NovelToon NovelToon
Fii Lauhim Mahfudz

Fii Lauhim Mahfudz

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:385k
Nilai: 4.9
Nama Author: Febby Sadin

Dan Dia rahasiakan, kita tak pernah sedikitpun tahu...
Dan Dia jaga, kita tak pernah sedikitpun menerka nya...
Kita selama ini hanya mengeluh sembari seolah jalani saja....

Fii Lauhim Mahfudz... kisah kehakikian kehidupan yang menyuguhkan segala cuplik kehidupan.
Seorang Habibah yang mencintai Habibi dalam diam, dan hanya bisa berdoa dengan berbagai usaha yang menggemaskan.
Di bumbui oleh lika-liku kehidupan yang apik, dengan berbagai kisah persahabatan, persaudaraan dan cinta ❤😘...

selamat membaca 🥰🥰🥰

bisa juga kalian dapatkan buku novelnya melalui online di link nulisbuku.com

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febby Sadin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanpa Sadar

Hingga sampai saat ini, saat Habibah dan Aby telah sampai di rumah. Bertemu dengan

Sang Ibu. Melepas kerinduan. Aby masih belum mampu percayai apa yang Habibah katakan.

Apa yang Habibah cintai. Dia masih tak berpikir akan hal itu. Telah lama dia hampir lupakan

tentangnya dulu saat masih bersama-sama dengan grup sholawat Al-banjarinya.

Namun tepat saat Habibah sebutkan nama kawan lamanya, dia benar-benar tak mampu

lupakan semua bayang-bayang masa lalunya.

Dia perhatikan terus foto-fotonya yang masih tersisa di dompetnya 3 buah. Bersama Ahmad dia foto bareng. Dan dua sisanya bersama grup

sholawat Al-banjarinya.

Malam yang semakin larut seolah semakin menemani dan menyingkapkan segala

bayangan masa lalunya, terlebih saat sebelum kecelakaan itu menghancurkan segala masa

lalu bersama grupnya.

Tok! Tok! Suara ketukan pintu terdengar olehnya, dia pun menoleh ke arah pintu. Dia tak

ada keinginan sedikitpun untuk membukakan pintu, bangun dari tidurnya pun tak ingin

dilakukan, dia tak ingin di ganggu.

“Siapa?!”

“Aku kak…” terdengar berbisik Habibah menjawabnya di balik pintu.

“Masuklah, dek…” ucap Aby kemudian.

Pintu pun perlahan dia buka, dia menyembulkan hanya kepalanya saja, “Kakak tidur?”

tanyanya kemudian, saat dia dapati kakaknya sedang tiduran.

Dan Aby menggeleng, sembari mengisyaratkan Habibah untuk masuk ke dalam. Habibah

tetap ragu, “Apa aku tak mengganggu…?” tak enak rasa dia datang pada saat kakaknya

terlihat tiduran.

Kembali Aby menggeleng, akhirnya Habibah pun masuk dan dekati kakaknya. “Aku

hanya melihat foto-foto saat bersama-sama dengan kawanku…”

Habibah yang duduk di bawah, sedangkan Aby tiduran di atas ranjang pun terlihat kesulitan melihat-lihat foto yang di tunjukkan Aby.

Akhirnya Aby pun menoleh,

“Duduklah di sampingku…” ucap Aby.

Dengan segenap rasa sungkan, dia berpindah duduknya dengan perlahan-lahan. Aby

dapat merasakannya pula, dia pun langsung berkata,

“Tak usah ada rasa sungkan atau apapun, adikku… kita saudara…”

Langsung berdesir lah Habibah mendengarnya, ada rasa malu dalam hatinya bila Sang kakak sampai mengingatkan kembali bahwa tak perlu ada rasa sungkan sesama saudara. Ya,

dia benar-benar sungkan. Dia wanita yang tak biasa dengan perlakuan istimewa. Perasaannya

berkata lain, di setiap Sang kakak melakukan hal-hal aneh baginya. Perasaannya pun juga

berkata, Sang kakak seolah memperlakukannya bukan sebagai seorang adik saudara kembar,

tapi seolah sebagai seorang kekasih. Dia sadari hal itu takkan mungkin. Dia tak tahu, kedua

bersaudara itu pun tak tahu. Bahwa keduanya memang kini sedang merasakan hal yang sama.

Karena Aby pun kini juga semakin merasa bahwa dia terlalu memperlakukan adiknya

layaknya seorang kekasih.

Namun Aby mencoba biasa, dan usir segera perasaan itu, begitu pula dengan Habibah.

Lalu Aby pun mulai mengalihkan pikirannya,

“Ini foto-fotoku dulu sebelum kecelakaan…” ucap Aby, sembari menyodorkan foto￾fotonya pada Habibah.

Habibah meraihnya, dan perlahan setelah dia lihati dan dia teliti. Dia pun langsung bertanya dengan nada terkejut, “Bukankah ini Ahmad?!” dan seketika itu pula pikirannya begitu pula perasaannya langsung beralih pada satu sosok yang di tangkap sorot kedua matanya. Ahmad.

“He’em… dia Ahmad. Dia kawanku.” Jawab Aby.

Dan seketika itu pula langsung di tataplah Sang kakak dengan kedua matanya yang

membelalak. Saat itu pula Aby yang pandangi ekspresi Habibah pun langsung tersenyum.

“Kenapa harus terkejut seperti itu?” tanyanya kemudian.

Sedangkan Habibah yang baru menyadari akan akan hal itu pun, langsung tersipu malu.

Dan di pukul manjalah Aby olehnya,

“Ah kakak…” ucapnya.

“Apa kau masih ingin merahasiakan semuanya padaku?” ucap Aby. Tetap sembari tersenyum.

Perlahan Habibah menggeleng. “Lalu…? Tak inginkah kau bercerita sedikitpun?” Aby

semakin memancing.

Habibah masih terdiam. Aby tersenyum akan hal itu, dia tahu apa yang harus dilakukannya.

“Baiklah, aku ada cerita, maukah kau mendengarnya,” Aby menawarkan.

Dengan semangat Habibah pun mengangguk,

“Selagi sebelum jam dua belas malam.”

Ucapnya kemudian.

“Baiklah… dengarkan ya…” Aby tarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskannya

pelan. Dia pun bercerita.

“Waktu itu, saat pertama kali aku mengikuti grup sholawat Al-banjari, tepatnya saat

pertamanya aku miliki sebuah grup. Aku sangat bahagia, karena sumber utama penghasilanku

ya dari usaha kita menampilkan grup kita di acara-acara sampai di perlombaan. Grup kita

menang berkali-kali meski belum pernah menempati sebagai juara satu. Dan saat pertama kalinya kita mendapat juara satu, kita mendapat hadiah sepuluh juta rupiah. Aku dan grupku masih belum puas akan hal itu, waktu itu sorenya kita semangat latihan untuk festival banjari satu bulan yang akan datang. Saat itulah aku kecelakaan, sebelumnya aku telah merasakan ada hal yang berbeda, entah saja tiba-tiba aku berkata pada grupku bahwa aku tak berstamina. Mereka tak menggubrisku, karena jelas tak akan percaya padaku. Terutama Ahmad, dan yang lain. Berkata padaku bahwa pasti aku, juga grup kita pasti bisa! Sejak saat itu aku sangat rindukan lagi mereka…” Aby mengakhiri ceritanya.

...****************...

1
Minartie
karya sastra tingkat tinggi maaf jika aku membacanya kebingungan....mungkin 3 tahun lagi saat ku lulus kuliah akan membacanya lagi🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻💓💓💓💓💓
Febby Sadin: hehe baca terus aja siapa tau suka dek 😅 atau baca novel author yg lain 😉
total 1 replies
Agazzy Jun
sekian lama q bca novel bru kli ini puyeng q bcanya susah phminya
Febby Sadin: semangat 😄
total 1 replies
Nurul Komaria
Sampek di sini dulu ya soalnya capek dan mau sekolah
Novi 78
bingung akunya...
Daisy🌻
semngat kak 🔥🔥🔥

yuuuk mmpir juga dikaryaku berjudul "menikah karena perjodohan (Haris dan Hana) " smoga berkenan, mksh 🥰🥰🥰
Apriyani Nai Raden Bangsawan
bingung pahami nya 🙃
RN
7 like favorite untuk mu😍
intip playboy mengejar cinta❤😘 yuk
Sari Fatun
mubeng mubeng ora paham alure py
Giesa Indawan
lanjut thor
Masni Shaqinah
bahasanya baku banget...agak ribet memahaminya,,🙏
Bill: Mampir yuk ke cerita islami ku yang berjudul "DIARY ALHANAN"
total 1 replies
R_3DHE 💪('ω'💪)
bahasanya terlalu berat.... susah dimengerti...
Bill: Mampir yuk ke cerita islami ku yang berjudul "DIARY ALHANAN"
total 1 replies
Fans Beratmu
lanjut Thor
Giesa Indawan
masyaAllah... aku suka dari stiap susunan kalimatnya
Bill: Mampir yuk ke cerita islami ku yang berjudul "DIARY ALHANAN"
total 1 replies
Abdhi Al Jundi
mata y terlalu puitis bnyk sekali.. hayalan y sehingga yg baca bosan...
Abdhi Al Jundi
terlalu bnyk puisi jd bhs y ky sangat pujangga... menghayal y terlalu jauh
yeni nofriza
aaaaaaahhhhhh.... kirain 😅😅😅😅
siska mentari
ku bava berulang2. sehingga paham sya . haduhhhh
Bill: Mampir yuk ke cerita islami ku yang berjudul "DIARY ALHANAN"
total 2 replies
Elly Supriaty
bunda pingin sekali ada lanjutan thor
Elly Supriaty: insyaaAllah bunda mau
total 2 replies
Nenden Sulastri Rosida
sya msih blm fham sm alur crita ny,tp msh lnjut bca z lh.....
Bill: Mampir yuk ke cerita islami ku yang berjudul "DIARY ALHANAN"
total 2 replies
Elis Sa
lanjut mbak feb...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!