NovelToon NovelToon
Sultan Berjiwa Jawara

Sultan Berjiwa Jawara

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / CEO
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dri Andri

DADANG SANG PENAKLUK adalah cerita tentang Dadang Hermawan, jawara silat dari Lembang yang tewas secara misterius lalu terbangun di tubuh pewaris konglomerat Jakarta. Di tengah dunia bisnis, keluarga berbahaya, dan organisasi rahasia yang mengincar tubuhnya, ia harus bertahan sambil mengungkap kebenaran di balik “Proyek Wadah Sempurna” yang menghubungkan hidup dan kematiannya. Setiap kemenangan membawa luka baru, setiap jawaban membuka misteri yang lebih gelap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dri Andri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25: PERMAINAN DI ATAS PETA

Pagi itu, Junaedi memanggil David ke ruang kerjanya, menyodorkan satu berkas tebal di atas meja, "Ini tugas pertama lo. Proyek mal di Bekasi, nilainya dua ratus tujuh puluh satu miliar. Kalo lo bisa pegang proyek ini dengan baik, baru gue percaya lo emang pantas jadi penerus."

David membuka berkas itu, matanya menyusuri angka-angka besar yang sebelumnya tidak pernah dia bayangkan akan jadi tanggung jawabnya, "Siap, Pa. Saya pegang."

Hari itu juga, dia berangkat ke Bekasi, dengan Rambo yang menyetir mobil dan Anto duduk di kursi belakang sambil membawa laptop, sudah siap memantau segala kemungkinan kejanggalan dari balik layar.

***

Sementara itu, di lantai eksekutif yang ditinggalkan David, Reza sudah bergerak lebih cepat dari yang siapa pun kira. Lewat koneksi lama keluarganya di dunia konstruksi, dia mengatur enam posisi kunci di proyek itu, semuanya diisi orang-orang yang sudah dia bayar diam-diam.

Project Manager, pimpinan proyek yang akan jadi otak pengelolaan harian. Site Manager, kepala lapangan yang mengatur jalannya pekerjaan langsung di lokasi. Site Engineer, yang memegang seluruh urusan teknis dan perhitungan struktur. Logistik dan Material Control, yang mengatur keluar masuknya bahan bangunan. Supervisor, yang mengawasi setiap detail pekerjaan harian. Dan Mandor, yang memimpin langsung para tukang di lapangan.

Semua posisi itu sekarang diisi orang-orang pilihan Reza, ditempatkan dengan rapi seolah hasil rekrutmen resmi perusahaan, padahal di baliknya tersembunyi satu tujuan, membuat sabotase proyek ini jadi mudah dilakukan tanpa terlihat seperti sabotase sama sekali.

"Ini baru permainan," Reza berkata sambil menyandarkan badan ke kursi kerjanya, senyum puas terpasang di wajah.

Albert, yang berdiri di sampingnya, bertanya ragu, "Apa ini akan berhasil, Kak?"

"PLAK!" Reza memukul kepala adiknya tanpa ampun, "Tolol. Mereka semua tim terbaik yang gue bayar mahal, bukan orang bodoh kayak lo. Kita lihat aja permainan ini berjalan."

***

Sampai di Bekasi, David disambut sebuah kantor mini yang sudah dibangun di tepi lahan proyek, dindingnya masih berbau cat baru, dan di dalamnya sudah menunggu enam orang yang akan jadi tim utamanya, lengkap dengan seragam proyek dan helm keselamatan yang rapi terpasang.

Rapat pertama berjalan dengan sangat meyakinkan. Project Manager memaparkan rencana kerja dengan istilah-istilah teknis yang terdengar profesional, Site Engineer menunjukkan gambar struktur dengan detail yang rapi, dan Mandor menjelaskan jadwal kerja tukang dengan nada yang penuh dedikasi.

David, Rambo, dan Anto, yang belum mencurigai apa-apa sama sekali, menyaksikan semua presentasi itu dengan kepercayaan penuh, terkesan dengan keprofesionalan tim yang sebenarnya sedang memainkan peran dengan sangat sempurna, hasil arahan ketat dari Reza yang sudah memastikan setiap orang ini terlatih untuk tampil tanpa cela di depan David.

"Bagus. Saya percaya sama tim ini," David berkata di akhir rapat, menyalami satu per satu dengan senyum yang tulus, tidak menyadari sedikit pun bahwa di balik senyum ramah para pegawai itu, tersimpan instruksi rahasia untuk menghancurkan proyek ini perlahan-lahan dari dalam.

Begitu rapat selesai, David, Rambo, dan Anto kembali ke mobil, melaju pulang ke Jakarta dengan perasaan optimis, merasa proyek besar pertamanya akan berjalan mulus.

***

Begitu mobil David benar-benar menghilang dari area proyek, Project Manager yang baru saja tampil meyakinkan itu langsung mengeluarkan ponselnya, mengonfirmasi ke Reza lewat pesan singkat, "Sudah selesai, Pak. David percaya penuh."

Reza membalas singkat, lalu langsung membuka aplikasi perbankannya, mentransfer lima puluh juta rupiah yang dibagi rata ke enam rekening berbeda.

"Ini buat ngopi-ngopi dulu," dia menulis di catatan transfer, senyumnya makin lebar, "kerjain tugas kalian dengan sangat sempurna ya. Bonus lebih besar nanti kalau proyek ini berhasil saya yang ambil alih sepenuhnya."

Di seberang kota, jauh dari kecurigaan apa pun, David duduk santai di kursi mobil sambil menatap jalanan Bekasi yang mulai padat, sama sekali tidak menyangka bahwa proyek pertamanya yang dia kira berjalan mulus, sebenarnya sudah dirancang sejak awal untuk runtuh dari dalam, dipersiapkan dengan sangat rapi oleh tangan-tangan yang sekarang justru paling dia percaya.

*(bersambung)*

1
Vie
apapun di dunia ini tidak ada yang instan... apapun itu perlu perjuangan dan pengorbanan.. apalagi yang baru memulai sesuatu hal yang baru baginya... semua butuh proses... dan sambil proses itu berjalan, disana akan ada pengalaman2 baru yang bisa dijadikan contoh atau pembelajaran dari sebuah kejadian... jangan menyerah apapun yang terjadi, karena dengan menyerah maka orang2 yang membenci mu akan puas menertawakan kegagalanmu. tapi kalau kamu maju dan berhasil, maka mereka akan malu pada apa yang telah mereka lakukan... 😇😇😇
Vie
karena dia sibuk ngumpetin sendal2 nya si upin ipin. 😂😂😂😂
Vie
😂😂😂😂😂
Was pray
semakin tinggi pohon maka semakin kencang angin bertiup, semakin jauh kapal berlayar ke samudra semakin besar ombak dan badai menghadang, kalau terlena dengan keberhasilan yg diraih Maka hilang waspada. dalam bisnis tidak ada kawan sejati yg ada kawan bila mendatangkan laba tinggi
aa ge _ Andri Author Geje
😁😁😁😁😁😁😁
Vie
kamu uang nyari penyakit sendiri dengan melakukan poligami... dan dengan melakukan hal2 itu, kamu sudah membangun karakter2 jahat pada jiwa ke3 anak2 mu sendiri.. ketakutan mu akn menghancurkan dirimu dan membawakan mu pada penyesalan seumur hidupmu....
Vie
David:😲😲😲😲
Vie: 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
total 2 replies
Vie
loh... kalau seperti itu kenapa si juned juga malah seperti membiarkan Reza bertindak salah sama David. sampai udah melakukan hal yang keterlaluan juga dia cuman negur basa basi doang...
Vie: oh berarti David anak perunggu nya kali ya... 🤭🤭🤭
total 2 replies
Vie
ya salah lo sendiri juga yang terlalu lembek sama anak2 lo itu, kecuali David tentu aja. dan lo sekarang masih belum juga tegas sama mereka....
Vie
kamu kalau lagi mabuk kok mendadak pinter sih... 😂😂😂
Vie: 😂😂😂😂😂😂😂
total 2 replies
Vie
iiihhhh ya ampun..... dikira ada yang ngomong, pas dibuka bab baru. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Vie
tambahan disini juga sama... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Vie
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Vie
kamu jawab aja "saha si ente teh.. urang mana, awewe atawa lalaki" 😂😂😂
Vie
harusnya kamu juga jawab bahasa Sunda aja sekalian pasti nyambung, kan sama2 dari Jawa 😂😂😂😂
Vie
nah kan... makanya kamu jangan merasa sendiri didunia ini....masih banyak orang baik disekeliling mu walau kamu baru bertemu belum lama.....😇😇😇😇
Vie
bayangin aja sendiri 🤭🤭🤭🤭
Was pray
mau sampai kapan keadilan ada buat David ldaruvkeluarganya? di bab terakhir kah? mendung melepaskan diri dari keluarga Junaedi dan merintis usaha sendiri bersama Anto dan Camelia, buat apa harta banyak tapi menukarkan harga diri?
Vie
wuih.... yam yam nya atok Dalang jagoan.... 😂😂😂😂
Vie
bla.. bla.. bla... selalu begitu... giliran si Reza malah cuman diberi peringatan ringan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!