NovelToon NovelToon
Dokter Plenger Itu Milik Tuan Kailendra

Dokter Plenger Itu Milik Tuan Kailendra

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Jaeyunie

Temmy Lynn, seorang dokter cantik super jenius tapi sangat plenger, ceplas ceplos dan omongannya kadang sepedas seblak level 100. dia bisa menyembuhkan segala macam penyakit tanpa terkecuali. Dia hanya peduli dengan uang, baginya itu sangat realistis.

Kailendra Adyaksa, tuan muda dingin yang mengalami kelumpuhan setelah kecelakaan mobil yang dialaminya dua tahun yang lalu. Dia menolak semua pengobatan dan orang-orang yang mencoba mendekat termasuk orang tuanya. Apa yang terjadi jika kedua manusia beda karakter ini bertemu? Yuk kepoin keseruan mereka di sini guys..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaeyunie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Brak...

Sebuah vas bunga pecah tepat di pinggir seorang wanita cantik dengan jas dokternya. Penyebabnya tentu saja sebuah tembakan yang dilepaskan oleh tuan muda Kailendra. Tapi apakah dokter itu gentar? Oh tentu saja tidak, dengan pandangan mata tajam dan gerakan yang sangat cekatan dia melempar pisau bedahnya tepat di depan kursi roda Kailendra.

"Sorry ada kecoa" ucapnya acuh. Dan benar saja seekor kecoa sudah terbelah di depan Kailendra.

Pria tampan itu waspada. Sosok wanita cantik di hadapannya tidak bisa dia remehkan. Sedangkan Asisten Kailendra, yaitu Alan, tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi di dalam hatinya ia sangat bahagia karena ada yang bisa mengimbangi sifat tuan mudanya.

"Langsung saja, berapa mereka membayarmu, akan aku bayar double" ucap Kailendra dingin.

"No.no.no, walaupun saya suka uang tapi saya tidak punya komitmen dengan apa yang sudah saya sepakati. Gini aja, saya beresin dulu kesepakatan saya dengan ayah anda untuk menyembuhkan kaki anda, setelah selesai baru kita buat kesepakatan baru dengan nominal yang anda ucapkan tadi, deal?"

"Cih, aku menyuruhmu untuk pergi bukan untuk tinggal, apa kau tidak mengerti bahasa manusia?"

"Ya ya ya terserah anda saja tuan muda, yang pasti saya hanya melalukan tugas saya dengan baik" jawab Lynn dengan santainya dan tak lupa memberikan senyum super cantik kepada Kailendra. Sejenak pria itu pun terpana namun segera menepisnya.

"Oya namaku dr. Temmy Lynn. Anda bisa memanggil saya Temmy atau Lynn" ucapnya. Kailendra tersenyum sinis.

"Aku sudah sangat sering menemukan wanita sepertimu, berpura-pura merawat tapi akhirnya mencari kesempatan untuk naik ke ranjangku". Pria itu berharap dokter cantik itu akan tersinggung dan pergi tapi semua itu tinggal harapan. Wanita itu malah sibuk memperhatikan setiap sudut ruangan dengan seksama.

"Badjingan, ternyata mereka juga menggunakan ilmu hitam untuk melukainya, pantas saja dari tadi aku merasakan energi yang sangat kuat dan hitam di sini" ucapnya dalam hati.

"Apa kau tuli?" Geram Kailendra.

"Apa? Kau bilang apa barusan?" tanya Lynn. Kailendra mengepalkan tangannya. Amarahnya sudah memuncak.

"Aku tidak mengerti bagaimana jalan fikiran tua bangka itu. Dia mengirim wanita bodoh dan tuli sepertimu untuk merawatku. Jangan pernah bermimpi untuk bisa menyentuhku karena sebelum itu terjadi peluruku sudah menembus kepalamu"

"Hahaha.. Ya terserah kau sajalah tuan muda, atur sesukamu, lagian aku sudah sering mendengar omongan seperti itu. Oya jangan lupa kalau kau merasa yakin pelurumu bisa menembus tubuhku, jangan lupa aku juga punya pisau bedah yang bisa merobek tubuhmu itu" ujar Lynn sambil mengedipkan sebelah matanya dengan genit.

"Oya hari ini nikmati saja kebebasanmu, besok aku akan mulai pengobatanmu" lanjutnya lagi.

"Jangan mimpi"

"Aku tidak bermimpi, aku bekerja. Ayahmu membayarku 5 milyar untuk bisa menyembuhkanmu, kalau aku bisa menyembuhkanmu dalam waktu 3 bulan, bonus 2 milyar menantiku, tapi melihatmu yang seperti ini aku hanya butuh waktu 2 bulan"

"Wah kepercayaan dirimu dan khayalanmu sangat tinggi nona"

"Bukan khayalan, itu namanya doa, manifesting juga. Dah lah aku mau tidur, tolong tunjukan kamarku mas Alan" pintanya. Alan pun langsung menunjukan dimana kamar Lynn.

"Untuk pertama kalinya tuan muda bicara sebanyak ini dengan 0rang lain. Nona jangan masukkan ke dalam hati. Sebenarnya tuan muda orang yang sangat baik. Jadi saya mewakili tuan muda meminta maaf kepada anda" ujar Alan. Lynn menggelengkan kepalanya.

"Tidak perlu meminta maaf dan tidak usah begitu segan kepadaku, santai saja, chill bro..! Oya selain kalian bertiga siapa saja yang tinggal di sini?"

"Kalau yang tinggal di rumah hanya kami bertiga, kalau para pengawal mereka ada mess di bagian belakang rumah ini jadi mereka hampir tidak pernah ke sini kecuali kalau dipanggil" jelas Alan. Lynn menganggukan kepalanya mengerti.

"Apa kau sudah lama bekerja dengannya? Aku perlu informasi sedetail mungkin dengan orang-orang disekitarnya"

"Sudah cukup lama nona, sekitar 5 tahun yang lalu. Tuan muda Kailendra lah yang menyelamatkan saya ketika saya hampir mati dibunuh para preman, sejak saat itu saya berjanji untuk selalu berada di sisi tuan muda"

"Bagus, aku butuh banyak orang untuk membantuku karena kita tidak hanya akan menghadapi musuh dunia nyata tapi juga dunia astral. Kelihatannya mereka benar-benar ingin menghancurkan tuan muda mu itu sampai ke dasarnya, dan mau tidak mau suka tidak suka aku pun akan terlibat. Sialan..!" maki Lynn geram. Alan melongo mendengar ucapan Lynn.

"Maksud nona?"

"Orang yang mencelakai tuan mudamu itu juga menggunakan ilmu hitam agar kesehatan tuan mudamu tambah buruk, nanti kau akan tahu sendiri. Oya usahakan jangan tinggalkan sholat dan baca ayat Alqur'an tiap hari. Ah bajingan..!! Aku harus minta bayaran extra ini mah" Lynn masuk kamar meninggalkan Alan yang masih bengong sendiri.

Sebenarnya Alan juga memang merasakan hal yang aneh semenjak tinggal di sini. Padahal dulu ia sering menginap sendiri di sini tapi tidak pernah ada hal yang aneh. Tapi semenjak Kailendra kecelakaan dan tinggal di sini, hawanya sangat tidak nyaman dan sering kali membuat merinding. Alan sempat beberapa kali melihat sesuatu yang mengerikan tapi saat itu ia tidak percaya dan menganggap halusinasi karena lelah bekerja.

Lynn mengambil gawainya dan menghubungi seseorang.

"Bilang sama tante lu, bayaran gue tambah ya"

"Assalamualaikum dulu pe'a, terus nanti gue jawab waalaikumsalam baru lu boleh nyerocos" jawan seseorang di sebrang telfon.

"Udah lu wakilin dan lu jawab juga. Pokokya gue gak mau tau ya, bayaran gue kudu ditambah, gila aja gue gak cuma ngobatin orang sakit eh kudu ngelawan bangsa dedemit kiriman juga, najiss..!!"

"Hahaha... Makanya gue rekomendasiin elu ke om sama tante gue, lu kan avatar dunia nyata, menguasai 2 elemen dunia, dunia nyata sama dunia ghaib"

"Gue serius ya Langit, ngit, ngit,"

"Iya tar gue bilangin"

"Dah lah gue mau istirahat, besok siap perang sama ngadepin sepupu tiri lu yang sok kejam itu"

"Okay. Gue serahin dia ke lu ya, gue yakin lu bisa nyembuhin dia"

"Gampang asal ada cuan mah beres"

Lynn merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. Baru saja dia ingin memejamkan matanya, tampak sosok seorang wanita cantik dengan wajah bulenya dan baju ala Noni belanda jaman dulu sedang berdiri di depan jendela kamarnya. Raut mukanya terlihat sangat sedih dan ketakutan. Bukannya takut, Lynn bergegas menghampirinya.

"Ada apa?" tanya gadis itu.

"Tolong lindungi dia, hanya kau yang bisa menyingkirkan mereka semua" jawabnya.

"Siapa namamu?"

"Briana"

"Kau menyukai Kailendra?" tanya Lynn curiga.

Briana membulatkan matanya kaget.

"Tentu saja tidak, aku sudah melihatnya dari semenjak dia dilahirkan. Aku juga yang menjaganya dan bermain dengannya ketika dia masih balita. Sampai dengan hari dimana dia kecelakaan aku tidak dapat melindunginya karena kekuatan mereka terlalu besar" jawab Lynn dengan wajah sedihnya.

"Siapa yang mengirim mereka?" Briana menggelengkan kepala nya.

"Tolong sampaikan kepada Kailendra, jangan percaya siapapun selain Alan dan kedua orang tuanya. Tak jarang orang yang menusuk kita adalah orang yang paling kita percaya" setelah itu Briana langsung menghilang.

Belum sempat Lynn membalikan badannya, satu sosok yang menyeramkan muncul. Dengan wajah yang hitam, kuku panjang, dan banyak bulu di semua bagian tubuhnya.

"Sebaiknya kau pergi jangan mencampuri urusan kami, atau kau akan menyesal, manusia" ancamnya.

"Gak usah ngancem gue, kita liat aja nanti" jawab seraya berjalan menuju tempat tidurinya.

"Aahh nyaman sekali" tak butuh waktu lama gadis itu langsung terlelap.

1
sryharty
berdamai lah dengan keadaan kai
aku
S ini sopo lynn??? 😃😃
aku
tambahin lah bodyguard nya. isolasi dr org jahat2 tu. kesian kai 😭
aku
adegannya bkin mlongo klo di bayangin 😭 masa lgsg cari dpn orgx. alamak ketahuan gk pinternya 🤣🤣
aku
warlok gak tuh 😭😭🤣🤣
aku
lahdalaaaahhh ada newbie jg di perkuntian 😭😭
aku
enak kali ya jd kyk lynn. enteng gt krn hdp nya realita bgt. aq ni gk enakan, gk tegaan, sakit sendiri jd nya 😭😭
aku
definisi lagunya alam. ..sembur si kai 🤣🤣
Nur Halida
semangat lynn .. basmi dukun itu sampe ke nenek2nya😁
Nur Halida
nenek dan pamannya nih yg nyelakain kai
Nur Halida
seru nih... aku suka peran cewek yg gak menye2 kek lyinn ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!