NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:538.9k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Di rumah sakit, Helena tersadar dari pingsannya. Dia sedikit meringis karena kepalanya masih terasa pusing.

"Shh..."

Dia terkejut baru menyadari bahwa saat ini sedang berada di ruang perawatan rumah sakit.

"Helena, akhirnya kamu sadar."

Helena dikejutkan dengan suara Reno yang sedang duduk disamping brankar.

Helena langsung bertanya dengan nada ketus. "Untuk apa kamu ada disini?"

Reno menjawab dengan lembut. "Tentu saja buat menjaga kamu."

Helena menatapnya dengan tatapan dingin. "Tidak seharusnya kamu ada disini, lebih baik kamu pergi temani Kak Nova."

Reno malah tersenyum tipis. "Apa kamu cemburu?"

Helena menjawab dengan tegas. "Tidak. Untuk apa aku cemburu? Kita memang bukan siapa-siapa lagi."

Helena tiba-tiba terdiam ketika dia teringat dengan kejadian tadi saat dia hampir tertimpa sebuah lampu gantung yang berukuran cukup besar. Saat itu, dia tiba-tiba tidak sadarkan diri.

Tapi mengapa dia tidak terluka sama sekali?

Apakah ada seorang yang menyelamatkannya?

Helena bertanya dengan nada serius pada Reno. "Apa kamu tahu siapa orang yang telah menyelamatkan aku?"

Reno sangat keberatan untuk menjawab. Karena dia tidak ingin Helena tahu bahwa Arjuna yang telah menyelamatkannya. "Emm..."

"Tentu saja Reno yang telah menyelamatkanmu." Tiba-tiba terdengar suara Axel yang baru saja masuk ke dalam ruangan.

Axel sengaja berbohong, dia tidak ingin Helena merasa berhutang budi pada menantunya yang bodoh itu. Sangat berharap mereka akan bercerai.

"Karena itu, kamu harus berterimakasih pada kakak iparmu ini. Jika bukan karena dia, mungkin kamu sudah terluka parah, Helena," sambung Axel.

Helena hanya diam. Entah mengapa dia merasa ragu dengan jawaban dari ayahnya itu. Apalagi dia melihat Reno sama sekali tidak terluka.

Reno pura-pura meringis sambil memegang punggungnya. "Shh... Punggung aku memang lumayan sakit. Tapi aku sudah diobati tadi. Hanya luka memar saja."

Meskipun hatinya masih ragu, Helena akhirnya mengucapkan dengan nada dingin. "Terimakasih."

Lalu, dia menambahkan. "Aku harus mencaritahu siapa orang yang telah mencampurkan obat tidur ke dalam minumanku."

Axel sedikit gelisah, karena dia tahu siapa pelakunya. Tadi dia habis memarahi Nova lewat telepon. Meskipun dia tahu Nova salah, dia tidak ingin Nova mendekam dibalik jeruji besi.

"Biar itu menjadi urusan Papa. Papa sudah menyuruh orang untuk mencaritahu siapa orang yang telah mencampurkan obat tidur ke dalam minuman kamu. Kemungkinan besar dia adalah salah seorang pelayan di restoran itu."

Helena mengerutkan keningnya. "Pelayan di restoran? Untuk apa dia melakukannya?"

Reno segera menyahut. "Mungkin saja atas kemauannya sendiri atau bisa juga disuruh oleh orang lain yang pernah memiliki masalah dengan kamu. Kamu tahu sendiri kan, disana ada beberapa pengusaha muda yang pernah ditolak mentah-mentah oleh kamu. Mungkin saja diantara mereka ada yang sakit hati sama kamu."

Axel memberikan sebuah informasi. "Oh, iya. Papa hanya ingin memberitahu kamu. Ternyata suami kamu kerja disana."

Helena sangat terkejut mendengarnya. Ternyata Arjuna bekerja di restoran itu. Tapi kenapa Arjuna tidak menghampirinya?

Sebenarnya waktu itu dia berniat membawa Arjuna ke pesta, tapi karena dia mendapatkan pesan dari Arjuna yang akan lembur, sehingga dia tidak jadi mengajaknya.

"Suamimu itu sudah bodoh, tidak berguna, apalagi hanya seorang pelayan restoran. Apanya yang bisa kamu banggakan? Bahkan dia hanya diam saja saat melihat kamu sedang berada dalam bahaya." Axel mencoba mempengaruhi Helena.

Helena menghela nafas dalam-dalam. "Jangan menghina suamiku seperti itu. Lebih baik Papa gak usah ikut campur ke dalam urusan rumah tangga aku dengan Arjuna."

Axel semakin geram. "Kamu sudah tahu suami kamu tidak berguna. Tapi kamu masih saja membelanya?"

1
Sindy Sintia
jgn pelit2 update kak, sehari cuma 1 ,ceritanya bagus malah
*Septi*
dan terjadilah 🤣🤣
*Septi*
🤣🤣🤣🤣 kacau ini mah
*Septi*
saking semangatnya mau kencan 🤭
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴 𝘣𝘢𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘦𝘴 𝘣𝘢𝘵𝘶🤭😂😂
~Hartwyn_Dee~
tebak selanjutnya mereka ngapain gaess 🤭🤣🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
tenang Hel kl Juna sakit kan ada kamu dokter pribadi nya 😁
~Hartwyn_Dee~
bisa 🤣 kan blm di coba 🤣🤣 coba minta nego sama othor hel🤭🤣
~Hartwyn_Dee~
emang Juna kebangetan 🤣 orang udah siap" ya Hel 🤭
Ani_Sudrajat
Uhh panas thor panas 🤣
~Hartwyn_Dee~
🤣🤣🤣 emang suami mu emang konyol Hel
Dewi kunti
wis wis bubar bubar ,bocah kok do nakal ,Ojo do udan2 an Ndak masuk angin,opo meneh do Rep buka klambi 🙈🙈🙈🙈🙈haiiiishhhh Soyo kembung lhoooo,
Yati Siauce
khemm😭😭😭
Felycia Fernandez
kayak film India mah ini 🤣
Halimah
Setelah masuk kedalam....Mereka ngapain thor🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
Suamimu itu emang konyol n diluar Nurul ya Hel🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nayoon
semoga takdir bisa mempersatukan kalian kembali nantinya🥹
kaylla salsabella
la besok kira" ada es batu tidak ya🤭🤭🤭
faridah ida
sudah pinter nih Juna ...😜😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!