Menjelang hari pernikahan Belinda astari harus menerima kenyataan pahit. Calon suaminya Sulthan ardanu yudha menghilang, seperti sudah menduga ini akan terjadi Belinda bisa tegar tapi tidak dengan orang-orang yang dia sayangi. Umi Maryam calon ibu mertua yang sangat menyayangi nya dan ayahnya harus di larikan ke rumah sakit karena shock dengan berita menghilangnya Danu. Saat dia berusaha tegar menghadapi kenyataan tiba-tiba Sulthan Anggara yudha melamar siap menggantikan posisi Danu. Belinda ragu, apakah dia harus menerima atau menolak lamaran adik dari calon suaminya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darellia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Suasa kantor mendadak ricuh, Rosa sengaja mendramatisir keadaan seolah dia lah yang menjadi korban.
Sengaja itu di lakukan dia takut kalau video perkelahian nya dengan Riska viral.
Angga yang baru saja selesai meeting tak menghiraukan hiruk pikuk disekitarnya, dia hanya ingin cepat pulang dan bertemu pujaan hati yang selalu membuatnya rindu pulang lebih tepatnya rindu kamar.
"Angga tanggungjawab lo, istri lo udah nyerang Rosa di resto gara-gara dia ga Terima Rosa jadian sama temennya!" Ujar Alika.
Angga memindai penampilan Rosa dan Alika benar saja mereka habis berkelahi, Tiba-tiba bayangan Belinda memukuli dua orang semalam melintas.
"Jangan jangan dihajar seperti dua orang semalam, kayaknya ga pake tenaga dalam deh lukanya ga parah," Monolog Angga dalam hati.
"Percaya ga percaya sih, tapi Belinda ga mungkin nyerang duluan kalo kalian ga mulai duluan!"
Rosa menyilangkan kedua tangannya di dada,berbicara dengan menaikkan volume suaranya agar di dengar yang lain, " Pantaslah di bela kan istrinya, padahal wanita bar-bar kampungan yang ga tau adat!"
Angga meninggalkan mereka, percuma di ladeni juga tidak akan berakhir Damai. Dia percaya kalaupun Belinda melakukannya pasti ada sesuatu yang sangat menganggu nya. Sebelum masuk ruangannya Angga berbalik dan memberi saran pada Rosa.
"Kalau memang istri gue melakukan kekerasan sama kalian, laporin aja gapapa kok kalau memang istri gue yang salah aku pastikan dia akan dihukum sesuai hukum yang berlaku!"
Rosa dan Alika terdiam tuduhannya pada Belinda ternyata menjadi boomerang bagi mereka. Kini, semua orang yang ada di sana menyarankan untuk melakukan Visum dan melaporkan ke polisi.
***
Belinda mengajak Riska untuk menginap di rumahnya saja, awalnya Riska menolak dia malas jika harus di tinggal pacaran oleh sepupunya.
Dengan sedikit ancaman kalau video pertengkarannya akan di kirim ke orang rumah akhirnya Riska setuju.
"Gitu dong, kita pulihkan tenaga dalam di rumah gue aja tenang banyak makanan!"
" Terserah, awas ya kalo sampe orang rumah tau!"
Belinda mengacungkan jempolnya, tak mungkin dia setega itu dengan bestienya.
"Ris, ide dari Rosa tadi bagus juga gimana kalo kamu deketin Denis!"
Riska yang sedang memejamkan mata seketika melotot ke arah sepupunya.
"Emang Abang mau? Dia terlalu tinggi untuk digapai Belinda astari, bagai pungguk merindukan rembulan sedang aku hanya remahan Almond!"
"Mahal dong!" Kompak keduanya kemudian tertawa bersama.
"Denger ya, selama aku kenal Denis dia itu ga pernah ramah sama perempuan kecuali aku trus dia itu termasuk pelit kalau sama lawan jenis dia hanya akan baik pada orang yang bisa buat dia nyaman!"
Raut muka Riska berubah sendu, dia menundukkan pandangannya dan memilin ujung bajunya.
"Mungkin dia baik karena aku saudara kamu!" Lirihnya.
"Ga mungkin, aku kenal Denis cara dia natap kamu itu beda. Pernah juga aku bertanya tentang Rosa ekspresi dia biasa aja malah dia menyangkal kalau punya hubungan dengan Rosa perempuan itu aja yang ke geeran, ga ada yang ga mungkin keluarga Denis baik tidak membedakan kaya dan miskin!"
Bukan Belinda namanya kalau tidak berhasil membujuk Riska saraswati, akhirnya dia mau mencoba.
"Impian lo bakal terwujud kalau nikah sama Denis!"
Sebelum mereka pulang mereka mampir ke sebuah Fruitmart, memulihkan tenaga dalam dengan mengkonsumsi buah-buahan.
"Pilih semua yang kamu mau, ga usah lihat harga!"
Riska memberi tanda dia jempol, Saat memilih buah strawberry import tanpa sengaja Belinda dikejutkan oleh cibiran dari seorang perempuan.
"Ternyata sudah kaya sampai bisa membeli buah import yang mahal? Semoga saja uang itu bukan dari hasil morotin anak saya, karena tahu sendiri dia paling tidak bisa bilang tidak jika sama kamu!"
Sontak Belinda menoleh, seandainya bukan orang tua pasti sudah dilibasnya. Belinda terpaksa memberi senyuman semanis mungkin.
"Selamat sore Nyonya Fatma, tenang saja uang yang saya pakai buat foya-foya murni dari hasil kerja saya dan dari suami saya yang begitu royal, Anda jangan khawatir!" Tegas Belinda.
Riska yang seperti melihat adegan sinetron Cinta tak direstui mertua konglomerat pun hanya bisa diam celingak celinguk, mau ikut menjawab pun dia belum tahu kronologi nya.
"Syukur lah kalau kamu sudah menikah jadi anak saya terbebas dari parasit, asal kamu tahu hanya wanita konglomerat yang akan dia nikahi!"
Belinda memalingkan muka dengan mencebikkan bibir, perempuan ini terlalu lucu merasa paling berkuasa.
"Permisi Nyonya Fatma saya duluan, belanjaan saya sudah cukup!"
Belinda berjalan meninggalkan perempuan tersebut, akan tetapi telinganya masih mendengar apa yang dibicarakan perempuan tersebut dengan asisten nya.
"Kita ke kasir menunggu wanita itu pergi, jangan sampai dia pura-pura lupa bawa dompet kita yang disuruh membayar tagihannya, dasar wanita dari kasta rendah sama saja!"
Belinda yang mendengar hanya bisa geleng-geleng kepala, untungnya dia sudah hafal betul tabiatnya.
Saat di mobil Riska tak bisa menahan mulutnya lagi untuk bertanya tentang adegan sinetron tadi.
"Bel, ibu-ibu konglomerat sombong tadi siapa?"
Belinda tak menjawab pertanyaan Riska dia justru tertawa terbahak.
"Beliden, di tanya itu jawab bukannya ketawa ga lucu!" Riska memonyongkan bibirnya.
"Jangan kaget ya, calon mertua kamu!"
"Haahh!"
dari tadi nerocos mulu
jadi penasaran niih gantengnya kek apa sih Angga ini kok di samain sama Lee min ho🤔🤔
awas sampai kau berulah
mampir juga di karya ku yaa ..
mohon di baca dengan benar tolong jangan di skip....jangan boom like yaa 🙏
saling dukung yukk, jangan lupa yaa mampir juga di karya ku /Smile/