NovelToon NovelToon
Diantara Dua Dunia Season 1

Diantara Dua Dunia Season 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Romansa Fantasi
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: D.P. Auzora.

Aldi Mahendra seorang pemuda yang hidup sebatang kara, dia dari usia empat tahun hidup di jalanan. Hingga akhirnya bertemu seorang kakek yang mengangkatnya menjadi cucunya. Aldi di sekolah hingga lulus SMK, kini dia bekerja sebagai kuli panggul di pasar.

Walaupun uangnya tak seberapa tapi bisa untuk makan setiap hari, apalagi pekerjaan untuk lulusan SMK itu sedikit susah. Aldi di pandang rendah oleh siapapun hingga saat ini berusia 19 tahun dia tetap berusaha hidup di setiap gempuran ombak yang besar datang di kehidupannya.

Semua berubah ketika mendapatkan sebuah cincin merah delima, kehidupannya berubah menjadi lebih baik lagi tapi sesuatu keanehan di kedua matanya membawa dia kedalam dunia yang seharusnya tidak terjadi.

Perjalanan kota maupun di desa menjadi tolak ukur bagi pengalaman Aldi menjadi lebih berani lagi, seperti bentuk tubuhnya yang tinggi dan kekar dengan wajah tegasnya mulai terlihat dalam perjalanan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D.P. Auzora., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merenovasi Rumah

   Matahari sudah mulai memperlihatkan cahaya sejuknya. Pagi hari yang begitu indah dengan kabut tipis menghalangi setiap sudut pandang orang, embun pagi yang selalu ada di ujung dedaunan memberikan sebuah keindahan tersendiri yang tercipta oleh alam.

Aldi sudah terbangun karena pagi itu satu pickup semen datang kerumahnya. Pandangan warga setempat mulai kebingungan dengan perubahan signifikan terhadap Aldi, membeli motor lalu merenovasi rumahnya sendiri.

"Mas, saya pamit pulang dulu ya!!, makasih sudah ikut bantu," pamit sopir pickup semen.

"Iya sama-sama pak, maaf gak siapin apa-apa tadi," balas Aldi.

"Aman mas, rokoknya aja udah mantap ini," ujar sopir itu.

Dengan perlahan mereka pergi meninggalkan Aldi.

Tidak berselang lama bahan-bahan bangunan lainnya datang, bersamaan dengan Kang Asep, Kang Dirman dan beberapa tukang lainnya ikut datang.

Aldi membuat gubuk kecil untuk dia istirahat dan menyimpan barangnya yang hanya selemari saja, dia di bantu oleh tukang lainnya setelah selesai mereka melanjutkan menurunkan semua yang harus di ganti.

"Al, ini di masakin apa aja?," tanya Sita.

"Seperti biasa aja mbak, sayur aja dulu sama ikan pindang," jawab Aldi.

"Ya sudah mbak kepasar dulu," balas Sita.

"Ini uangnya mbak, saya kasih 5 juta dulu buat makanan mereka nanti simpan semua di rumah mbak Sita," Aldi berkata pelan.

Sita mengambilnya perlahan dia sebenarnya mau menolak tapi melihat wajah Aldi yang memandang wajahnya dia enggan menolaknya. Akhirnya Sita pergi kepasar, bersama Bima yang ikut.

Aldi sendiri membantu tukang yang lainnya. Rumah Aldi yang dari bambu kini sudah bersih hingga atasnya, karena bantuan warga sekitar yang ikut membantu hingga selesai.

Kang Asep menunjukkan konsep bangunan yang di inginkan oleh Aldi, minimalis modern tapi tetap saja sederhana. Di mulai hari pertama mencangkul tanah untuk membuat pondasi, setelah selesai mereka melanjutkan pekerjaannya lainnya karena batu belum sampai.

"Kamu Al yang beli batu ini?," tanya seorang sopir muda.

"Lha Devan, ternyata kamu yang anterin!!," balas Aldi bingung.

"Iya, ini bisnis ayahku," ucap Devan.

Aldi mengobrol sebentar setelah Devan selesai menurunkan batunya. Setelah selesai Devan berpamitan untuk pulang karena masih ada yang harus di kirim.

Kini Aldi duduk melihat para tukang mengerjakan pembuatan Pondasi sebentar sebelum mereka pulang. Hari semakin sore setelah selesai makan Kang Asep dan yang lainnya berpamitan untuk pulang.

Aldi pergi ke Kedung untuk membersihkan dirinya. Setelah sampai Aldi merasakan sesuatu yang berbeda sedikit, dia menengok kanan kiri untuk mencari apa yang dirasakannya.

"Aneh!!, tadi kayak ada bayang-bayang sosok wanita tapi tiba-tiba gak ada," gumam pelan Aldi.

Air Kedung Raja begitu jernih seperti air laut tapi ini tidak asin. Aldi berendam lebih lama sambil bermain ponselnya, dia memfoto dirinya sendiri sedang menikmati keindahan Kedung Raja miliknya sendiri.

Rasa lelah letih dalam pekerjaan hari ini terasa hilang ketika merendamkan dirinya di Kedung Raja. Seperti memiliki khasiat untuk kesehatan, lebih dari itu wajah Aldi sedikit lebih cerah dan lebih bersih tidak seperti sebelumnya.

Setelah selesai Aldi beranjak pergi. Dengan langkah pelan Aldi ke tenda kecilnya, dia mengganti pakaiannya setelah itu kembali keluar duduk di kursi reotnya.

"Sejuk juga malam ini," Aldi berkata pelan.

"Pasti sejuk anak muda," balas suara yang menggema di cakrawala.

Aldi tersenyum kecil, dia mengenali suara yang begitu lama muncul hingga menampakkan wujudnya hari lalu.

"Mbah mau kopi juga?," tanya Aldi.

"Boleh tuh, tapi pahit ya," pintanya.

Aldi pergi kedalam membuat kopi panas, setelah selesai kembali kedepan.

"Panggil saya Mbah Danu saja anak muda," ujar Mbah Danu, dia memperkenalkan dirinya.

"Baik Mbah Danu," balas Aldi.

Sosok itu tidak terlihat oleh siapapun hanya Aldi yang bisa melihatnya, Niko yang dari kejauhan kebingungan melihat Aldi berbicara sendiri.

Bulu kuduk Niko berdiri, seluruh tubuhnya merasakan merinding hebat. Dia seperti kebingungan dengan apa yang di lihatnya, hanya sebentar Niko melihat sosok harimau di samping Aldi kemudian hilang dengan Asap tipis.

Niko yang ingin menemani Aldi kini lari terbirit-birit ketakutan.

"Apaan itu tadi oi, astaghfirullah," Niko berlari sekencang mungkin hingga sampai di warung Ngatemi.

Indah yang menunggu warung dia bingung melihat Niko ngos-ngosan seperti bangsong.

"Kenapa kamu ko?," tanya Indah.

Niko menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan perlahan sebelum menjawab pertanyaan Indah.

"I-it-itu di rumah Aldi ada Harimau Putih," jawab Niko dengan napasnya belum teratur sepenuhnya.

Indah yang mendengarkan itu tidak percaya sepenuhnya. "Alah kamu aja ko yang takut, atau emang matamu aja yang harus di periksa dokter," indah berkata.

"Enak aja lu Ndah bilang kek gitu. Awas aja nanti lu di datangin sundel bolong," balas Niko.

Wajah Indah seketika berubah ketakutan mendengarkan ucapan Niko. Dia memegang lengan Niko karena merasa takut, bukannya lari kedalam namun malah berpegangan tangan dengan Niko.

"Dih ngapain sih lo pegang-pegang gue," Niko berkata dengan kesal lalu melepaskan tangannya.

"Gue takut ko," balas Indah.

"Kalau takut ya sama, tapi ya jangan cari kesempatan pegang tangan gue," ujar Niko, kesal.

"Iya-iya maaf, tapi beneran lu tadi lihat harimau?," tanya Indah masih penasaran.

Niko tidak menjawab dia lalu memberikan pesan kedapa Aldi untuk menjemputnya di warung Ngatemi karena dia mau kesana takut.

Aldi yang membaca pesan itu berpamitan kepada Mbah Danu. Setelah itu Aldi pergi meninggalkan gubuk kecilnya, dengan langkah pelan Aldi menuju warung Ngatemi.

Setelah sampai Aldi duduk di samping Niko.

"Tumben lu takut ko?," tanya Aldi.

"Datang juga lu Al. Sudahlah ayok kerumahmu aja," balas Niko.

Aldi yang melihat tingkah aneh Niko kebingungan. Dengan langkah pelan mereka pergi meninggalkan Indah yang terdiam tanpa bertanya kepada Aldi.

Dalam perjalanan kembali kerumah Niko merasakan keanehan di jalan yang dia tuju, Niko memandang Aldi yang dari tadi diem saja membuat bulu kuduknya berdiri.

"Oi ko, kok lu jalan kesini sendiri. Katanya mau gua jemput," teriakan seseorang yang di kenal oleh Niko.

Niko yang mendengarkan teriakan itu menelan ludah. Dia sangat ketakutan dengan sosok yang berjalan bersamanya, bau anyir darah dan bau busuk menyengat perlahan di hidung.

Niko merasakan mual luar biasa hingga dia sadar sosok yang di pegang bukanlah Aldi ternyata pocong hitam dengan wajah hancur.

Niko yang tersadar lari terbirit-birit kembali ke warung Ngatemi yang ternyata Aldi sedang disana, membuat pikirannya sangat kacau. Teriakan tadi lalu sosok yang berjalan dengannya membuat jiwanya terguncang penuh ketakutan.

"Lu ngapain pergi ninggalin gua ko!!, diajak ngopi disini sebentar katanya mau pergi denganku. Terus lu jalan sama siapa?," tanya Aldi yang duduk santai.

Niko yang melihat Aldi santai bersama bapak-bapak lainnya membuat dirinya lemas mengingat kejadian yang telah menimpa dirinya.

"Gua gak jadi kerumahmu deh Al," ujar Niko, dengan napas tersengal-sengal.

"Lah kenapa?," tanya Aldi bingung.

"Gua tadi ketemu lu disini lalu aku ajak pulang. Ehh pas tengah jalan lu berubah jadi pocong hitam dengan wajah hancur, jadi gua larilah," jawab Niko.

"Makanya tadi gua tahan lu kayak orang aneh bener!! Masak gua di bilang Indah," balas Aldi.

Niko yang mendengarkan penjelasan Aldi membuat pikirannya terus mengalir mencari serpihan ingatan yang membuat dirinya lari tunggang-langgang ketakutan.

°°°°

1
CeliaVespera.
bikin penasaran aja ini, selanjutnya gimana ini!! di gantung dong ini 😑😑
CeliaVespera.
wah siapa itu pelakunya 🤔
CeliaVespera.
Waduh kok di intai segala sih, ada apa dan siapa itu yang mengintai 🤔
CeliaVespera.
Wah siapa itu Deni, keknya suka sama Salma 🤔
CeliaVespera.
Di suruh liburan kok gak mau sih Al, gas aja ke kota santai dulu gitu 😂😂
CeliaVespera.
Julid amat tuh mulut teman-teman Aldi, tapi untungnya Aldi sabar kalau gak sabar tampar aja Al 🤣🤣
CeliaVespera.
Cantik jelita banget itu Tuan Putri namanya juga mendukung lagi Dewi Ayu, benar-benar sangat cocok Thor🥰. Tapi pas di bawah malah ada Genderuwo serem bener dah 😑😑
D.P. Auzora.: jaga mata bang nanti di marahin istri lagi 🤭😂
total 1 replies
CeliaVespera.
Gila 27 miliar, itu uang atau daun sih. Aldi kasih aku 1 miliar aja 😂😂
D.P. Auzora.: aku sampaikan ke Aldi bang nanti 🤣
total 1 replies
Indra Reza Zulkifli
thor tambah LG jngn 1 up nya ya🙏
D.P. Auzora.: dua babnya besok lagi ya saya ada keperluan malam ini, maaf. 😊🙏
total 2 replies
CeliaVespera.
Makin aneh aja ini Aldi, siapa sebenarnya Aldi ini thor jangan bikin penasaran kenapa 🤣🤣
D.P. Auzora.: hayoloh siapa Aldi sebenarnya 🤣🤣🤭
total 1 replies
CeliaVespera.
Habis cemburu sekarang malah berteman, emang ada yah wanita berbagai calon kekasih. Benar-benar hebat kamu Aldi bisa-bisanya membuat dua wanita cantik jatuh cinta kepadamu 😂😂
D.P. Auzora.: kamu sepertinya sangat suka banget dengan novelku, terima kasih ya dukungan anda 😊😊
total 1 replies
CeliaVespera.
Kakek Budi ternyata terkenal juga ya, sebenarnya siapa sih Kakek Budi ini kok sedikit aneh aja 🤔🤔
D.P. Auzora.: Banyak misteri ye kan, kita kuak nanti di setiap babnya. 🤭🤭
total 1 replies
CeliaVespera.
Bau-bau jatuh cinta inimah 🤣🤣
D.P. Auzora.: aduh gimana ya 🤣🤣
total 1 replies
CeliaVespera.
Aldi bisa sakit juga ternyata, semoga cepat sembuh Al 😊🤣🤣
bontenk90
kek nya si Aldi ini anak orang kaya yg diculik trus dibuang sama saingan bisnis ortu nya
CeliaVespera.
Tebakan Aldi hampir sama yang aku kira, sepertinya Mbak Sita menjadi tujuan utamanya. Semangat ya thor updatenya, saya sangat suka sekali bacanya 😊😊👍
D.P. Auzora.: terima kasih kak, saya tetap semangat update babnya 😊😊
total 1 replies
CeliaVespera.
Aldi baik juga ternyata, tapi sebenarnya siapa sih Aldi ini bikin penasaran aja dah 🤔🤔
D.P. Auzora.: hayoloh siapa Aldi sebenarnya 🤣
total 1 replies
Eliermswati
tak tunggu karya mu selanjutnya, q penasaran dengan ceritanya smngt thor up nya
D.P. Auzora.: Terima Kasih kak, saya masih proses dalam pengerjaan 😊🙏
total 1 replies
CeliaVespera.
Di tunggu Thor karya yang terbaru, keliatan seru banget dah ada ajian tanah Jawa juga. 🤔🤣
D.P. Auzora.: Terima Kasih kak, saya masih proses dalam pengerjaan 😊🙏
total 1 replies
CeliaVespera.
Jadi penasaran kejanggalan apa yang sebenarnya terjadi di Desa Joyo itu 🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!