lagi pada Daddy setelah ini," ujar Regantara bangkit, pria itu hendak pergi dari apertemen milik Edgar dengan senyuman tersembunyi.

Bersambung...

1
Setianingrum Ningrum
Luar biasa
Kimmy imut
enak banget tuh asli
Dewi Nuraeni
Edgar..edgar/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fajar Ayu Kurniawati
.
Kurniawati Nita
Kecewa
Kurniawati Nita
Buruk
MSIT
Luar biasa
Yovita Vita
ank pak Regan msh hidup
Yovita Vita
pasti ulah mantan istri Edgar
Yovita Vita
seru ceritanya
mengandung bawang iya,emosi iya
gado2 😁
Iges Satria
janinnya kan baru 4 mingguan ya ( meninggal dlm rahim?? jd harus di operasi ? ) bukankah cuma butuh kuret krn keguguran... berasa udah berbentuk bayi aj thor /Smile/
Ayu Ilyas
sean itu siapa y.
Hermisa Ndnangin
jangan jangan mamaknya Kinara cintanya Deddy Edgar 😄😄
Hermisa Ndnangin
aku mendukungmu Berliana,bunuh saja regina🤣🤣🤣🤣 tertawa jahat
Nor Azijah
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
mungkin edgar bukan anak regina
Aurora
Luar biasa
yunidarwanti2
oh rupanya kisah daddy Regantra gk jauh beda dg Edgar 😥😥
💞Amie🍂🍃: Lah, kakak juga ngikut kesini😁😁
total 1 replies
yunidarwanti2
apa maksud kedatangan daddy Regantara ya🤔🤔
Betty Sam
cepat x kak.tamat nya
💞Amie🍂🍃: hehe maaf ya kak🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!