Berawal dari aku suka sekali duduk dibawah pohon besar, yang berada di belakan sekolah ,ya pohonnya sangat rimbun dan memiliki dahan-dahan yang kokoh,sehingga nyaman untuk bersantai dibawahnya .
Aku dan Lisa suka berada di situ, walaupun pohon ini terkesan seram ditambah lagi gak ada yang berani kemari, kecuali hanya kami berdua saja.Banyak yang bilang kalau pohon ini angker,tapi aku gak peduli,aku gak percaya yang namanya hal -hal mistis begitu.
Hingga pada waktu itu sesuatu yang cukup buat bulu kuduk ku merinding,tapi aku cuek dan tiba- tiba ada sekelebat bayangan melintas dihadapan ku .
Siapa ...??(ucapku takut)
Penasaran gimana cerita selanjutnya ,yuk ikutin kisah nya dikarya terbaruku "Rahasia mengerikan disekolah".
Jangan lupa beri rate dan like ya 😊.
Jika berkenan boleh di vote 😊.
Happy reading guys😊😊.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah ajha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Kita mulai saja sekarang,usahakan secepatnya kalian kembali lagi ke tubuh kalian (ucap paman )."
"Baik paman (ucap aku mengerti)."
"Tutup mata kalian , jangan buka mata sebelum kalian benar-benar sudah selesai, mengerti.
Kalo kalian tidak benar-benar menyelesaikan misi ini,dia bisa sangat marah dan itu bisa mengancam keselamatan kalian (ucap paman mengingat kan sekaligus merasa cemas)."
"Konsentrasi ,pusat kan pada pikiran kalian."
"Baik paman."
Tau-tau aku dan Lisa sudah berada di sebuah tempat yang asing ,tempat nya sedikit gelap dan lembab.
"Din, sepertinya kita sudah berada di alam nya sekarang ihhhh serem amat Din ni tempat (ucap Lisa mulai takut)."
"Hmmm kamu tenang ya,kita pasti bisa melakukan ini ingat jangan pernah lepaskan genggaman tangan kita ya(aku menenangkan Lisa)."
"Iya Din ,yang penting kita selalu bersama (ucap Lisa sudah tenang)."
Disaat aku dan Lisa saling berkata menguatkan , tiba-tiba terdengar suara tertawa yang sangat keras,hingga membuat kami terkejut'.
"Hahahaha,berani juga kalian manusia datang ke tempat ku hahahhhaaa,apa maksud kedatangan kalian kemari haaa???(tanya nya dengan suara keras )."
Dia muncul mendekati kami ,dengan wajah yang tidak terlalu menyeramkan,beda banget waktu menampak kan diri di alam manusia wajahnya sangat seram.
"Din ,gimana ni dia udah muncul.aku takut Din (ucap Lisa gemetar tidak dengan Dinda ,dia nampak berusaha tenang)."
"Lisa,tenang ingat tujuan kita kemari (ucap Dinda menenangkan Lisa kembali yang terlihat ketakutan)."
"Iya Din (ucap Lisa sedih berada di tempat ini bersama hantu itu)."
"Hahahaha sepertinya teman mu takut melihat ku,aku suka dengan teman mu yang ketakutan seperti itu,dasar manusia rendahan hahahahhhaa (hantu itu tertawa makin keras)."
Aku memberanikan diri untuk bertanya pada nya.
"Shireen,tolong berhentilah mengganggu kami."
"Kau tau nama ku rupanya manusia ,besar juga nyali mu hahaha. Aku jadi makin suka pada kalian hahaha (ucap nya dengan masih tertawa)."
"Kami tau,kau ingin kami membantu mu kan (tanyaku tidak merasa takut lain halnya Lisa hanya diam dan menutup mata)."
Wushhh hantu wanita ini melesat mendekatkan wajahnya kearah ku.
"Apa kau bisa menolong ku (dia berkata dengan tatapan yang sangat tajam kepadaku)."
"Aku bersedia menolong mu, mengungkap misteri kematian mu dan segera menemukan orang yang telah membuatmu mati dengan cara mengenaskan ,jadi ceritakan semuanya padaku (ucapku dengan berani menatap kearah nya juga)."
Hantu itu mulai bercerita sambil menangis tersedu-sedu.
"Hik hik hik aku dulu adalah gadis yang cantik, siswa-siswa cowok pada suka pada ku termasuk pak Ahmad hik hik hik."
"Pak Ahmad,apa hubungannya kamu dengan pak Ahmad?(tanyaku padanya)."
"Dia laki-laki brengsek , gara-gara dia aku harus putus dengan pacar ku yang sangat ku cintai hik hik hik.
Anton menuduhku kalo aku berselingkuh dengan pak Ahmad, padahal ini semua ulah guru kurang ajar itu dia bilang ke Anton kalo aku sedang menjalani sebuah hubungan spesial dengan nya. Akhirnya Anton minta putus dari ku. Aku gak terima,aku bilang kalo semua tu bohong. Aku sama sekali tidak ada hubungan apa-apa dengan guru brengsek itu hik hik hik."
"Kenapa kamu tidak langsung saja menemui pak Ahmad ,bukannya menampakkan diri pada kami yang gak tau apa-apa (ucap ku pada nya)."
"Aku tidak bisa menyentuhnya,karena dia memakai kalung jimat yang sudah dimantrai."
"Kalung.
Ohhh kalung seperti taring macan itu yang kamu maksud (ucap ku lagi)."
"Ya ,kalo kalung itu masih ada ditubuh nya,aku tidak bisa menyentuhnya sedikit pun."
"Jadi kenapa kamu harus mengakhiri hidup dengan gantung diri di pohon itu."
"Semenjak Anton menjauhi ku,aku bingung harus melakukan apa,semuanya sudah kuberikan padanya. Termasuk kehormatan ku dengan mudah nya dia memiliki pengganti ku ,aku gak terima diperlakukan tidak adil seperti itu.
Aku berontak meminta penjelasan padanya,tapi apa dia sama sekali tidak memperdulikan tangisan ku pada waktu itu.
Aku langsung berlari keruangan pak Ahmad, untuk membujuk pak ahmad menjelaskan pada Anton kalo semua itu tidak benar,tapi apa yang ku dapat. Guru brengsek tu malah bilang,itu kabar bagus . Dia sama sekali tidak ada niat sedikit pun menjelaskan semua nya kepada Anton.
Aku bilang padanya ' Bapak jahat..jahat aku benci kalian semua,aku benci ',tapi dia hanya tersenyum licik,dan mengatakan kata yang tanpa bersalah 'tenang lah Shireen ada saya disamping kamu.'
Jadi apa gunanya aku hidup di dunia ini lagi,orang yang paling ku sayang pergi meninggalkan ku !!!!(dia sambil berteriak histeris)."
"Jadi apa bisa kami bantu agar membuatmu tenang?(aku coba menawarkan bantuan padanya)."