NovelToon NovelToon
MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / Tamat
Popularitas:20.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: linasolin

Aderson yang sering dipanggil Derson adalah laki-laki yang sangat kejam, suka kekerasan dan juga sangat membenci yang namanya perempuan.

Olivia yang kerap disebut Via datang kekehidupan Derson, Via mampu mengobrak abrik hati Aderson yang dingin dan sangat susah untuk dijangkau.

Jangan lupa dukung karya ini dengan tinggalkam jejak kalian ya, cukup dengan like, komen, vote, kasih hadiah mawarnya.
Terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linasolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

hay para readers mafia kejam jatuh cinta hari ini author Up 2 bab lho untuk kalian semua, tapi author cuma minta kepada kalian semua jangan pelit kasih jempolnya ya, kasih hadiah mawar juga biar tambah rajin authornya untuk Up heheh.

🌛🌛🌛

Via langsung menuju kamarnya dimana Derson sudah menunggu dirinya datang membawa pakaian tidurnya.

Klek... pintu dibuka oleh Via pemandangan yang pertama kali Via lihat adalah melihat wajah Derson yang sangat dekat dengannya, ternyata Derson menunggunya didekat pintu.

"Ngapain nunggu didekat pintu?" Tanya Via heran.

"Kamu sih lama amat, lihat kulitku sudah merinding karena kedinginan" Derson menunjukan kulit ditangannya yang sudah mulai kedinginan.

"Kenapa pake handuk kayak gitu, kan masih ada handuk yang lain yang bisa membuatmu tidak kedinginan" jawab Via sambil meyerahkan baju kepada Derson.

Derson langsung memintanya dan berjalan kearah kasur dan meletakkan bajunya diatas kasur untuk ia pakai. saat Derson mengambil c*lana dalamnya dia langsung protes kepada Via.

"Via kamu yang paling kecil ya? kalau ini kekecilan untuk dipakai" ucap Derson sambil menujukkan kepada Via c*lana d*lam yang ukuran sudah tidak muat untuk Derson.

"Mana aku tau muat atu tidak yang penting aku ambil saja" protes Via tidak mau disalahkan.

"Nggak mau pake yang ini kamu ambil yang lebih besar dari ini" protes Derson sambil melemparkan c*lana d*lam itu kehadapan Via untuk ditangkap.

Karena tidak ada persiapan hingga c*lana d*lam itu menyangkut dikepala Via.

"Derson gila..... pake itu saja aku capek naik turun tangga" teriak Via Reflek membuang celana itu kembali kepada Derson.

"Kalau kamu tidak mau mengambilnya aku tidak pake c*lana d*lam paling nanti dia tidak sengaja menyenggol mu saat tidur" Derson menakut-nakuti Via supaya mau mengambil yang baru, padahal dirinya sendiri tidak begitu yakin bisa tidur nyenyak tanpa c*lana d*lam karena tidak biasa.

"Terserah kamu aka, aku malas naik keatas lagi, kalau mau ambil sendiri" ucap Via berjalan kekasur dan merebahkan badannya.

Derson yang kesal dengan perilaku Via langsung berjalan kearah telfon rumah dan menelfon pelayan untuk mengambilkan c*lana d*lam untuknya.

"Dasar istri tidak bisa diharapkan" ucap Derson kesal lalu merebahkan badannya yang capek disamping Via setelah selesai memakai baju tidurnya dan tentunya setalah pelayan mengantar c*lana d*lam untuknya.

"Emang gue pikirin" lagi-lagi via, melawan omelan Derson, dengan mata yang terpejam supaya Derson yang kejam dan gila itu menyuruhnya tidur dilantai seperti beberapa waktu lalu.

"Buka mata mu dan tidur dilantai" ucapan dingin Derson membuat mata Via yang tertutup langsung terbuka.

"Inikan kamar ku seharusnya kamu yang tidur dilantai" kesal Via tak mau kalah.

"Tapi kamar ini ada dirumahku dan tuan rumah disini aku" ucap Derson lagi membuat Via mengalah.

Tanpa banyak bicara Via langsung turun dari kasurnya memijakkan kakinya kelantai lalu berjalan kearah lemari mengambil selimut yang tebal.

"Kamu mau kemana?" Tanya Derson saat Via hendak keluar dari kamar membawa selimut.

"Aku mau tidur dikamar bu Chloe aja, kalau nggak diruang tamu saja" Via kembali melangkahkan kakinya hingga Via sampai diruang tamu.

Sedangkan Derson yang didalam kamar merasa kesal Karena Via keluar dari kamar, yang ia mau hanya ingin mengerjai Via karena berani menolak dirinya mengambilkan c*lana d*lam untuk dirinya.

Dengan langkah berat Derson menyusul Via keruang tamu, dan mengajaknya kembali kekamar.

"Aku tidak mau dibantah, sebelum aku marah masuk kekamar dan tidur dilantai" ucap Derson.

"Kamu maunya apa sih? buat kesal aja, kalau kamu nggak mau melihat ku kenapa kamu selalu datang kekamar ku dan sekarang menyuruhku tidur dilantai, kalau kamu nggak suka padaku aku bisa pergi dari rumah ini, aku bisa kok menghidupi diriku" ucap Via kesal dan marah kini air matanya jatuh tanpa ia sadari karena merasa Derson selalu mempermainkan dirinya.

"Aku bilang masuk kamar, jangan membantah" ucap Derson meninggalkan Via yang sedang menangis diruang tamu.

Satu Jam

Dua Jam

Derson menunggu Via belum masuk kekamar juga, akhirnya Derson kembali keluar dan melihat Via masih duduk tenang diatas sofa sambil melihat lantai dengan fokus.

"Kenapa belum masuk kamar?"

Pertanyaan itu membuat Via sadar dari lamunannya, lalu segera bangkit dari sofa menuju kamar meninggalkan Derson yang masih berdiri, dengan sabar Derson mengikuti langkah Via menuju kamar.

Sesampainya dikamar Via langsung menidurkan dirinya diatas lantai dengan balutan selimut. Derson yang melihat itu merasa kasihan niatnya hanya mengerjai Via tapi malah membuat Via sampai menangis.

Tangan kokoh itu langsung mengangkat Via keatas kasur dan meletakkan Via dengan pelan.

"tidur disini saja, dan tidak usah jadi perempuan yang cengeng yang sangat mudah menangis, itu tidak ada artinya jadilah wanita yang kuat, karena dunia ini sangat kejam kalau kita tidak bisa melawannya" ucap Derson sambil memeluk tubuh Via yang bergetar akibat menahan tangisnya.

"Sudah jangan menangis, jangan pernah buang air mata jika ada orang menyakitimu. apalagi sampai orang yang menyakitimu itu melihatnya, karena hal itu membuat dirinya mejadi senang" ucap Derson lagi, sambil mengelus rambut Via yang saat ini didalam pelukannya.

"Seperti dirimu" jawab Via sambil mendongakkan kepalanya melihat wajah Derson.

"Iya kamu benar, tidurlah jangan pikirkan macam-macam lagi, kamu itu butuh istirahat yang cukup, lihatlah sekali-sekali badan mu ini makin hari makin mengecil" ucap Derson lagi sambil memeluk tubuh mungil itu.

Via tidak merasakan ada kenyaman dan tidak merasa risih juga dipelukan Derson, yang ia tau saat ini dia butuh pelukan untuk menenangkan pikirannya. saat ini Via membalas pelukan Derson, walau tangan mungil itu tidak bisa memeluk seluruh tubuh Derson yang sangat besar dibandingkan dengan dirinya.

Saat via sudah tidur dengan nyenyak Derson melepaskan tangan Via dari tubuhnya, dan bergegas pergi keruang kerjanya, dengan langkah pelan derson keluar dari kamar Via dan menutupnya kembali.

Sebelum masuk keruang kerja terlebih dahulu Derson mengetuk kamar James yang ada disamping ruang kerja Derson.

"Ada apa ini sudah jam 11 malam, dari tadi kemana aja" sindir James yang saat ini sama seperti Derson memakai baju tidur.

"Aku mau membahas kerjaan ayo ikut aku keruang kerja" ucap Derson lalu berjalan meninggalkan James yang saat ini menarik pintu kamar supaya jangan terbuka.

Kedua laki-laki itu sudah duduk santai diatas sofa, sambil menyilangkan kaki mereka agar terlihat lebih santai.

"Apa yang ingin kamu bahas, kau mengganggu tidur saat kamu sudah selesai bermesraan sama istrimu" kesal James.

"Aku tidak ada bermesraan dengan dia, aku hanya butuh ketenangan sebelum membahas pekerjaan yang serius kepadamu" jawab Derson sambil menghisap rokok ditangannya.

"Jadi sekarang kamu sudah menemukan ketenangan dalam diri istri mu, dulu aja sepertinya sangat najis untuk berdekatan dirinya".

"Aku juga tidak tau aku nyaman dengannya atau tidak yang pasti aku butuh hiburan saat banyak pekerjaan yang butuh diselesaikan seperti saat ini" jawab Derson lagi, bingung dengan hatinya.

...🌛🌛🌛...

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.

Like

Komen

Vote

Favorite

Dan juga kasih hadiah mawar biar author tambah semangat.

Dan satu lagi kalau kalian suka jangan lupa kasih bintang 5nya ya.

Terimakasih .

1
febby fadila
awas kena strouke kamu ti derson
febby fadila
apa ibu mawar ini ibu kandungnya derson ya 🤔
febby fadila
dasar jin dasim aneh
febby fadila
mafia abal² kamu
febby fadila
diihhh kamu tu yg gila
febby fadila
ada bau² mau dijodohkan sama anaknya ini mah 🤣🤣
febby fadila
hmmm benar sekali james bosmu itu gngsi digedein
febby fadila
hmmm benar sekali james bosmu itu gngsi digedein
febby fadila
mulai dee derson ini keknya nggak bisa jauh dari via
febby fadila
waaaa via ketemu sama joshua bakalan jadi saingannya derson ini mah 🤣
febby fadila
sabar ya via semoga aja es kutub itu segera mencair
febby fadila
mau sabar seperti apa lagi ya tuhan, klw di perlakukan macam bgt
febby fadila
derson jangan sampai kamu menyesal
febby fadila
klw aku mah betah banget ya klw hanya duduk dikamar cos hobi aku banget untung lah aku punya blita jadi harus di duluar klw nggak aku didlm kamar mulu kadan suami pulang nugas aku masih dlm kamar 🤣🤣🤣
febby fadila
astaga kejamnya kamu derson
febby fadila
ya tuhan blom nikah aja udah main KDRT gimana klw nikah
febby fadila
umm lily aja mau balik lagia AS gimana mau lindungi via
febby fadila
awas aja klw sampai kamu bucin ya
febby fadila
sombong amat bang, awas aja kau bucin
febby fadila
hmmm ini cerita beada di negara mana 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!