NovelToon NovelToon
Mekanik Rongsokan Menaklukkan Galaksi

Mekanik Rongsokan Menaklukkan Galaksi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika langit malam berkedip dan suara mekanis yang dingin bergema di benak miliaran manusia, Bumi tidak lagi sama. Kiamat tidak datang membawa api dari neraka atau wabah mematikan, melainkan sebuah layar biru transparan yang melayang di udara.
​Era damai telah dihancurkan oleh "Sistem". Manusia secara paksa ditarik ke dalam arena kelangsungan hidup semesta, di mana monster bermunculan dari bayang-bayang dan hukum rimba menjadi satu-satunya aturan. Beradaptasi, berevolusi, atau mati.
​Yudha, seorang mekanik penyendiri yang lebih nyaman berbicara dengan mesin daripada manusia, secara tidak sengaja meretas anomali sesaat sebelum kiamat dimulai. Berkat sebuah kubus hitam misterius yang ia temukan di pasar loak, Sistem salah mengidentifikasinya dan memberikannya kelas yang belum pernah tercatat dalam sejarah integrasi: Mekanik Kosmik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31: Murka Raja Darah

​Hutan purba Sektor 8 adalah monumen alam yang telah meminum darah dan energi mutasi. Pohon-pohon raksasa dengan akar berduri menjulang hingga ratusan meter menutupi cahaya bulan, menciptakan labirin kegelapan abadi di bawahnya.

​Di tengah jantung hutan tersebut, berdiri sebuah benteng kolosal yang dibangun dari tumpukan tulang-belulang monster raksasa dan batang pohon hitam. Ini adalah markas utama Aliansi Binatang.

​Kael Sang Singa Berdarah, atau setidaknya apa yang tersisa darinya, menyeret tubuhnya yang setengah hangus melintasi gerbang tulang tersebut. Lengan kirinya telah menjadi arang, dan bau daging panggang menguar dari tubuhnya. Puluhan pasang mata liar dari para mutan dan monster tingkat tinggi menatapnya dengan campuran keterkejutan dan rasa lapar.

​Kael mengabaikan tatapan mereka. Ia terus berjalan tertatih hingga mencapai sebuah takhta raksasa yang terbuat dari tengkorak naga tanah.

​Di atas takhta itu, duduk sosok yang membuat udara di sekitarnya terasa seberat timah. Pria itu memiliki tinggi hampir tiga meter, dengan otot-otot yang menonjol dan memancarkan rona merah darah di bawah kulitnya. Ia tidak mengenakan zirah, melainkan membiarkan tubuhnya yang dilapisi sisik naga kemerahan terbuka.

​[Entitas Puncak Sektor 8: Raja Darah (Goliath) - Tingkat 7]

[Garis Keturunan Mutasi: Kera Naga Darah]

​"Kael," suara Raja Darah terdengar berat dan bergema, seolah menggetarkan tulang rusuk siapa pun yang mendengarnya. "Kukirim kau dengan lima ratus pasukan pelopor untuk merebut Inti Epik dari tikus-tikus kota itu. Kenapa kau kembali merangkak sendirian seperti anjing cacat?"

​Kael menjatuhkan dirinya ke tanah, bersujud dengan gemetar. "A-ampuni saya, Raja Darah! Tikus-tikus itu... mereka memiliki sihir logam! Burung-burung besi yang memuntahkan cahaya ungu menghancurkan barisan kami dari langit. Senjata kami bahkan tidak bisa mencapai mereka!"

​Mata merah menyala Raja Darah menyipit. "Burung besi? Cahaya ungu? Jadi penguasa kota itu bermain-main dengan mainan peninggalan era lama."

​Raja Darah perlahan bangkit dari takhtanya. Setiap langkahnya membuat lantai yang terbuat dari batu dan tulang berderak retak. Ia berjalan menghampiri Kael yang masih bersujud.

​"Aliansi Binatang tidak mengenal kata mundur, Kael. Dan kita tentu saja tidak memelihara yang lemah," ucap Raja Darah tanpa emosi.

​Sebelum Kael sempat memohon ampun, kaki raksasa Raja Darah terangkat dan menginjak kepala mutan singa itu.

​CRAT!

​Kepala Kael hancur layaknya buah semangka busuk yang dihantam godam. Darah dan materi otak berhamburan, namun tidak ada satu pun mutan di sekelilingnya yang berani berkedip.

​Raja Darah menjilat cipratan darah di sudut bibirnya, lalu menatap lautan pasukannya yang berjumlah tak kurang dari sepuluh ribu entitas ganas.

​"Dinding sektor telah runtuh! Mangsa baru telah disajikan!" raung Raja Darah, suaranya membelah keheningan hutan malam. "Kumpulkan semua komandan Tingkat 6! Besok pagi, kita akan meratakan benteng logam itu menjadi debu, dan Inti Epik mereka akan menjadi jantung baru dari wilayah kita!"

​Raungan haus darah bersahutan dari puluhan ribu monster dan manusia mutan, menggetarkan daun-daun di hutan purba tersebut. Gelombang kehancuran berskala masif sedang dipersiapkan.

​Sementara teror mengintai dari balik hutan, di dalam tembok Tatanan Besi Hitam, cahaya keemasan dari Inti Pengendali Wilayah berdenyut dengan tenang dan penuh perhitungan.

​Yudha berdiri di depan Inti Epik tersebut. Di atas meja kerjanya, bertumpuk ratusan kristal energi yang telah dibersihkan oleh Arya.

​Yudha tidak berniat menyerap semuanya sendiri. Sebagai ketua sekte, ia tahu bahwa pasukan inti yang kuat jauh lebih mematikan daripada satu jenderal yang berdiri sendirian. Ia mengaktifkan fitur "Pemurnian" dari Inti Wilayah, lalu melemparkan seratus kristal Tingkat 3 dan 4 ke dalam pilar cahaya tersebut.

​[Memproses konversi energi murni...]

[Selesai. Anda mendapatkan 10 Butir 'Pil Ekstrak Qi Padat' (Peringkat Menengah).]

​Sepuluh butir pil yang memancarkan cahaya putih kebiruan jatuh ke telapak tangannya. Pil ini bebas dari amarah insting monster, murni berupa tenaga dalam yang siap diserap.

​Pintu bengkel terbuka. Lin Tian dan Lin Chen masuk, membungkuk hormat. Napas mereka jauh lebih teratur, dan mata mereka memancarkan ketajaman yang hanya dimiliki oleh mereka yang telah memahami aliran energi kehidupan.

​"Ketua memanggil kami?" tanya Lin Tian.

​Yudha berbalik dan melemparkan masing-masing tiga butir pil bersinar itu ke arah mereka. Kedua bersaudara itu menangkapnya dengan sigap, namun mata mereka seketika melebar merasakan kepadatan energi di dalam pil kecil tersebut.

​"Telan dan bermeditasilah di sini," perintah Yudha. "Musuh yang akan kita hadapi besok bukan lagi cecunguk Tingkat 5. Aku butuh kalian menembus batasan dan mencapai Tingkat 5 malam ini juga."

​Tanpa banyak bicara, Lin Tian dan Lin Chen segera duduk bersila. Mereka menelan pil tersebut dan mulai memutar aliran Qi di dalam pusaran perut mereka. Hawa panas dan dingin silih berganti memancar dari tubuh mereka, membuat udara di dalam bengkel beriak.

​Sembari menunggu mereka menerobos batas, Yudha beralih pada senjata mereka yang disandarkan di dinding.

​Otaknya yang memiliki batas Daya Komputasi 350 titik mulai membongkar struktur senjata tersebut dalam bayangannya. Ia tidak akan merombak senjata itu sepenuhnya, melainkan melakukan Cyber-Cultivation—menggabungkan ilmu bela diri mematikan dengan teknologi memusnahkan.

​Yudha memegang Tombak Penembus Tulang milik Lin Tian. Ia melilitkan serat tembaga super-konduktor di sepanjang gagangnya, lalu menanamkan reaktor mikro di bagian pangkal bilah tulangnya.

​[Modifikasi Selesai: Tombak Plasma Penembus Tulang]

​Efek Baru: Saat Qi dialirkan, ujung tombak akan dilapisi oleh lapisan plasma bersuhu 500 derajat yang mampu memotong molekul zirah pertahanan fisik.

​Ia kemudian beralih pada sepasang Pedang Lengkung Abu milik Lin Chen. Yudha memasang inti getar frekuensi tinggi di bagian gagangnya.

​[Modifikasi Selesai: Pedang Lengkung Pembelah Angin (Vibro-Blade)]

​Efek Baru: Pisau bergetar dengan frekuensi tak kasat mata saat diaktifkan, memecah kohesi materi apa pun yang disentuhnya. Senjata ini kini kebal terhadap benturan benda tumpul.

​Dua jam kemudian, suara ledakan udara kecil terdengar dari arah Lin bersaudara.

​WUSH!

​Gelombang tenaga murni meledak dari tubuh mereka, menyapu debu di lantai bengkel. Lin Tian dan Lin Chen membuka mata mereka serempak. Pendaran cahaya putih memancar sesaat dari pupil mereka sebelum kembali normal. Tubuh mereka kini sekeras baja tempaan, namun terasa jauh lebih ringan.

​[Entitas Pengikut: Lin Tian - Berhasil menembus Tingkat 5]

[Entitas Pengikut: Lin Chen - Berhasil menembus Tingkat 5]

​Kedua pemuda itu bangkit dan segera bersujud dengan satu lutut. "Terima kasih atas anugerah Ketua! Kami merasa bisa membelah gunung malam ini!"

​Yudha melemparkan senjata mereka yang telah dimodifikasi kembali ke tangan mereka. "Jangan membelah gunung. Simpan tenaga kalian untuk membelah tengkorak pasukan Sektor 8 besok pagi."

​Yudha mengalihkan pandangannya ke layar holografik dari Skuadron Gagak Besi yang masih mengudara. Di ujung kegelapan, ia bisa melihat pergerakan masif berskala puluhan ribu titik merah panas yang mulai berbaris ke luar dari batas hutan.

​"Peringkat wilayah kita sudah memenuhi syarat untuk dinaikkan berkat ratusan jiwa Langit Putih yang kita serap," gumam Yudha sambil menyentuh Inti Epik.

​[Perintah Diterima: Memulai Peningkatan Peringkat Wilayah Tatanan Besi Hitam (Peringkat 1 -> Peringkat 2)]

[Batas Radius Benteng Penekan meluas dari 1 KM menjadi 3 KM.]

[Perisai Energi Dasar ditingkatkan menjadi Perisai Absolut (Mampu menahan benturan Tingkat 7 selama 10 Menit).]

[Fitur Baru Terbuka: Tanah Penyerap Darah (Mengubah darah musuh yang tewas di dalam wilayah menjadi pasokan energi otomatis untuk Inti).]

​Cahaya keemasan meledak menembus atap pabrik, melesat ke langit, dan menciptakan lapisan kubah transparan yang jauh lebih luas dan kokoh dari sebelumnya.

​Di luar tembok, Bara dan para penjaga merasakan perubahan tekanan udara yang drastis, membuat mereka semakin yakin bahwa dewa kematian berpihak pada mereka.

​Yudha melangkah ke luar bengkel, memanggul Meriam Penghancur Formasi di punggungnya. Jubah barunya berkibar tertiup angin malam yang membawa bau anyir dari hutan Sektor 8.

​"Raja Darah membawa puluhan ribu pion untuk merebut rumah kita," ucap Yudha dingin, melirik Lin Tian dan Lin Chen yang berdiri di sisinya layaknya dua malaikat pelindung. "Mari kita sambut mereka dengan peradaban baja murni."

1
REY ASMODEUS
lanjut thor
Aisyah Suyuti
good
REY ASMODEUS
karya ini menarik untuk dinanti kelanjutannya. petualangan di dunia apocalipse sungguh membawa aroma baru untuk kalian yang haus ketegangan dan pertempuran epik. 10 Jempol untuk karya terbarumu othor badhot
REY ASMODEUS: othornya salh 🤣🤣🤣. othor bhodat
total 1 replies
REY ASMODEUS
i like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!