NovelToon NovelToon
Hasrat Terlarang Abangku

Hasrat Terlarang Abangku

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: LichaLika

Nayla Faranisa, gadis cantik yang masih duduk di bangku SMA kelas 12, Ia tinggal berdua dengan Abang nya yang merupakan seorang pengusaha kaya raya, sejak kematian kedua orang tua mereka delapan tahun silam, Gerald sang kakak adalah orang yang selalu melindungi adik satu-satunya yang kini telah menginjak dewasa, siapa sangka Gerald mulai menyukai Nayla yang kini bertransformasi menjadi seorang gadis yang sangat cantik, Ia tak rela jika sang adik dekat dengan laki-laki lain selain dirinya. Hingga akhirnya Gerald benar-benar jatuh cinta kepada adiknya. Dan ia bertekad untuk menjadikan adiknya sebagai miliknya agar tidak ada pria yang coba-coba mendekati Nayla.

Nayla pun tak terima dengan perlakuan sang Kakak, tapi Gerald tetap meyakinkan kepada Nayla jika dirinya benar-benar mencintai gadis itu.

Akankah Gerald berhasil meluluhkan hati Adiknya? Rahasia apa yang membuat Gerald yakin jika Nayla akan menjadi miliknya untuk selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 HTA

"Halo ...!"

"Halo Moza, sayang! Daddy kangen nih, kamu kesini dong!"

"Hmm ... sekarang?"

"Boleh! Kalau kamu nggak sibuk."

"Oke Dadd! Tunggu Aku ya!"

Setelah Moza menutup ponselnya, Ia pun segera menghampiri Nurmala. "Sudahlah, Ma! Moza mohon sama Mama, Moza tidak ingin menikah dulu, biarkan Moza menentukan hidup Moza sendiri, Oke!"

Setelah mengatakan hal itu, Moza segera pergi meninggalkan Nurmala, gadis itu segera mengambil tasnya dan pergi menemui Arthur.

"Kamu mau kemana malam-malam begini, Moz?" tanya Nurmala khawatir, mengingat waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.

"Bukan urusan Mama!" jawabnya sembari terus berlalu meninggalkan Nurmala sendiri di rumah mewah itu.

"Moza tunggu! Jangan pergi, Nak! Ini sudah malam, lagipula siapa yang kamu temui, Mama khawatir sama kamu!" seru Nurmala sembari menahan tangan anak tirinya itu.

"Udah deh, Ma! Mama itu bukan Ibu kandung Aku, jadi Mama nggak usah ngatur-ngatur Aku, lebih Mama di rumah aja, ngga usah bawel deh!" sarkas Moza sembari melepaskan tangannya.

"Maafkan Mama! Mama tahu jika Mama bukan Ibu kandung mu, tapi Mama sudah berjanji kepada Almarhum Papa kamu untuk menjagamu, Moza! Jadi, tolong mengertilah! Mama cuma tidak ingin terjadi apa-apa dengan mu, apalagi kamu anak gadis, jadi Mama sangat khawatir dengan keselamatan mu!"

"Udah ya, Ma! Moza bukan anak kecil lagi, Moza udah gede, Moza bisa jaga diri sendiri, Mama nggak usah khawatir lagi." mendengar penuturan dari sang anak tiri, Nurmala pun memberi tahukan jika Ia pernah melihat sang anak sedang jalan berdua dengan seorang pria dewasa yang layaknya ia anggap sebagai Ayahnya, tapi Moza terlihat begitu mesra saat jalan bersama pria yang diketahui bernama Arthur itu.

"Oke Mama ngerti kamu udah dewasa, kamu udah mandiri, hanya saja Mama mohon, jangan pergi bersama pria itu, kemarin Mama tidak sengaja melihat mu jalan bersama Arthur, kamu tahu Moz! Dari dulu Arthur itu musuh Almarhum Papa kamu, ya meskipun Mama tidak tahu masalah apa yang sebenarnya terjadi antara almarhum Papa dan Arthur, tapi Papa sangat membenci nya, bahkan sebelum Papa ngga ada, beliau selalu berpesan untuk menjauhkan keluarga nya dari pria itu, makanya itu Mama mohon jauhi pria itu dan menikahlah dengan pilihan Mama, Mama yakin kamu pasti suka!"

Moza yang sudah tidak peduli lagi dengan ucapan dari Ibu tirinya, Ia pun terus menyangkal jika Arthur adalah pria baik-baik.

"Dia itu pria baik-baik, Ma! Moza ngga bisa menjauhi dia, Moza udah jatuh cinta sama dia, dan Moza akan memberikan apapun yang Moza punya, jadi Mama nggak usah larang-larang Moza untuk bertemu dengannya!"

Setelah mengucapkan itu, Moza dengan segera pergi begitu saja meninggalkan Nurmala yang terlihat bersedih, Ia hanya bisa menatap sang anak tiri yang pergi sembari berlari menuju ke mobilnya.

"Moza! Aku tahu Aku bukanlah Mama mu, tapi kamu sudah Ku anggap seperti anakku sendiri, sama halnya dengan Nayla, Aku harus menjaga kalian, suatu hari nanti Mama akan membawa Nayla ke rumah ini, Pak Sudarsono dan Bu Lilis sudah tiada, tidak ada lagi yang menjaga Nayla, Aku harus membawanya pulang kembali, masih ada Aku Ibu kandungnya. Tapi, apakah Nayla masih mau menerimaku?" sejenak Nurmala membayangkan apa yang akan terjadi jika dirinya mengaku sebagai Ibu kandung dari Nayla, apakah Nayla bahagia atau justru tidak bisa menerima kehadiran nya.

*

*

*

*

Sementara di kediaman keluarga Adams, Nayla yang saat itu terus digandeng Gerald, tanpa sadar mereka melewati kamar Nayla, dengan cepat Nayla menarik tangan nya dan berhenti. Tentu saja itu membuat Gerald spontan menoleh ke arah Nayla.

"Ada apa?"

"Abang mau bawa Aku ke mana? Ini kamarku." jawab Nayla sembari menunjuk ke arah kamar tidurnya. Sejenak Gerald tersenyum dan mendekati istrinya.

"Abang mau bawa kamu ke kamar Abang!" jawabnya sembari meletakkan satu tangannya bersandar pada pintu kamar Nayla, sementara Nayla berdiri di depan pintu kamarnya mereka saling berhadapan.

"Ke kamar Abang? Abang gila!" Nayla tampak tersipu malu.

"Ya nggak apa-apa dong! Kamu kan istriku, sah-sah saja jika kita tidur dalam satu kamar!" balas Gerald dengan tatapan nakal nya.

"Diihh ... yang ada Nay ngga bakalan bisa tidur." Nayla berkata sembari menatap bola mata yang selalu menatap mesra itu.

"Kata siapa? Di kamar Abang ngga ada nyamuknya kok! Kamu bisa tidur dengan nyenyak dalam pelukan Abang, dengan begitu Abang tidak perlu mengendap-endap lagi masuk ke dalam kamar mu." seketika Nayla membulatkan matanya saat Gerald mengakui jika dirinya pernah mengendap-endap masuk ke dalam kamar Nayla.

"Apa? Jadi Abang pernah masuk secara diam-diam ke kamar Adik kamu ini? Dasar Abang gila!" spontan Gerald tertawa kecil melihat ekspresi wajah sang istri.

"Bagaimana Abang tidak gila, Nay! Abang harus menahan rasa itu lama sekali, bertahun-tahun sejak Abang menikahi mu, coba bayangkan di rumah ada isteri sementara Abang harus menahan untuk menyentuhnya, padahal Abang udah pingin banget bersamanya, iya dulu kamu masih SMP saat Abang nikahi, Abang biarkan dulu, sabarlah hati Abang menunggu kamu dewasa, Abang melihat mu tumbuh semakin dewasa setiap hari, dan saat itu perasaan Abang semakin membara, Abang ingin sekali menyentuhmu dan mengatakan jika Abang adalah suamimu. Tapi, sekarang kamu sudah mengetahui semuanya, jadi apa salahnya jika Abang ingin selalu berdua dengan istri Abang." ungkapan perasaan Gerald dimana dirinya harus menahan hasrat itu bertahun-tahun.

"Hmm ... Nay tahu, tapi bagaimana dengan Oma, Bang? Bagaimana reaksi Oma saat tahu jika kita adalah suami istri, Oma pasti akan terus berusaha memisahkan kita."

"Percaya deh sama Abang! Oma pasti akan memberikan restu untuk kita berdua dan untuk membuktikan kepada semua orang jika kamu bukanlah Adik kandung Abang, Abang akan melalukan tes DNA, biar semua orang percaya jika kamu bukanlah Adik kandung Abang, sehingga mereka akan tahu jika kita bukan lah pasangan sedarah."

Nayla tersenyum melihat kesungguhan Gerald, Ia pun memeluk suaminya dengan mesra, pun sama Gerald pun mencium kening sang Adik, "Abang sangat mencintai mu, Nay!"

Di saat mereka tengah berpelukan, tiba-tiba Hera datang dan berteriak kepada keduanya.

"Gerald, Nayla! Apa-apaan ini, memalukan!"

...BERSAMBUNG...

1
Qaisaa Nazarudin
Semakin rumit..Wasiat suami Nurmala adalah Menantu Nurmala sendiri ternyata,Gimana ntar Nurmalanya...😇😇😇
Qaisaa Nazarudin
Gerald nikahin Nayla udah 3 tahun? Kan waktu itu umur Nayla 17 tahun kelas 3 SMA,beararti sekarang umur Nayla 20 dong, Udah kuliah ya bukan anak sekolahan lagi..Tapi tadi di dapur katanya Nayla juga harus pergi sekolah...🤔🤔🤔 Apa aku yg terlepas pandang..
Qaisaa Nazarudin
Dasar egois padahal dia tau sipa Nayla..Dia aja yg bego masih mikir kalo Nayla gak tau apa2 wkwkwkwkwk...
Qaisaa Nazarudin
ialah special kan anaknya,Gak mungkin orang sembarangan ngasih barang berharga ke orang yg tdk dia kenal..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata mantannya pak Nordin alias baoaknya Nayla sekarang udah jadi wanita kaya ya,, Dulu ke hongkong Jadi TKI ,Apa sampai hongkong dia nikah sama pengusaha Hongkong ya..
Qaisaa Nazarudin
Dari pada cowok lain yg pertama mending kamu ya Rald yg pertama,Udah nyata2 SUAMInya Nayla...
Qaisaa Nazarudin
GAK ADA BUKTI VIDEO SAAT IJAB QABUL ATAU SURAT NIKAH GITU?? ITU PENTING LHO SEBAGAI BUKTI...
Qaisaa Nazarudin
SAH nya satu pernikahan saat pernikhannya di ketahui oleh dua pasangan iaitu Gerald dan Nayla sendiri,Dan juga ada saksi lebih dari 3 orang..Kalo Nayla sebagai pengantin ceweknya gak tau dgn pernikahan itu,Maka tidak SAH pernikahan tsb,Walau walinya baoak kandungnya sendiri,,Maaf ya thor itu yg ku tau dari guru ngaji aku dulu..maaf kalo salah..
Qaisaa Nazarudin
Makanya ounya otak itu di pake Nay,Di suruh sekolah itu untuk belajar,Bukan pacaran...Nah sekarang baru tau kan siapa Rio..
Qaisaa Nazarudin
Kata2 dan janji2 sang buaya cap kadal..baru SMA aja udah jadi teh celup,..
Qaisaa Nazarudin
Keliatan banget Rio bukan lah pemuda baik2..Pasti lah dia berdendam dengan apa yg tlah Gerald lakukan,Dan aku percaya sekarang Rio cuman manpaatin ke Bodohan Nayla doang..Semoga aja kamu gak nyesel Nay gak dengerin nasehat abang kamu..
Qaisaa Nazarudin
Orang yg lagi kasmaran,Mana percaya dia...😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kasian Rio yg gak tau apa2 langsung kena bogem..🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan Gerald dari awal udah ngelarang dan nolak mentah2 Nayla berpacaran,Malah ngenyel,Dengan bangga lagi Nayla mengenalkan Rio ke Gerald,Nah kan kena...
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener Nay bukan adek kandung Gerald..Pasti nya Gerald juga udah tau semua,kan saat itu dia udah gede,Jadi gak ada yg salah dgn hubungannya mereka..
Qaisaa Nazarudin
Biasa nya orang kaya jarang banget pake Cash,biasanya pake kartu Ajaib,Apa Gerald gak punya kartu ajaib? 😂
Qaisaa Nazarudin
Beda 10 tahun umur mereka,Jauh tuh perbedaannya,Apa Nayla bukan anak kandung mereka ya..
Mampir thor,Kayaknya seru nih...
Rheanicca
first time saya baca novel yg jalan ceritanya bagiku unik seperti ini
Indri wahyuningtyas
dasar cucu lucnut gak punya otak, Omanya dikasih obat tidur parah parah 🤣🤣🤣
Indri wahyuningtyas
memang ya ... segarang-garangnya laki2 kalau sudah ketemu sama yg pawangnya pasti sifatnya mirip anak kecil , gokil abis 🤣🤣🤣🤣, contohnya suamiku ... kalau di luar rumah ngomong seperlunya aja , tapi kalau di rumah wih rame banget 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!