NovelToon NovelToon
Extraordinary Love

Extraordinary Love

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Beda Dunia / Elf / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:54.3k
Nilai: 5
Nama Author: Delima Rhujiwati

Putri Amatheia tidak pernah menduga akan bertemu dengan laki-laki yang bukan dari bangsanya, makhluk aneh dengan segala kekurangan yang ia dapati.
Pertemuan itu membuahkan cinta dan keserakahan dua manusia beda alam.
Sedangkan nyawa sang Raja berada dalam tanggung jawabnya, dengan menerima pinangan musuh sejati kaum ikan duyung, yang telah berusaha memporak porandakan kerajaan yang seharusnya menjadi kekuasaan Putri Amatheia sebagai putri mahkota.
Filghofin Orlando lelaki pendiam itu harus menelan pil pahit, ketika di hadapkan dengan permasalahan yang tidak pernah ia sadari, penduduk desa yang melakukan pembunuhan berencana untuknya, karena di yakini sebagai pemuda pembawa sial, karena hasil pernikahan terlarang dengan bangsa penghuni pegunungan Gordon, dan membuatnya terdampar di pulau antah-berantah dan mengharuskan dia memasuki tempat yang bukan dunianya.
Atas nama hati dan cinta. akan kah cinta mampu membawa keserakahan menjadi keikhlasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delima Rhujiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"segera katakan apa persyaratan yang kau minta untuk menjadikan putri Amatheia sebagai Ratu kami dan menempati telaga hunian kami?" Desak Truna seolah tidak sabar dengan permintaan putri Amatheia.

Putri Amatheia mensejajarkan tempat duduknya dengan Filghofin yang tetap berada di sisinya, "wahai penguasa telaga hunian tuan Truna, ketahuilah! Aku adalah putri pertama dari raja Brenton Alberich penguasa istana Gkinzerniyu, bila anda ingin mempersunting diriku untuk anda jadikan Ratu pada bangsa anda. maka tuan, harus mampu melawan kebengisan pangeran Sharklys. Sebab, Dia yang terlebih dahulu mempersunting ku untuk menjadikan diriku sebagai Ratu dan berkuasa di laut merah." Putri Amatheia melirik kearah Truna, melihatnya sedang manggut-manggut seolah mempertimbangkan persyaratannya yang tidak mudah ternyata.

Filghofin mulai memahami kemana arah pembicaraan ini, "Amatheia, ini bukan permainan bisa saja Truna lebih kuat dari pangeran Sharklys dan mampu mengalahkannya, lalu kau harus menikah dengan makhluk ini. Apakah kau menyadari?" Bisik geram Filghofin geram terhadap keputusan putri Amatheia.

"Ghofin, kekuatan pangeran Sharklys hanya akan lemah bila mustika perak dengan mustika emas keabadian bersanding, jangan lupa itu!" Putri Amatheia berusaha meyakinkan Filghofin dan ia juga menyadari sikap Filghofin menjadi sedikit aneh pada keputusannya yang baru saja ia berikan kepada Truna.

"Terserah padamu, aku hanya sebagai pendampingmu menuju laut merah dan membebaskan ayahku berserta paduka raja Brenton." Jawab Filghofin menjadi pesimis pada sikap putri Amatheia.

Senyum tipis putri Amatheia tersungging di bibirnya, Filghofin sampai disini menjadi aneh dimatanya.

"Bagaimana tuan Truna? Apakah kau sanggup? Persyaratan ini tidak ada penawarnya, bila sanggup selayaknya kita segera melakukan perjalanan menuju ke laut merah!" Putri Amatheia kembali berusaha menantang nyali Truna untuk melawan pangeran Sharklys.

Putri Amatheia berjalan mengitari Truna sambil menunggu jawaban darinya, sedangkan Filghofin mengunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk rebahan dan menikmati udara segar di sekelilingnya.

"Tuan Filghofin, apakah tuan juga mengikuti persyaratan seperti diriku?" Tanya Truna sekenanya.

"Tidak, bila tuan Truna ingin melanjutkan persyaratan lanjutkan saja, saya tidak mungkin melawan pangeran kegelapan Sharklys, maju saja! Siapa tau tuan Truna yang menjadi pemenangnya," jawab Filghofin sembari melempar senyum mencibir kepada putri Amatheia.

Putri Amatheia membalasnya dengan mengacungkan kepalan tangannya kepada Filghofin karena dia tidak sedikitpun membantu, dengan dorongan kata-kata pada dirinya. Andai bisa terlihat kasat mata mungkin kepala putri Amatheia sudah berasap dan mengepul ke udara karena menahan amarah dan menjadi kekonyolan ini

"Kalau saya menolak semua? Apa yang akan kalian lakukan?" Truna semakin bersemangat untuk mencoba nyali dengan permainan kata kepada kedua pemuda di depannya.

Kesabaran putri Amatheia benar-benar semakin tipis demi mendengar percakapan Truna yang di rasa hanya menghambat perjalanannya saja.

"Hei siluman telaga hunian, tuan Truna. Maaf beribu maaf kami hanya ingin lewat menuju laut merah, dan melalui hutan ini. Mohon jangan menghalangi perjalanan kami ataupun membuat persyaratan yang mustahil," ketus putri Amatheia.

"Bilamana persyaratan dari saya, berkenan di hati tuan sebaiknya mari kita segera melakukan. Lebih cepat lebih baik anda jangan menjadi penghambat perjalanan kami." Sambung putri Amatheia.

"Kalau begitu kami segera mohon pamit, dan ijinkan langkah kami melewati jalan menuju ketempat tujuan kami," sambung Filghofin yang sudah tidak sabar dengan cara Truna bertele-tele dan berkesan memperlambat perjalanan mereka.

"Ha....ha....ha...ha..."

Truna yang merasa kalah dengan perdebatan kecil yang ia ciptakan sendiri, menjadi tertawa terbahak-bahak lalu berdiri sembari memegangi perut buncitnya yang ikut berguncang ketika tawanya sulit ia redakan.

Putri Amatheia saling pandang dan mempersiapkan diri dengan kekuatan yang mereka miliki, berjaga-jaga mungkin akan terjadi baku hantam dengan sosok manusia bongkok dan tua jelmaan siluman telaga hunian.

"Hei....tunggu dulu anak muda, simpan kekuatan kalian jangan buang sia-sia! Duduklah jangan terburu-buru sedangkan waktu masih panjang." Suara gelak tawa Truna seakan sulit untuk ia hentikan.

"Duduklah...! kita bisa bicara baik-baik tanpa menghadirkan kemarahan apalagi keserakahan... hemm bagaimana?" Tangan Truna mempersilahkan mereka duduk di antara pepohonan yang tumbuh rindang.

"Aku tidak mungkin menikah dan menjadikan kau sebagai ratuku, lihatlah! Aku sudah bongkok juga tua, apakah masih ada pesona ku pada usia yang sudah menginjak ratusan tahun ini? kebutuhan ranjangku bukan utama dalam hidupku, duduklah! Kita berbicara sambil bercanda."

Putri Amatheia dan Filghofin semakin dibuat bingung dengan ulah Truna, yang tidak ada penyerangan ataupun kekerasan darinya namun hanya pembicaraan yang sangat konyol di rasa, berbelit-belit tidak jelas, semakin membuatnya penasaran apa maunya Truna pada mereka.

"Aku sangat senang ada makhluk lain yang Sudi singgah di tempat ini, sudah ratusan tahun aku menunggu momen seperti ini. Tinggallah untuk beberapa lama di sini," tawar Truna yang memang sebenarnya dia hanya bergurau, bukan semata ingin mengadu kekuatan dengan siapapun.

Sosok Truna yang sebenarnya adalah laki-laki tua yang tidak ingin di usik ataupun mengusik. Putri Amatheia dan Filghofin baru saja menyadari ternyata mereka hanya mendapatkan gurauan untuk mengendorkan urat tegangnya yang sudah satu purnama telah mendapatkan beberapa rintangan dalam perjalanan mereka.

Setelah semua terurai dan memahami apa yang telah terjadi, kemarahan berubah menjadi canda dan semakin akrab diantara mereka.

Jamuan hasil hutan menjadi suguhan Truna dan mereka menikmati bersama tanpa ada emosi dan keserakahan antara mereka.

"Tuan Truna maafkan kami yang baru saja bisa menyadari tentang kebaikan tuan kepada kami, terimakasih,"

"Perjalanan ini sering kami menerima kekacauan dan beberapa penyerangan secara tiba-tiba, dan di saat kami mendapatkan gurauan kami tidak bisa menyadarinya dari awal." Filghofin meneruskan ucapan putri Amatheia.

"Perjalanan menuju laut merah akan lebih mudah bila melalu terusan telaga ini, tetapi air di dalam telaga itu air tawar, bagaimana? Aku bisa mengantar kalian hingga pintu masuk ke laut merah, tanpa syarat he...he...he..." Konyol, Kana tetapi siapa yang menduga ternyata truna adalah sosok yang sangat bersahabat.

"Oh...benarkah tuan? Kalau begitu kami sangat berterimakasih atas segala bantuan dan penyambutan tuan Truna yang sangat aneh namun berkesan ini," Filghofin menundukkan kepalanya hormat kepada Truna.

Percakapan demi percakapan mereka buka dengan sangat bersahabat, beberapa trik penyerangan pun Truna berikan kepada mereka berdua serta, ada beberapa lorong rahasia menuju kastil Lazurod dan bisa mempercepat perjalanan mereka.

🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬

To be continued 😉

Ikuti terus yuk!!

Netizen terkasih 🤗 sambil menunggu karya Rhu up lagi, searching ke karya kawan Rhuji yuk! di jamin mantap👍

jangan lupa like favorit dan komentar membangun, and Salam Sayang Selalu By RR 😘

1
Keyboard Harapan
Kebawa baper, akhirnya mereka bersatu. Aku menitikan air mata bahagia untuk mereka.
Keyboard Harapan
Cailaniku akhirnya datang juga, aku tetap setia menantimu😘
Keyboard Harapan
semangat kakka
varahmavah
selamat ya pangeran caillani dan putri galene akhirnya menikah juga setelah perjuangan pangeran caillani mendapatkan putri galene..🥰
Keyboard Harapan
Carlotte😡😡😡
Keyboard Harapan
semoga mawar merah tetep bisa memberi semangat
varahmavah
David kemana kok gak ikut mengantar nona Charlotte ke pantai koleacinder..🤨
varahmavah
sesekali boleh lah Putri amatheia jalan² ke kota Bavaria tapi bukan buat tinggal karena bagaimana pun kehidupanmu memang di dasar laut..🥰
varahmavah
para siluman ya yg menghuni di mansion nona Charlotte..🙄
varahmavah
turuti saja apa kata bargibanti itu David kembali ke tempat tinggal mu nanti bargibanti akan membantumu menstabilkan keadaan jiwa nona Charlotte..
varahmavah
kok sama ya dg sebelumnya..🙄
ʀɦʊ¢ɦǟռ: maafkan saya kak 🙏🙏

saya yang error, saya up ya baru lagi dan ini saya hapus 🙏
total 1 replies
varahmavah
perang lagi kali ini dg pasukan militer..😤
varahmavah
bakal seru nih Lauren atraksi dg hiu..😳
Keyboard Harapan
Cepet sembuh Cailani, aku padamu🤧🤧🤧
🕊️❦Teteh🕊️Reyna༂🕊️
Semangat terus berkarya yah neng rhuji 😊
ʀɦʊ¢ɦǟռ: makasih akak 😘
total 1 replies
varahmavah
sirkus putri duyung yg manusia pakai kostum aja itu sudah ramai apalagi bila putri duyung beneran..🤗
Keyboard Harapan
Carlote perlu di basmi pakai peditok🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
ayo Lauren jangan mau kalah sama Carlote💪💪💪🤭
Keyboard Harapan
akan banyak sisik bertebatan 🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
kok aku ngakak baca yg ini kak, berarti Cailani ikut menikmati juga dong🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!