NovelToon NovelToon
Siasat Cantik Istri Bercadar

Siasat Cantik Istri Bercadar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lia Lby

Fatimah mengira pernikahan paksa dengan Rayhan Khalif adalah akhir dari impiannya.

Namun, saat ia mulai mencintai sang suami yang selalu memanjakannya, sebuah rahasia kelam terbongkar: Rayhan Khalif telah dijebak dan menikah siri dengan wanita dari masa lalunya.

​Alih-alih mengamuk, Fatimah menghadapi pengkhianatan ini dengan cara yang elegan.

Menggunakan strategi psikologis dan ketenangan yang mematikan, sang istri bercadar siap merebut kembali kebahagiaannya. Air mata berbalut iman, siasat paling mematikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lia Lby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tatapan Para Pegawai Kantor

Mobil sedan hitam milik Rayhan membelah jalanan protokol kota yang mulai padat, sebelum akhirnya berbelok memasuki kawasan perkantoran elit tempat gedung pusat perusahaannya berdiri.

Gedung pencakar langit berstruktur kaca itu tampak begitu megah, mencerminkan seberapa besar gurita bisnis yang dikendalikan oleh seorang Rayhan Khalif.

Fatimah menatap gedung itu dari balik kaca mobil dengan dada yang berdebar agak kencang.

Ini adalah pertama kalinya ia menginjakkan kaki di dunia kerja suaminya—sebuah dunia yang sangat asing bagi seorang gadis lulusan pesantren seperti dirinya.

Namun, genggaman erat tangan tegap Rayhan di atas jemarinya sepanjang perjalanan seolah menjadi jangkar yang menahan rasa gugupnya agar tidak membubung tinggi.

"Tenang saja, Ima. Ada Mas di sampingmu," bisik Rayhan menenangkan saat mobil mereka berhenti tepat di lobi utama gedung.

Rayhan turun terlebih dahulu, lalu dengan sikap ksatria yang sangat menghormati wanita, ia membukakan pintu untuk Fatimah.

Begitu kaki Fatimah yang berbalut flat shoes hitam menyentuh lantai marmer lobi, atmosfer di sekitar mereka seketika berubah.

Kehadiran sang CEO yang biasanya datang sendirian dengan langkah tegap dan wajah dingin yang berwibawa, kini datang dengan menggandeng seorang wanita berhijab lebar dan bercadar hitam pekat.

Kontras yang begitu kentara ini langsung menyedot perhatian seluruh orang yang berada di lobi.

Saat mereka berjalan beriringan menuju lift khusus eksekutif, kasak-kusuk dan tatapan para pegawai kantor mulai terasa.

Para resepsionis di meja depan berbisik-bisik kecil sembari mencuri pandang.

Beberapa staf wanita yang berpakaian modis dan formal menghentikan obrolan mereka, menatap lurus ke arah Fatimah dengan tatapan penuh selidik, heran, bahkan ada beberapa yang menyiratkan rasa tidak percaya.

Mereka semua tahu bahwa bos besar mereka, seorang pengusaha mapan berusia tiga puluh delapan tahun yang dingin dan menjadi incaran banyak wanita karier, baru saja menikah mendadak.

Namun, mereka tidak pernah menyangka bahwa sosok "istri rahasia" sang CEO adalah seorang wanita yang menutup rapat seluruh keindahannya di balik selembar kain cadar.

Fatimah bisa merasakan tatapan-tatapan tajam dan penuh tanda tanya itu menghujam ke arahnya.

Di balik cadarnya, ia mengatur napasnya yang sempat memburu, menundukkan pandangan demi menjaga hatinya.

Namun, ia tidak merasa rendah diri. Didikan pesantren telah menempanya untuk tidak mencari penilaian di mata manusia, melainkan di mata Sang Pencipta.

Rayhan, dengan insting tajamnya sebagai seorang pemimpin, tentu menyadari perubahan atmosfer di kantornya.

Ia menghentikan langkahnya sejenak di depan pintu lift, lalu menoleh ke sekeliling lorong lobi dengan tatapan matanya yang seketika berubah menjadi sangat dingin, tegas, dan penuh intimidasi khas seorang pengusaha bertangan dingin.

Tatapan tajam Rayhan seolah memberi peringatan mutlak kepada seluruh karyawannya bahwa wanita di sampingnya adalah batas suci yang tidak boleh diganggu atau dibicarakan dengan tidak hormat.

Seketika itu juga, para pegawai yang tadi berbisik langsung menundukkan kepala dalam-dalam, berpura-pura sibuk dengan dokumen dan ponsel mereka, tidak ada yang berani menatap lagi.

Pintu lift terbuka. Rayhan menuntun Fatimah masuk ke dalam lift yang sunyi.

Begitu pintu lift tertutup rapat, menyisakan mereka berdua, ketegangan di wajah Rayhan langsung meluruh seutuhnya.

Ia berbalik menghadapi Fatimah, lalu mengusap pelan punggung tangan istrinya yang lembut.

"Maafkan Mas, yah, Ima. Tatapan orang-orang kantor mungkin membuatmu tidak nyaman," tutur Rayhan lembut, penuh penyesalan.

Fatimah menyipitkan matanya, mengulas senyum yang matanya tunjukkan di balik cadar. "Tidak apa-apa, Mas Ray. Ima tidak apa-apa. Justru Ima bangga... karena Mas Ray tidak pernah malu membawa Ima yang berpenampilan seperti ini ke tempat kerja Mas."

Rayhan tertegun, lalu tersenyum sangat dalam. Rasa takzimnya kepada kedewasaan batin istri kecilnya kian melambung tinggi.

"Malu? Justru Mas adalah pria paling beruntung di gedung ini, Ima. Karena Mas memiliki ratu yang keindahannya tersimpan rapat hanya untuk suaminya, sementara dunia luar hanya bisa menebak-nebak seberapa berharganya dirimu."

1
Enz99
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!