NovelToon NovelToon
Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Ketos / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:17.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: feby_mb

Alexa Kirania Narendra tumbuh menjadi remaja yang cantik dan juga pintar. Tapi sifat Alexa bertolak belakang dengan sang mommy.

Jika mommy-nya memiliki sifat yang feminim dan juga elegan. Maka Alexa memiliki sifat yang ceria dan sedikit bar-bar.


Axel Evan Narendra adik sekaligus saudara kembar Alexa. Axel tumbuh menjadi remaja yang tampan. Ia memiliki sifat seperti Daddy-nya. Dingin dan juga datar.

Axel dan Alexa juga seperti Tom and Jerry kalau sudah berdua. Tapi mereka saling menyayangi satu sama lain.

Mau tau keseruan cerita mereka. Yuk ke poin🤗🤗

Disarankan baca Mengejar Cinta Nona Muda dulu ya😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyiapkan api unggun

* Like duku sebelum baca ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*

Luka robek dibibir Axel tidak terlalu lebar. Tapi cukup perih juga bila terkena air. Jadi dia berusaha agar lukanya tidak terkena air atau sesuatu yang akan membuat bibirnya perih.

" Gimana kamu mau makan nanti?" tanya Alexa.

" Ya seperti biasa lha" jawab Axel.

" Tau, tapi sekarang kan bibir kamu udah robek"

" Yang robek cuma di sudutnya, bukan semuanya. Jadi nanti saat mau makan, usahakan nggak kena sudut yang terluka"

" Oh iya, tadi Farel bilang sama gue kalau ada yang mengawasi kita?" tanya Adele.

" Iya, dan gue udah ngerasain itu sejak kita tiba di sini" jawab Axel.

" Apa mereka mengikuti kita sejak di sekolah?"

" Maybe. Tapi yang pasti, jangan pernah lengah"

" Pastinya. Kalian berdua jangan jauh-jauh dari kita ya" kata Adele.

" Nggak, kita berdua akan selalu di dekat kalian" kata Farel.

" Ya udah, yuk kita kembali ke tenda" kata Alexa.

Empat sekawan itupun kembali ke tenda. Berkumpul bersama teman-teman mereka. Kewaspadaan semakin mereka tingkatkan. Karena musuh bisa saja menyerang kapan saja.

...***...

Rian sangat kesal karena Kevin selalu mengganggunya. Coba saja kalau Kevin nggak datang tadi, dia sudah menghajar juniornya itu sampai babak belur.

" Lo kenapa main pukul Axel gitu aja?" tanya Kevin.

" Gue emosi. Dari kemarin gue pengin hajar tuh anak. Dan akhirnya kesampaian juga"

" Seharusnya Lo harus bisa tahan emosi Lo "

" Justru karena gue udah nggak bisa nahan emosi gue lagi makanya gue tonjok tuh anak"

" Lo itu kakak kelas. Jadi berikan contoh yang baik pada junior Lo"

" Mau gimana lagi, gue udah nggak bisa menahannya"

" Kevin benar Yan. Untung Axel tidak apa-apa. Kalau nggak urusannya bisa panjang" kata Citra.

" Iya gue tau"

" Apa Lo suka Alexa?" tanya Intan.

" Gue cuma nggak suka melihat cowok yang melecehkan cewek"

" Tapi gue melihatnya nggk seperti itu?"

" Maksud Lo?"

" Lo seperti orang yang lagi cemburu"

" Nggak mungkin gue cemburu sama anak ingusan itu"

" Syukurlah kalau gitu. Kalau pun Lo cemburu juga nggak ada artinya. Karena mereka berdua itu kan pacaran. Jadi rasa cemburu Lo itu nggak beralasan"

Intan tau kalau sahabatnya itu sedang berbohong. Karena ia dapat melihat sahabatnya itu memang menyukai Alexa. Mungkin dia gengsi untuk mengakui kalau dia benar-benar cemburu.

" Yuk kita buat api unggun-nya. Karena cuaca sudah mulai dingin nih " kata Citra.

" Iya. Sekalian kita bakar jagung yang Lo bawa itu Cit" kata Intan.

Para anggota OSIS pun segera membuat api unggun. Di bantu beberapa junior mereka yang laki-laki. Jadi dengan begitu pekerjaan mereka akan cepat selesai.

Beberapa anak perempuan mengupas kulit jagung yang akan mereka bakar nanti. Tak terkecuali Alexa dan juga Adele. Mereka juga ikut membantu mengupas kulit jagung.

" Kalian ada yang bawa sosis nggak?" tanya Citra.

" Ada Kak"

" Siapa yang bawa, tolong kumpulkan ke sini. Nanti kita bakar sama-sama dengan jagung"

" Siap Kak"

Alexa dan Adele yang kebetulan juga membawa sosis, mereka langsung pergi mengambilnya. Begitu juga dengan teman-temannya yang lain.

" Ini Kak sosis punya aku " kata Diva sambil memberikan sosis miliknya.

" Letakkan di dekat jagung yang udah di kupas itu Diva" kata Intan.

" Minggir! Lo menghalangi jalan gue"

" Di samping sana kan masih bisa lewat"

" Mungkin dia nggak punya mata, makanya jalan sebegitu lebar dia nggak bisa liat" kata Adele.

" Kalau gue nggak punya mata, mana mungkin gue bisa melihat teman Lo ini berbuat mesum di semak-semak "

" Itu salah satu bukti kalau Lo nggak punya mata"

" Malas gue ngomong sama orang susah kayak Lo berdua. Yuk guys cabut, ntar kita tertular virus orang susah"

" Yuk"

Adele ingin sekali menenggelamkan cewek yang bernama Diva itu. Tapi sahabatnya selalu menahannya.

" Ada saatnya nanti kita balas dia. Sekarang ini stok sabar gue masih banyak. Tapi kalau sudah penuh baru kita tenggelam dia"

Kedua cewek cantik itu langsung membayangkan bagaimana nanti nasib Diva dan juga antek-anteknya. Mereka pun tertawa dalam waktu bersamaan.

" Renyah banget ketawanya? Emang ada yang lucu?" tanya Axel.

" Iya. Kita lagi bayangin Diva sama antek-anteknya lagi tenggelam" kata Alexa.

" Jangan terlalu gede ketawanya. Ntar demit disini pada kabur mendengar tawa kalian berdua" kata Farel.

" Bagus dong. Jadi kami berdua yang jadi penunggu tempat ini" kata Adele.

" Jangan!"

" Kenapa?"

" Ntar kalau para pendaki melihat demit kek kamu malah nggak mau pulang"

" Kok bisa"

" Karena demit nya cantik kek bidadari"

Wajah Adele berubah merah mendengar gombalan receh dari Farel.

" Modus terus " kata Axel.

" Apaan sih Lo kulkas dua pintu, merusak suasana aja" kata Farel.

" Siapa kulkas dua pintu?" tanya Axel.

" Ya elo lha, siapa lagi"

Pletak..

Aawwww..

" Berani bilang gue kulkas dua pintu lagi, kelar hidup Lo "

" Udah terima aja, emang kamu kulkas dua pintu kok" kata Alexa.

" Eca..!"

" Apa..?!"

" Sebenarnya saudara kembar kamu itu siapa? Aku apa Farel?"

" Tentu saja kamu, Axel si kulkas dua pintu " jawab Alexa yang langsung kabur dari sana.

" Eca! awas kamu ya" kata Axel sambil mengejar saudara kembarnya itu.

Adele dan Farel menghela nafas. Tom and Jerry itu memang tidak akan pernah akur lama. Dan itu sudah bukan hal yang baru lagi untuk mereka berdua.

...***...

Nando sangat emosi. Ingin rasanya ia menghajar lelaki yang sudah menghajar keponakannya itu. Tapi ia tahan, karena kalau dia maju, otomatis dirinya akan ketahuan.

" Dari keluarga mana pemuda tadi Bang? kenapa dia tiba-tiba menyerang Axel?"

Ya Nando dan Doni melihat kejadian dimana Axel di pukul oleh Rian tadi. Mereka ke sana karena mendengar teriakkan Diva dan temannya.

" Nggak tau juga Nan. Paling juga masalah cewek. Mungkin pemuda itu kalah saing, terus memukul Axel"

" Coba aja kalau kita nggak lagi dalam misi, udah habis anak tadi aku jadikan pergedel "

" Tanpa kita pun Axel juga bisa mengalahkan pemuda itu. Dia diam karena tidak ingin membuat keributan"

" Abang benar juga"

" Sekarang kita membuat api unggun dan merebus air untuk membuat ramyeon nanti"

" Siap Bang"

Nando di bantu beberapa bodyguard menyiapkan tungku dan juga panci untuk merebus air.

Sedangkan Doni dan yang lain membuat api unggun. Mereka harus segera membuat api unggun, karena sebentar lagi cuaca sudah mulai dingin.

" Bang, kopi sama gula di taruh dimana?"

" Dalam ransel"

" Situasi kek gini mengingatkan kita saat latihan dulu" kata salah satu bodyguard.

" Benar. Bahan makan pun kita dapat dari alam"

" Sekarang berkat pelatihan yang diberikan ketua kita bisa bertemu dengan tuan muda"

" Iya, sekarang mendapatkan kehormatan untuk melindungi tuan muda"

" Iya, tanpa bantuan tuan muda dan juga ketua mungkin kami masih tinggal di kolong jembatan"

" Kalian berempat jangan cuma ngobrol aja. Cepat bantu yang lain menyalakan api unggun-nya"

" Siap Bos"

Bodyguard itu segera bangkit dari duduknya. Mereka segera membantu bosnya untuk membuat api unggun.

To be continue.

Happy reading 😚😚

1
Erna Masliana
ngapain masih dipertahankan hidupnya.. masih sayang y.. gak tega bunuh
Erna Masliana
dari tadi juga banyak kesempatan buat habisi musuh padahal
Erna Masliana
rasanya gimana gitu bawa nama Allah tapi membunuh..dan ini juga bukan jihad fisabilillah ✌️
Erna Masliana
elu yang selingkuh elu yang dendam
Erna Masliana
gak ada ceritanya orang lagi butuh duit songong.. dimana mana orang yang lagi nanggung kehidupan keluarga akan bekerja dg baik.. terlalu naif kalo percaya cerita yang menjual kesedihan
Erna Masliana
obrolan mereka gak ada yang lain y nyuruh Eca pacaran terus
Erna Masliana
ya kamu gerak serang.. mumpung mereka diem
Erna Masliana
ho'oh ikut campur banget terlalu maksa.. orang tuanya aja gak ribet
Erna Masliana
15 orang jaga satu cewek aja gak becus.. mencoreng nama mafia banget
Erna Masliana
kamu yang tidak becus.. harusnya di buat lumpuh
Erna Masliana
siapa s mantan...tuh kan s Kenan lembek.. masih sayang mantan dia
Erna Masliana
ya sadar diri aja pacar kamu sama bocah nya kayak kamu.. masih di biayai ortu
Erna Masliana
segi apapun Eca lebih cocok ke Kenan emang walau agak tua😁
Erna Masliana
ya udah biarin ncit ngungkapin perasaan biar plong juga dari pada dipendam jadi bisul ntar..mau di terima atau ditolak itu jadi pengalaman aja
Erna Masliana
aslinya Citra suka Kevin pasti
Erna Masliana
security polisi gak ada kah?
Erna Masliana
harusnya tambah suntik lumpuh biar gak kabur
Erna Masliana
tapi bego lembek ke mantan
Erna Masliana
lama tinggal hajar aja malah di biarin ngerusak barang kasian pelayan harus kerja dobel
Erna Masliana
langsung singkirkan aja jangan lembek kayak s Kenan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!