NovelToon NovelToon
Papaku Tabib Dari Gunung Merapi

Papaku Tabib Dari Gunung Merapi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Mahardika yang harus menanggung penyakit kusta selama 3 tahun, setelah berobat di berbagai macam caranya, dari obat alternatif, hingga rumah sakit besar, tapi penyakitnya tak kunjung sembuh.

Hingga akhirnya, uang tabungan habis untuk berobat dan hanya tinggal sebidang tanah dan sebuah rumah yang tersisa. Dan itu tidak mungkin ia jual karena hanya itu satu-satunya peninggalan untuk anak dan istrinya.

Hingga akhirnya ia bermimpi ada seorang kakek datang dan memintanya untuk datang ke gunung Merapi jika ia mau sembuh.

Mahardika pun meminta izin dengan istrinya, dan berharap bisa sembuh jika ia berobat dengan kakek tersebut.

Hari berganti bulan, hingga akhirnya dia tahun berlalu. Kini Mahardika sudah sembuh total dan sehat kembali dan mendapatkan wasiat menjadi tabib.

Tapi saat ia pulang, alangkah terkejutnya dia. Karena rumah dan tanah itu sudah terjual, dan lebih sakitnya, anaknya ternyata di titipkan ke panti, sementara istrinya sudah menikah lagi.

Akhirnya ia membangun keh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Malam harinya...

Mahardika dan Amel untuk bersiap-siap menghadiri undangan makan malam Tuan Baskoro.

Mahardika mengenakan kemeja rapi yang ia beli tadi siang di pasar kecamatan, sementara Amel mengenakan gaun anak-anak berwarna merah muda yang nampak sangat manis.

"Papa, Amel cantik nggak?" tanya Amel sambil memutar tubuhnya di depan cermin tua yang ada di kamar.

Mahardika tersenyum hangat, lalu berjongkok dan merapikan pita kecil di rambut putrinya.

"Putri Papa selalu cantik. Ayo, mobil jemputan Tuan Baskoro sepertinya sudah sampai di depan," ajak Mahardika mengandeng tangan Amel.

Di luar pekarangan, ada sebuah sedan hitam. Pengemudi yang mengenakan jas rapi langsung turun dan membukakan pintu mobil begitu melihat Mahardika dan Amel melangkah keluar.

"Silakan naik, Dokter Mahardika, Dik Amel. Tuan Besar Baskoro sudah menunggu di Restoran Grand Imperial," ujar sang pengemudi penuh hormat.

Perjalanan menuju pusat kota memakan waktu sekitar tiga puluh menit.

Restoran Grand Imperial merupakan restoran bintang lima termewah di pusat kota, tempat di mana kalangan pengusaha kelas atas, pejabat, dan tokoh elit sering berkumpul.

Setibanya di sana, sang pengemudi menuntun Mahardika dan Amel menuju ruang VIP utama yang terletak di lantai tertinggi.

Saat pintu terbuka, terlihat sebuah ruangan megah dengan meja makan bundar besar yang dihiasi lampu kristal gantung.

Tuan Baskoro yang sedang berbincang dengan beberapa tamunya langsung berdiri begitu melihat kedatangan Mahardika.

"Dokter Mahardika! Mari, silakan masuk!" panggil Tuan Baskoro ramah.

Ia melangkah menyambut Mahardika dan menyalami tangannya dengan erat.

"Jangan panggil saya Dokter, Tuan Baskoro, panggil saja Tabib," kata Mahardika.

"Ah iya iya," jawab Baskoro tersenyum.

Baskoro menunduk tersenyum pada Amel. "Selamat malam, Amel cantik."

"Selamat malam, Paman Baskoro," sahut Amel sopan.

Di dalam ruangan tersebut, duduk dua orang tokoh terkemuka kota, Walikota dan Kepala Rumah Sakit Utama Kota.

Selain itu, di sudut meja lainnya, duduk seorang pria muda berstelan jas sangat mahal dengan raut wajah dingin dan angkuh, serta seorang wanita bergaun mewah di sampingnya.

Begitu mata Mahardika tertuju pada pasangan tersebut.

Wanita bergaun mewah itu adalah Ningsih, mantan istrinya yang dulu meninggalkannya saat ia terbaring sakit.

Dan pria di sampingnya adalah Aris, pengusaha muda kaya raya yang kini menjadi suami baru Ningsih sekaligus mitra bisnis Perkasa Group.

Ningsih dan Aris yang semula mengobrol santai seketika terdiam saat melihat sosok pria yang berjalan di samping Tuan Baskoro.

"M-Mahardika?!" bisik Ningsih terperanjat hebat.

"Bagaimana bisa dia ada di sini?!" bisiknya dengan wajah pucat.

"Pria miskin dan sakit-sakitan itu... kenapa Tuan Baskoro membawanya ke ruangan VIP ini?!" bisiknya lagi.

Tuan Baskoro, yang belum menyadari riwayat hubungan di antara mereka, memimpin Mahardika menuju kursi kehormatan di sebelah kanannya.

"Para hadirin sekalian. Izinkan saya memperkenalkan sosok paling berharga bagi saya. Ini adalah Tabib Mahardika. Tanpa keahlian medis dan pertolongan ajaib dari beliau kemarin malam, saya tidak akan berada di sini bersama kalian hari ini," ujar Tuan Baskoro dengan senyum mengembang menarik perhatian semua orang di ruangan itu.

Walikota dan Kepala Rumah Sakit langsung berdiri dan memberikan tepuk tangan penuh kekaguman, menyalami Mahardika dengan rasa hormat yang tinggi.

Namun, Aris tiba-tiba terkekeh dingin.

"Tuan Baskoro, Anda tidak sedang bercanda, kan? Pria ini... saya sangat mengenalnya. Dia cuma mantan suami dari istri saya sekarang. Dua tahun lalu dia hanyalah lelaki tidak berguna yang sakit-sakitan dan melarat! Bagaimana bisa orang seperti ini disebut tabib?" kata Aris dengan nada meremehkan seraya berdiri dari kursinya.

Mendengar ucapan Aris, suasana ruangan VIP yang megah itu mendadak hening.

1
Wega Luna
kok bisa kecolongan sih ,
Wega Luna
malu GK tuh malu dong🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dewiendahsetiowati
yang bener namanya Lena,Rina atau Ningsih Thor?
less22: Ningsih🤣🤣
total 1 replies
Icha Arlita
ga pp miskin penyakit yg penting kan sehat masih hidup 🤪🤪
less22: kwkwk betul tuh🤣
total 1 replies
Wega Luna
bales gini dik"setidaknya tidak seperti mantan istriku yg rela membuang darah dagingnya sendiri demi menjadi simpanan pria pebinor seperti mu",,bales ka bales jgn lupa sindir tentang tanah ,atau perlu sindir"jangan jangan penyakit ku ini ulahmu yh Ningsih"
less22: nah iya🤣🤣
total 1 replies
Yuliana Tunru
tak sabar nunggu dika tlp baakoro
less22: kwkwkw iya tuh🤣
total 1 replies
Icha Arlita
ayo semangat Thor lagi seru ini 👍
less22: hahah, besok lagi🤣
total 1 replies
Yuliana Tunru
bagus thorr rupa x baskoro orang baik berati ada yg jahat pake nama x untung curang jg ttg tanah panti t4 amel dulu
Wega Luna
Baskoro itu suami kedua nya si Ningsih?
less22: bukan, tapi pemilik perusahaan besar. tapi Siska bekerja sama dengan baskoro, Ningsih dan suami barunya
total 1 replies
Wega Luna
jangan jangan yg membuat dia sakit dan meracuni panti yh Siska dan Ningsih serta keluarga barunya
less22: aamiin, ada buku baru lagi nih, mampir ya kak🥰
total 9 replies
Sarah
makin seru ceritanya
less22: wah Terima kasih, 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 love you sekenlbon karet e orang
total 3 replies
Icha Arlita
ayo Mahardika di tolong biar tetangga kmu pada tau gimana hebat ny kamu sekarang👍
less22: asekkkk
total 1 replies
less22
okehh
Icha Arlita
ayo lanjut Thor 👍
less22: okehh
total 1 replies
TUAN AMIR
sambung lagi thor
Icha Arlita
seru pokok nya
less22: wahhh Terima kasih
total 1 replies
Icha Arlita
ayo sat set 🤭
Icha Arlita
lagi Thor 👍
less22: okehh
total 1 replies
Icha Arlita
zahen vino letisya itu sapa Thor kok jadi bingung sih 🤦
less22: aduuu, salah pula tadi🤣
total 1 replies
Yuliana Tunru
awal cerita yg bagus 👍👍 rajin2 up ya thorr 💪💪
less22: hahah siappp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!