NovelToon NovelToon
Lelaki Tampan Itu Atasanku

Lelaki Tampan Itu Atasanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / CEO / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Amallia

(Belum Revisi)

Menceritakan pernikahan seorang "Raka wijaya" yang merupakan CEO tampan tapi playboy dengan "Raina Agestia" gadis biasa dari kalangan bawah. dan kisah pertemuan antara "Reno" playboy kelas kakap sekaligus sahabat "Raka" dengan "Nela Sasmita" biduan dangdut yang merupakan sahabat Raina.

Penasaran kan??

yukkk mari kepoin!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part.26

Pagi sekali raina sudah terbangun dari tidur nyenyaknya. ketika dia menengok kesampingnya ternyata raka tidak ada disana. raka memang sengaja tidak kembali kekamar sejak kejadian semalam. raina yang menyadari kalau raka tidak tidur dikamar mereka jadi merasa bersalah. dia mengira raka tidak tidur dikamarnya karena marah padanya akibat kejadian semalam. sebenarnya raina juga bingung kenapa semalam dirinya bisa seperti itu. kemudian dia teringat teh herbal yang diberikan ibu mertuanya. mungkinkah teh itu yang membuat dirinya seperti itu. tapi dia mencoba menepiskan pikirannya.

Mana mungkin ibu mertuanya memberikan minuman yang membuatnya merasakan hawa panas seperti itu. "pikirnya

Dari pada dirinya sibuk memikirkan sesuatu yang dia juga tidak tau sebabnya, dia lebih memilih membereskan tempat tidur dan beranjak membersihkan diri ke kamar mandi.

setelah itu dia beranjak turun berniat membantu pelayan menyiapkan sarapan.

"Masak apa bi "tanyanya yang melihat salah satu pelayan sedang memotong wortel.

"Ini non mau bikin sup ayam. "jawabnya

"Bolehkan rai bantu bi "tanyanya lagi

"Tidak usah non ini sudah hampir selesai, nona duduk saja disana "jawabnya sambil menunjuk kursi di ruang makan.

"Baiklah , "ucapnya lalu mendudukan dirinya di salah saru kursi ruang tamu.

Beberapa menit kemudian pelayan menata masakannya di meja makan. tentu raina juga ikut membantunya. setelah dirinya baru duduk dikursinya kembali datanglah kedua mertuanya.

"Selamat pagi anak mamah."sapa bu sandra

"Pagi mah "jawabnya

"Raka mana rai "tanya pak wijaya kepada menantunya

Raina bingung mau manjawab pertanyaan mertuanya. mau menjawab masih tidur nyatanya suaminya tidak bersamanya dari semalam. mau menjawab tidak tau nanti dikira istri yang tidak perduli sama suami.

"Em anu pah "ucapnya ragu

"Kenapa rai "tanya pak wijaya

"Maaf telat "sahut raka yang baru muncul di ruang makan.

"Sudah pah sekarang makan dulu itu raka sudah ada, ngobrolnya dilanjut lagi nanti. "ucap bu sandra

"Raka, Rai kalian sekarang bereskan barang kalian karena nanti sore kita berangkat ke kampung raina. "perintah bu sandra yang sudah menyelesaikan sarapannya.

"Ko nanti sore mah, bukannya besok? "tanya raka

"Tidak bisa besok raka soalnya perjalanan dari sini kesana 9 jam. "ucap bu sandra

"Kenapa tidak naik pesawat saja sih mah " rengek raka

Maaf mas raka, kalau naik pesawat paling turunnya di cilacap kotanya. sedangkan dari sana ke tempat rai juga membutuhkan waktu selama dua jam. memangnya mas raka mau naik angkutan umum. "ujar raina

"Kita bisa naik taxi kan "jawab raka

"Di kampung tidak ada taxi mas. "jawab raina

"Sudahlah raka kita berangkat bawa mobil dari sini, nanti papah menyuruh supir keluarga kita mengendarai mobilmu karena kamu tidak boleh mengemudi nanti kecapean. "ujar pak wijaya

"Baiklah "jawabnya

Lalu mereka bergegas ke kamar masing-masing membereskan baju dan barang-barang yang diperlukannya disana. lain dengan bu sandra, ia sudah menyiapkan sesuatu untuk besannya dan banyak oleh-oleh yang akan dibagikan ke para tetangga raina dikampung.

Sorenya semua keluarga sudah berkumpul dirumah pak wijaya. mereka berangkat bersama dari sana karena mereka memang tidak tau alamat tempat yang dituju. setelah menempuh perjalan yang melelahkan selama 9jam akhirnya mereka sampai juga di kota kelahiran raina. semua keluarga menginap di hotel yang berada di kecamatan majenang. sedangkan raka dan orang tuanya menginap dirumah raina di kecamatan karangpucung.

Sebenarnya bukan di karangpucungnya tapi rumah raina berada di desa daerah pelosoknya. dari karangpucung kira-kira membutuhkan waktu perjalanan sekitar 1 jam. jalan yang naik turun dipenuhi hutan pinus disepanjang jalan membuat udara semakin dingin.

Sesampainya di depan rumah raina sudah ada para tetangga yang ikut menyambut kedatangan mereka. padahal sekarang sudah tengah malam lebih tepatnya menjelang pagi. tapi karena para tetangga yang suka kepo dan suka bergosip makannya mereka rela bangun tengah malam demi melihat keluarga suami raina yang katanya super tajir.

Setelah menyapa raina dan suaminya para tetangga berlalu pergi ke rumah masing-masing. tapi tidak dengan bu sri dan bu rumi yang memang tetangga paling update kalau soal gosip di kampung mereka.

"Jeng rumi, ayo kesana "ajak bu sri

"Kemana jeng, ini kan sudah malam saya mau pulang saja sudah ngantuk, hoamm "jawab bu rumi menolak

"Eits tidak boleh nolak, cuma sebentar ko jeng. "pintanya

"Baiklah "jawab bu rumi pasrah karena kalau pun menolak bu sri pasti akan tetap memaksa.

Bu sri mengajak bu rumi ke samping rumah raina, tepatnya menuju ke jendela kaca di sana.

"Jeng mau ngapain? "tanya bu rumi pelan

"Lihat saja ke arah dalam sana. "sambil menunjuk sebuah ruangan yang masih terlihat terang dari dalam.

Mereka berdiri dari luar jendela kaca kamar raina. kebetulan di dalam sana masih terang dan menandakan bahwa penghuninya masih belum tidur.

Bu sri memang sangat kepo sama kegiatan pengantin baru itu. karena dilihatnya tadi suami raina sangat tampan, pasti dia sangat perkasa kalau di ranjang"pikir bu sri

Sudah 15 menit mereka berdiri di sana tapi tidak bisa melihat apa-apa karena memang dari dalam ada horden yang menghalangi kaca sehingga tidak terlihat dari luar.

Tiba-tiba ada orang yang menepuk bahu bu sri dan spontan dia menoleh ke belakang.

duhhh kepergok "batin bu sri

"Hey kalian ngapain mengendap-ngendap di rumah orang? jangan bilang mau maling. "selidik salah satu lelaki yang sedang ronda keliling.

"Tidak ko kami hanya lewat, ya sudah saya permisi. "ucap bu sri sambil menarik tangan bu rumi untuk pergi.

"Tuh kan jeng ketahuan "ucap bu rumi yang sedang berjalan ditarik tangannya oleh bu sri.

Akhirnya bu sri dan bu rumi pulang ke rumah masing-masing.

🍂🍂🍂🍂

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca.....

LIKE

KOMEN

RATE

VOTE

1
Ratno Tasman
tdk ada mesra2 nya, Nela dn Reno Thor???
Ratno Tasman
lankuuiit.....
Ratno Tasman
Lagunya pas banget outher.


sabar ya Nela
Ratno Tasman
hhhhhh....
bodohnya raina.
penyesalan itu, selalu datang diakhir.
kalo diawal namanya pendaftaran.
Ratno Tasman
apanya yg panas thor????
msih jauh dri kata Hot.
Ratno Tasman
menyebalkan sekali si Raka
Ratno Tasman
Buruk
Bunda Dira
maap author harusnya raina jangan nolak keinginan suaminya terus dosa loh
safitri
terlalu lebay ceritanya
safitri
munafik tu Raina suami minta jatah ga dikasih ntar suami cari diluar dia kelimpungan nyaho..
najwa arsha
Kya ga da akhlak..Kya nya Rania tuh ga pants d bilng dri kampung deh..
najwa arsha
mka nya jngn kepedean.. nyeseeeeek kn
najwa arsha
kamu Rai ga ngehrgain bngt..Raka itu Casanova loh..tar d tgl gigit jari
najwa arsha
ko Raina bgtu ya..kesan nya g ngehrgain Sumi ya..yng udh berusaha berubah
najwa arsha
engga Kk...mlh kurang hoot jeletoot dikit...
najwa arsha
widiiih..sadis amaad..judul nya ka otor...
najwa arsha
suka cerita nya
najwa arsha
dihh...tehh celup bnget gr bngt
najwa arsha
iya KK beli nya d tanah Abang.. 100 dpt 3...
Nadri Nadri
aku gak seneng orang udah jdi istri nanti ditinggal lag nangis munpik sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!