Setelah diet ketat yang dilakukan oleh Crystal akhirnya gadis itu mempunyai badan ideal bak Lisa Blackpink idolanya.
Crystal ingin meninggalkan masa lalu atas pembully an yang dialaminya di sekolah lamanya.
Nona muda itu pindah sekolah di Sky High School yang ternyata di sekolah itu, Crystal bisa mewujudkan cita-citanya yaitu mempunyai dua pacar sekaligus.
Bagaimana cerita Crystal dengan dua pacarnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MATB BAB 27 - Dua Tembakan
Semua pengunjung jadi memperhatikan Crystal, semua pasti mengira jika Crystal kepergok selingkuh dengan pacar-pacarnya.
Anak muda jaman sekarang memang seperti itu
Apa tidak malu?
Orang tuanya pasti salah didik sampai mempunyai pacar sebanyak itu
Bisikan-bisikan itu terdengar jelas di telinga Crystal, kalau Sachie berharap gadis itu menangis karena malu, dia salah besar.
Beruntung Crystal sempat kursus bela diri jadi gadis itu bisa menggunakan keahlian tersembunyi sekarang.
Crystal meraih tangan Michael lalu menarik dan membanting pemuda itu ke lantai.
"Argh!" Michael berteriak karena merasakan sakit di tangan dan punggungnya.
"Itu karena memelukku sembarangan dan memanggil sayang seenak jidatmu!" kesal Crystal.
Ini sungguh di luar rencana, bukannya mempermalukan Crystal tapi Michael sendiri yang merasa malu karena kalah dengan anak perempuan.
"Apa tujuanmu sebenarnya mendekatiku? Kau pasti tahu kenapa Raven dan Dexter ada di sini bersamaan," cecar Crystal.
"Aku hanya kebetulan ada di sini lalu melihatmu yang kesulitan jadi aku ingin membantu," ungkap Michael memberi alasan.
"Kau pikir aku akan percaya," kesal Crystal. Dari alasan Michael sangat tidak masuk akal.
Pasti Sachie berada di sekitar sini dan merekamnya jadi Crystal mencari gadis itu sampai dapat.
Ternyata memang sesuai dugaan, Sachie bersembunyi bersama Carol untuk merekam Crystal diam-diam.
Ketika ketahuan, Sachie buru-buru menyembunyikan ponselnya di dalam tas.
Namun, Crystal segera merebut dan melempar ponsel itu sampai pecah.
"Kenapa kau lakukan ini padaku?" tanya Crystal. Dia tidak akan menjauhi masalah lagi.
Sachie jadi emosi karena ponselnya yang pecah. "Kau menghancurkan ponselku!"
"Aku akan menggantinya!" Crystal melempar uang yang ada di dalam tasnya. "Jika kurang, kau bisa menagihnya padaku!"
"Bukankah kau suka uang? keluargamu terlilit hutang dan kau memanfaatkan aku, bukan?"
"Aku tahu semuanya!"
Akhirnya Crystal berani berbicara seperti itu yang membuat Sachie terdiam seribu bahasa.
"Aku bisa membalasmu, sungguh itu sangat mudah. Hanya saja aku memilih menjauh karena aku teringat apa yang pernah aku baca..."
Balas dendam terbaik adalah tidak ada
Sembuhkan, lanjutkan dan jangan menjadi seperti mereka yang menyakitimu
Jika balas dendam itu bentuknya pembuktian, maka kamu akan terbiasa melakukan sesuatu karena dendam
"Aku memutuskan untuk tidak membalasmu tapi kau terus-terusan saja menjatuhkan mentalku!"
Crystal berbicara dengan nada keras supaya Sachie mengerti.
"Aku hanya diam bukan berarti aku tidak tahu tapi jika kau sudah keterlaluan apalagi melibatkan orang-orang terdekatku, aku tidak akan tinggal diam saja. Jadi, berhentilah menggangguku dari sekarang!" pinta Crystal.
Setelah berkata seperti itu, Crystal meninggalkan wahana permainan. Dia butuh waktu sendiri.
Walaupun berusaha tegar tetap saja gadis itu menangis juga di dalam mobil bahkan saat kembali ke mansion.
"Apa yang terjadi?" tanya Sera pada supir yang mengikuti Crystal.
"Nona sepertinya bertengkar dengan temannya," jawab sang supir.
Sera pun ke kamar putrinya untuk menanyakan langsung.
"Crystal..." panggilnya.
"Mom..." Crystal memeluk sang mommy supaya tenang. "Aku tidak punya teman lagi!"
"Bagaimana dengan dua calon pacarmu?" tanya Sera karena dia tahu, dua cowok itu yang membuat Crystal bersemangat sekolah.
Kalau begini, apa Crystal perlu pindah sekolah lagi?
"Mereka pasti akan menjauhiku," ucap Crystal berasumsi.
"Tenang dulu, jangan terlalu mengambil kesimpulan sendiri. Coba lihat besok, kalau keadaan tidak membaik, kita bicara pada daddy," balas Sera.
Ternyata pikiran Crystal itu salah besar karena keesokan harinya, Dexter dan Raven justru menembak gadis itu secara bersamaan.
"Crsytal Aldeguera, maukah kau jadi pacarku?"
penasaran banget sama ending ceritanya..
tapi apa boleh buat..
semoga suatu saat kak dhevis masih mau ngelanjutin cerita2 yg hiatus walopun tanpa kompensasi apapun..
stay healthy and keep fighting.. 😘😍🥰🤩