NovelToon NovelToon
Harta Tahta Dan Cinta

Harta Tahta Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 5
Nama Author: Melaheyko

Kisah berlanjut......
Ig:Mel.a8813
bukan novel update tiap hari 🙏

Kisah cinta romantis anak-anak dari lanjutan novel MENIKAHI PRIA DEWASA 1&2.

Kisah cinta Malik dan keysha tak lekang oleh waktu, walaupun keduanya semakin tua dan anak-anak tumbuh beranjak remaja.Keysha dan Malik selalu berusaha menciptakan keharmonisan rumah tangga.Dan saling percaya dan selalu menjaga perasaan masing-masing.

Kiran tumbuh menjadi gadis yang cantik, berkulit putih dan kini Kiran duduk di bangku sekolah SMA kelas 12.Sementara Kenzo dan Kai duduk di bangku sekolah SMP.Dan si bungsu Kenzie masih SD dan sangat manja kepada ayah dan ibunya.Kiran tumbuh sama seperti ketiga adiknya memiliki kemiripan dengan sang ayah Malik walaupun Malik bukan ayah kandungnya,dan Kiran selalu berusaha untuk bersikap adil kepada ayah kandung dan ayah sambungnya walaupun sulit dan serba salah.

(DI SARANKAN UNTUK MEMBACA NOVEL MPD SATU ATAU DUA)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melaheyko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Zain bingung harus meminta izin seperti apa kepada Malik, Malik yang sadar sekertaris nya meliriknya berulang kali menghentikan pekerjaannya.

"Ada apa?"tanya Malik dan mengerakkan tangannya meminta Zain mendekat.

"Mati aku"gumam Zain takut.Dan berdiri dari duduknya, melangkah mendekati malik."Begini tuan,apa saya boleh membawa nona Kiran keluar di luar jam saya menjemputnya sekolah?"tanya Zain membuat Malik menoleh padanya."Siap-siap kena damprat kamu Zain".Gumam Zain.

"Aku beri waktu dua jam,jika anakku pulang dalam keadaan menangis kau akan tahu akibatnya"tegas Malik dan Zain menganggukkan kepalanya.

******

Pulang sekolah.

"Kita kan harus kerja kelompok"kata Sani."Di rumah siapa nih?"

"Di rumah aku aja yuk"ajak Indri.

"Boleh?"tanya Kiran dan Indri malah mendelik sebal padanya.

"Ko kamu gitu sih"tegur Sani kepada Indri, Kiran terdiam dan entah kenapa Indri selalu menghindarinya.

"Sayang banget kita gak satu kelompok"Hito sedih.

"Kamu benar"timpal Yuta.

Kelompok terdiri dari empat orang,Kiran, Sani dan Indri satu kelompok dengan atau murid lainnya,tapi Kiran tidak nyaman jika kerja kelompok di lakukan di rumah Indri sementara Indri sedang marah padanya.

"Kenapa sih dia?"Kiran bergumam bertanya-tanya dan menundukkan kepalanya.

"Ya sudah ayo kita pulang,kita mengerjakannya di rumahku saja,nanti sore kita kumpul di kafe biasa gimana?"Sani begitu antusias.

"Oke!"Kiran mengiyakan.

"Kalau begitu aku pulang,deal ya"seru Indri.Dan melangkah pergi meninggalkan semuanya.

"Kamu kenapa?"tanya Yuta dan Kiran menoleh.

"Aku tidak apa-apa"berusaha tersenyum.

"Oh iya ada yang ingin aku katakan"meraih tangan Kiran dan mengajaknya pergi meninggalkan Hito dan Sani yang menatap kepergian keduanya.

"Ada apa?"teriak Kiran.Yuta berhenti setelah merasa jauh dari Hito dan Sani.

"Apa adik mu dan adikku berpacaran?"tanya Yuta membuat Kiran mengernyit.

"Apa?"bingung.

"Adik mu Kenzo datang dan membawa keresek berwarna hitam besar entah isinya apa,dan memberikannya kepada adikku June.June yang pernah aku ceritakan satu kelas dengan adikmu Kaindra"Yuta menjelaskan dengan memegang kedua bahu Kiran, Kiran terkejut dan berusaha menepis tangan Yuta,tapi Yuta menahannya.Dan Kiran sadar dengan tatapan Indri selama ini jika dia suka Yuta dan selalu berubah saat Yuta mendekati Kiran.

"Aku tahu sekarang kemana anak itu membawa barang-barang ku"gumam Kiran."Aku tidak tahu hubungan June dan Kenzo,pasti adikmu cantik ya"Kiran tersenyum dan berhasil melepaskan tangan Yuta dari bahunya,lalu mundur menjauh dan membentur tubuh seseorang.Kiran mendongak dan melihat pamannya.

"Emm kita bicara lagi nanti, usahakan tanyakan kepada adik mu ya"seru Yuta dan meninggalkan Kiran, Hito dan Sani terkejut dengan kedatangan Ken tiba-tiba.

"Ayok ah kita juga pulang"kata Sani.

"Iya ayo"timpal Hito.

"Tunggu aku"teriak Yuta menyusul keduanya.

Kiran memperhatikan kepergian teman-temannya.Dan tersenyum tipis membalas senyuman pamannya.

"Ayok pulang"Ken meraih tangan Kiran dan membawanya pergi.Kiran melirik kanan kiri berjinjit mencari keberadaan Zain.

"Katanya dia akan mengajakku jalan-jalan, otomatis dia menjemput kan.Kenapa paman yang datang?"Kiran bergumam dan Ken membukakan pintu mobil, lalu Kiran masuk.

*****

Zain gelisah menatap jam tangannya,dia sudah telat menjemput dan ternyata ada klien dari luar negeri yang ingin bertemu dengan Malik tanpa membuat janji sebelumnya.Karena tidak mungkin kedatangan orang-orang tersebut di campakkan begitu saja,Malik bersiap dan Zain mengatur segalanya.TK hanya memantau.Dan Zain berulang kali melihat TK menekan-nekan dadanya seperti merasa sakit tapi menahannya.

"Silahkan tuan"Zain membukakan pintu dan Malik masuk.Zain menahan TK dan TK menepis tangannya."Apa kau sakit?"tanya Zain.

"Aku tidak apa-apa, minggir"membuka pintu lalu masuk ke dalam ruangan, Zain menyusul TK dari belakang.

*****

Hito masuk ke dalam rumahnya dan mengendap-endap.Hito adalah anak satu-satunya dari aktor terkenal dan ayah ibunya sudah bercerai saat dia kecil.Hito selalu sedih karena tidak bisa bertemu dengan ibunya, ditambah ayahnya yang selalu menghinanya karena tubuhnya yang gemuk,dan tidak memiliki prestasi membuat ayahnya semakin menghinanya.

"Kemari kamu"ayahnya berteriak.Dan Hito yang sudah ingin menaiki anak tangga berbalik terpaksa,dengan kedua lutut bergetar dan melangkah mendekati ayahnya yang juga melangkah mendekatinya.

"Iya ayah"

"Ambil timbangan"titah Ayah Hito.Ferdi,kepada pelayan dan pelayan berlari untuk mengambil timbangan badan.Pelayan meletakkan timbangan di lantai,Hito mencengkram kuat ujung bajunya dan menundukkan kepala."Naik"titah Ferdi membuat Hito tersentak kaget, untuk kebodohan anaknya Ferdi menerimanya tapi untuk penampilan anaknya yang jauh seperti langit dan bumi dengan dirinya Ferdi tidak bisa menerima.

"Ayah!"lirih Hito takut berat badannya naik kembali karena dia sadar tidak menjaga diet nya beberapa hari ini.

"Naik!!"bentak Ferdi membuat Hito hampir menangis dan melangkah dengan memegang kedua tali tas nya, kakinya naik satu-persatu ke atas timbangan dan Ferdi membungkukkan badannya melihat berapa berat badan anaknya itu saat ini.

Plak!! tamparan keras mendarat di pipi cabi Hito, Hito menangis memegang pipi kirinya.Ferdi melepaskan ikat pinggangnya dan menariknya, Hito tersentak kaget saat ayahnya mencambuk lantai dengan ikat pinggang yang terbuat dari kulit dan sangat mahal itu.

"Ayah jangan"Hito menahan tas nya yang ingin di lepaskan ayahnya.

"Anak sialan,tidak tahu di untung."Maki nya membuat rasa sakit di hati anaknya semakin menumpuk dan akan membekas sampai kapan pun."Sebelum kau tampan jangan katakan kepas siapapun aku adalah ayah mu sialan"berteriak lagi.

Satu kali cambukan...Hito masih berdiri tegap.

Dua kali cambukan....

Tiga kali cambukan....

Hito tersungkur kasar ke lantai dan Ferdi terus mencambuk anaknya itu dengan ikat pinggangnya,berulang kali membuat para pelayan yang merasa tiga tega meneteskan air mata namun mereka semua tidak bisa berbuat apa-apa.Hito menangis,kaca matanya terjatuh dan tertindih tubuh gemuk nya,pecah dan patah.Kedua tangannya terkepal kuat dan menangis tanpa suara isakan.

*******

Kemarahan Aloona.

Sahara dan June melangkah bersama, berpegangan tangan dan keduanya sesekali tertawa kecil.Tidak sadar,dari belakang Aloona dan geng nya mengikuti keduanya.June senang bisa dekat dengan murid baru itu, Sahara juga nyaman saat berkenalan dengan June.

Brug! Aloona menendang punggung Sahara dari belakang membuat gadis itu tersungkur kasar ke tanah.

"Ona!"bentak June membantu Sahara bangkit,dan Sahara tidak terima langsung menyerang Aloona.

"Sakit"ringis Aloona saat Sahara menjambak rambutnya kuat.Dan Aloona membalasnya.

"Apa salahku,kenapa kau mengusikku?"Sahara berteriak.

"Aaa!"June hanya menjerit-jerit dan tidak tahu harus berbuat apa,sampai Anton dan dua laki-laki lainnya menariknya ke gang sempit.

"June"teriak Sahara mendorong tubuh Aloona dan berlari menyusul june yang dibawa oleh murid laki-laki itu.

Sahara meraih balok kayu dan memukuli Anton dan teman-temannya.

"Issh sial"umpat Anton kesal.

"Kau sudah menumpang di rumah ku, dasar tidak tahu diri"teriak Aloona membuat Sahara terdiam."Kenapa diam,kau terusik kau terganggu?atau kau sadar diri?"Aloona melangkah mendekati Sahara, Sahara menjatuhkan balok kayu dari tangannya dan Aloona menjambak nya.

Sahara diam tidak melawan dan teringat dengan ayah dan ibunya.Dia hanya menumpang dan Aloona benar-benar mempermalukannya.

"Gunting rambutnya"titah Aloona kepada teman laki-lakinya Saki.

"Ona?"Saki ragu.

"Biar aku saja"Anton maju dan mengeluarkan gunting dari tas nya, Sahara hanya bisa pasrah dan June terus berteriak-teriak menangis sejadi-jadinya dan tidak bisa membantu apa-apa.

Brug!

Ken menarik rambut Anton dan menghempaskan nya, Anton membentur dinding dan kesakitan.

"Aloona"bentak Kiran merasa kecewa dan menatap adiknya itu lekat.

"Kakak"lirih Aloona dan menjauhkan cengkraman nya dari rambut Sahara."Kakak aku bisa jelaskan"Aloona melangkah mendekati Kiran dan Kiran menepis tangan Aloona yang meraih tangannya.

"Sahara"Ken menggoyangkan bahu Sahara,gadis itu syok dan Ken berusaha menyadarkan nya begitu juga dengan june.

"Sahara,sadar"teriak June, Sahara terduduk lemas di atas tanah dan menangis.Ken menatap tajam Aloona yang terus membujuk Kiran agar mau mendengarnya.Tapi Kiran tidak mau,Kiran dan Ken berniat mengajak Sahara jalan-jalan tapi ternyata keduanya melihat hal memalukan yang di lakukan Aloona.

"Kau sudah dua kali di keluarkan dari sekolah karena kasus yang sama"lirih Kiran menatap adiknya kesal,dengan kedua mata yang berair.Berulang kali Aloona mengatakan dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya yaitu membully,sudah dua kali gadis itu di keluarkan dari sekolah sampai akhirnya bersekolah di sekolah yang sama dengan Kai dan Kenzo."Jika ayah tahu,kau pasti sudah di kirim ke luar negeri dan hidup disana dengan paman Arfan dan bibi Luna."Kiran benar-benar kecewa.Mencengkram kuat kedua bahu adiknya."Kenapa kau tidak pernah berubah!!"Kiran berteriak keras dan Aloona menangis.

Ken melirik Anton dan kedua murid lainnya."Kalian pulang lah, sebelum aku memanggil polisi.Dan untuk kamu Anton,jangan harap bisa lepas dari ayah dan ibu mu"tegas Ken.

"Paman aku..."Anton takut kejadian tersebut di ketahui ayah dan ibunya.

"Pergi!!"Ken berteriak, Anton mencengkram kuat rambutnya dan meraih tas nya,lalu pergi dengan kedua temannya yang lain.

"Kakak"Aloona menangis duduk di atas tanah,memegang kedua kaki Kiran.

"Lepas!"suara Kiran masih rendah dan menyeka air matanya.

"Kakak aku mohon dengarkan aku hiks.

Aku hanya memiliki mu kakak"Aloona menangis sejadi-jadinya.

"Lepas!!"berteriak."Jangan harap aku bungkam atas ulah mu ini"menarik tangan Aloona agar melepaskan kakinya dan Kiran melangkah memapah Sahara,dan Ken mengajak June.Aloona berteriak berulang kali,dan semua orang meninggalkan nya.Kiran menangis dan benar-benar kecewa dengan tingkah laku adiknya.

Di rumah Keysha Malik.

Keysha mengobati luka di bawah dan di kedua lutut Sahara,sikut gadis itu juga terluka.Bobby menenangkan istrinya yang menangis.Baru pertama kali anaknya masuk dan sudah mendapatkan perlakuan seperti itu.Kiran duduk,di belakangnya Kenzo dan Kai berdiri.Kiran memperhatikan Sahara yang meringis berulang kali.

"Tahan nak"seru keysha dan Sahara tersenyum.Sentuhan bibinya sama seperti ibunya.

"Tidak akan benar jika Sahara tinggal di sana"seru bi Nok sangat khawatir.

"Aku tidak apa-apa nek"Sahara tersenyum.June yang baru tahu jika kakak Aloona adalah kakak Kenzo dan Kai.Kenzo melirik June berulang kali dan tersenyum tipis,Kai menyenggolnya agar diam.

"Aku bingung"Bobby mencengkram kuat rambutnya.

"Aloona tidak berubah"lirih Kiran dengan suara berat,Ken mengusap-usap bahunya pelan.

"Apa kau mau pulang lagi nak?"tanya Aisyah menatap Sahara lekat.Gadis itu menggeleng kepala,menolak.

"Tidak ummi,aku sudah senang sekolah disana.Banyak teman baru, baik-baik kecuali..."Ucapannya terhenti dan menatap Kiran lekat,lalu menundukkan kepalanya.

"Kita tunggu Malik saja lah"timpal Bobby."Setidaknya dia bisa berbicara dengan Agam langsung"tambahnya dan Keysha mengangguk.

Setelah selesai Kiran mengajak Sahara ke kamarnya,June mengekor dari belakang.

"Aduh"Kenzo baru sadar bagaimana jika Kiran tahu semua barang-barang itu dia berikan kepada June."June bakal ngomong gak ya?"bertanya kepada diri sendiri dan menyusul ke lantai dua rumahnya itu.Kai mengajak Kenzie untuk bermain sepeda.

"Ini masalah serius"imbuh Keysha membuat semua orang mengangguk.

"Aku kira anak itu sudah berubah"tutur Bobby kecewa.

"Dia bisa berubah tapi masalahnya setiap perbuatan yang dia lakukan,dia tidak pernah sekalipun menyesalinya"Keysha menyahut dan memang Aloona seperti itu."Jika dia tidak memiliki rasa bersalah pada dirinya,itu akan sulit menuju pada perubahan"tambah Keysha.

"Aku akan menelepon mas Agam dan menjelaskan semuanya,aku harap dia mengerti."Aisyah bangkit dan Bobby merapatkan kakinya agar istrinya bisa pergi.

1
Marwah Cacabila
aku baca ulang lagi
Maryana Fiqa
trimakasih banyak Thor karyamu sungguh luar biasa 👍👍👍
trimakasih banyak sdh menghibur kami sebagai pembaca,,aku percaya tidak mudah mencari ide-ide untuk menciptakan karya mu yang luar biasa ini,menguras otak, pikiran dan waktu, tidak smua orang bisa menciptakan cerita sebagus ini 👍👍👍
semangat dengan karya selanjutnya 💪💪
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭
Maryana Fiqa
mampir lg kak ya,selalu kangen dgn karmu👍👍👍😄😄😄
Bambang Sutrisno
ini kalau dibikin film buagus banget...❤❤❤
Keukeu_amooreacgeulis
keren pisan we pokonamah...

udah yg keberapakali baca novel karyamu ini... nggak membosankan
Faraza Gayatri
sampe di download ber ulang 2 bacanya dari pertama kisah ibu sama ayahnya , papahnya seru bagus ceritanya.. walupun udh baca karya otor yg lain nya tetp aja masih pengen baca ini. sukses terus ya kk otor mel
pipi gemoy
🌹
Yunda
ok
Fiani Arifin Arifin
bner 2 ya visualya bikin wowwww
Maysarah Sarah
Malik❤️❤️❤️❤️
Lia Shechibie'slove
paman Ken ingat, Kiran itu bayi kecilmu flu yg sering kamu gendong2
Lia Shechibie'slove
Ken yg ngurus Kiran dari bayi sampai dewasa, rela dia jadi perjaka tua nungguin Kiran besar😂😂😂
Rinjani
bobby adik Malik..Aisyah adik Agam waduh berebes deh..Aloon itu radaa slengean Kai gak suka😄😄🤣
Rinjani
kenzoo ini nakal .bayar utan Kinar
Rinjani
Ken ini suka memaksakan kehendak suka ngancem
Rinjani
Ken egois ,Zain ingin jd Sekretaris juga selalu ada u 4 anak2 Malik
Rinjani
Heru suami Sera baik ko msh Aja Sera ke rumah Agam buat sebel aja Nabila
Rinjani
emaknya yg ngelahirin oala pasti sakit hati
Rinjani
Agam kenapa diam aaja dgn Sera
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!