baca dari awal sampai akhir biar jelas dan paham ceritanya😁🙏
kabir bukan Psikopat yang rajin bunuh orang ya di noveltoon yang terlalu vulgar di larang 😌
Terkadang baik terkadang jahat dan kasar sebenarnya apa yang terjadi padanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan sindia dengan seorang pria
"Berfikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu." (Ali bin Abi Thalib)
...*****...
Aku perpikir kenapa tubuhku rasanya seperti orang selesai mandi. Apa zahra memandikanku
Tidak jika zahra benar_benar memandikanku sungguh betapa malunya aku padamu zahra
Aku bertanya dengan penuh rasa ragu
" Zahra " panggilku seraya memegang tangan zahra
" iya kenapa mas " jawab zahra
" Kamu mandiin aku " tanya kabir
" Iya ada masalah? Kamukan suamiku " jawab zahra cukup tegas tapi dengan nada suara rendah
" Kamu gak malu melihat tubuhku telanjang "
" tidak " jawabku singkat
Sungguh Zahra memang istriku tapi aku benar_benar lupa siapa dia
" Mas kenapa diem " tanya zahra
" Tidak!! Sebenarnya apa yang terjadi padaku " tanya kabir
" Tidak usah dipikirkan jika sembuh mas akan ingat apa yang terjadi " jawab zahra dengan niat tak ingin membuat kabir pusing
" Baiklah jika tak mau cerita " gumam kabir
" Ceritanya panjang mas, aku mau beli makanan dulu buat kamu " ucap Zahra
...**********...
Disisi lain sindia yang sedang main sama temannya pun. Dijalan tak sengaja bertemu dengan seorang pria dipinggir jalan.
" Maaf aku gak sengaja " ucap sindia pada pria itu
" Tidak masalah " ucap pria itu
" Sungguh dia sangat cantik masya Allah " gumamku dalam hati
" Siapa namamu " tanyaku sambil mengulurkan tanganku
" Aku sindia " jawab sindia sambil memegang tangan pria itu
" Aku hasan " ucap hasan
"Iya hasan aku harus pergi "
" Sindia ayo pergi " teriak rindi
" Iya rin, maaf saya harus pergi " ucap sindi pada hasan
" Tunggu! Beri nomer telponmu "
" apa maksud pria ini aku sudah terlambat ke sekolah " gerutu sindia dalam hati
" Maukah berteman denganku " tanya hasan
" Iya " jawab sindia singkat sambil menuliskan no telponnya dan memberikannya pada hasan
" makasih!! aku " ucapan hasan diputus oleh sindia karna sindia harus segera ke sekolah
" Maaf saya harus pergi " ucap sindia yang langsung pergi
" Dia sangat cantik "
...******...
Zahra pulang dan membawakan kabir makanan. Kabir begitu senang karna dia menunggu makanan yang zahra belikan sangat lama.
" Suapin "
" Apa "
" Suapin "
Sungguh mas kabir begitu manja denganku biasanya dia tak seperti ini
" Iya mas " ucap Zahra sambil membuka kotak makannya dan menyuapi kabir
" Aku tak pernah ingat jika kamu istriku tapi aku merasakan jika sepertinya aku sangat mencintaimu!! Karna hatiku tidak bisa dibohongi " batin kabir sambil menatap wajah istrinya itu.
" Kenapa aku memiliki istri cantik sepertimu " puji kabir pada zahra
" Lalu kenapa aku memiliki suami tampan sepertimu " ucap zahra yang kembali bertanya pada kabir
" Sungguh aku tampan " tanya kabir sok polos
" Sangat tampan " puji zahra
Selesai makan kabir pun ingin jalan_jalan karna iya merasa bosan berada dikamar saja
" Zahra aku ingin keluar "
" Kemana "
" Aku bosan dikamar ajak aku melihat luar rumah sakit "
" Iya mas aku ambil.kursi roda dulu "
" makasih istriku "
Zahra tak menjawab perkataan kabir. zahra hanya tersenyum pada kabir. dia pergi mengambil kursi roda
Selesai mengambil kursi roda zahra mengajak kabir melihat luar
" Sebenarnya sejak penculikan itu tubuhku masih terasa sakit, tapi jika semua sakit siapa yang merawatmu mas, " batinku
Sungguh zahra memang wanita yang diidamkan oleh banyak pria
...****...
***Jangan lupa rate komen and vote
Jangan jadi pembaca gelap oke
Makasih udah baca
Menulis tak seindah membaca. Enak baca daripada nulis 😂😂 makanya hargai yang nulis hee
See you all***
kamu rentenir ya 🙄🙄
dia kan istrimu Bir halal loh 😁