NovelToon NovelToon
Rainbow

Rainbow

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.6
Nama Author: Lidia Destantia

Cinta benar-benar membuat orang menjadi buta dan bodoh. Aku selalu berharap akan ada ke ajaiban pada kisah hidup ku dan cinta ku. Hingga hari itu tiba semua berada dibatas sabar ku.
"Tian kamu begitu keji !"
"Kenapa kamu menyesal menikah dengan ku, Naira ?"
"Aku tidal menyesal menikah dengan mu, begitupun perasaan ku kepada mu. Aku tidak ingin menyesali apa yang telah berlalu karena tidak ada gunanya. Sudah cukup aku bersabar, sudah cukup aku kehilangan anak ku, aku tidak akan kehilangan apapun lagi. Dimasa depan aku tidak akan sebodoh ini lagi untuk mengabdikan diriku kepada seorang BAJINGAN".

Hukum alam terjadi, akan ada pelangi setelah hujan. Kehidupan ku benar-benar lebih berwarna setelah segalah cobaan yang menerpa karena aku memiliki mereka yang menjadi penyemangat ku.

7 Tahun kemudian, Naira datang dengan identitas baru. Kehidupanya bagai pelangi penuh dengan warna bahagia. Dan untuk mereka yang menghianatinya, menerima buah dari perbuatan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lidia Destantia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Hampir pukul 9 malam Naira sampai rumah, sebelum sampai rumah dia mampir beli Martabak Jagung keju, dan Coklat Kacang. Sebenarnya dari sore tadi dia mengidam-idamkan martabak ini.

Sampai dirumah, Naira duduk dikarpet ruang tengah dan langsung melahab makannya, kedua tangannya memegang martabak. Tangan Kanan Martabak Jagung Keju dan Kiri Coklat Kacang, dia makan seperti anak kecil yang takut makanannya dirampas.

Tampa dia sadari sedari tadi Tian memperhatikan dia makan. Tian sudah kembali lebih awal, dia baru saja keluar kamar akan pergi keruang kerja, awalnya dia ingin marah karena sudah malam Naira tidak pulang mana lagi hamil nyetir sendiri. Namun, kemarannya ditunda karena melihat momen aneh Naira. Tian sengaja tidak bersuara ingin melihat kelakuan Naira. Dia hanya bisa tertawa melihat kelakuan wanita didepannya.

Martian berjalan pelan-pelan kedapur mengambil segelas air, karena dia memperhatikan Naira makan tampa menyiapkan air.

“Sayang, makannya pelan-pelan. Nanti bayinya keselek”. Tian membawah segelas air menghampiri Naira yang sedang duduk di karpet sofa ruang tengah.

“Uhuk uhuk uhuk”, Naira tersedak karena dikejutkan suara Tian.

Tian memberikan air yang dia bawak kepada Naira, Naira langsung menyambutnya.

“Pelan-pelan, nggak ada yang mau ngerebut makanan kamu”.

“Iya. Kok kamu udah pulang ?”

“Kenapa aku nggak boleh pulang, biar kamu bisa keluyuran terus ?”

“Aku nggak kemana-mana, Cuma dirumah tante Widya. Awalnya aku mau pulang sore, tapi Tante minta untuk makan malam disana”.

“Lain kali, jangan pulang malem kalau ngga sama sopir”.

“Aku kan nggak punya sopir”.

“Mulai besok kalau mau kemana-mana, kasih tahu biar Pak Ahmad nyetirin kamu”.

“Pak Ahmad kan sopir Mas”.

“Kamu nggak mungkinkan pergi tiap hari, bawak perut buncit gini. Lagian, kalau nggak keluar kota saya bisa nyetir sendiri atau minta Rendi”.

“Iya-iya”. Naira kembali melahap martabaknya, tampa menawari suaminya.

Melihat Naira begitu lahap, Tian meneguk ludahnya tergiur dengan martabak.

“Bagi, yang”.

“Katanya kamu nggak akan merebut makanan ku”.

“Saya nggak ngerebut tapi mintak baik-baik”. Sebelum Naira mengizinkan tangan Tian sudah menyabar martabak dan langsung masuk kemulutnya.

“Nah, itu belum disuruh udah nyuri”.

“Nggak iklas ?”

“Iklas si, jangan banyak-banyak. Aku mau masukin kulkas buat besok pagi”.

“Kok masuk kulkas kan nggak enak kalau dingin”.

“Kalau aku lagi nggak hamil juga nggak mau makannya, ini maunya anak kita mas”.

“Iya, sayang”. Tian mencium pipi kanan Naira sekilas.

“Sebelah sini belum”, Naira menunjuk pipi kirinya. Tian langsung mencium disebelah kirinya.

“Makasih”, Naira tersenyum bahagia.

Kedua suami Istri makan dengan lahap, sambil bercanda, bibik tidak ingin mengganggu mereka namun dia mengabadikan momen itu karena akhir-akhir ini mereka hampir tidak ada waktu berdua.

Saat ini Tian lupa segalah sesuatu bahkan dia lupa perasaan benci dan dendamnya, hanya suara Naira yang mengisi dunianya saat ini. Handphone Tian dari tadi berdering di kamar, dilain sisi Fiona sedang kesal karena Tian tidak mengangkat telponnya.

“Kemana si Tian, baru 2 hari ditinggal ke Singapura susah banget dihubungi. Saya nggak bisa lama-lama disini, bisa-bisa dia benar melupakan ku”, gumamnya.

Dia pergi mencari asistennya, “Merri, jadwal saya disini sampai kapan ?”

“Jadwal disini sampai 2 hari kedepan. Dan satu minggu lagi ada acara Fashion di Malaysia selama 2 hari. Dan 1 bulan lagi kita harus berangkat ke Paris”.

“Oke cukup itu dulu Jadwal ku, untuk bulan ini, tolak semua tawaran kecuali di Indonesia”.

“Oke”.

Fiona sudah mengurangi semua aktifitasnya diluar negeri dia memfokuskan di Indonesia, karena dia harus selalu dekat denga Tian. Hubungan mereka masih sangat rentan, Fio takut Tian tidak menepati janjinya. Selama ini dia selalu menggoda Tian untuk berhubungan dengannya, tapi dia tahu perasaan Tian untuknya masih sangat dangkal.

Untuk membuat Tian menginap ditempatnya, dia harus selalu menambakan obat keminu-man Tian. Dia akan selalu mengancam wanita-wanita yang mendekati Tian agar menjauh. Namun, didepan Tian dia tidak ingin terlihat posesif, dia meninggalkan kesan sabagai wanita dewasa yang masuk akal, berwibawa dan baik. Dengan kesan yang dia bangun didepan Tian, itulah yang membuat Tian merasa nyaman kepada Fiona dan tidak ingin menyakitinya.

................................................................................

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan kata dan penyusunan kalimat. Like, komentar dan saran para pembaca sangat dibutuhkan untuk perbaikan selanjutnya.

1
Nur Asmah
ceritanya seru
Yatima badrul
bodoh laki dah tak suka lagi tunggu mintak lah cerai dah diselingkuhi
Renesme Kiky
sedihnya
Oma Yoma
duhh, kenapa kok author msh ngasi kesempatan tian utk "mem*perkosa" Naira...???
kasian banget Naira, sudahlah sekian lama "dipake" tian padahal tian-nya celup2 ke perempuan lain, skrg msh pula ditambahin per*kosaan ini😠😠😠😠😠
Eva Sri hartati
suka😍
Yunie
berubahnya kok tiba-tiba.....
Gaifhter Loho
baca ulang lagi dari awal novelmu rainbow part 1, walaupun masih di gantung othornya di rainbow part 2 dan novel nya yg lain, pen rekomendasi kan buku ni tuk di baca oleh readers yg kece badai. . karena bagus cerita nya, suka pokoke. 👍👍👍👍👍👍
Nurul Syahriani
pak ucok atau mang asep
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Kan wanita² gila
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Pembalasan dendamnya terlalu bertele², lah yg jahat seklai itu kan si ayana, tp yg di siksa si fiona walaupum dia jahat
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Susah banget soalnya nemu novel yang bagus gitu buat di baca.
Terakhir aku baca yang judulnya "(Siapa) Aku Tanpamu)", bagus banget ceritanya tapi yang baca dikit, kasian otornya
krisan
lanjut
Desi Ratnasari
wah wong palembang🤩
moey
baru baca 2 bab rasanya lebay bgt kyak indosiar ya😅😅😅
Dev
knpa ceritanya jd tmbah ngeri y thor
Lili Faiz
ini kapan rainbow nya keluar thorr,perasaan mendung Mulu ini
Lili Faiz
ampun dah ini laki minta disantet kali ya 😁
zakiya moriuchi 🇯🇵
baru bisa kasih like belum bisa komen soalnya baru baca Thor😇💪🔥
Ann
Kunjungi karyaku juga ya ka:)
Neti Andari
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!