NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:455.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: aulina alfiana

Marsha harus dihadapkan dengan kenyataan pahit, di usia yang masih sangat muda harus menikah dengan gurunya sendiri. Bukan karena sebuah perjodohan tetapi karena kejadian satu malam yang tidak sengaja mereka lakukan.


Apakah Bastian akan benar benar mencintai Marsha? atau hanya rasa bertanggungjawab saja dan terpaksa menikahi Marsha? sementara Bastian masih mencintai mantan calon istri nya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terserah

Semua prosesi pernikahan dadakan sudah selesai dilakukan, kini Bastian dan Marsha sudah sah sebagai suami istri.

Kedua orang tua Marsha dan juga kedua orang tua Bastian masih berada di ruang itu, mereka ngobrol-ngobrol sebentar sebelum meninggalkan ruangan Bastian dan hanya menyisakan Bastian dengan Marsha saja.

"Gue pergi dulu, awas aja jika sampai lo nyakitin adik gue, habis lo di tangan gue!!"

Ya Aditya buru-buru meninggalkan ruangan perawatan Marsha, bukan karena ia tidak suka melihat Marsha bersama dengan Bastian tetapi memang Aditya ada pekerjaan mendadak yang memang harus segera ia lakukan.

Bukan karena Aditya membenci Bastian, Aditya mengenal betul siapa Bastian itu, laki-laki yang dingin laki-laki yang tidak tersentuh oleh perempuan bahkan Nadia itu adalah pacar pertamanya hingga sampai saat ini, tetapi bukan itu yang menyebabkan Aditya tidak bisa sedikit lega menyerahkan Marsha dengan Bastian, mengingat pernikahan mereka itu diadakan Karena rasa pertanggungjawaban Bastian kepada Marsha dan tentu saja tidak ada rasa cinta di dalam hati Bastian kepada Marsha.

Aditya takut jika nantinya Marsha dilukai oleh Bastian bukan luka secara fisik atau bagaimana tetapi bayang-bayang sang mantan itu masih melekat di hati Bastian dan tentu saja itu akan membuat pikiran Marsha menjadi kacau dan membuat Marsha tidak akan bahagia seperti dulu.

Tidak ada jawaban dari Bastian,aki-laki itu hanya menganggukkan kepalanya karena ia juga tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Bukan karena menyesali apa yang sudah dilakukannya siang ini tetapi ada sesuatu yang masih belum tuntas, ia belum menjelaskan semuanya kepada Nadia secara detailnya dan meminta maaf kepada mantan calon istrinya itu.

Setelah beberapa menit kepergian Aditya, kedua orang tua Marsha dan juga kedua orang Bastian juga berpamitan, mereka juga ada urusan tersendiri yang harus segera diselesaikan, bukan karena tidak ingin menemani Marsha di sini tetapi juga bukan karena semata mata pekerjaan saja, hanya saja mereka memang sengaja membiarkan Marsha dengan Bastian berada di sini supaya pasangan pengantin baru itu bisa mengobrol santai dan bisa mendekatkan diri, karena mereka berempat yakin jika nantinya Marsha dan Bastian pasti akan sama-sama saling mencintai.

"Yan, Papa tinggal dulu. Papa ada urusan, mama kamu juga. Dan kamu di sini jagain Marsha, karena papa dan mama mertuamu juga ada urusan di luar.."

Bastian terhenyak kaget, padahal sedari tadi ia sudah mengirimkan pesan kepada Nadia dan minta ketemuan dengan perempuan cantik itu, bukan berarti Bastian ingin kembali menyatakan perasaan cintanya dan menyesal telah membatalkan pernikahan itu tetapi Bastian belum lega jika belum menjelaskan secara detail 4 mata dengan mantan calon istrinya.

Tetapi mengapa rencana yang sudah ia susun berantakan, malahan kedua orang tuanya dan kedua orang tua Marsha menyerahkan Marsha kepadanya dan meminta dirinya untuk menjaga Marsha sore ini, tentu saja Bastian bingung, sementara tiga puluh menit lagi ia sudah ada janji dengan Nadia. Bagaimana mungkin ia akan membatalkannya sementara dirinya sudah banyak menyakiti perempuan cantik itu.

"Tapi pah, Tian?"

Bukannya menolak tetapi Bastian mencoba untuk membujuk kedua orang tuanya untuk menemani Marsha dulu di sini sementara ia akan menyelesaikan urusannya dengan Nadia, tidak lama palingan hanya membutuhkan waktu sekitar satu atau dua jam saja setelah itu Bastian pulang lagi ke sini.

Bastian adalah laki-laki sejati, ia tahu tanggung jawabnya terhadap Marsha yang saat ini sudah menyandang status sebagai istrinya tetapi Bastian masih mempunyai sedikit ganjalan hubungannya dengan Nadia, meskipun Bastian sudah membatalkan pernikahannya tetapi ia belum sama sekali berbicara empat mata dengan perempuan cantik itu, yang membuat hati Bastian masih mengganjal dan masih merasa sesak dan kepikiran terus dengan Nadia.

"Tidak ada tapi-tapian Tian, Marsha itu adalah istrimu dan Marsha adalah tanggung jawab kamu. Papa pergi dulu dan jaga menantu Papa baik-baik, jangan macam-macam dan jangan berbuat aneh-aneh..."

Bastian tidak bisa berkata apa-apa lagi, ia hanya menganggukan kepalanya meskipun pikirannya sedari tadi tertuju kepada Nadia yang sebentar lagi pasti sudah berada di taman kota.

Ya Bastian memang tidak membutuhkan tempat yang romantis atau bagaimana, yang ia butuhkan adalah kenyamanan dan tempat yang banyak orang karena Bastian tahu statusnya adalah suami orang yang tidak mungkin berduaan saja dengan Nadia di sebuah ruangan.

Setelah kedua orang tua Marsha dan kedua orang tua Bastian keluar,.Marsha melihat ke arah laki-laki itu.. sungguh tidak menyangka jika akan menyandang sebagai status istri dan menikah muda dalam usia yang masih belum genap 17 tahun, tetapi Marsha tidak bisa berbuat apa-apa, mungkin saja ini adalah nasibnya, mungkin ini adalah karmanya yang bandel yang suka berbohong kepada orang tua.

Sekilas Marsha menoleh lagi ke arah Bastian yang saat ini sudah duduk di sofa, laki-laki itu tampak memikirkan sesuatu sembari memegang ponselnya. Marsha tahu jika Bastian pastinya ada sesuatu dan ingin keluar meninggalkan ruangan ini.

"Kalau Pak Bastian mau keluar, keluar saja .. aku tidak apa-apa, sepertinya Pak Bastian sudah ada janji bertemu dengan seseorang."

Iya gerak-gerik Bastian sudah terbaca di mata indah Marsha yang sedari tadi melihat Bastian gelisah, sembari memegangi ponselnya dan Marsha tahu jika Bastian pasti sedang janjian dengan seseorang, entah itu seseorang siapa tetapi yang jelas sepertinya Bastian sangat mengkhawatirkan sekali orang itu dan ingin buru-buru pergi dari ruangan ini.

"Kamu nggak apa-apa jika saya tinggal sendirian?"

Jelas saja mendapatkan respon seperti itu dari Marsha, Bastian tidak mau basa-basi, ia memang harus menemui Nadia di taman kota dan menjelaskan semuanya sebelum memang benar benar jelas dan clear Bastian tidak akan tenang.

"Aku tidak apa-apa Pak, pergilah..."

Jawab Marsha enteng, yang memang status dirinya adalah istri dari Bastian tetapi jika Bastian masih mempunyai hati dengan perempuan lain, Marsha bisa apa? Toh juga pernikahan ini bukan karena kehendak dirinya atau kehendak Bastian tetapi karena sebuah tanggung jawab dan untuk menutupi citra buruk dari keluarganya maupun keluarga Bastian.

Bastian bangkit dari kursinya kemudian ia mendekati Marsha, laki-laki itu juga tanpa ekspresi mendekati istrinya yang masih tiduran santai dengan memegangi ponselnya.

"Kalau begitu saya tinggal dulu, saya tidak akan lama dan nanti saya akan kembali lagi ke sini."

Terserah mau kembali atau tidak, itu bukan urusan aku yang jelas urusan kita sudah selesai dan juga tanggung jawab kamu kepadaku sudah selesai, aku juga tidak mau mencampuri urusan kamu, terserah !! mendingan ke laut aja sekalian supaya aku tidak berbebani dengan pikiran ini.

Ingin sekali Marsha mengatakan itu tetapi ia masih menahannya, tidak mungkin jika ia mengata-ngatai suaminya seperti itu, Marsha masih ingat betul bagaimana dirinya yang sudah sah menjadi seorang istri.

1
Qaisaa Nazarudin
Di awal aja Nadia bilangnya oasrah dan ikhlas,Kalo dia cewek baek2 dia gak bakalan ganggu Bastian lg..
Qaisaa Nazarudin
Di novel2 selalu ada DRAMA MEMATUNG,DRAMA TIDAK BISA MELAKUKAN APA-APA..Padahal bisa aja ngelakuin apapun,tendang kek,tampar kek..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Bisnis aja yg di nomor 1 kan..Anak2 gak di pedulikan..
Qaisaa Nazarudin
Typo bertebaran.. cerita nya bagus Padahal..
Qaisaa Nazarudin
Marsha apa Nadia?🤔
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti jebakan Nadia ma Rendi..
Qaisaa Nazarudin
Makanya dalam islam mengHARAM kan ARAK minuman beralkohol..
mampir thor..🙋
Masriani 1438
wah
hebat pengarangnya mengerti dgn keinginan pembacanya
the best👍
Masriani 1438
hukumnya wajib lo sya
Masriani 1438
sow sweet
Masriani 1438
apa mama bisa d segerakan punya cucu
lanjut
Masriani 1438
dilema tuh bastian
Masriani 1438
ya udah lanjutin
Masriani 1438
ha ha kena deh marsya
Masriani 1438
lanjut dong
Masriani 1438
😂cemburu ni yee
Masriani 1438
Marsya Marsya
kebeneran deh
Masriani 1438
hukuman apa ya d berikan Bastian
Masriani 1438
aduh anak gadis nih
betul2 harus d tertibkan
ha ha
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!