NovelToon NovelToon
Hidup Kembali

Hidup Kembali

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:713.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: cahaya_bintang

Adelia adalah gadis yang pekerja keras, ia merantau di kota besar agar bisa memenuhi kebutuhan ayah dan kakanya yang berada di rumah. Semua ia berikan agar bisa membahagiakan kedua orang yang sangat ia sayangi namun penghianatan kakak Adelia dan Riki membuat dirinya dibunuh dan meninggal.

Tuhan masih berbaik hati memberikannya kesempatan kedua untuk hidup, namun masalahnya ia berada di tubuh orang lain. ia bertekad untuk membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pantas Dipenjara

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan di pintu, segera Alena keluar untuk melihat siapa yang bertamu pada pagi hari di rumahnya. Ia terkejut melihat kehadiran dua polisi dihadapannya dan kedua polisi itu melihatnya tanpa adanya senyuman akan terkesan galak.

Iya tersenyum masam berusaha menetralkan suasana walaupun dirinya sedang ketakutan setiap melihat polisi yang sekarang berada di rumahnya. "Ada apa ya sampai pak polisi ke rumah saya, apa ada yang bisa saya bantu ? ".

"Apa benar anda yang bernama saudari Alena ? ". Tanya salah satu polisi tersebut.

"Iya bener saya sendiri, ada apa mencari saya ? ". Alena heran dengan adanya polisi, ia merasa tidak melakukan apapun sampai polisi datang tapi sekelebat ingatannya tentang membunuh Adelia terlintas, tiba-tiba tubuhnya terasa gemetar tapi ia menampik itu semua.

"Kami akan menahan anda atas tuduhan pembunuhan adik anda sendiri yang bernama Adelia". kedua tangan Alena diborgol oleh polisi, gadis itu berusaha untuk melepaskan borgol, ia tak terima dirinya ditangkap.

"Alena apa yang terjadi ?". Ketika ayahnya keluar untuk mengetahui mengapa Alena lama sekali membukakan pintu, ia pun mengernyit saat adanya polisi di sana bahkan sangat terkejut dengan kedua tangan Alena yang diborgol.

"Kenapa kalian memborgol anak ku ? lepaskan Alena sekarang juga dia tidak bersalah ". sang ayah berusaha untuk melepaskan borgol itu namun tidak bisa karena memerlukan kunci dan ia melihat kedua polisi itu dengan tatapan nyalang.

Salah satu polisi berusaha untuk memisahkan sang ayah dari Alena dan Alena dibawa untuk masuk ke mobil polisi pergi menjauh dari sana, sang ayah terjatuh ia merasa kesakitan di tempat tinggalnya berada apalagi beliau baru saja operasi ginjal.

"Aduh ginjalku sakit sekali ".Sang ayah memegang pinggangnya yang terasa sangat sakit ia merasa jika ginjalnya kembali bermasalah sementara Alena telah dibawa pergi oleh kedua orang polisi tersebut.

*****

" Lepaskan aku dari sini cepat lepaskan aku ". Alena mengguncangkan jeruji besi itu berharap agar ia segera bebas dari sini karena merasa jika ini bukanlah tempat untuk dirinya.

Alena sebal dan menendang pagar besi tersebut hingga kakinya merasa kesakitan, ia berpikir keras siapa yang melaporkan dirinya ke kantor polisi padahal kasus tentang Adelia sudah sangat lama, bahkan ia merasa jika harusnya polisi tidak menemukan bukti apapun. Alena bersumpah jika ia menemukan orang yang telah melaporkannya maka ia akan membalas orang itu tanpa ampun.

"Apakah kau senang berada di sini ? ". Suara dari seseorang yang mendekat kepadanya mengalihkan perhatian Alena sehingga ia menoleh dan mendapati Vanesa melihatnya dengan tatapan senang.

Terlihat raut wajah kebingungan Alena, wajar jika Alena merasakan demikian karena tidak pernah merasa bertemu dengan Vanessa yang tanpa ia ketahui sebenarnya adalah Adelia. Vanessa tersenyum senang ia merasa jika dirinya telah menang.

" Siapa kau? ". Tanya Alena yang masih berusaha mengingat siapa wanita yang berada di depannya, ia merasa tidak pernah bertemu dengan wanita tersebut bahkan wajahnya sangat tidaklah familiar.

"Apa kau sudah tidak mengenaliku kak Alena? padahal dulu kau selalu memarahiku jika tak mengirimkan uang tepat pada waktunya, atau apakah kamu ingat saat aku berumur 10 tahun kamu mencuri uang ibu tapi kau menuduhku yang melakukannya sampai aku dipukul dengan rotan hingga kedua kakiku berdarah? ".

Bola mata Alena seakan ingin keluar dari tempatnya, gadis itu sangat terkejut dengan kenyataan yang berusaha Ia tampik, bahkan bibirnya bergetar dan seluruh tubuhnya terasa lemas hingga jatuh terduduk di sana.

Iya tidak ingin percaya jika Adelia masihlah hidup dan lebih tidak percaya lagi dengan wanita yang baru ia temui hari ini mengaku sebagai Adelia. "Siapakah kau sebenarnya mengapa kau mengetahui semua itu?".

"Tentu saja aku adikmu kak, adikmu yang selalu tidak pernah kau sayang dan selalu kau sia-siakan, aku adalah Adelia. Tangan Vanessa keduanya mengepal erat saat mengatakan kenyataan tersebut.

"Tidak, tidak mungkin kau adalah Adelia karena dia sudah mati, kau pasti berbohong". Alena menggeleng dengan cepat, Ia tidak mau percaya, bahkan antara wajah Adelia dan dan wanita di depannya itu sangatlah berbeda. "Apakah kau operasi plastik? ".

"Kau tidak perlu tahu aku operasi plastik atau tidak karena mau bagaimanapun rupaku sekarang itu bukanlah urusanmu kakakku tersayang, daripada memikirkanku lebih baik kau memikirkan dirimu sendiri yang sekarang tinggal di penjara dan tidur dengan tikus juga kecoa,bukankah kau sangat menyukai kecoa dari dulu maka bersenang-senanglah di sini".

Vanessa melipat tangannya di atas perut ia tersenyum senang melihat wajah kekesalan dan menikmati pertunjukan yang selama ini telah dinantikannya. Dimana Alena masuk penjara kalau perlu mendekam sampai seumur hidup akibat kejahatannya, semua kasih sayang yang ia dapatkan nyatanya tidak sebanding dengan perlakuan keji Alena terhadapnya, maka dari itu sekarang Vanessa sangat puas.

"Kau pikir kau pantas melakukan ini kepadaku? Seharusnya kau berterima kasih karena sebenarnya kau hanyalah anak angkat yang keluargaku pungut dan besarkan, kenapa kau kaget? ".

Tangan Vanessa yang tadinya terlipat kini terlepas karena terkejut mengetahui kenyataan jika dirinya adalah anak angkat bukan anak kandung yang selama ini Iya ketahui. Hatinya merasa bergetar seolah ia merasakan kesedihan yang cukup untuk mengiris perasaannya.

Vanessa berbalik dan menjauh dari Alena keluar dari penjara tak memperdulikan teriakan Alena yang berulang kali menyebutkan namanya dan minta untuk dilepaskan, bahkan ia berasa seperti tak bertulang melangkah dengan amat berat menyeret kakinya keluar dari tempat para penjahat yang dihukum.

Kepala Vanessa menengadah melihat langit yang begitu luas tanpa sadar air matanya meleleh membasahi pipi. Jantungnya terasa berdetak lebih kencang dan tubuhnya bergetar, ia merasa bimbang akan hal yang telah dilakukannya. Berkali-kali bertanya apakah dirinya pantas untuk memenjarakan Alena?.

Iya merasa berdosa dan merasa bimbang, keluarga yang telah membesarkannya selama ini walaupun ia tidak diperlakukan dengan adil dan berbanding terbalik dengan apa yang mereka lakukan kepada Alena namun mereka telah merawatnya hingga besar, menyekolahkannya dan memberinya makan hingga ia bisa bernafas dan terus hidup, walaupun nyawanya telah direnggut.

Jika bukan karena takdir dan kebaikan Tuhan mungkin ia tak akan bisa menghirup oksigen lagi. Dan dirinya hanya akan menjadi abu yang bercampur dengan tanah, Vanessa menggeleng ia merasa jika keputusannya saat ini sudah sangatlah cepat kalau memenjerakan Alena memang sudah seharusnya dan ia merasa jika penyesalannya harus ia singkirkan dan kembali ke tujuan awal.

"Tidak, aku adalah Vanessa karena Adelia telah mati oleh perbuatan Alena jadi ia harus mendekam di penjara untuk membalas semua kekejian yang telah Ia torehkan kepadaku".

.

.

.

.

.

.

.

.

Dukung author dengan cara klik like, komen, dan tip agar aku semangat melanjutkan novel ini.

1
Atoen Bumz Bums
knpa gak dihotel
Atoen Bumz Bums
alena atau aneta thor
aldikn gak tau
Atoen Bumz Bums
pecat aja Riki biawak itu
Atoen Bumz Bums
manfaat kn kesempatan adel
Atoen Bumz Bums
nasib baik untuk Adelia
transmigrasi ke tubuh anak orang kaya men punya orang tua baik walaupun sibuk sama kerjaan jadi nggak perlu susah cari duit lagi
Atoen Bumz Bums
udah nggak ketulungan bege-nya
Atoen Bumz Bums
kenapa nggak pernah ngomong sama bapak nya
Atoen Bumz Bums
gara2 kakak taik
assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, aku izin pamit, mau cari novel lain saja, cerita mu sebenarnya sangat bagus tetapi terlalu vulgar, dan terlalu salah jika dibaca, maaf ya kak bukan menjelekkan tetapi di bab bab awal memang tidak baik, saya lebih suka dengan cerita yang mc nya berkelas dan tidak rendahan, bukan menghina tetapi tolong jika buat cerita dewasa jangan terlalu vulgar apa lagi sampai menjual diri, MC nya saja seperti itu apalagi alurnya
Atoen Bumz Bums: tinggal skip,
total 1 replies
hallo assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, tolong ya kak kalau buat cerita dikoreksi dengan baik, cerita mu di bab bab awal terlalu salah kak, bukan menjelekkan tetapi takutnya ada pembacamu yang masih dibawah umur
hah tor tor, kalo buat cerita jangan terlalu keterlaluan, kau sendiri pun juga enggak tahu pembaca karya mu itu ada yang di bawah umur atau tidak, aku bukan bermaksud menjelekkan tetapi secara tidak langsung kamu juga sudah melakukan hal hal yang tidak baik dengan membuat cerita seperti ini, cerita yang kau buat sebenarnya sangat bagus, tapi dikira kira juga kalau mau berkarya, yang ku takutkan itu satu kak, yaitu jika ada pembaca yang masih dibawah umur, tolong jika membuat cerita diperhatikan dulu ya kak, terimakasih
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
SantosaDebora
bego bgt sih, masa segtu gampangny ngasih uang byk gk curiga & gk ngecek dl
Nanik Lestari
Oon
ARA
Jadi ingat film Conjuring😱
ARA
Penasaran 😱😱😱
ARA
Arya lagi sama wulan?? 😜😁😁#typo
ARA
😁😁😁😁😁
ARA
Saking pengen ngerasain shoping sampai ke mall pagi2 barengan jam karyawan Absen😁😁😁
ARA
Semangat Adelia.. Bantai para penghianat cinta😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!