NovelToon NovelToon
He'S A Prince

He'S A Prince

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:530.9k
Nilai: 5
Nama Author: Iklima Mauliddyah

"Cantik."

Setiap pertemuan adalah takdir yg sudah digariskan oleh Yang Maha Mempunyai kehidupan.

Menjadi CEO di usianya yang masih muda membuat Edelweiss tidak mempunyai waktu lebih untuk dirinya sendiri. kehidupannya hanya seputar pekerjaan.

Malik Ibrahim tidak hanya seorang pangeran tapi juga seorang atlet berparas tampan, cerdas, rendah hati, sederhana dan multitalenta menjadikannya sosok yang sangat dikagumi banyak orang terutama kaum wanita.

Sebagai seorang pangeran tentu kehidupannya tidak hanya bergelimang harta tetapi juga dengan setumpuk aturan yang mengikatnya sejak dia lahir, dia harus pandai menyembunyikan perasaannya di hadapan orang lain dan harus rela privasinya menjadi konsumsi publik.


Yuuukk follow me on, Ig @ImaEdg

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iklima Mauliddyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Mengkhawatirkanmu

Untungnya wajah gadis itu diburamkan, jadi sampai saat ini tidak ada yang tahu jika gadis itu adalah Edelweiss Soekandi Wiriatmadja seorang CEO asal Indonesia, kecuali pihak Kerajaan.

Pangeran Malik berjalan beriringan dan berdiri di sebelah kiri Sultan, beliau memberikan pidatonya sekitar lima belas menit. Setelah itu mereka mengitari semua area perpustakaan ditemani Kepala Daerah Timur Dy, perpustakaan ini lebih kecil dari perpustakaan kesultanan tapi lebih besar dari perpustakaan di daerah lain.

Banyak pengunjung yang berebut ingin melihat dan bahkan berfoto dengan Pangeran Malik. Pangeran Malik senantiasa tersenyum mengiyakan, tapi terkadang senyuman itu hanya topeng, dia harus membuang jauh-jauh perasaan gundah, sedih, khawatir yang sedang ia rasakan, dia harus totalitas dalam menjalankan tugasnya.

Dia mengeluarkan ponselnya saat izin ke toilet. Dilihatnya pesannya sudah terbaca, tetapi tidak ada balasan.

Ah mungkin dia sedang sibuk, mungkin dia sedang dalam perjalanan pulang ke jakarta. batinnya. Mencoba berpikir positif karena yang dia tahu Edel akan balik ke Jakarta di hari Kamis.

Dia memasukkan ponselnya ke kantong dan kembali bergabung dengan rombongan the Royal.

"Boleh aku berfoto denganmu Pangeran?" tanya seorang perempuan.

"Tentu," Pangeran Malik berbalik dan tersenyum melihat seorang wanita yang ia kenal.

"Hai, kamu datang?" sapanya.

"Aku kira siapa," lanjutnya yang di balas dengan senyuman oleh wanita itu.

"Aku penggemarmu," jawabnya.

Malik tersenyum mendengar ucapan wanita itu. Mereka berjalan bersama mengikuti rombongan yang lain. Rombongan The Royal meninggalkan acara setelah shalat duhur berjamaah di mesjid perpustakaan daerah.

Pangeran Malik menemani Sang Sultan meninggalkan acara tetapi dengan mobil yang berbeda karena pangeran Malik akan langsung ke pangkalan militer Negara A untuk mempersiapkan ulang tahun militer negara A.

"Dia masih belum membalas pesanku," gumam Malik melihat ponselnya. Akhirnya memutuskan melakukan panggilan telepon tapi hanya terdengar nada tunggu. Beberapa kali dia melakukan panggilan, tetapi sia-sia.

Dia berpikir lama dan melakukan panggilan lagi.

"Ya, assalamu'alaikum," sapa seorang wanita di seberang telepon.

"Wa'alaikumsalam, maaf aku menelepon mu. Apa Edel ada bersamamu?" tanya malik cemas.

"Oh, sorry Prince. Edel ga masuk hari ini, emang kamu ga bisa hubungi dia?" balik bertanya.

"Dari pagi aku hubungi dia tidak diangkat dan pesanku juga tidak dibalas, apa terjadi sesuatu dengannya?" kekhawatirannya terdengar jelas dari suaranya.

"Masa? aku baru melakukan panggilan dengannya sejam yang lalu," ungkapnya.

"Apa kamu buat salah dengannya? tadi pagi dia juga menelponku meminta izin tidak masuk," lanjutnya.

"Entahlah, aku merasa tidak berbuat salah dengannya. Memangnya dia sudah di Jakarta bukankah kalian pulang hari ini, apa dia sakit?" ujar Malik, perasaannya semakin tidak menentu.

"Tidak, dia tidak sakit. Kami pulang tadi malam dan tadi pagi hanya izin menemani orangtuanya," sahut Mita.

"Orangtuanya sakit?"

"Tidak, hanya katanya lagi kangen aja mungkin sama anak perempuannya," canda Mita tertawa.

"Oh iya, aku akan coba hubungi dia lagi. Makasi ya, assalamu'alaikum," pamit Malik.

"Wa'alaikumsalam," jawab Mita memutus panggilannya.

Malik memejamkan matanya, dan memasukkan ponselnya. Rasanya dari pagi dia sulit berkonsentrasi, pikirannya dipenuhi pertanyaan tentang Edel.

"Maaf Yang Mulia, ada foto-foto anda dengan nona Azmi tersebar di internet," kata Mr. Husein memperlihatkan cuplikan artikel di tabnya.

Malik menarik nafas panjang dan menghembuskannya, dia memandang foto dirinya dengan wanita yang disebutkan Mr. Husein. Lalu memberikannya kembali pada Mr. Husein.

"Tolong turunkan artikelnya. Aku ga mau sampai Edel melihatnya dan terjadi salah faham," ujarnya.

"Baik, Yang Mulia." kata Mr. Husein kemudian menelepon seseorang.

Malik memandang keluar jendela. Apa dia mencari tau tentang diriku di internet? pikirnya, tidak mungkin, dia bukan gadis seperti itu' menjawab pertanyaannya sendiri.

"Yang Mulia, sudah sampai," kata Mr. Husein memberitahu.

drrrtttt ... drrrttt ..., ponsel Malik bergetar. Ponselnya selalu dalam mode getar ketika menghadiri acara resmi. Wajahnya tersenyum melihat layar ponselnya.

Mr. Husein tahu siapa yang menghubungi pangeran Malik, itu terlihat dari wajahnya yang dari beberapa saat lalu muram berubah menjadi tersenyum. Mr. Husein dan drivernya turun dari mobil, memberikan waktu untuk yang dipertuankan menerima panggilan ponselnya.

"Assalamu'alaikum," sapanya.

"Maaf baru bisa menghubungimu, hari ini sedikit sibuk," ungkap wanita di seberang telepon.

"Iya, aku senang kamu menghubungiku duluan," ujar Malik.

"Kalau boleh jujur, aku tidak akan menghubungimu kalau Mita tidak menelponku barusan," kata Edel tertawa.

"Aku mengkhawatirkanmu karena kamu tidak bisa dihubungi olehku dari pagi. Aku takut terjadi sesuatu denganmu," ungkap Malik menunduk.

"Aku sedikit kesal padamu, aku merasa bersalah pada orangtuaku karena belum bercerita tentangmu. Kenapa kamu tidak meminta izinku dulu kalau mau menemui orangtuaku?" cecar Edel.

"Maafkan aku, karena aku pikir sebelum memintamu bersamaku, aku harus meminta izin orangtuamu dulu," dengan penuh keyakinan.

Edel tersenyum mendengarnya.

"Kenapa kamu tidak bilang waktu kita di Bali?" tanya Edel penasaran.

"Aku tidak ingin kamu marah ketika bertemu denganku. Aku takut kamu marah," ujarnya.

"Sama aja! sekarang aku kesal padamu tidak meminta izinku dulu," gerutu Edel.

"Setidaknya aku tidak melihatmu ketika kamu kesal," ucap Malik.

"Ihhh ... nyebelin deh!"

"Aku takut kamu ga mau melihatku dan menolaknya ketika tahu liburan kemarin aku yang merencanakannya," sahut Malik.

"Apa kamu di marahi orangtuamu karena aku menemui mereka?" tanyanya cemas.

"Tidak, mereka hanya tidak menyangka akan kedatanganmu. Mereka sedikit terkejut," kata Edel.

"Terkejut karena anak gadisnya di lamar oleh orang tampan sepertiku?" canda Malik.

"Iya," jawab Edel tertawa.

"Bukan seperti itu, kepedean deh! mereka terkejut karena ya ... begitu tiba-tiba. Tiba-tiba ada yang datang melamar anaknya sedangkan anaknya belum bercerita apapun pada mereka," lanjutnya menjelaskan.

"Jadi kamu beneran marah padaku?" tanya Malik.

"Sedikit," jawabnya singkat.

"Baiklah, nanti aku pasti akan meminta izin padamu jika membawa keluargaku ke sana untuk bertemu keluargamu," sahut Malik.

"Ih, kamu tuh ya masih aja becanda," kata Edel gemas.

"Aku tidak becanda, aku serius denganmu. Aku pasti akan membawa keluargaku ke sana ketika melamarmu secara resmi. Nanti saat kamu telah menerimaku," ucap Malik penuh keyakinan.

"Haruskah aku jawab sekarang?" kata Edel.

"Hhmmm ... bolehkah kamu jawab nanti aja. Seminggu ini aku harus fokus pada kegiatanku. Aku takut ketika kamu menjawab dan menolakku, aku takut itu mempengaruhi pikiranku dan pasti akan mempengaruhinya," pinta Malik.

"Kenapa kamu ga bisa fokus hanya karena jawabku," tanyanya.

"Karena itu adalah salah satu penentu takdirku. Aku takut akan sulit tersenyum ketika menghadiri acara resmi seperti tadi pagi, aku mengkhawatirkanmu," ungkapnya.

"Benarkah, kenapa kamu mengkhawatirkan ku?" jawab Edel.

"Aku mohon jawablah panggilanku atau balaslah pesanku walaupun hanya sekali," pinta Malik.

"Arrgghh ... aku lupa!" teriak Edel tiba-tiba.

"Kamu Baik-baik aja kan?" tanya Malik cemas.

Edel tiba-tiba mengakhiri panggilan.

1
Ita rahmawati
yg in juga udh bca,,lg nunggu up ny lg 😅😅
Ita rahmawati
kok tamatny pdahal msih ingin bca kelanjutany 😁😁
Ita rahmawati
kmu bikin hidupmu gk tenang sendiri lik malik,,😔😔
Ita rahmawati
luar biasa ya si mafia in 🤦‍♀️🤦‍♀️
Ita rahmawati
knpa gk dibuat hidup atau mati aj gitu..knpa hrus koma dn diantra hidup dn mati kan kd nyesek 😭😭😭
Ita rahmawati
pangeran fatih 😭😭😭😭
Ita rahmawati
buat sadar pangeran fatih trus berjodoh sm mita gitu 🤣🤣🤣
Ita rahmawati
klo pangeran fatih bangun apakah akn ad perang perebutan tahta 🤔🤔🤔
Ita rahmawati
aahh sebagai wanita ak baru sadar ternyta emg wanita itu terkadang semenyebalkan itu y 🤣🤣🤣🤣
Ita rahmawati
ternyta ronald udh tau tp kok gk mau blg y...aneh 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤔🤔🤔
Ita rahmawati
waaaahhh mulai gila nih emakny shahmeer 😅😅
Ita rahmawati
aduh shahmeer knpa kmu gk jjur aj sm malik,,tp y bgaimnapun brukny ttep ibuny ya,,pasti msih ad rasa syg wlau seujung kuku 😔😔😔
Ita rahmawati
pantesan berani nyelakain edel ternyta selingkuhanny mafia 👏👏
Ita rahmawati
pasti sasaran awalny edel...kasian juga fatih sm greezele nya 🥺🥺🥺😔😔😔
Ita rahmawati
apakah ibuny azmi it wanita pruh baya yg sllu ngikutin edel 🤔🤔🤔
Ita rahmawati
apa iya 7 mggu dh keliatan bentuk tangan dn kakiny,,ak pernh kegugura umur 12 mggu/3 bln tp msih berbentuk gumpalan darah gitu 🤔🤔🤔
🎤ImaEdg🎧: oh, nanti aku perbaiki kembali 🙏
total 1 replies
Ita rahmawati
in si wanita paruh baya blm trkuak siapa dia sbnerny 😔😔
Ita rahmawati
bukannya pundak it = bahu y..kok digendongnya di pundak,harusny dipunggung kali y klo dipundak mah balita 🤣🤣🤦‍♀️🤦‍♀️
🎤ImaEdg🎧: iyakah? 😂
total 1 replies
Ita rahmawati
gagal maning 🤣🤣🤣
Ita rahmawati
authorny lupa ap y....kok edelny pake mukena dn malik ngajak ngaji bareng,,kn edelny lg datang bulan dn bru pgi ke3 pasti blm selesai kan...🤭🤭
🎤ImaEdg🎧: masa? maafkan klo begitu 🙏, nanti aku koreksi kembali 😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!