NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Dunia Kecil

Terlempar Ke Dunia Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:916
Nilai: 5
Nama Author: Zhu Ge Liang

Xue Yao, murid pertama Sekte Yiyuan, kehilangan segalanya ketika Raja Iblis menghancurkan sektenya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia melarikan diri membawa pusaka sekte, Cincin Zhutian, demi membalas dendam.

Namun saat dikepung musuh, ia menghancurkan kultivasi dan memecah kesadarannya sendiri. Takdir justru membuat seluruh serpihan kesadarannya terserap ke dalam Cincin Zhutian dan tersebar ke berbagai dunia. Setelah hampir seratus tahun tertidur, Xue Yao terbangun dan mendapati setiap serpihan hidup dalam penderitaan akibat keterikatan batin yang dapat melahirkan iblis hati.

Kini, dengan kekuatan Cincin Zhutian, ia harus kembali ke setiap dunia untuk menyelamatkan, mengumpulkan, dan menyatukan kembali seluruh serpihan jiwanya. Namun, mampukah Xue Yao mengembalikan dirinya yang utuh... atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhu Ge Liang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takdir yang Tertukar²⁶

    "Yao Yao, mungkin sekarang kamu belum bisa memaafkan ayah, tetapi setiap kata yang ayah ucapkan adalah ketulusan hati. Kesengajaan Chou Ran dalam menyembunyikan kebenaran dan menghasut orang lain telah membuatmu menderita selama bertahun-tahun. Di masa depan, ayah akan berusaha sekuat tenaga untuk menebus semua itu kepadamu."

    Xue Ba tampak seakan menua dalam sekejap.

    Mu Qing adalah getaran hati paling dalam sepanjang hidupnya. Karena itulah, saat mengalami apa yang ia anggap sebagai 'Pengkhianatan', rasa sakit itu pun terukir begitu dalam.

    Kini, berhadapan dengan darah daging terkahir yang ditinggalkan perempuan itu di dunia ini, ia merasa sanggup menyerahkan apapun.

    Namun, yang berdiri di hadapannya adalah Xue Yao.

    "Chou Ran memang keji, tetapi anda juga tidak jauh lebih baik. Yang satu berhati kejam, yang satu lagi tidak berperikemanusiaan. Tragedi yang menimpa ibu saya, Chou Ran adalah pelaku langsungnya. Sedangkan anda adalah penyebab utama sekaligus kaki tangannya."

    Sebuah nyawa yang sedang berada di puncak keindahan hidup. Karena sebuah cinta yang berawal dari kebohongan, harus berakhir selamanya di dasar laut yang dingin.

    "Pagi ini, dibawah kesaksian pengacara, kakek secara resmi menandatangani pengalihan saham. Sekarang, saya memiliki tiga puluh persen saham atas nama kakek, serta dukungan dari pemegang saham terbesar kedua dan ketiga di grup. Ayah, tingkat dukungan saya saat ini sudah cukup untuk menguasai seluruh Grup Xue, bahkan untuk menyingkirkan anda dari posisi sekarang. Saham-saham kecil yang anda dan Chou Ran pegang, bagi saya, sudah tidak berarti apa-apa."

    Kakek Xue benar-benar sosok yang amat cerdas.

    Setelah runtuhnya keluarga Chou dan terbongkarnya kasus pembunuhan Mu Qing, ia segera menyadari bahwa perkara ini telah menarik perhatian banyak pihak dan mustahil lagi ditekan.

    Kasus yang melibatkan cinta terlarang, pertukaran anak, serta pembunuhan di kalangan bangsawan seperti ini pasti akan memicu kegemparan publik.

    Dalam pusaran ini, keluarga Xue sama sekali tidak berperan sebagai pihak yang terpuji.

    Dampak terhadap keluarga Xue tak terukur, terutama bagi grup Xue yang bergerak di bidang pengembangan properti. Terseret ke dalam kasus semacam ini akan membuat publik kehilangan kepercayaan, dan berimbas langsung pada proyek-proyek berikutnya.

    Pada titik inilah, peran Xue Yao menjadi sangat krusial.

    Ia adalah pewaris yang kini dipilih Keluarga Xue, sekaligus salah satu korban dalam tragedi ini.

    Membiarkannya tampil untuk membalikkan citra publik adalah pilihan terbaik.

    Keputusan kakek Xue sama dengan menyerahkan Grup Xue secara resmi kepada Xue Yao.

    Dan itu adalah satu-satunya pilihan.

    Xue Pan memang bukan orang yang cocok berbisnis. Sementara Xue Mo, selain rentetan kesalahan sebelumnya, dengan dipenjarakannya Chou Ran saja sudah kehilangan seluruh kelayakan untuk bersaing demi masa depan grup.

    Setelah menandatangani namanya dan membubuhkan cap jari, kakek Xue menatap Xue Yao dengan saksama.

    "Yao, grup Xue bukan sekedar kehormatan atau kekayaan. Yang akan kamu pikul adalah kehidupan puluhan ribu orang dan keluarga mereka, bahkan nasib tak terhitung perusahaan hulu dan hilir."

    Tentang Mu Qing, ia sebenarnya pernah mendengar sekilas di masa lalu, tetapi tidak memberi perhatian.

    Kini ketika semuanya terungkap, ia pun diliputi rasa bersalah.

    Seandainya dulu ia memberi sedikit saja perhatian lebih, mungkin segalanya tidak akan berakhir seperti sekarang.

    Peran apa yang sebenarnya dimainkan Xue Yao dalam runtuhnya keluarga Chou, ia tidak ingin menyelidikinya lebih jauh.

    Bagaimanapun, Xue Yao adalah korban. Menuntut keadilan baginya adalah hal yang wajar.

    Jika diselidiki lebih dalam, justru tidak akan membawa kebaikan bagi keluarga Xue.

    Mendengar perkataan Xue Yao, Xue Ba tertegun sejenak, lalu tertawa getir.

    "Kakek tetaplah kakek. Yao, kamu memang pantas menjadi anakku, cerdas dan cukup kejam. Grup Xue jatuh ke tanganmu, itu juga sebuah keberuntungan."

    "Benarkah?"

    Xue Yao hanya mengangkat alisnya sedikit.

    "Menjadi putri anda justru adalah hal paling menjijikkan dalam hidup saya."

    Xue Ba telah mengkhianati Mu Qing, dan juga mengkhianati Chou Ran.

    Chou Ran memang gila, tetapi Xue Ba yang lebih dahulu berkhianat. Perselingkuhan dan kebohongannya adalah awal dari seluruh tragedi ini.

    Seorang pria yang tidak setia pada pernikahan dan penuh dusta, menjadi anaknya hanyalah sumber rasa jijik bagi Xue Yao.

    "Grup Xue baru saja memenangkan dua bidang tanah di Negara D. Sekarang dibutuhkan seorang kepala cabang di sana. Saya sudah menyampaikan kepada kakek bahwa anda adalah orang yang paling cocok, dan beliau setuju."

     "Ayah, sampai jumpa."

    Negara D adalah tempat yang baik, jarang penduduk, dan indah pemandangannya. Dalam hidup ini, sebaiknya ia tidak kembali lagi.

    Xue Ba akhirnya menerima pengaturan itu.

    Atau lebih tepatnya, ia tidak punya pilihan.

    Dalam Grup Xue, sudah tidak ada lagi tempat baginya.

    Chou Ran dan Wang Hao, bersama sejumlah orang lainnya, akhirnya dijatuhi hukuman mati atas berbagai dakwaan, termasuk pembunuhan berencana.

    Chou Ran pernah mengajukan permohonan untuk bertemu Xue Yao.

    Xue Yao menolaknya.

    Antara dirinya dan Chou Ran, tidak ada lagi yang perlu dipertemukan.

    Ia tidak ingin mendengar pembelaan Chou Ran, juga tidak berniat memamerkan bagaimana ia menata segalanya demi menuntut keadilan bagi ibu kandungnya.

    Chou Ran telah membunuh orang, dan kini ia harus menyongsong kematiannya sendiri. Itu adalah akhir terbaik.

    Lin Zhi Du beserta istrinya pun tidak luput dari hukuman mati.

    Arwah-arwah yang telah mereka celakai selama ini, seolah-olah telah menanti mereka di alam sana. Menjelang akhir hidupnya, Liu Suya sempat memberikan sejumlah petunjuk penting terkait kasus penculikan masa lalu, hingga akhirnya tiga anak yang diculik berhasil ditemukan kembali.

    Xue Yao justru menemui Liu Suya sebelum eksekusi.

    Di balik kaca tebal ruang tahanan, Xue Yao menceritakan kondisi Lin Ling saat ini.

    "Kemungkinan besar ia tidak akan pernah sadar lagi. Saya memindahkannya ke ruang rawat biasa dan menyewa perawat dengan biaya seratus yuan per hari. Tenang saja, uang sekecil itu masih sanggup saya keluarkan. Seberapa lama ia hidup, itu tergantung nasib dan keberuntungannya sendiri."

    Perawat seratus yuan per hari, betapa kasar dan asal-asalan perawatan yang akan ia terima.

    "Apakah kau sedang membalas dendam padaku? Padahal kamu punya banyak uang. Mengapa harus begini?"

    Menghadapi tatapan Liu Suya yang tak percaya, Xue Yao tersenyum tipis.

    "Dulu, anda tahu saya bukan anak anda, tetapi tetap menyembunyikannya. Bukankah itu demi membuat Lin Ling hidup dalam kemewahan? Sejak kecil anda selalu mengatakan saya tidak punya keberuntungan. Berarti menurut anda, Lin Ling-lah yang cukup beruntung. Kalau begitu, mari kita lihat, sampai kapan keberuntungannya bertahan."

    Setiap orang harus membayar harga atas dosa yang ia perbuat.

    Tidak ada seorang pun yang bisa lolos.

    Melihat Liu Suya di balik kaca yang mengamuk histeris, Xue Yao bangkit dan pergi tanpa menoleh lagi.

    Orang-orang itu, kejadian-kejadian itu, semuanya telah menjadi debu masa lalu.

    Masih banyak hal yang harus ia lakukan.

    Dan semua itu, masa depan itu, adalah jalan terang tidak akan lagi bersinggungan sedikit pun dengan mereka.

    Setahun kemudian Chou Ran, Wang Hao, dan para pelaku lainnya dieksekusi mati.

    Dua bulan setelahnya, Lin Zhi Du dan Liu Suya pun menyongsong akhir mereka.

    Dan pada saat itu, sosok Xue Yao telah tampil di layar televisi setiap rumah.

    "Berani Bertanggung Jawab dengan Teguh! Grup Xue Mendirikan Yayasan Amal Perempuan dan Anak, Menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan!"

    Di bawah kepemimpinan Xue Yao, Grup Xue melakukan serangkaian aksi sosial yang positif. Tidak hanya berhasil sepenuhnya keluar dari badai opini publik sebelumnya, tetapi juga kembali meraih kepercayaan dan dukungan masyarakat.

    Segalanya menyambut sebuah awal yang baru.

    Tentu saja, kecuali bagi sebagaian orang.

1
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus 😍💪💪
xuer jinghao
lanjut
xuer jinghao
lanjut 🤭
xuer jinghao
lanjut💪
xuer jinghao
lanjut wuy💪😍
xuer jinghao
lanjut 💪
anyelin stephania
mantap😍😍😍😍😍😍 seru ceritanya
xuer jinghao
lanjut 💪🥰🥰
xuer jinghao
lanjut 😍
xuer jinghao
lanjut 💪
xuer jinghao
lanjut terus 💪
xuer jinghao
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!