NovelToon NovelToon
Takdir Sang Penjaga

Takdir Sang Penjaga

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Misteri / Spiritual / Fantasi Timur / Keluarga & Kasih Sayang / Anak Kembar / Dan budidaya abadi
Popularitas:243.2k
Nilai: 5
Nama Author: neneng selfia

Jin Fei fan harus menerima pemegang takdir sang penjaga berikutnya. Dia harus berjuang lebih keras untuk pantas menjadi sang penjaga dan agar dapat berjumpa dengan kedua orang tuanya yang dia ketahui berada di dimensi berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neneng selfia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diikuti

Mendengar itu Fei fan memandang ke arah kakek tua itu menghilang dengan kening berkerut.

"Kalau begitu, sebaiknya kita segera mencari semua kebutuhan dan usahakan berkumpul di kapal dalam waktu 2 jam agar kita bisa meninggalkan tempat ini segera." ucap Fei fan.

"Ya, itu pilihan paling tepat." saut Wei Yan.

"Sebaiknya kita berdua masing-masing mendampingi setiap kelompok agar lebih aman." saran Wei Yan.

"Aku setuju dengan itu." saut Fei fan.

"Baiklah sudah diputuskan. Kita akan membagi menjadi 2 kelompok yang masing-masing dipimpin oleh aku dan Fei. Kita akan berkumpul di sini kembali setelah 2 jam dan segera melanjutkan perjalanan." ucap Wei Yan.

"Baik tuan muda." saut mereka semua.

"Ingat setelah 2 jam berlalu, sudah atau belum selesai berbelanja kita semua sudah harus kembali." ucap Fei fan setelah mereka selesai membagi kelompok.

"Kau ingin membeli sesuatu Lili?" tanya Fei fan setelah memasuki sebuah tempat yang dipenuhi berderet pertokoan karena Lili atau Yuli ikut dalam kelompoknya.

"Lili sudah cukup dengan gulali ini kakak cantik." saut Lili sambil tersenyum menunjukkan gulali yang belum habis ditangannya.

"Baiklah, jika Lili menginginkan sesuatu katakan saja. Jangan takut karena uang bukan masalah bagi kami." ucap Fei fan dijawab anggukan kepala oleh Lili.

Setelah itu mereka mulai memasuki beberapa toko dan juga menuju pasar untuk berbelanja bahan makanan.

"Ada apa nona muda?" tanya Yang ruo karena Fei fan tiba-tiba menghentikan langkahnya.

"Sepertinya ada yang mengikuti kita." ucap Fei fan.

"Apakah kita perlu menangkap orang itu?" tanya Yang ruo.

"Dia tidak memiliki niat membunuh juga tidak menunjukkan ancaman bagi kita. Sebaiknya biarkan saja dan tetap waspada." ucap Fei fan.

Mereka melanjutkan belanja segala kebutuhan mereka. Fei fan memegang erat tangan Lili karena tidak ingin terjadi sesuatu di tempat yang asing bagi mereka pada Lili.

"Lili, ingat untuk tidak melepaskan tangan kakak selama kita belum kembali ke kapal." ucap Fei fan berbisik pada Lili setelah merasakan semakin banyak orang yang mengikuti mereka.

"Baik kakak cantik." saut Lili.

"Kak Yang ruo, Kak Huang si...." panggil Fei fan.

"Ada apa nona muda?" tanya Yang ruo.

"Ada semakin banyak orang yang mengikuti kita dan aku merasakan ada kekuatan jahat diantara mereka itu." ucap Fei fan.

"Demi keamanan yang lainnya, bagaimana jika kita segera kembali ke kapal saja nona muda?" saran Yang ruo.

"Apakah kita tidak bisa mengalahkan mereka sehingga kita harus menghindari mereka?" tanya Huang si.

"Jika hanya ada kita saja itu bukan masalah besar. Tapi, apakah kau lupa kalau diantara kita ada beberapa orang yang tidak memiliki dasar kultivasi yang cukup baik?" tanya balik Yang ruo.

"Kak Yang ruo benar, akan sangat beresiko jika kita memaksakan bertarung karena kita tidak tahu ada berapa banyak jumlah mereka dan seberapa kuat orang-orang di balik mereka semua." ucap Fei fan.

"Baiklah, aku mengerti sekarang. Ayo kita segera kembali saja." ucap Fei fan.

"Wei apakah kau mendengar aku?" Fei fan berusaha menghubungi Wei Yan dengan telepati.

"Ada apa Fei?" saut Wei Yan.

"Kita harus segera kembali ke kapal." saut Fei fan.

"Apakah kalian juga diikuti oleh orang yang memiliki aura jahat yang kuat?" tebak Wei Yan.

"Apakah kalian juga?" tanya Fei fan balik.

"Ya." saut Wei Yan.

"Kalau begitu segera berkumpul di kapal." ucap Fei fan.

"Baiklah." saut Wei Yan.

"Ayo kita kembali." ucap Fei fan pada anggota kelompoknya.

"Bukankah ini belum 2 jam berlalu?" tanya salah satu anggotanya.

"Ya, tapi kita harus segera kembali. Wei dan yang lainnya juga akan kembali ke kapal sekarang juga." saut Fei fan.

Mereka semua segera kembali ke kapal. Melihat itu, beberapa orang yang mengikuti mereka mengernyit heran.

"Apakah mereka menyadari keberadaan kita?" tanya salah satu dari mereka.

"Sepertinya begitu." saut yang lainnya.

"Bagaimana sekarang? Kita tidak mungkin bertindak di tengah keramaian seperti ini. Akan sangat beresiko tinggi untuk kelompok kita jika orang istana yang bertugas mencari tahu masalah anak-anak yang hilang itu mengetahui keberadaan dan identitas kita." tanya yang lain.

"Ikuti saja dulu. Lihat situasinya dulu." ucap seorang wanita dengan pakaian seperti ninja.

"Baik kak Yun." saut mereka lalu kembali mengikuti kelompok Fei fan.

"Mengapa anak-anak itu terlihat sedang buru-buru untuk kembali jendral?" tanya seorang pria dari kelompok yang lainnya.

"Apakah mungkin mereka menyadari bahwa mereka sedang kita ikuti?" tanya prajurit lain.

"Sepertinya mereka merasakan ancaman dari keberadaan kelompok itu. Karena, keberadaan kita sudah diketahui oleh anak kecil itu sejak awal." ucap yang disebut jendral itu.

"Apakah anak kecil itu memiliki kekuatan yang lebih besar dari kita sehingga dia bisa menyadari keberadaan kita juga kelompok yang bahkan kita tidak sadari keberadaannya itu?" tanya prajurit yang mengikuti jendral mereka.

"Mungkin dia memiliki indera yang lebih kuat atau memiliki kelebihan dalam merasakan adanya ancaman dengan cepat." saut si jendral.

"Sebaiknya kita ikuti saja mereka. Jika tidak bisa mendapatkan penculik anak-anak itu, setidaknya kita bisa menjaga anak-anak itu agar aman dari para penculik." tambahnya.

Setibanya di dermaga, Kelompok mereka bertemu dengan kelompok Wei Yan. Fei fan segera menyuruh Suki membawa Yuli masuk ke kapal begitu juga dengan beberapa anggota yang masih memiliki tingkat dibawah tingkat 5.

Setelah itu, Fei fan segera kembali memasang jimat segel untuk mengamankan mereka semua.

"Kalian sebaiknya segera keluar paman." ucap Wei Yan membuat si jendral keluar dari persembunyiannya.

"Ternyata kalian sungguh menyadari keberadaan kami." ucap si jendral.

"Tidak hanya kalian, kami juga merasakan sekelompok orang dengan aura jahat yang kuat mengikuti kami." ucap Wei Yan.

"Apakah mereka masih ada di sekitar sini?" tanya si jendral sambil mengeluarkan pedang diikuti para prajuritnya.

"Mereka sudah tidak ada setelah kalian keluar." jawab Fei fan membuat mereka kembali memasukkan pedang ke sarungnya.

"Sebenarnya ada apa dengan tempat ini? Mengapa prajurit seperti kalian mengikuti kami paman?" tanya Wei Yan.

"Sebaiknya kita cari tempat yang nyaman untuk berbicara. Biarkan mereka menjaga orang-orang yang ada di kapal." saran si jendral.

"Tidak perlu khawatir dengan mereka karena tidak ada yang bisa menyentuh kapal kami tanpa persetujuan saudari kembar ku ini." ucap Wei Yan.

"Kalau begitu ayo kita pergi ke tempat istirahat prajurit saja. Itu tidak jauh dari sini." ucap si Jendral.

"Mengapa kita perlu membahas masalah ini dengan anak kecil itu jendral? Bukankah lebih baik jika membiarkan mereka pergi agar aman dari masalah?" tanya seorang prajurit.

1
Ari Chutez
bukannya pas umur 8 taun dibawa ke dimensi hewan roh suci dianter sama cece yaa ko kenalan lagi
dewi
keren banget sumpah thor ceritanya... dari season 1 smpe skrang aq bca....
terhura aq thor.....
Ari Chutez
ayo dong teh neng lanjut
Ari Chutez
teteh naha teu update deui
Ari Chutez
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ari Chutez
lanjut thor udh lama bgt ga update2
Ari Chutez
lanjutkan thor
tia
novelnya kapan ada lanjutannya dah lama nunguin nih 😢😢, jangan berhenti di jalan dong
Purnama Wati
ini novel sudah tidak di lanjut kah?
YuniSetyowati 1999
Jangan bosen dg daku y thor
blm lnjt yah...?
Sri Mulyaningsih
sama kaya mama nya
Sri Mulyaningsih
lemes banget dah bocil 😂😂😂😂😂
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
emul
Up lg thor
emul
Semangat thor suka cerita novelnya...up terus
emul
Suaka novelnya
Lis Putrie
kapan lanjut LG ka. kangen banget sama cerita KK tntng ze 😭😭😭
hani chaq
ga terasa dah 1tahun cerita ini ga berlanjut.
belum ada lanjutan kah? padahal dah lama loh🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!