NovelToon NovelToon
Transmigrasi Jadi Istri Mafia Kejam

Transmigrasi Jadi Istri Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mafia / Romansa
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Alexa tak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena sebuah novel dark romance yang ditulis oleh saudara kandungnya sendiri. Saat membaca bab terakhir, ia menggerutu karena merasa alurnya terlalu kejam dan tokoh utama perempuan diperlakukan tanpa belas kasihan. Namun, ketika tanpa sengaja terjatuh dari tempat tidur, Alexa membuka mata di dunia yang sama persis dengan novel itu. Yang lebih mengejutkan, ia bukan menjadi tokoh sampingan—melainkan Alexa, karakter utama dengan nama yang sama dengannya. Kini ia adalah istri dari Raiden Damon Alteir, seorang mafia paling berkuasa yang namanya ditakuti di seluruh dunia bawah tanah. Di balik wajah tampannya, Raiden dikenal sebagai pria yang dingin, kejam, dan tak mengenal belas kasihan. Setiap kali amarahnya memuncak, kedua matanya berubah menjadi merah, seolah memperlihatkan sisi tergelap yang bahkan para pembunuh bayaran pun takut hadapi. Dalam alur novel, Alexa hanyalah pion yang terus dipermainkan dan dikendalikan oleh sang mafia psikopat. Ia tahu bagaimana kisah itu seharusnya berakhir—tragis. Karena itulah, Alexa bertekad mengubah takdirnya dan keluar dari cerita sebelum semuanya terlambat. Namun, semakin keras ia berusaha melarikan diri, semakin Raiden Damon Alteir menolak melepaskannya. Di dunia yang dipenuhi rahasia, perebutan kekuasaan, dan bahaya di setiap sudut, Alexa harus memilih: mengubah akhir cerita yang sudah ditulis, atau tenggelam dalam takdir kelam yang menantinya bersama sang raja mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Malam harinya, piring-piring porselen berisi hidangan makan malam mewah tertata rapi di atas meja makan raksasa yang dingin.

Atmosfer di ruang makan itu hening seperti biasa. Raiden duduk anggun di kursi utamanya, memotong potongan daging stik dengan gerakan yang sangat presisi, tenang, dan tanpa suara. Pria itu dibalut kemeja hitam santai dengan lengan yang tergulung sedikit, memamerkan garis rahang dan otot lengannya yang tegas di bawah pendar remang lampu kristal.

Di ujung meja lain, Alexa duduk berpura-pura mengunyah makanannya. Namun, fokus utamanya sama sekali bukan pada makanan. Matanya sesekali melirik mencuri pandang ke arah Raiden, jemarinya meremas kain serbet di pangkuannya dengan gelisah. Keberanian yang tadi siang menyala-nyala kini sedikit goyah berhadapan langsung dengan aura intimidasi sang penguasa.

CTAK.

Denting pisau dan garpu Raiden yang diletakkan di atas piring memecah keheningan. Pria itu menyapu bibirnya dengan serbet kain tanpa mengalihkan pandangan dari piringnya.

"Bicaralah," suara Raiden terdengar rendah, datar, dan menembus keheningan. "Kau melirikku seperti orang kesetanan sejak sepuluh menit yang lalu."

Alexa tersentak kaku. Ia menelan saliva dengan susah payah, lalu menegakkan punggungnya. Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan.

"T-Tuan Raiden..." panggil Alexa, mencoba menyusun kalimatnya sebaik mungkin. "Aku... aku mau minta sesuatu."

Raiden menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi, mengangkat cangkir kopinya sembari menghujamkan iris mata hitam legamnya yang dingin ke arah Alexa. "Minta apa?"

Alexa menarik napas panjang untuk menyuntikkan keberanian ke dalam dadanya.

"Aku mau belajar bela diri," ujar Alexa jujur dan lantang. "Kejadian minggu lalu saat aku hampir mati tertusuk pisau tahanan di bawah tanah... itu buat aku sadar. Sebagai orang yang ada di sekitar kamu, aku selalu jadi sasaran empuk musuh-musuhmu. Aku nggak mau cuma bisa pasrah dan menangis kalau tiba-tiba ada yang mau tebas leherku lagi. Jadi... aku mau kamu izinkan aku latihan bela diri!"

Raiden menyesap kopinya secara perlahan. Pendar mata hitamnya berkilat tajam, menyapukan tatapan remeh dari ujung kepala hingga ujung kaki Alexa.

Sebuah senyum miring yang teramat dingin dan menyindir terukir di sudut bibirnya.

"Bela diri?" gumam Raiden rendah, meletakkan cangkir porselennya kembali dengan dentingan halus. "Dengan tubuh rapuhmu yang baru saja menyatu itu?"

Raiden menatap Alexa lurus-lurus, matanya meredup pekat dan dipenuhi oleh peringatan yang membekukan darah.

"Jika orang lain yang melatihmu, mungkin kau hanya akan memar," desis Raiden berdarah dingin, suaranya mengalun sangat pelan namun sarat ancaman absolut. "Tetapi jika aku yang mengajarkanmu... kau bisa mati detik itu juga di tanganku. Aku tidak kenal kata 'pelan-pelan' atau 'kasihan' dalam kamusku."

DEG.

Kalimat itu meluncur mulus tanpa keraguan, menegaskan bahwa jika Raiden yang turun tangan, sesi latihan akan berubah menjadi arena pembantaian sesungguhnya.

Mendengar hal itu, naluri bertahan hidup Alexa sempat menjerit menyuruhnya mundur. Namun, bayangan pisau tajam yang merobek perutnya jauh lebih mengerikan daripada gertakan Raiden.

Dengan nekat, Alexa menggeser kursinya dan berdiri mendadak!

Ia melangkah cepat memutari meja makan yang panjang, mengabaikan tatapan tajam Raiden yang mengikutinya. Alexa berhenti tepat di samping kursi utama tempat Raiden duduk. Tanpa memedulikan gengsinya lagi, ia memasang raut wajah paling memelas, menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada seperti orang yang sedang berdoa.

"Tolonglah, Raiden...!" cicit Alexa dengan suara memelas yang dibuat sesayup mungkin, matanya berkaca-kaca menatap wajah tegas suaminya. "Nggak usah latihan yang ekstrem-ekstrem sampai patah tulang! Ajarin yang dasar-dasar aja! Yang penting aku bisa menghindar, bisa memukul kalau ditodong, atau bisa lari kalau ada bahaya!"

Raiden tidak bergeming. Ia hanya menyilangkan tangannya di dada, menatap permohonan dramatis wanita di sampingnya dengan wajah yang tetap datar dan tak tersentuh emosi.

Melihat Raiden yang masih berhati batu, Alexa makin gencar melempar umpan terakhirnya.

"Aku janji! Aku sumpah deh!" seru Alexa bersemangat, mengacungkan dua jarinya di udara dengan raut wajah memohon. "Kalau kamu izinkan dan mau ajarin aku... aku janji bakal kerja lebih rajin! Aku bakal sapu dan pel ruang bawah tanah sampai mengkilap seperti kaca! Aku nggak bakal mengeluh, nggak bakal minta libur lagi, dan nggak bakal bikin masalah! Beneran, janji!"

Ruang makan kembali hening untuk beberapa saat.

Raiden menatap dalam-dalam pada binar tekad dan keputusasaan yang bercampur di dalam iris mata Alexa. Pria itu menyandarkan jemarinya di dagu, seolah sedang menimbang-nimbang penawaran dari mainannya tersebut.

"Kerja lebih rajin tanpa mengeluh?" ulang Raiden datar, suaranya rendah dan menusuk.

"Iya! Seratus persen beneran!" sahut Alexa cepat, mengangguk-angguk pasrah bagaikan anak kecil.

Raiden menyunggingkan senyum miring yang sangat tipis sebuah senyuman misterius yang menyimpan niat terselubung yang mengerikan.

"Baik," pangkas Raiden dingin, berdiri dari kursinya hingga postur tubuhnya yang tinggi tegap menaungi Alexa. "Besok pagi jam lima. Lapangan belakang. Jika kau terlambat satu detik saja... aku pastikan hukumanmu dua kali lipat lebih menyakitkan daripada sabetan pisau."

1
mimief
wah...🥹🥹🥹
mimief
selamat tidur Alexa, mudah mudahan pas bangun balik lagi ke dunia nya😍🥹
merry
akhirnya ingt juga kmu lex 🤣🤣🤣🤣untung gk jdi lompat🤣🤣🤣🤣 si Rey bisa ajj nakutin kmu lex
Diah Al Khalifi
Alexa malu sendiri JD nya🤣🤣🤣🤭
Mita Paramita
lanjut Thor 😍😍😍
double up
merry
jlsin Rey kll klo kmu yg tdr in kec bukn tiga cwo sewaan jasmine itu biar gk lompat klo kmu diam ajj ap lex bukn dr dunia in mngkin dgn bgni dia bisa balik ke dunia asli ya
Shela Pereira
lanjuut
mimief
lagi Thor...
takut Raiden nya kelamaan ngejelasinnya nya
Alexa main lompat aja🥹
Pa Muhsid
udah kejam oon lagi anak perawan orang yang sudah gak perawan lagi sama kamu kok ditinggal trauma dan ketakutan lagi kalau udah ilang baru tau rasa, Mampoos
mimief
lagian Raiden kemana si yaa
anak orang udah diperawanin trus ilang
jangan salahin kalau ntar Alexa nya menghilang juga😔
Shela Pereira
lanjut.
Pa Muhsid
dari kejam otw bucin setengah hidup
ketagihan kan kan 🙊🙄🙄
Diah Al Khalifi
lanjut Thor
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Raiden bikin Alexa hamil
Septi Wijaya
awwww manisnya 🥰🥰🥰
merry
untung Rey dtg cb ngk gmn ya,, lgian kn msk ke dunia novel dh bc semua nya hrs bs menghindari jebknn jasmine donk knp mlh terjebak lex,, ap permainan takdir 🤔🤔🤔🤔Xavier sikat tu jasmin dan teman teman nya
mimief
wah ..apakah terjadi yg iya iya itu?
Mita Paramita
lagi thor double up 😍😍😍
Septi Wijaya
awwww....
tunjukkan kehebatan mu Raiden
Mita Paramita
lagi thor double up 😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!